Fungisida Untuk Padi Bunting Kualitas Terbaik

Fungisida Untuk Padi Bunting Kualitas Terbaik. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian terpercaya di Indonesia dimana menyediakan berbagai macam sarana prasarana terbaik dengan harga murah.

Fungisida untuk padi bunting kualitas terbaik tersedia di Pertanian IndonesiaPertanian Indonesia jual fungisida untuk padi bunting dari berbagai produsen terpercaya. Segera dapatkan fungisida untuk padi berkualitas terbaik hanya di toko online Pertanian Indonesia.

Padi Dan Ancaman Pada Budidaya Padi Saat Bunting

Keberadaan padi di Indonesia telah menjadi sangat penting sejak dahulu sampai sekarang. Bagaimana tidak ?? Masyarakat Indonesia sangat bergantung pada padi karena beras yang dihasilkan menjadi makanan pokok sehari – hari.

Karena itu, budidaya padi oleh petani menjadi sangat vital perannya untuk memenuhi kebutuhan pangan Indonesia saat ini. Bahan pangan yang terpenuhi tentu membuat ketersediaan pangan tetap terjaga.

Fase “bunting” atau menjelang masa panen padi adalah saat paling krusial untuk petani. Pada fase bunting, tanaman padi sangat rentan terserang penyakit sehingga menyebabkan kerugian untuk petani. Perubahan iklim secara global juga memberikan dampak sangat besar terhadap anomali organisme penyebab penyakit pada tanaman, seperti hama dan penyakit.

Karena itu, hal tersebut tentu menyebabkan kerusakan pada tanaman padi. Kerusakan tersebut tentu membuat keuntungan petani menjadi menurun akibat meningkatnya biaya pengendalian kerusakan tersebut.

Salah satu dari ancaman nyata tersebut adalah adanya penyakit akibat serangan cendawan. Beberapa contoh penyakit akibat serangan jamur atau cendawan diantaranya seperti :

·         Gosong Bulir Padi

Penyakit gosong bulir padi disebabkan oleh serangan cendawan Tilletia barclayana (Neovossia horrida)Mereka mampu bertahan hidup sebagai spora hitam dan menggantikan bulir padi bunting.

Penyebaran cendawan Tilletia bisa melalui media seperti angin, air, peralatan kerja, dll. Jamur Tilletia akan semakin berkembang jika didukung beberapa faktor, seperti tingkat kelembaban dan suhu tinggi.

Gejala serangan cendawan Tilletia diantaranya yaitu kelopak menjadi berwarna gelap, bulir yang terinfeksi sebagian hancur, terdapat pustule hitam pada bulir, serta terdapat lapisan hitam berdebu pada bagian tanaman lainnya.

Baca Juga : Jual Produk Benih Anti Virus Favorit Petani Indonesia

·         Blas

Penyaki blas disebabkan oleh serangan cendawan Pyricularia oryzae. Jamur ini mampu menginfeksi pada seluruh fase pertumbuhan tanaman. Cendawan Pyricularia mampu bertahan hidup pada jerami setelah panen hingga sampai musim tanam selanjutnya.

Suhu dingin, curah hujan tinggi, kelembaban daun berkepanjangan, serta tingkat kelembaban tanah yang rendah menjadi beberapa faktor pendukung berkembangnya penyakit blas.

Ketika tingkat serangannya sudah parah, penyakit blas bisa mencapai gabah dan patogennya bisa terbawa sebagai patogen tular benih. Serangan penyakit blas jika tidak segera ditangani akan menyebabkan penurunan kualitas serta kuantitas hasil panen.

Gejala serangan penyakit blas yaitu terdapat luka berwarna hijau muda atau kuning dengan tepian sel mati gelap dan titik pusatnya memiliki warna putih sampai abu – abu pada daun, terjadi kerusakan pada bagian batang, serta luas daun menjadi ikut berkurang.

·         Busuk Pelepah

Penyakit busuk pelepah disebabkan oleh infeksi cendawan Sarocladium oryzae. Jamur Sarocladium mampu bertahan pada sisa – sisa tanaman padi setelah panen serta bisa menyebabkan infeksi pada musim tanam selanjutnya.

Gejala serangan penyakit busuk pelepah yaitu pelepah menjadi busuk, terdapat lesi seperti bercak berkembang pada pelepah daun bagian paling atas, dan juga jamur bertumbuh seperti tepung keputihan dengan perubahan warna bulir.

·         Bercak Coklat

Penyakit bercak coklat disebabkan oleh infeksi cendawan Helminthosporium oryzaeCendawan ini mampu bertahan hidup dalam benih selama ± 4 tahun, lalu menyebar menuju ke tanaman lainnya melalui udara.

