Cabe Kastilo Murah Idola Petani Untuk Budidaya. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia toko pertanian unggul yang menyediakan aneka ragam sarana prasarana pertanian dengan kualitas terbaik dan harga murah.
Cabe Kastilo Cap Panah Merah produk benih cabai keriting kualitas terjamin. Benih Kastilo dari East West Seed cocok dibudidayakan untuk usaha agrobisnis petani menggunakan berbagai metode tanam. Dapatkan benih cabe Kastilo Cap Panah Merah harga murah hanya di Pertanian Indonesia.
Cabai telah lama menjadi salah satu komoditas pertanian penting di Nusantara. Bahkan, bagi banyak penduduk Indonesia makanan tanpa rasa pedas dinilai kurang lengkap. Tak heran jika masyarakat Indonesia sangat menyukai cita rasa makanan pedas.
Berdasarkan sejarah, cabai bukanlah tumbuhan asli dari Indonesia. Tetapi, berasal dari Benua Amerika dan dibawa masuk oleh para pelaut Spanyol dan Portugis ke Asia Tenggara pada abad ke 16 bersama dengan 2000 an jenis tumbuhan lainnya.
Cabe diperkirakan ditemukan sejak ± 9000 tahun lalu dan dianggap berasal dari Meksiko atau Peru. Dari daerah tersebut, cabe menyebar ke Eropa, ke Hindia, lalu kembali ke Eropa lagi.
Di akhir abad ke 15, Christopher Columbus membawa cabai ke Eropa. Setelah menyebar luas ke Eropa, para penjelajah tersebut yang dipimpin oleh Christopher Columbus baru membawa cabai ke Asia Tenggara di abad ke 16.
Secara umum, ada beberapa jenis cabai yang dikenal oleh masyarakat Indonesia. Semisal cabe rawit, keriting, dan merah besar. Kali ini, Pertanian Indonesia akan membahas tentang salah satu dari 3 jenis cabai tersebut. Lalu, apakah itu ??
Simak selengkapnya artikel ini sampai akhir !!
Baca Juga : Seledri Amigo Kaya Nutrisi Banyak Manfaat
Cabai Keriting Varietas Cabai Banyak Manfaat

Salah satu varian cabai yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah cabai keriting. Cabai keriting merupakan tanaman musiman dengan warna daun hijau tua serta tingginya bisa mencapai ± 1 meter.
Secara umum, tumbuhan ini mampu tumbuh secara baik di dataran rendah sampai dataran tinggi. Bentuknya panjang serta ramping dengan tekstur keriting. Warna buahnya ada yang merah, hijau, dll.
Di dalam buahnya terdapat biji – bijian berukuran kecil tetapi sangat keras. Biji – bijian tersebut lah yang memberikan rasa pedas saat dimakan.
Selain berfungsi sebagai penambah cita rasa pedas dalam makanan, cabai keriting juga memiliki aneka ragam manfaat baik untuk tubuh.
Contoh beberapa manfaat cabai keriting untuk tubuh yaitu :
• Menjaga kesehatan mata
Kandungan vitamin A dalam cabe keriting sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, sehingga mata tetap dalam kondisi prima dan terhindar dari gangguan mata
• Daya tahan tubuh tetap terjaga
Cabai terbukti mampu membuat daya tahan tubuh tetap terjaga karena mengandung vitamin C. Vitamin C mampu melindungi sel – sel tubuh dari serangan radikal bebas, sehingga kondisi tubuh tetap dalam kondisi fit
• Mengatasi masalah impotensi
Kandungan zat capsaicin dalam buah cabe berperan penting dalam mengatasi masalah impotensi, sehingga penderita impotensi disarankan mengkonsumsi cabai
• Menguatkan serta menjaga kesehatan tulang
Kandungan mineral kalsium serta fosfor banyak terkandung di dalam buah cabe. Kalsium serta fosfor berperan penting bagi kesehatan tulang, sehingga dengan mengkonsumsi buah cabe maka tulang akan kuat dan kesehatannya tetap terjaga
• Mencegah penyakit jantung koroner
Capsaicin juga sangat berperan penting dalam mencegah penyakit jantung koroner. Mengapa ?? Karena capsaicin mampu mencegah terjadinya pembentukan kerak lemak pada pembuluh darah, sehingga tubuh terhindar dari penyakit jantung koroner
Syarat Tumbuh Cabai Keriting
Syarat tumbuh cabai keriting secara umum sama dengan syarat tumbuh cabai merah biasa. Seperti misalnya kondisi tanah harus subur, gembur, kaya unsur hara, memiliki sistem drainase baik, serta memiliki kisaran pH berkisar 6 – 7.
