Cara menanam timun suri hampir sama dengan menanam mentimun pada umumnya.  Menanam timun suri dengan benih yang berkualitas dan unggul, dapat Anda peroleh di  Toko Online Pertanian Indonesia. Kami juga melayani konsultasi GRATIS budidaya pertanian tanaman hortikultura. 

Timun suri, meskipun disebut timun dan dikenal masih sejenis dengan mentimun tetapi bila diperhatikan secara fisik penampilan timun suri tidak sama dengan mentimun. Penampilan ini meliputi tajuk tanamannya, daunnya maupun bijinya, timun suri berbeda dengan mentimun.

Daun dan ukuran benih timun suri cenderung mirip pada tanaman blewah, labu, semangka dan melon. Jadi cara menanam timun suri juga tidak berbeda dengan menanam blewah, semangka dan labu.

PELUANG USAHA MENANAM TIMUN SURI

Timun suri merupakan tanaman semusim dan termasuk dalam kelompok labu-labuan. Disebut timun karena bentuk fisik buah yang sama dengan timun yaitu bulat panjang tetapi warna kulit buah berbeda. Meskipun tanaman semusim, tetapi timun suri hanya banyak dijumpai setahun sekali yaitu bulan-bulan menjelang bulan puasa.

Tidak berbeda dengan buah blewah, timun suri pun dimanfaatkan sebagai minuman segar untuk berbuka.  Pada bulan puasa, permintaan akan timun suri pun cenderung meningkat. Kondisi pasar yang demikian tersebut banyak dimanfaatkan petani untuk meraup keuntungan.

Dua bulan sebelum memasuki bulan puasa, tepat sekali bila dimanfaatkan untuk menanam timun suri. Buah timun suri menjadi buah yang istimewa untuk minuman hidangan berbuka puasa Ramadan. Es timun suri sangat segar diminum untuk buka puasa. Tentu saja yang diinginkan petani adalah menanam timun suri yang dapat berbuah lebat.

MANFAAT TIMUN SURI

Timun suri merupakan buah yang memiliki kandungan air cukup tinggi sehingga banyak orang yang suka mengkonsumsi timun suri untuk berbuka puasa atau takjil. Timun suri termasuk dalam kelaurga labu-labuan atau Cucurbitaceae. Timun suri mengandung beberapa nutrisi yaitu asam linoleat, glukosa, fruktosa, vitamin A, vitamin C, Kalium, potasium, Magnesium dan lain-lain yang baik untuk kesehatan dan kecantikan.

Beberapa manfaat timun suri jika di konsumsi antara lain :

  • Merupakan  sumber antioksidan.  Antioksidan diperlukan tubuh untuk menangkal radikal bebas sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.
  • Membantu sistem pencernaan. Timun suri karena kaya akan air dan serat dapat melancarkan sistem pencernaan tubuh kita. Cocok bagi yang mengalami gangguan maag, susah BAB, Gastritis, bila rutin mengkonsumsi timun suri gangguan pencernaan akan berkurang.
  • Melancarkan proses detoksifikasi, mampu membuang racun dalam tubuh, salah satu yang mampu dibasmi racub dalam tubuh yaitu cacing pita.
  • Anti kanker. Timun suri mampu menghambat pertumbuhan sel kanker maupun timor dalam tubuh. Hal tersebut karena timun suri mengandung saponin yang dapat menurunkan kolesterol dalam tubuh.
  • Menyehatkan mata. Konsumsi timun suri dapat meyembuhkan gangguan iritasi mata dan mata terasa kabur. Hal ini karena timun suri banyak mengandung vitamin A. Muatan asam askorbat dan asam caffeic di dalam timun suri mampu mengurangi retensi air sehingga bengkak di sekitar mata dapat berkurang.
  • Baik untuk kesehatan ginjal. Banyaknya kandungan air dalam timun suri dapat melancarkan buang air kecil dan dapat menjadi obat diuretik alami bagi tubuh.

Begitu banyaknya manfaat mengkonsumsi timun suri maka sangatlah rugi bila kita tidak menyukai buah timun suri ini. Selain dapat ditanam di lahan kebun, menanam timun suri dapat dicobakan di pekarangan rumah atau  di polybag.

Tanaman Timun suri dapat beradaptasi baik dengan lingkungan dan cuaca. Menanam timun suri lebih cocok di daerah dataran rendah, dapat beradaptasi di semua jenis tanah, tanah yang gembur, tanah tidak becek dan tidak terlalu kering.



JUAL BENIH TIMUN SURI


CARA MENANAM TIMUN SURI AGAR BERBUAH LEBAT

Langkah 1 : Pengolahan Lahan Menanam Timun Suri

Lahan yang akan dipergunakan untuk menanam timun suri dibersihkan dari gulma rumput-rumput liar. Kemudian lahan dibajak dan dicangkul. Apabila menanam timun suri di musim penghujan maka perlu dibuat bedengan agar lahan tanam tidak tergenang air saat hujan turun.

