Insektisida Abenz Pestisida Ampuh Pembasmi Hama Serangga

Insektisida Abenz Pestisida Ampuh Pembasmi Hama Serangga. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia merupakan toko pertanian terbaik dengan kualitas unggulan tetapi terjangkau.

Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online dengan basis lokasi fisik yang berada di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kami merupakan toko tani berbasis online yang sudah lama beroperasi di Indonesia.

Pertanian Indonesia menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai perusahaan pengiriman bereputasi terpercaya di Indonesia untuk memberi jaminan kepada konsumen bahwa pesanan akan sampai hingga ke alamat tujuan.

So, calon konsumen tentunya tak perlu ragu sama sekali jika ingin melakukan transaksi dengan toko online Pertanian Indonesia.

Insektisida Abenz produk insektisida ampuh dalam mengendalikan serangan hama serangga. Bahan aktif dari insektisida Abenz telah terbukti ampuh dan efektif dalam mengatasi hama sasaran.

Segera beli dan buktikan sendiri kualitas dari pestisida jenis insektisida Abenz 22 EC produk Advancia Indotani sebelum Anda kehabisan !!

Sejak zaman dulu, pertanian sudah menjadi salah satu menjadi salah satu hal penting di dalam kehidupan manusia.

Hal tersebut sudah ada serta dibuktikan melalui sejarah peradaban manusia dari ribuan tahun silam.

Di Indonesia sendiri, pertanian sekarang sudah menjadi sektor yang sangat vital.

Ketahanan pangan Nasional sangatlah bergantung pada bidang pertanian ini.

Petani sebagai ujung tombak sektor pertanian sendiri relatif banyak menjadi mata pencaharian penduduk Indonesia.

Melansir dari Kementan RI, sebagian besar masyarakat berprofesi sebagai petani.

Sektor pertanian sendiri sudah menghasilkan beraneka macam hasil pertanian.

Hasil – hasil pertanian tersebut contohnya yaitu sayur – sayuran, buah – buahan, dan lain sebagainya.

Tetapi, untuk bisa memperoleh hasil pertanian tersebut tentunya tidak semudah ketika membalikkan tangan.

Budidaya tanaman harus petani lakukan lebih dulu.

Mulai dari proses awal penanaman sampai akhir masa pemanenan, hasil pertanian baru bisa petani dapatkan.

Ancaman Nyata Serangan Hama Serangga Pada Tanaman

ancaman,nyata,hama,serangga,pertanian indonesia

Ancaman Nyata Serangan Hama Serangga Pada Tanaman

Dalam melakukan kegiatan budidaya tanaman, banyak sekali ancaman yang dapat mengganggu.

Tentunya jika ancaman tersebut terus dibiarkan maka tanaman tidak akan bisa tumbuh dengan baik.

Contoh ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup tanaman tersebut adalah organisme serangga.

Baca Juga : Jual Benih Tomat Terlengkap Harga Terjangkau

Serangga adalah kelompok hewan yang termasuk lama hidup di planet Bumi.

Daya tahan hidupnya yang tinggi membuatnya terus dapat bertahan hidup sampai hari ini.

Tubuh serangga biasanya berukuran relatif kecil serta merupakan hewan yang pertama kali berhasil dalam membuat kolonisasi di Bumi.

Kelompok hewan serangga sendiri pun terdiri atas beraneka macam spesies.

Bahkan hingga sekarang sudah mencapai 6 hingga 10 juta spesies.

Hampir seluruh lingkungan dapat menjadi tempat tinggal untuk serangga walaupun ada pula sebagian kecil yang hidup dalam lautan.

Dalam mempertahankan hidupnya, serangga pun juga mempunyai kemampuan berkembang biak sangat bagus.

Terlebih lagi, siklus hidupnya pun relatif pendek sehingga jumlah populasinya cepat bertambah.

Sehingga, dalam kurun waktu singkat jumlahnya dapat mencapai ratusan hingga ribuan.

