Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar

Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian terpercaya yang jual  berbagai macam sarana prasarana pertanian berkualitas terbaik harga murah.

Cara menanam terong ungu yang baik dan benar harus dikuasai oleh petani. Artikel Pertanian Indonesia berjudul Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar ini akan sangat membantu petani yang menanam tanaman terong ungu. Pertanian Indonesia toko tani sahabat petani Indonesia.

 Terong Ungu Dan Manfaatnya

Terong (Solanum melongena) merupakan tumbuhan terna tahunan yang menghasilkan buah dan dijadikan sebagai sayur – sayuran. Tumbuhan ini mampu tumbuh hingga setinggi 40 – 150 cm dan menghasilkan buah dengan bentuk beragam, seperti oval, lonjong, silindris, serta bulat dengan warna yang beragam juga.

Tanaman terong memiliki berbagai jenis, salah satunya adalah terong ungu. Varietas terong ungu mudah kita temui dalam kehidupan sehari – hari karena dimanfaatkan sebagai sayuran yang sangat bermanfaat bagi tubuh.

Beberapa manfaat mengkonsumsi terong ungu contohnya seperti :

·         Menurunkan resiko terserang penyakit jantung

Antioksidan didalam terong ungu sangat baik mengurangi resiko penyakit jantung, sehingga kesehatan jantung tetap dalam kondisi yang baik

·         Menurunkan berat badan

Terong ungu kaya akan kandungan serat serta rendah kalori. Karena itu, membuatnya sangat cocok dan baik dikonsumsi dalam program penurunan berat badan

·         Menurunkan resiko terserang penyakit diabetes

Kandungan serat didalam terong ungu baik menurunkan kadar gula darah, sehingga penyakit diabetes benar – benar bisa dicegah

·         Menangkal radikal bebas

Radikal bebas bisa ditangkal dengan cara mengkonsumsi terong ungu. Hal tersebut terjadi karena kandungan antioksidan di dalamnya mampu menangkal radikal bebas sehingga sel – sel tubuh menjadi terlindungi

·         Fungsi otak menjadi meningkat

Terong ungu kaya akan kandungan nasunin. Nasunin merupakan antioksidan yang benar - benar baik untuk otak karena mampu menjaga kesehatan otak, sehingga jika dikonsumsi secara cukup tentu fungsi otak benar – benar menjadi meningkat

Baca Juga : Prevathon Insektisida Unggul Pembasmi Serangga

Benih Terong Ungu Kualitas Baik Cocok Bagi Petani

Di pasaran Indonesia, ada banyak produk benih terong ungu yang telah beredar. Produk – produk tersebut beredar dengan kualitas serta harga yang berbeda – beda. Karena itu, Pertanian Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi benih berkualitas baik untuk menunjang kegiatan budidaya petani.

Rekomendasi benih terung kualitas baik dan benar – benar cocok digunakan dari Pertanian Indonesia yaitu :

·         Antaboga F1

Antaboga F1 merupakan benih terong ungu terbaru produk PT Bisi International,Tbk (Cap Kapal Terbang) kualitas terbaik. Jika ditanam dengan cara menanam yang baik dan benar, maka Antaboga Chia Tai Seed mampu memberikan keuntungan maksimal.

Anda tertarik membeli Antaboga Cap Kapal Terbang ?? Cara nya cukup mudah. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa untuk mendapatkannya.

·         Charming F1

Charming F1 merupakan benih terong ungu terbaru produk Known You Seed kualitas terbaik. Jika ditanam dengan cara menanam yang baik dan benar, maka Charming Known You Seed mampu memberikan keuntungan maksimal.

Anda tertarik membeli benih Charming Known You Seed ?? Cara nya cukup mudah. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa untuk mendapatkannya.

·         Yuvita F1

Yuvita F1 merupakan benih terong ungu terbaru produk PT East West Seed Indonesia, Tbk (Cap Panah Merah) kualitas terbaik. Jika ditanam dengan cara menanam yang baik dan benar, maka Yuvita Panah Merah mampu memberikan keuntungan maksimal.

Anda tertarik membeli benih Yuvita Cap Panah Merah ?? Cara nya cukup mudah. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa untuk mendapatkannya.

·         Prince Epa F1

Prince Epa F1 merupakan benih terong ungu terbaru produk PT Bisi International,Tbk (Cap Kapal Terbang) kualitas terbaik. Jika ditanam dengan cara menanam yang baik dan benar, maka Prince Epa Cap Kapal Terbang mampu memberikan keuntungan maksimal.

Anda tertarik membeli benih Prince Epa Chia Tai Seed ?? Cara nya cukup mudah. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa untuk mendapatkannya.

·         Lezata F1

Lezata F1 merupakan benih terong ungu terbaru produk PT East West Seed Indonesia,Tbk (Cap Panah Merah) kualitas terbaik. Jika ditanam dengan cara menanam yang baik dan benar, maka Lezata Panah Merah mampu memberikan keuntungan maksimal.

