Generasi Milenial Peluang Usaha Sukses Pertanian Indonesia Global

Generasi Milenial Peluang Usaha Sukses Pertanian Indonesia Global

Generasi milenial kunci sukses pertanian Indonesia global. Sistem pertanian harus mampu meningkatkan pendapatan petani. Pertanian Indonesia SMS / WA : 0812 5227 1859. Generasi milenial bisa menciptakan teknologi tepat guna bermanfaat kemajuan global petani.

Generasi Milenial atau juga sering dikenal dengan istilah Generasi Y, Gen Y yang lahir setelah generasi X. Generasi Milenial kelompok demografi yang lahir di tahun 1980 - 2.000. Data angka dari BPS 2019 prediksi penduduk Indonesia 268 Juta, dari angka tersebut 23,77 % adalah masuk generasi milenial.

Indonesia adalah salah satu negara agraris di dunia yang tanah dan daerah dikenal subur dengan daya dukung lingkungan sub tropis yang terbaik. Hal ini membuat tumbuhan serta vegetasi yang ada di Indonesia sangat beragam.

Negara yang subur dengan segala peluang usaha dan peluang bisnis yang ada di dunia pertanian ini belum mampu menarik generasi milenial ( Generasi Y ) untuk terjun di dunia pertanian. 

Peluang usaha dan peluang bisnis di dunia pertanian di Indonesia masih sangat besar serta perlu adanya generasi milenial yang tentu diharapkan mampu membawa perubahan. Terjunnya generasi milenial di bidang pertanian akan meningkat peluang bisnis pertanian Indonesia meningkat.

Generasi milenial Generasi Y ) dengan tingkat pendidikan serta penguasaan teknologi serta pengetahuan ilmu yang lebih baik diharapkan mampu menjadi agen perubahan di dunia pertanian.

Saat ini masyarakat Indonesia yang terjun di dunia pertanian per bulan Agustus 2018 datanya adalah sebagai berikut : BPS melansir, pekerja di sektor pertanian tercatat 35,7 juta orang atau 28,79 persen dari jumlah penduduk bekerja 124,01 juta jiwa. Populasi terbesar ada di Jawa Timur yang mencapai 6,29 juta jiwa.

Angka statistik dengan potensi peluang bisnis yang besar jika generasi melenial mau dan mampu mengubah tantangan menjadi peluang yang ada di pertanian Indonesia. Pemerintah harus mampu serta mau memberi rangsangan yang menjadi penarik generasi milenial mau terjun di pertanian.

Sementara ditahun lalu, jumlah pekerja sektor pertanian di angka 35,9 juta orang atau 29,68 persen dari jumlah penduduk bekerja 121,02 juta orang. Umur rata - rata nasional umur petani di Indonesia saat ini adalah adalah 45 tahun.

Baca Juga : Startup Pertanian Indonesia Penting Bagi Petani

Generasi Milenial Meningkatkan Nilai Tukar Petani

Kemajuan pertanian Indonesia yang kita cita - citakan akan cepat sukses kalau negara mampu meletakkan generasi milenial menguasai sektor pertanian.

Hal ini harus segera disikapi oleh pemerintah baru bapak Jokowi lewat program di kementerian pertanian, dengan membuat peraturan dan kebijakan yang kondusif guna merangsang  generasi muda atau generasi milenial mau terjun ke dunia pertanian.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai tukar petani (NTP) terus mengalami penurunan dalam tiga bulan pertama tahun ini. Perinciannya yaitu pada bulan Januari 2019 sebesar 103,33, bulan Februari 2019 senilai 102,94, serta bulan Maret 2019 sebesar 102,73.

Bahkan, sepanjang tahun kemarin, NTP hanya mengalami kenaikan sebesar 0,23%. Adapun NTP Desember 2018 apabila dibandingkan dengan bulan Desember 2017 (year-on-year/yoy) tingkat kenaikannya hanya berkisar sekitar 0,1%. 

Sebagai informasi tambahan untuk Anda, NTP merupakan angka perbandingan antar Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (IT), dengan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (IB) dan dinyatakan dalam bentuk berupa persentase.

Apabila angka NTP lebih besar dari nilai 100, maka bisa dipastikan kondisi petani sedang mengalami surplus. Namun, apabila nilainya kurang dari 100, hal tersebut berarti petani sedang mengalami defisit. 

Nilai angka NTP atau petani dalam posisi surplus salah satu dengan cara melibatkan banyak kaum muda dan generasi milenial terjun di peluang usaha serta peluang bisnis pertanian.

Nilai NTP yang terus menurun akan menyebabkan dunia pertanian di Indonesia akan semakin sepi peminat, terutama untuk generasi milenial.