Ketinggian dataran yang direkomendasikan yaitu sekitar 0 – 1300 mdpl, memiliki curah hujan stabil sekitar ± 600 – 1250 mm per tahun, memiliki suhu 20 – 25° C, mempunyai tingkat kelembaban berkisar ± 50 % - 60 %, serta terkena sinar matahari secara langsung dalam jumlah cukup.
Cabe Kastilo Produk Benih Unggul Dari Panah Merah
Di pasaran Indonesia, terdapat aneka macam produk benih cabe keriting yang bisa dpilih dan digunakan oleh petani. Salah satunya adalah Kastilo F1. Apa itu Kastilo F1 ?? Lalu apa saja keunggulan dari produk unggulan dari Panah Merah ini ??
Kastilo F1 adalah benih cabe keriting terbaru berkualitas unggul hasil produksi dari PT East West Seed Indonesia, Tbk (Ewindo) dengan merek dagang Cap Panah Merah. Benih cabe Kastilo sudah terbukti kualitasnya dan terjamin memberi hasil terbaik.
Cabe Kastilo terdaftar melalui nomor SK Kementan 3264/Kpts/SR.120/10/2010 di Kementerian Pertanian. Benih Kastilo direkomendasikan ditanam pada daerah dataran menengah sampai tinggi dengan potensi hasil panen mencapai ± 18 – 20 ton / ha (bobot per buah 3 – 4 kg).
Baca Juga : Toko Alat Pertanian Terdekat Memudahkan Petani Indonesia
Usaha Petani Melakukan Budidaya Cabe Kastilo

Melakukan usaha budidaya cabe Kastilo kini banyak dilakukan oleh petani. Keunggulan – keunggulan yang dimiliki oleh benih Kastilo menjadi faktor utama yang membuat para petani ingin melakukan budidaya cabe menggunakan benih Kastilo dari Panah Merah.
Selain itu, tingginya permintaan pasar juga menjadikan potensi keuntungan budidaya cabe Kastilo sangat menjanjikan. Tak heran petani menjadi sangat tertarik karena keuntungan yang bisa didapatkan.
Budidaya cabe Kastilo bisa dilakukan di sawah maupun di pekarangan rumah. Jika lokasi penanaman cocok ditambah dengan dikelola secara tepat maka hasil panennya tentu akan sesuai dengan harapan petani. Sehingga, keuntungan dari hasil penjualan cabe Kastilo bisa lebih maksimal.
Proses pembudidayaan di halaman rumah umumnya dilakukan untuk mengatasi keterbatasan lahan, baik untuk penghobi tanaman ataupun masyarakat biasa.
Metode penanaman yang digunakan umumnya menggunakan metode hidroponik jika ketersediaan lahan tanam cukup terbatas.
Metode hidroponik beberapa tahun belakangan menjadi sangat populer dan menjadi tren terutama di masa pandemi seperti saat ini.
Penggunaan metode hidroponik untuk menanam benih Kastilo F1 memiliki banyak manfaat, seperti contohnya hemat air, menghemat tempat, serta mudah untuk dipelihara.
Resistensi Hama Dan Penyakit Tanaman Pada Cabe Kastilo
Cabe Kastilo F1 memiliki ketahanan terhadap beberapa hama dan penyakit tanaman (hpt) yang sering menyerang cabe keriting. Varietas Kastilo Cap Panah Merah terbukti sudah memiliki resistensi terhadap hama dan penyakit tertentu.