Anda tertarik membeli benih Lezata Cap Panah Merah ?? Cara nya cukup mudah. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa untuk mendapatkannya.

Baca Juga : Kubis Tanaman Sayuran Kaya Manfaat Bagi Petani

Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar Untuk Petani

Peluang melakukan cara menanam terong ungu cocok dimanfaatkan petani dalam menambah penghasilannya. Namun, asalkan ketika melakukan budidaya dilakukan dengan cara menanam yang baik dan benar. Jika melakukan cara menanam dengan cara yang tidak baik dan benar, maka hasilnya pun tidak maksimal.

Untuk menanam terong ungu yang baik dan benar, petani perlu mengetahui tahapan cara menanam terong ungu yang baik dan benar. Cara menanam terong ungu yang baik dan benar yaitu :

·         Pemilihan benih unggul

Langkah pertama, pilih benih unggul secara baik dan benar untuk mendapatkan hasil benar – benar maksimal. Untuk mendapatkannya, Anda tak perlu pusing – pusing memikirkannya. Cara nya mudah sekali. Cukup klik link ini dan Anda sudah bisa membeli benih yang ingin Anda gunakan.

·         Pengolahan lahan tanam

Pengolahan lahan tanam sangat penting dilakukan karena memiliki peran cukup signifikan ketika mulai menanam. Untuk mengolahan lahan tanam, gunakan cangkul atau menggunakan alat berupa traktor.

Olah lahan tanam sampai gembur, lalu buat bedengan secara baik dan benar sebagai lahan tanam. Buat bedengan dengan ukuran lebar ± 100 – 120 cm, panjang ± 10 – 15 meter. Berikan juga jarak tanamantar bibit  ± 50 – 60 cm.

Sesudah selesai membuat bedengan, berikan pupuk sebagai pupuk dasar pada bedengan. Pupuk dasar yang digunakan bisa bermacam – macam, semisal seperti menggunakan pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) ataupun pupuk anorganik (TSP, urea, KCl, dll).

·         Penyemaian benih

Tujuan dari proses penyemaian adalah agar memperoleh bibit berkualitas baik serta merangsang pertumbuhan benih. Langkah pertama ketika melakukan penyemaian, siapkan air hangat dan rendam benih dalam air hangat selama ± 2 – 3 jam.

Bisa ditambahkan juga dengan pestisida pada air rendaman dalam dosis tertentu. Sesudah 2 – 3 jam, angkat dan tiriskan benih. Letakkan di atas koran basah atau kain basah dan biarkan selama 1 – 2 hari hingga kecambah muncul. Jika alasnya dirasa kurang lembab, semprot dengan air secukupnya supaya tetap lembab.

Jika kecambah sudah tumbuh cukup baik, kecambah siap dipindahkan ke tray semai. Masukkan kecambah ke tray semai sedalam ± 1 – 2 cm. Apabila kecambah sudah memiliki 2 – 3 helai daun atau berumur sekitar ± 10 – 14 hari, maka kecambah sudah bida dipindahkan ke lahan tanam.

·         Penanaman

Sesudah kecambah sudah siap dipindahkan ke lahan tanam, tanam kecambah ke lahan tanam. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam secara hati – hati, lalu setelah selesai menanam bibit dalam lubang segera tutupi menggunakan tanah.

Sesudah selesai menanam, sirami bibit dengan air. Sirami dalam jumlah secukupnya agar tingkat kelembaban bibit tetap terjaga. Proses menanam biasanya direkomendasikan dilakukan pada waktu sore hari saat sinar matahari tidak terlalu terik.

·         Pemeliharaan

Jangan lupa lakukan proses pemeliharaan secara rutin untuk menjaga keberlangsungan hidup tanaman supaya berkembang dan tumbuh secara maksimal. Selain itu, proses pemeliharaan juga berguna agar meminimalisir gangguan yang mungkin saja terjadi.

Beberapa contoh proses pemeliharaan ketika melakukan budidaya terong ungu yaitu :

1.   Penyiangan gulma

Jika muncul gulma, segera lakukan proses penyiangan gulma. Apabila tidak segera disiangi, maka gulma mampu menyebabkan gangguan pada perkembangan serta pertumbuhan tumbuhan.

2.   Penyulaman bibit

Apabila terdapat bibit yang mengalami kerusakan ataupun mati, segera ganti bibit tersebut dengan bibit baru dengan kualitas yang baik.

3.   Penyiraman / pengairan

Lakukan penyiraman / pengairan secara rutin agar memenuhi kebutuhan air tanaman. Berikan sebanyak 2 kali sehari, yakni pada waktu pagi serta sore hari.

4.   Pemupukan

Proses pemupukan susulan bisa dilakukan setelah 2 minggu setelah ditanam. Berikan pupuk KCl sebanyak ± 45 kg per ha dan pupuk Urea sebanyak ± 80 kg per ha. Ulangi kembali proses pemupukan ini pada pekan ke 5 dan ke 7 setelah penanaman bibit.