Untuk petani sendiri, keberadaan serangga penting untuk diwaspadai.

Walaupun tidak semuanya menjadi musuh petani, tetapi serangannya cukup banyak menyebabkan kerugian.

Tidak salah jika petani harus mewaspadai serangan hama serangga.

Oleh karena itu, petani perlu menjalankan tindakan pengendalian secara tepat.

Cara umum yang seringkali petani pilih biasanya berupa rotasi tanaman, memotong tanaman terinfeksi, mengaplikasikan insektisida, dan lain sebagainya.

Dari cara – cara tersebut, petani biasanya lebih banyak memilih cara pengaplikasian insektisida.

Cara pengendalian dengan mengaplikasikan insektisida cukup banyak petani pilih karena mempunyai banyak kelebihan.

Keunggulan tersebut misalnya saja seperti lebih praktis, menghemat waktu, menghemat tenaga, dan juga menghemat biaya pengeluaran.

Tetapi, jangan mengaplikasikannya terlalu banyak karena bisa menimbulkan dampak negatif untuk lingkungan sekitar.

Insektisida Abenz Cara Efektif Basmi Hama Serangga

insektisida,abenz,abenz 22 ec,advansia indotani,pertanian indonesia

Insektisida Abenz Cara Efektif Basmi Hama Serangga

Banyak sekali produk insektisida yang sekarang sudah beredar.

Namun, dalam memilih produk insektisida berkualitas tidak boleh sembarangan.

Supaya petani lebih mudah, Pertanian Indonesia sebagai mitra petani akan memberikan rekomendasi insektisida kualitas terbaik.

Produk insektisida yang ingin Pertanian Indonesia rekomendasikan untuk Anda ialah insektisida Abenz 22 EC.

Insektisida Abenz 22 EC ialah produk insektisida kualitas unggul hasil keluaran PT Advansia Indotani.

Abenz Advansia Indotani berbahan aktif utama emamektin benzoat 22 g/l.

Sementara itu, bentuk formulasinya berupa cairan pekat berwarna kuning kecoklatan yang bisa larut bersama air.

Dari data Kementerian Pertanian, insektisida Abenz Advansia Indotani sudah terdaftar lewat nomor pendaftaran RI. 01010120124271.

Dengan adanya nomor pendaftaran tersebut, maka produk insektisida Abenz 22 EC Advansia Indotani sudah mempunyai ijin resmi untuk beredar di pasaran.

Abenz memiliki berbagai kelebihan, misalnya seperti :

  1. Bekerja secara sistemik serta kuat untuk melindungi tanaman dari serangan hama ulat.
  2. Cepat dan efektif dalam membasmi semua jenis ulat dengan dosis yang tepat.
  3. Daya perlindungan Abenz tergolong lebih lama, sehingga menghemat biaya serta lebih ekonomis.
  4. Kualitas insektisida Abenz Advansia Indotani telah terbukti, teruji, dan terpercaya oleh petani Indonesia.

Dengan kelebihan tersebut, maka insektisida Abenz sangat cocok untuk menjadi pilihan utama untuk Anda.

Jadi, apakah Anda tertarik membeli insektisida Abenz produk Advansia Indotani ??

Hama Sasaran Pengaplikasian Insektisida Abenz

Insektisida Abenz cocok dalam mengendalikan beraneka macam hama sasaran.

Dengan menggunakan produk insektisida Abenz, maka hama serangga sasaran bisa segera terkendalikan.

Hama sasaran pengaplikasian insektisida Abenz tergolong cukup beragam.

Contoh beberapa hama sasaran pengaplikasian insektisida Abenz yaitu :

  • Ulat Grayak

Ulat grayak (Spodoptera litura) menjadi salah satu hama yang membuat petani resah.

Pasalnya, serangan hama ini bisa mengakibatkan kerusakan yang berdampak pada terganggunya pertumbuhan serta perkembangan tanaman.