Beberapa contoh hpt pada cabe Kastilo yaitu :
• Antraknosa / Patek
Antraknosa / patek merupakan salah satu penyakit utama tumbuhan cabai, terutama di musim penghujan. Kondisi lingkungan lembab serta basah akan semakin memudahkan penyakit antraknosa makin berkembang.
Sampai saat ini, penyakit antraknosa masih menjadi salah satu penyakit utama tanaman cabe karena tergolong cukup susah untuk dikendalikan. Kerugian akibat serangan antraknosa bahkan bisa mencapai 100 persen.
Antraknosa / patek disebabkan oleh serangan cendawan Colletotrichum capsici. Patogen ini mampu bertahan hidup secara cepat dalam lingkungan dengan suhu dibawah 32° C serta tingkat kelembaban 90 %.
Cendawan Colletotrichum mampu bertahan hidup pada sisa – sisa tanaman ataupun buah yang sudah terinfeksi, di dalam tanah, dll.
Untuk penularannya, penyakit antraknosa menyebar melalui media seperti air hujan, angin, alat – alat pertanian, manusia, penyemprotan pestisida, dll.
Antraknosa mampu menyerang dari awal sampai akhir fase pertumbuhan tanaman, mulai dari fase vegetatif sampai fase generatif. Penyakit ini juga umumnya bisa menyerang hampir semua bagian tanaman, seperti ranting, cabang, daun, sampai buah.
Gejala cabai terserang antraknosa terdapat bercak melingkar cekung pada buah dengan warna coklat tua pada pusatnya serta berwarna coklat muda di sekeliling lingkaran bercak tersebut.
Setelah beberapa waktu, bercak tersebut akan membesar dan menyebabkan buah menjadi kering, busuk, lalu akhirnya rontok.
Baca Juga : Racun Rumput Paling Kuat Manjur Mengatasi Rumput Liar
• Layu Bakteri
Serangan bakteri Pseudomonas solanacearum merupakan penyebab dari penyakit layu bakteri. Bakteri ini biasa hidup serta berkembang pada jaringan batang tanaman.
Akibat serangan penyakit layu bakteri, tanaman menjadi layu mulai dari bagian bawah tanaman hingga terus menyebar ke atas ke bagian ranting muda. Selain itu, jaringan xylem pada bagian akar serta batang tanaman menjadi berwarna coklat.
Bakteri Pseudomonas solanacearum mampu berkembang biak secara sempurna pada lingkungan dengan tingkat kelembaban tinggi serta memiliki suhu ± 30 – 35° C.
Penyebaran patogen ini menyebar melalui media tanah dan mampu bertahan hidup di dalam tanah dan juga sisa – sisa tanaman dalam waktu cukup lama.
Gejala awal penyakit layu bakteri yaitu daun tanaman mengalami kelayuan. Pada cuaca panas, daun – daun muda mengalami layu sampai ke bagian ujung percabangan. Lalu, pada cuaca dingin akan terlihat segar kembali.
Beberapa daun tua dan daun muda bagian bawahnya menjadi berwarna kuning. Jika bagian tanaman yang terinfeksi (tangkai daun, cabang, serta batang) apabila dipotong serta dibelah di dalamnya akan terlihat pembuluh berwarna coklat.
Pada stadium lanjut, bagian batang yang telah terinfeksi penyakit layu bakteri jika dipotong akan mengeluarkan lendir bakteri berwarna putih susu. Lendir tersebut lah yang bisa menjadi salah satu pembeda penyakit layu bakteri dengan layu fusarium.
Biasanya, bakteri Pseudomonas menginfeksi melalui luka pada tanaman yang disebabkan oleh hama siput, serangga, nematoda, ataupun hama jenis lainnya.
• Virus Gemini
Virus Gemini banyak ditemui pada daerah – daerah sentra produksi utama tanaman cabai, seperti Banyuwangi, Kediri, Cianjur, Blitar, dll.