Baca Juga : Curacron Produk Insektisida Unggulan Syngenta Untuk Pertanian Indonesia

·         Pengendalian Hama Serta Penyakit

Hama dan penyakit selalu menjadi beberapa ancaman yang selalu menjadi pengganggu petani dalam melakukan budidaya tanaman. Karena itu, petani perlu mengetahui beberapa jenis hama maupun penyakit yang mampu menyerang tanaman terong ungu.

Beberapa contoh hama maupun penyakit yang bisa menyerang tanaman terung yaitu :

1.   Lalat pengerek daun

Lalat pengerek daun (Agromyzidae) mampu menyebabkan gangguan serta kerusakan pada tanaman terung. Hewan ini akan menyerang tanaman dengan cara menusuk jaringan daun lalu bertelur di bagian sepanjang tepian daun.

Setelah beberapa hari, telur akan menetas menjadi larva. Larva akan menyerang permukaan bawah dan permukaan atas daun. Ketika sudah menyerang, mereka umumnya akan meninggalkan jejak berupa kotoran berwarna hitam.

Ketika telah dewasa, larva akan membuat lubang pada daun dan menjatuhkan diri ke tanah, lalu masuk ke fase kepompong.

Gejala serangan lalat pengerek daun terdapat terowongan garis abu – abu pada daun, terdapat kotoran hitam pada daun, serta daun menjadi rontok sebelum waktunya.

2.   Layu bakteri

Layu bakteri merupakan penyakit yang disebabkan oleh serangan bakteri Ralstonia solanacearum. Bakteri ini mampu bertahan hidup pada sisa – sisa tanaman di dalam tanah.

Ralstonia solanacearum mampu masuk ke dalam tumbuhan melalui luka yang terdapat dalam sistem perakaran saat mulai terdapat kemunculan akar lateral. Tingkat kelembaban tanah serta tingkat kelembaban udara yang tinggi, pH tanah alkali, serta temperatur yang meningkat merupakan beberapa faktor pendukung perkembangan penyakit layu bakteri.

Gejala serangan penyakit layu bakteri contohnya yaitu daun menjadi layu, bagian akar menjadi berwarna coklat gelap, dan akar akan membusuk.

3.   Rayap

Rayap (Termitidae) merupakan hewan serangga yang hidup didalam tanah maupun kayu. Serangga ini biasanya terbagi menjadi 3 kasta, yakni kasta prajurit, kasta pekerja, serta kasta reproduktif.

Rayap hidup dalam jumlah koloni sangat besar dengan sarangnya umumnya dibangun oleh rayap pekerja yang terkadang bentuknya cukup rumit.

Gejala – gejala serangan rayap pada tanaman terong ungu diantaranya yaitu bagian atas tumbuhan mengalami layu, bagian akar serta batang menjadi berlubang, serta muncul rayap serta terowongan di sekitar serta di dalam akar tanaman.

4.   Busuk batang

Penyakit busuk batang disebabkan oleh serangan cendawan Sclerotinia sclerotiorum. Cendawan ini mampu bertahan dalam kurun waktu lama pada sisa – sisa tanaman maupun didalam tanah.

Gejala tanaman terong ungu terserang penyakit busuk batang yaitu berawal saat muncul bercak – bercak basah pada bagian buah, daun, maupun tangkai daun. Saat sudah membesar, bagian yang terserang akan tertutupi oleh jamur berkapas putih dalam jumlah banyak.

Di tahap selanjutnya, akan tersebar menjadi struktur reproduksi semacam kutil berwarna hitam maupun keabu – abuan yang biasa disebut sebagai sclerotia. Sclerotia akan terbentuk di dalam batang lalu menggantikan jaringan tanaman, sehingga mengakibatkan tanaman roboh lalu mati.

·         Pemanenan

Jika sudah muncul ciri – ciri buah terung matang, maka proses pemanenan sudah bisa untuk dilakukan. Umumnya, proses pemanenan ini tergantung oleh benih yang Anda tanam dan berbeda – beda satu sama lain.

Untuk memanen terong, ada beberapa langkah – langkah ketika memanen. Langkah – langkah dalam memanen buah terung yaitu pertama lakukan proses pemanenan ketika pagi atau sore hari.

Untuk memotong buah terong ungu, gunakan pisau atau gunting tajam untuk membantu Anda. Potong hingga bagian tangkai, lalu letakkan pada wadah. Proses pemanenan bisa dilakukan kembali setiap 3 – 7 hari sekali hingga buah terung habis.

Baca Juga : Sios Tavi F1 Cabe Produk Baru Kualitas Unggul

Demikian artikel Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar  ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda semua. Semoga dari artikel ini Anda mampu mengambil manfaat serta diaplikasikan dalam kehidupan Anda.

Jika masih ada hal – hal kurang jelas tentang artikel Cara Menanam Terong Ungu Yang Baik Dan Benar  ini, Anda bisa menghubungi langsung Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sampai jumpa dan sampai bertemu kembali pada artikel kami selanjutnya.