Ngengat dewasa memiliki tubuh berwarna coklat keabu – abuan.

Sayap belakangnya berwarna putih transparan bergaris coklat di sepanjang tepi dan vena.

Sementara itu, sayap depannya memiliki tanda bergelombang putih pada tepinya.

Ngengat betina menghasilkan telur berjumlah ratusan butir dalam kelompok diatas daun, tertutup oleh sisik coklat keemasan.

Setelah menetas, larva berwarna hijau muda hingga coklat berbintik – bintik gelap pada bagian panggul serta perut.

2 pita memanjang berwarna kuning membentang di sepanjang sisi tubuhnya, diselingi oleh bintik – bintik berbentuk segitiga berwarna hitam.

Pita oranye nampak pada bagian punggung antara titik – titik tersebut.

Larva makan saat malam hari dan berlindung dalam tanah ketika siang hari.

Larva maupun ngengat dewasa berkembang secara pesat dalam suhu berkisar ± 15° C serta 35° C, namun optimal pada suhu 25° C.

Tingkat kelembaban rendah dan suhu yang mendukung akan mengurangi kesuburan dan memperpanjang siklus hidup ulat grayak.

Larva yang baru menetas akan memakan daun, mengikis jaringan daun dan akan benar – benar melucuti tanaman.

Sementara itu, larva berusia lebih tua tersebar serta memakan dedaunan secara rakus ketika malam hari.

Ketika siang hari, mereka lebih memilih bersembunyi dalam tanah di sekitar bagian pangkal tanaman.

Karena bekas gigitan yang luas, hanya meninggalkan tangkai dan cabang.

Larva maupun ngengat dewasa tumbuh secara subur dalam kisaran suhu antara 15° C serta 35 C.

Namun, mereka lebih menyukai suhu tinggi dari kisaran suhu tersebut.

  • Penggerek Buah

Penggerek buah (Helicoverpa armigera) merupakan salah satu hama umum yang banyak menyerang sejumlah tanaman.

Ngengat ini biasanya berwarna coklat muda dengan kisaran rentang sayap berkisar ± 3 cm hingga 4 cm.

Mereka biasanya memiliki sayap depan berwarna kuning, oranye, ataupun coklat berbintik – bintik dengan corak lebih gelap.

Sedangkan, sayap belakangnya berwarna keputih – putihan berurat gelap dan titik – titik memanjang gelap pada tepi bawahnya.

Baca Juga : Obat Jamur Pada Tanaman Padi Rekomendasi Untuk Petani

Ngengat betina meletakkan telur – telurnya secara sendiri – sendiri ataupun berkelompok pada beberapa bagian tanaman.

Bagian itu contohnya seperti bunga atau permukaan daun, terutama pada kanopi atasnya.

Telurnya sendiri berbentuk bulat berwarna keputih – putihan.

Larvanya berwarna hijau zaitun hingga coklat tua kemerahan (tergantung tahap kedewasaannya).

Tubuhnya memiliki bintik – bintik berwarna hitam kecil dengan kepala berwarna gelap.

Di tahap berikutnya, mereka berkembang lagi serta muncul garis dan pita di sepanjang punggung dan sayapnya.

Ketika dewasa, mereka akan berubah menjadi sebuah kepompong dalam tanah.

Larva bisa memakan seluruh jaringan tanaman, tetapi lebih sering menyerang bunga serta buah tomat.

Larva muda menggores – gores daun, titik tumbuh, serta struktur buah, sehingga mengakibatkan kerusakan kecil.

Sementara itu, larva berusia lebih tua menggali ke dalam bunga ataupun buah tomat, melubanginya dari dalam sehingga tidak layak jual.

Di sekitar lubang bekas gigitan nampak kotoran bekas galian larva.

Tumbuhnya patogen sekunder pada luka bisa menyebabkan jaringan yang terdampak mengalami pembusukan.