Adanya generasi milenial yang terjun di bidang bisnis pertanian, akan ada energi positif dan teknologi baru yang mampu memberi ide baru dalam dunia pertanian.

Generasi milenial juga dikenal lebih menguasai teknologi terbaru sehingga kesulitan yang ada di dunia pertanian bisa terpecahkan dengan mudah dan cepat.

Penguasaan Pertanian Indonesia terhadap teknologi terbaru terutama yang sifatnya digital akan sangat membantu aktivitas pertanian di Indonesia berjalan lebih cepat dan produktif. Regenerasi ini akan berjalan seiring dengan terjunnya generasi milenial yang melek teknologi ikut ambil bagian.

Baca Juga : Dropship Peluang Usaha Produk Pertanian

Generasi Milenial Membangun Pertanian Cara Digitalisasi Informasi


GENERASI MILENIAL MEMBANGUN PERTANIAN DIGITAL

Salah satu cara untuk meningkatkan taraf pendapatan petani di Indonesia adalah dengan cara digitalisasi sistem pertanian.

Adanya sistem digitalisasi ini akan meningkatkan produktifitas dan memotong banyak biaya yang dikeluarkan petani mulai hulu sampai hilir. Tentunya muaranya adalah petani akan semakin sejahtera.

Generasi milenial bisa terjun kedunia pertanian dengan dengan cara menciptakan startup yang bergerak disektor pertanian. Penulis yakin sepenuhnya bahwa peluang bisnis dan peluang usaha di sektor pertanian yang sangat besar bisa memberi banyak keuntungan bagi pengembang startup pertanian.

Kita semua tentu mengamati bahwa dalam 3 tahun ini mulai banyak kaum milenial yang menciptakan program startup pertanian. Tentu ini adalah satu info yang menggembirakan yang akan bisa membuat Pertanian Indonesia terkenal di dunia global.

Company startup pertanian juga diharapkan tumbuh serta akan memacu pemuda yang ada di desa untuk terus menekuni peluang usaha di desa yang bergerak dibidang pertanian dengan sentuhan teknologi.

Beberapa startup yang bergerak di bidang pertanian yang ada di Indonesia antara lain adalah : Eragano, Crowde, IGrow, 8Village, Ci Agriculture, TaniHub, PanenID, Habibi Garden, Pantau Harga, Etanee.

Startup pertanian adalah salah satu contoh bagaimana generasi milenial bisa berperan memajukan ekonomi pertanian Indonesia.

Adanya banyak startup pertanian hasil ciptaan generasi milenial di Indonesia adalah suatu hal yang wajar karena negara kita adalah negara agraris. Startup pertanian akan sangat menguntungkan bagi masyarakat yang terjun dalam dunia bercocok tanam ini.

Dengan adanya startup tersebut maka petani bisa memajukan pertanian di daerah masing - masing di wilayah Indonesia.

Lewat kerja sama, akses startup dengan menjadi anggota dan pasang aplikasinya maka petani Indonesia akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi terbaru yang dibutuhkan mulai awal budidaya sampai penjualan hasil panen. 

Baca Juga : E - Commerce Online Toko Sarana Pertanian

Cara Kerja Generasi Milenial Untuk Globalkan Pertanian Indonesia

Informasi menjadi salah satu kunci bagaimana pertanian Indonesia akan bisa sukses. Berhasil meningkatkan dan mengolah peluang usaha pertanian menjadi peluang bisnis yang bisa meningkatkan penghasilan. Petani akan mampu berkomunikasi secara langsung dengan paket teknologi yang ada.

Petani akan bisa mendapatkan cara menanam, budidaya tanaman, cara panen serta pembeli yang terbaik lewat teknologi informasi digital. Penjualan hasil panen sebagai hasil akhir dari produk pertanian akan bisa dijual dengan mudah serta cepat dengan adanya startup pasar pertanian.

Contoh aplikasi teknologi lewat startup tersebut bisa saya gambarkan sebagai berikut. Berkaitan dengan cara menanam, cara memupuk serta memberikan tanaman ini bisa di konsultasikan di Habibi Garden.

Tentu petani harus membeli semua sarana yang diguanakan untuk budidaya tanaman di Habibi Garden. Tentu ini jadi kendala tersendiri bagi petani, sistem yang ada masih belum bisa dijangkau oleh semua petani Indonesia.

Baca Juga : Grosir Pertanian Online Sarana Lengkap Harga Murah

Generasi Milenial Membangun Pertanian Indonesia Lewat StartUp

GENERASI MILENIAL MEMBANGUN PERTANIAN LEWAT STARTUP

Habibi Garden berusaha memberi perlakuan dan nutrisi tanaman sesuai dengan kebutuhan tanaman dan lingkungan lokasi tanam. Hal ini bertujuan agar petani terhindar dari kerugian.