Pada tahun 2018 saja, serangan virus Gemini di Kabupaten Kediri tergolong cukup masif. 80 persen lebih dari total 4000 hektar lahan sangat terpengaruh akibat serangan virus Gemini. Akibat serangan virus Gemini, tingkat produktivitas cabe menjadi menurun.
Virus Gemini tidak bisa menular karena terbawa benih atau menular melalui tanaman yang bersinggungan. Gemini virus umumnya ditularkan oleh hama vector, seperti kutu kebul Bemisia tabaci atau Bemisia argentifolia.
Kutu kebul dewasa yang memiliki virus bisa menularkan virus Gemini ke tanaman sehat saat dia sedang makan. Kutu kebul yang memiliki sifat polifag (mampu memakan banyak jenis tanaman) membuat penyebaran virus Gemini menjadi lebih luas.
Gejala tanaman yang telah terserang virus kuning atau Begomovirus tergolong cukup bervariasi. Contohnya saja seperti daun menjadi keriting, menguning, serta ukuran daun menjadi lebih kecil. Jika menyerang pada fase pembungaan (generatif), bunga banyak yang akan rontok.
• Hawar Daun Phytophthora
Penyakit hawar daun Phytophthora disebabkan oleh infeksi bakteri Phytophthora capsici. Penyakit ini termasuk salah satu penyakit cabai yang cukup menakutkan bagi petani.
Serangan hawar daun Phytophthora tak mengenal waktu, baik tanaman berumur muda sampai dewasa tetap bisa terserang.
Jika tanaman muda terserang, maka tanaman bisa membusuk serta mati muda. Jika tanaman dewasa terserang, maka tanaman akan mengalami layu, membusuk, serta akhirnya mati.
Spora cendawan Phytophthora menyebar melalui media seperti air hujan, angin, peralatan kerja, dll. Spora tersebut mampu bertahan hidup di dalam tanah dan akan menginfeksi bagian akar serta batang.
Gejala umum dari hawar daun Phytophthora yaitu tumbuhan layu mulai dari bagian batang atau pangkal batang mengalami pembusukan.
Pada pangkal batang atau percabangan terlihat busuk kering, menyempit seperti tercekik dan memiliki warna coklat kehitaman.
Tangkai daun serta tangkai buah yang telah terinfeksi menjadi layu dan menyebabkan daun dan buah menjadi rontok. Buah yang telah terinfeksi akan terlihat seperti tersiram air panas, busuk basah, lalu kemudian akan rontok.
Tak heran apabila penyakit hawar daun Phytophthora telah menyerang bisa menyebabkan kegagalan panen sampai 100 persen.
Faktor pemicu penyakit hawar daun Phytophthora yaitu intensitas hujan tinggi, kondisi lingkungan basah dan hangat dengan suhu sekitar ± 26° C, tanaman inang, dll.
Baca Juga : Bayam Retina Sayuran Bergizi Mudah Dibudidayakan
Nah, itulah dia beberapa contoh hpt yang cabe Kastilo tahan serangan dari hpt tersebut. Dengan memiliki resistensi terhadap hpt tersebut, maka ancaman kerusakan serta penurunan jumlah serta kualitas hasil panen Kastilo akan bisa dihindari.
Semakin tertarik dengan budidaya cabe Kastilo ?? Anda bisa mendapatkannya melalui Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia jual benih Kastilo F1 Cap Panah Merah kemasan sachet berisi 2000 butir.
Beli segera benih Kastilo Cap Panah Merah di Pertanian Indonesia sebelum kehabisan !!
Demikianlah artikel bertema cabai ini saya tulis serta sampaikan kepada Anda semua. Semoga bisa bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk semua pembaca.
Jika masih ada hal – hal kurang jelas tentang artikel berjudul Cabe Kastilo Murah Idola Petani Untuk Budidaya ini, segera hubungi Pertanian Indonesia melalui nomor telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sampai jumpa kembali dan salam sukses.