Bedengan dibuat dengan lebar 80 - 90 cm dan panjang disesuaikan luas lahan. Tinggi bedengan disesuaikan dengan kondisi cuaca dan lingkungan, jangan sampai bedengan tergenang air yang dapat menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit.

Pembuatan bedengan tidak jauh beda dengan menanam blewah dan semangka, bedengan dibuat dua lajur kiri dan kanan, dibuat parit di tengahnya yang lebarnya 40 - 60 cm.

Langkah 2 : Pemberian Pupuk Dasar

Pertama yaitu mengecek pH tanah, apabila masih di bawah 5,5 maka perlu ditaburkan dolomit sesuai kebutuhan. Setelah itu dibiarkan selama 1 minggu agar Dolomit dapat meresap dalam tanah, biarkan air hujan melarutkannya dalam tanah. Bila tanah sudah netral, bedengan langsung diberi pupuk kandang atau kompos.

Bisa juga ditambahkan pupuk kimia berupa campuran TSP/SP-36, KCl dan ZA dengan perbandingan 2 : 1 : 1 . Pupuk ditabur di atas bedengan selanjutnya dicampur dan diaduk merata dengan tanah. Setelah pemberian pupuk dasar, bedengan dibiarkan selama 10 - 15 hari baru dilakukan penanaman. Pada tahap ini, bila ingin menggunakan mulsa plastik pada bedengan, dapat mulai dipasang.

Langkah 3 : Pembibitan Tanaman Timun Suri

Sambil menunggu penanaman di lahan tetap, Anda dapat melakukan pembibitan tanaman timun suri. Sehingga bila tiba saatnya lahan siap ditanami, bibit juga sudah siap dipindahkan ke lahan tetap.  Benih timun suri dapat pula langsung di tanam di lahan tetap.

Namun untuk mendapatkan tanaman yang seragam dan tumbuh serempak maka benih lebih baik disemaikan terlebih dahulu di polybag atau di tray semai. Media semai yang digunakan adalah campuran tanah dan pupuk kandang/kompos dengan perbandingan 2 : 1. Benamkan satu benih untuk satu polybag, ditutup tanah perlahan lalu tanah disiram secukupnya.

Beri juga naungan agar tidak terkena sinar matahari secara langsung dan setelah bibit tumbuh, naungan dapat menggunakan paranet. Naungan paranet dapat dilepas agar nantinya saat dipindah ke lahan tetap, bibit tidak kaget/stress.

BACA JUGA : BUDIDAYA BLEWAH BISMA KAPAL TERBANG

Langkah 4 : Pemindahan Bibit ke Lahan Tetap

Bibit timun suri siap dipindahkan saat berumur 10 hari setelah tanam. Bibit yang dipilih adalah bibit yang sehat, tidak terkena serangan hama dan penyakit. Sebelum menanam, bedengan di tugal membuat lubang tanam dengan jarak 70 - 80 cm .

Bila bedengan di mulsa plastik, melubangi mulsa dengan menggunakan alat pelubang mulsa, lalu tanah ditugal dengan  alat tugal yang benih biasanya dari kayu. Sebelum bibit dimasukkan ke lubang tanam, siram dengan air sampai basah. Keluarkan bibit dari polybag/tray semai perlahan agar akar tidak rusak.

Tanam bibit dengan kedalaman sesuai media tanam bibit, ditutup dengan tanah dan ditekan perlahan. Bila sudah selesai, siram dengan air secukupnya.

Langkah 5 : Pemeliharaan dalam Menanam Timun Suri

Pemeliharaan meliputi penyiraman yang dilakukan setiap hari disesuaikan dengan kondisi lahan. Dan agar bibit tidak kaget setelah baru saja dipindahkan ke lahan tetap. Walaupun tanaman timun suri termasuk tanaman yang dapat beradaptasi dengan kondisi tanah yang kering namun bukan berarti tidak perlu disiram.

Pengontrolan rutin dengan melakukan penyulaman bila ada tanaman yang mati atau sakit karena terserang hama penyakit tanaman. Penyulaman dilakukan maksimal sampai berumur 10 hari setelah tanam. Selanjutnya melakukan penyiangan dengan mencabut rumput-rumput yang tumbuh liar di lahan dan sekitar tanaman. Atau kendalikan rumput dengan menggunakan herbisida ( obat rumput ) tapi harus hati - hati.

Langkah 6 : Pengendalian Hama dan Penyakit Timun Suri

Hama dan penyakit yang menyerang tanaman timun suri sama dengan yang menyerang tanaman semangka, melon, timun atau labu. Perhatian khusus saat tanaman baru dipindah ke lahan tetap sampai umur 20 hari setelah tanam. Saat umur 20 hari setelah tanam, timun suri rawan terhadap serangan hama ulat dan pengerek daun.

PEMBERIAN PUPUK SUSULAN MENANAM TIMUN SURI

Pemberian pupuk susulan ini dimaksudkan untuk menambah unsur hara dalam tanah untuk memenuhi kebutuhan hara tanaman agar tanaman dapat tumbuh optimal dan berbuah banyak. Pemupukan timun suri dapat dengan cara ditabur atau dikocor. Berikut di bawah ini aplikasi pemberian pupuk susulan tanaman timun suri.