Gulma serta sisa – sisa tanaman terinfeksi yang tertinggal di lahan tanam juga menjadi penyebab umum terjadinya penyebab penyakit bercak coklat. Fase paling kritis dari serangan penyakit bercak coklat biasanya terjadi pada saat fase padi bunting.

Penyakit bercak coklat akan semakin berkembang jika didukung oleh beberapa faktor, seperti suhu tinggi (16 - 36° C), periode kelembaban daun yang panjang, serta tingkat kelembaban tinggi.

Gejala serangan penyakit bercak coklat yaitu terdapat bercak- bercak berwarna coklat oval atau bundar dengan lingkaran kuning, serta pada batang serta daun mengalami perubahan warna menguning secara bertahap dan layu.

Cara Mengatasi Penyakit Pada Tanaman Padi

Dari adanya ancaman penyakit – penyakit diatas, tentu petani perlu melakukan pengendalian untuk mengatasinya. Ada banyak cara untuk mengatasi penyakit saat mengatasi penyakit akibat tanaman padi, seperti melakukan rotasi tanaman, memotong dan membuang bagian tanaman yang terserang, , dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

Salah satu cara ampuh serta cukup direkomendasikan untuk mengatasi penyakit akibat jamur adalah menggunakan fungisida sesuai dosis. Di Indonesia sendiri kini sudah banyak terdapat produk produk fungisida berkualitas. Apa sajakah itu ?? Simak pada penjelasan dibawah ini.

Baca Juga : Jual Bibit Eastwestseed Murah Dan Terlengkap

Fungisida Untuk Padi Bunting Rekomendasi Pertanian Indonesia

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, salah satu cara mengatasi penyakit akibat jamur adalah menggunakan produk fungisida ampuh. Pertanian Indonesia memiliki beberapa produk pestisida untuk Anda dalam mengatasi berbagai penyakit tanaman akibat jamur.

Beberapa produk rekomendasi Pertanian Indonesia contohnya yaitu :

·         Copcide 77 WP

Copcide 77 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Tanindo Intertraco (Cap Kapal Terbang). Produk ini telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020120113883.

Copcide 77 WP berbahan aktif tembaga hidroksida dan memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna biru yang bisa disuspensikan bersama air. Copcide 77 WP Cap Kapal Terbang sangat ampuh untuk menghambat, mencegah, serta membunuh jamur patogen.

Fungisida Copcide 77 WP cocok diaplikasikan pada padi bunting yang terserang dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 400 gram dan 1 kg.

·         Folicur 25 WP

Folicur 25 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Bayer Indonesia, Tbk. Pestisida ini telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020119931121.

Folicur 25 WP mengandung bahan aktif berupa Tebukonazol 25% dan memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna putih yang bisa disuspensikan. Folicur Bayer mampu menghambat pertumbuhan jamur dan tersedia dalam kemasan sachet 250 gram.

·         Antracol 70 WP

Antracol 70 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Bayer Indonesia, Tbk (Panah Merah). Produk Antracol 70 WP telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 010201197474.

Antracol Bayer mengandung bahan aktif berupa Propineb 70% dan memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna putih kekuningan atau krem yang bisa larut dalam air. Antracol 70 WP cocok untuk mengatasi berbagai penyakit tanaman dan tersedia dalam kemasan sachet 250 gram, 500 gram, dan 1 kg.

·         Dithane M-45 80 WP

Dithane M-45 80 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Dow AgroSciences Indonesia (Dow Chemical). Fungisida Dithane M-45 80 WP telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 010201197459.

Dithane M-45 80 WP berbahan aktif Mankozeb 80% dan memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna kuning keabu – abuan. Cocok diaplikasikan untuk mengatasi berbagai penyakit tanaman akibat jamur, seperti cacar daun, busuk kering, busuk buah, karat daun, dll.

Dithane bisa diaplikasikan dengan produk pestisida lain dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 200 gram, 500 gram, dan 1 kg.

·         Amistar Top 325 SC

Amistar Top 325 SC adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Syngenta Indonesia. Fungisida Amistar Top 325 SC tergolong dalam golongan fungisida sistemik.

Amistar Top 325 SC telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020120052228. Amistar Top 325 SC mengandung bahan aktif berupa Azoksistrobin 200 g/l dan Difenokonazol 125 g/l.

Fungisida Amistartop efektif mengatasi patogen dan tersedia dalam kemasan botol 50 ml, 100 ml, dan 250 ml.

·         Topsin-M 70 WP

Topsin-M 70 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Petrokimia Kayaku. Produk ini telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 0102011981500.