Berkaitan dengan informasi, jual beli, harga hasil panen petani Indonesia bisa download aplikasi dan bergabung dengan aplikasi startup  Pantau Harga, TaniHub dan Kecipir.

Informasi saat mulai tanam sampai dari informasi perkiraan cuaca, rekomendasi penanaman benih, jadwal pupuk, serta keperluan budidaya tanaman lain bisa didapatkan di aplikasi Ci-Agriculture. Adanya aplikasi ini maka petani lebih terkontrol dalam budidaya tanaman.

Apabila petani sudah saatnya panen maka bisa menggunakan aplikasi startup yang bernama PanenID. Aplikasi Panen ID memberi solusi bagaimana menjual hasil panen tanaman yang kita tanam.

Program yang ada di Panen ID, salah satunya adalah menyediakan serta menjembatani petani selaku produsen dengan konsumen secara langsung. Konsumen besar pengguna dan penampung hasil pertanian ada di dalamnya. Mulai dari hotel, restoran serta masih banyak lagi konsumen untuk petani.

Apabila petani Indonesia ingin mendapatkan rekanan kerja sama dengan pemodal sistem bagi hasil ( provit sharing ) maka startup Crowde dan IGrow bisa menjadi solusi bagi petani. Startup ini bekerja dengan mempertemukan antara pemilik modal ( Investor ) dengan petani pengelola serta pembeli.

Adanya startup IGrow dan Crowde maka orang yang tidak memiliki lahan dan tanah pertanian bisa tetap bertani dengan menjalankan provit sharing dengan petani dengan sistem serta aturan yang dibuat IGrow dan Crowde. 

Baca Juga : Jual Bibit East West Murah Dan Terlengkap

Generasi Milenial Memberi Solusi Belanja Pertanian Cepat Dan Murah

Negara Indonesia adalah negara agraris yang berbentuk kepulauan. Tentu akses dalam mendapatkan kebutuhan sarana dan prasarana pertanian masih sering menjadi kendala.

Jarak yang jauh dengan akses transportasi dan informasi yang terbatas menyebabkan kelancaran serta kemudahan kebutuhan pertanian sangat penting. Lalu apa yang bisa dilakukan oleh generasi milenial dalam memecahkan persoalan ini????. 

Generasi milenial bisa membantu membangun tempat belanja online yang berupa online shop, e commerce atau toko online yang didalamnya menjual lengkap semua kebutuhan pertanian indonesia.

Tempat belanja online yang dibangun generasi milenial harus menjadi toko pertanian terdekat. Dalam artian terdekat melayani paket konsultasi budidaya dan jual beli barang hasil produksi pertanian.

Tempat belanja online sarana pertanian yang aman, lengkap serta harga murah akan membantu petani yang kesulitan mendapatkan akses semua yang dibutuhkan selama bercocok tanam.

Belanja semua sarana dan prasarana pertanian secara cepat, lengkap dan bisa menjangkau wilayah Indonesia banyak dicari petani.

Telah hadir untuk melayani petani, toko pertanian, bisnis online dropship, reseller toko pertanian online Pertanian Indonesia. Berdiri dengan Slogan "Tumbuh Dan Besar Bersama Petani",  maka tempat belanja petani pertanianindonesia.com, berusaha memberi layanan terbaik.

Toko Pertanian Indonesia jual semua kebutuhan petani stok lengkap harga murah. Kami siap kirim semua kebutuhan petani mulai dari benih, bibit, pestisida, pupuk, alat pertanian serta spare part ke seluruh wilayah Indonesia dengan jaminan barang pasti datang.

Adanya startup yang saya sebutkan di atas serta tempat belanja online Pertanian Indonesia, maka telah banyak membantu petani mendapatkan banyak kemudahan dalam bercocok tanam.

Baca Juga : Online Shop Pertanian Indonesia Tempat Belanja Online Petani

Generasi milenial Indonesia bisa berperan aktif dalam membangun bangsa lewat mensukseskan petani. Petani yang sukses secara individu akan membuat pertanian Indonesia maju dan berjaya.

Demikian sekilas tentang artikel generasi milenial peluang usaha sukses Pertanian Indonesia global. Semoga mampu menjadi motivasi bagi generasi milenial untuk tetap memajukan dan meningkatkan ekonomi petani. Indonesia akan lebih cepat maju serta sejahtera kalau komposisi petaninya didominasi oleh generasi milenial.