Pupuk Susulan 1 :

Diberikan  saat tanaman berumur 10 hari setelah tanam. Gunakan 2 kg pupuk NPK 16 dan dilarutkan dalam 200 liter air. Kocorkan 500 ml larutan tersebut untuk satu tanaman. Saat memberikan pupuk ke tanaman, diusahakan tidak mengenai daun tanaman. Bila menanam timun suri pada musim hujan dan tanah kondisi basah, pemberian pupuk dengan cara ditabur. Caranya dengan menaburkan 1 sendok makan pupuk NPK 16 di sekeliling batang tanaman dengan jarak 5 cm dari pangkal batang.

Pupuk Susulan 2 :

Diberikan saat tanaman berumur 17 hari setelah tanam. Caranya dengan melarutkan 5 kg NPK 16 ke dalam 200 liter air. Kemudian satu tanaman dituangkan 500 ml dan diusahakan jangan mengenai daun tanaman. Bila pupuk yang diberikan dengan cara ditabur maka beri 1 sendok makan pupuk NPK 16 untuk satu tanaman dan diberikan dari jarak 5 cm mengelilingi pangkal batang.

Pupuk Susulan 3 :

Diberikan saat tanaman berumur 24 hari setelah tanam. Caranya dengan melarutkan 5 kg NPK 16 ke dalam 200 liter air. Kemudian yang diberikan untuk tiap tanaman sebanyak 500 ml. JIka pemupukan diberikan dengan cara ditabur, berikan 1,5 sendok makan pupuk NPK 16 dan ditaburkan mengelilingi batang tanaman dengan jarak 20 cm dari pangkal batang.

Pupuk Susulan 4 :

Diberikan saat tanaman berumur 31 hari setelah tanam. Cara pemberian yaitu ditabur dosisnya 30 kg  pupuk NPK 16 untuk 500 tanaman. Pupuk diberikan melingkar mengelilingi pangkal batang dengan jarak 30 cm dari pangkal batang.

Pupuk Susulan 5 :

Diberikan saat tanaman berumur 40 hari setelah tanam. Pemupukan diberikan dengan cara ditabur yaitu sebanyak 30 kg pupuk NPK 16 untuk 500 tanaman. Pupuk diberikan melingkar mengelilingi pangkal batang dengan jarak 30 cm dari pangkal batang.

Pupuk Susulan 6 :

Diberikan saat tanaman berumur 50 hari setelah tanam. Pemupukan diberikan dengan cara ditabur yaitu sebanyak 20 kg pupuk NPK 16 untuk 500 tanaman. Pupuk diberikan melingkar mengelilingi pangkal batang dengan jarak 30 cm dari pangkal batang. Pemupukan dihentikan saat tanaman berumur 50 hari setelah tanam karena pertumbuhan otomatis sudah terhenti.

Dosis pemupukan dan cara pemupukan di atas tersebut bukan aturan baku karena jenis pupuk dan waktu pemberian dapat dimodifikasi sesuai kondisi setempat. Jika tanaman dan tanah tempat menanam tampak subur maka frekwensi pemberian dapat dikurangi. Sebaliknya jika tanah tampak kurang subur maka dosis dan frekwensi sesuai kebutuhan. 

LIHAT JUGA : BENIH ANTI VIRUS DI TOKO PERTANIAN INDONESIA

PANEN TANAMAN TIMUN SURI

Buah timun suri mulai siap dipanen saat berumur 60 -70 hari setelah tanam. Buah timun suri yang sudah dapat dipanen adalah buah yang sudah cukup tua, ditandai dengan mengeringnya tangkai buah atau buah yang sudah terlepas dari tangkainya.

Dalam satu musim tanam, menanam timun suri dapat panen 10 - 15 kali secara bertahap. Tergantung dari kondisi tanaman, jika tanaman sehat dan perawatan cukup baaik maka masa panen dapat lebih lama. Timun suri memiliki kulit buah berwarna kuning keemasan dan mengkilap. Bobot buah bisa mencapai 1 - 2 kg.

Demikian sekilas tentang cara menanam timun suri yang baik dan benar, silakan anda praktekan dan semoga sukses selalu. SALAM PERTANIAN INDONESIA



 


 

BUDIDAYA BLEWAH BISMA KAPAL TERBANG
Budidaya blewah Bisma Kapal Terbang ( Bisi International ) sudah mulai banyak tanam. Hal ini terutama untuk mensiasati kebutuhan buah blewah yang tinggi di Bula...
TOMAT SERVO, JUAL 10 KEUNGGULAN UNTUK MASUK PASAR
Tomat Servo F1 saat ini sudah menguasai pasar untuk kelas tomat sayur. Beli benih tomat Servo F1 harga murah di toko Pertanian Indonesia SMS / WA : 0812 5227 18...
Leave a comment
Note: HTML is not translated!