  • Ulat Krop

Ulat krop (Crocidolomia pavonana F.) merupakan salah satu hama utama untuk tanaman kubis.

C. pavonana mampu menyerang daun kubis.

Larva instar awal biasanya memakan daun dan meninggalkan bekas berupa lapisan epidermis yang berlubang – lubang.

Jika ukuran larva menjadi lebih besar, bagian krop kubis pun akan mulai terserang.

Krop yang terserang meninggalkan banyak kotoran dan krop menjadi berlubang – lubang.

Larva C. pavonana berikutnya juga menyerang titik tumbuh, sehingga kubis dapat mati.

Atau, kubis tetap dapat hidup namun hanya membentuk daun muda ataupun krop berukuran lebih kecil.

Kubis yang terserang kropnya oleh C. pavonana tentu akan mengalami penurunan kualitas, sehingga mengakibatkan kubis tidak laku jika dijual.

Larva hidup secara berkelompok dan mampu menghabiskan seluruh daun dan menyisakan tulang daun.

Bila tidak segera melakukan tindakan pengendalian, maka jumlah kerusakan dapat meningkat dan juga membuat penurunan hasil panen dari segi kualitas maupun kuantitasnya.

  • Wereng Batang Coklat

Wereng batang coklat (Nilaparvata lugens) menjadi salah satu hama utama untuk tanaman padi.

Lahan tadah hujan, daerah berkondisi terendam air terus – menerus, berkelembaban tinggi serta banyak tempat teduh sangat hama ini gemari.

Biasanya wereng batang coklat jumlahnya lebih banyak ketika musim kemarau.

Kehadirannya dapat dipantau dengan cara menekukkan tanaman sedikit kemudian mengetuknya secara lembut dekat bagian pangkal.

Nimfa ataupun serangga dewasa umumnya lebih banyak berlindung pada bagian pangkal tanaman.

Mereka menyerang dengan cara menghisap getah dari bagian batang dan daun.

Tanaman akan menjadi layu dan juga mengalami klorotik.

Tingginya kepadatan populasi dapat menyebabkan daun menjadi berwarna kuning hingga oranye, kemudian menjadi berwarna coklat, mengering, dan akhirnya mati.

Pada lahan, gejala nampak pertama kali berupa bercak berukuran kecil, namun dapat berkembang secara cepat saat wereng menyebar.

Wereng betina bertelur pada bagian batang dan urat bagian tengah daun, sehingga menyebabkan kerusakan tambahan.

Produksi madu bisa memicu munculnya cendawan jelaga.

  • Penggerek Batang Padi

Penggerek batang padi merupakan salah satu hama utama untuk tanaman padi.

Hama ini dapat menyerang padi pada seluruh stadium pertumbuhan padi.

Penggerek batang padi mempunyai sayap berwarna kuning bertitik hitam pada sayap depannya.

Ngengatnya dapat hidup antara 5 hingga 10 hari.

Panjang ngengat betina sekitar 17 mm, sedangkan pejantannya sekitar 14 mm.

Siklus hidup penggerek batang padi berlangsung selama 39 hingga 58 hari, tergantung ketersediaan makanan beserta lingkungannya.

Jangkauan terbangnya mampu mencapai jarak sekitar 6 km hingga 10 km.

Ngengat meletakkan telur – telurnya secara berkelompok.

Mereka meletakkannya pada daun bagian ujung.

Jumlah telurnya berkisar ± 50 butir hingga 150 butir per kelompok.

Kelompok telur tersebut tertutupi oleh rambut halus berwarna coklat kekuningan.

Stadium telur biasanya terjadi dalam kurun waktu 6 hari hingga 7 hari.

Larva mempunyai warna putih kekuningan sampai kehijauan dengan panjang maksimal 25 mm.

Larva terbagi atas 5 hingga 7 instar dengan lama stadium larva sekitar 28 hari hingga 35 hari.

Mereka akan keluar lewat 2 hingga 3 lubang yang mereka buat pada bagian bawah menembus permukaan daun.