Fungisida Topsin-M 70 WP mengandung bahan aktif berupa metil tiofanat 70% serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna putih kecoklatan yang bisa disuspensikan. Topsin-M 70 WP bersifat sistemik dan jadi salah satu favorit petani dalam mengatasi berbagai penyakit akibat jamur.

Topsin-M 70 WP Petrokayaku telah terbukti memberikan hasil terbaik dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 100 gram dan 500 gram.

·         Trivia 73 WP

Trivia 73 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Bayer Indonesia, Tbk. Produk ini telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020120072819.

Trivia 73 WP mengandung bahan aktif berupa propineb 67% dan fluopikolid 6%, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung yang bisa disuspensikan. Fungisida Trivia 73 WP tergolong dalam jenis protektif yang bekerja secara translaminar.

Trivia Bayer kualitas unggul terbaik mengatasi penyakit pada padi bunting dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 200 gram.

Baca Juga : Promo Hari Ini Murah, Diskon Toko Pertanian Indonesia

·         Starmyl 25 WP

Starmyl 25 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Multi Sarana Indotani. Pestisida Starmyl 25 WP bekerja secara sistemik, mengandung bahan aktif Metalaksil 25%, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna kuning yang bisa disuspensikan.

Starmyl 25 WP telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020119991466. Starmyl 25 WP sangat ampuh dalam mengatasi berbagai penyakit tanaman akibat jamur, seperti bercak daun, busuk buah, kresek, dll.

Fungisida Starmyl 25 WP bisa mengatasi berbagai penyakit pada padi bunting dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 100 gram dan 200 gram.

·         Nordox 56 WP

Nordox 56 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari CV Mentari. Pestisida Nordox 56 WP tergolong ke dalam golongan fungisida kontak serta bakterisida.

Nordox 56 WP telah terdaftar di Indonesia melalui Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020119951188. Produk ini mengandung bahan aktif berupa tembaga oksida 56% dan memiliki bentuk formulasi berupa tepung yang bisa disuspensikan dengan air.

Nordox 56 WP cocok mengatasi berbagai penyakit pada tanaman padi dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 100 gram dan 500 gram.

·         Victory Mix 8/64 WP

Victory Mix 8/64 WP adalah produk fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT Multi Sarana Indotani. Pestisida Victory Mix 8/64 WP tergolong kedalam jenis fungisida sistemik dan kontak, yang bersifat kuratif dan protektif.

Victory Mix 8/64 WP mengandung bahan aktif berupa Mankozeb 64% dan Simoksanil 8%. Victory Mix 8/64 WP telah terdaftar di Kementerian Pertanian melalui nomor pendaftaran RI. 01020120042165.

Fungisida Victory Mix cocok diaplikasikan untuk mengatasi penyakit blas dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 100 gram dan 400 gram.

·         Polycom 70 WG

Polycom 70 WG adalah fungisida untuk padi bunting berkualitas terbaik produksi dari PT BASF Indonesia. Pestisida ini telah menjadi salah satu unggulan petani dalam menghadapi berbagai penyakit akibat jamur pada padi bunting.

Polycom 70 WG mengandung bahan aktif berupa metiram 70% dan berbentuk butiran yang bisa larut dalam air. Pestisida Polycom 70 WG telah terdaftar di Kementerian Pertanian melalui nomor pendaftaran RI. 01020120031839.

Fungisida Polycom 70 WG juga bisa diaplikasikan sebagai pupuk untuk padi bunting dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 250 gram, 500 gram, dan 1 kg.

·         Pemulus 80 WG

Pemulus 80 WG adalah fungisida berkualitas terbaik untuk padi bunting produksi dari PT BASF Indonesia. Fungisida Pemulus 80 WG tergolong dalam pestisida kontak yang bersifat fungistatik dan berteknologi terbaru.

Pemulus 80 WG fungisida untuk padi bunting telah terdaftar di Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01020119951186. Pestisida Pemulus 80 WG memiliki bahan aktif berupa sulfur 80% dan bentuk formulasi berupa butiran yang bisa larut bersama air.

Pemulus 80 WG sangat efektif untuk mengendalikan penyakit pada padi bunting dan tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 1 kg.

Baca Juga : Toko Pertanian, Cara Bisnis Jadi Favorit

Demikian artikel ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga bisa menjadi referensi tambahan untuk Anda semua.

Jika masih terdapat hal – hal yang kurang jelas mengenai artikel berjudul Fungisida Untuk Padi Bunting Kualitas Terbaik ini, segera saja hubungi Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau bisa juga melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Salam sukses dan sampai berjumpa kembali pada artikel lainnya.