  • Ulat Daun Kubis

Ulat daun kubis (Plutella xylostella) adalah hama yang sangat meresahkan untuk petani kubis.

Ngengatnya mempunyai warna abu – abu sampai coklat kelabu.

Saat sayapnya terlipat, terlihat 3 tanda berupa gelombang seperti berlian di sepanjang bagian punggungnya.

Ngengat saat siang hari akan beristirahat.

Usia ngengat biasanya berkisar antara 2 mingu hingga 4 minggu.

Seekor ngengat betina mampu menghasilkan telur sebanyak 180 butir hingga 320 butir.

Siklus hidup dari telur sampai ngengat antara 12 hari hingga 15 hari (ketinggian 250 mdpl) dan 20 hari hingga 25 hari (ketinggian 110 mdpl).

Telurnya berwarna kuning kehijauan, dan telur – telur tersebut terletak di sekitar tulang daun pada permukaan bawah daun.

Setiap 1 kelompok terdiri atas 1 hingga 6 butir telur.

Larva P. xylostella terbagi atas 4 instar.

Ukuran larva instar keempat yaitu sekitar 10 mm hingga 12 mm.

Kepalanya berwarna kuning muda dengan bintik – bintik berwarna gelap.

Sementara itu, tubuhnya berwarna hijau muda dan terdapat bulu tipis berwarna hitam.

Jika mereka tersentuh, mereka akan bereaksi ganas, menjatuhkan diri, dan membentuk benang sutra.

Pupanya terletak pada bagian daun maupun batang dan nampak seperti kumparan benang berwarna putih.

Di daerah subtropis, mereka setiap tahun berkembang biak sebanyak 2 hingga 3 generasi.

Tetapi, pada daerah tropis mereka bisa mengakibatkan masalah untuk tanaman kubis – kubisan.

Kerusakan karena larva yang menggali terowongan di jaringan daun ataupun menggores bagian bawah permukaan helai daun.

Larva yang berusia lebih tua akan memakan daun secara rakus.

Saat serangan parah, seluruh daun bisa terlahap serta menyisakan tulang daun kubis saja.

Dosis Pengaplikasian Abenz Insektisida

Untuk lebih maksimal dalam mengaplikasikan insektisida Abenz, Anda harus mengaplikasikannya dengan dosis yang sesuai.

Dengan mengaplikasikan dosis insektisida Abenz 22 EC secara tepat, maka serangga sasaran dapat segera terbasmi.

Dosis aplikasi insektisida Abenz harus sesuai rekomendasi dari produsen PT Advansia Indotani.

Dosisnya yakni jika menggunakan tangki 15 liter dosisnya sebesar ± 15 – 20 ml.

Jika ukuran tangkinya lebih besar, maka dosisnya pun juga menjadi lebih banyak.

Sementara itu, untuk contoh tanaman, hama sasaran, dan cara aplikasi insektisida Abenz secara tepat yaitu :

  • Bawang

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama ulat grayak.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 0,5 ml – 1 ml/l.

  • Bawang Merah

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama pengorok daun serta ulat grayak.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1 hingga 1,2 ml/l.

  • Kopi

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama penggerek buah.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 0,5 ml/l hingga 1 ml/l.

  • Kubis

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama perusak daun serta ulat krop.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 0,5 ml hingga 10 ml/l.

  • Lada

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama pengisap buah.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 0,5 hingga 1 liter/ha.

  • Melon

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama penggerek buah.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1,5 ml/l hingga 2 ml/l.

  • Semangka

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama penggerek buah.

Cara pngaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1,5 ml/l hingga 2 ml/l.

  • Tomat

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama penggerek buah.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1 ml/l.

  • Cabai

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama penggerek buah.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1 ml/l.

  • Kubis

Insektisida Abenz untuk mengendalikan serangan hama perusak krop.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1 ml/l.

  • Padi

untuk mengendalikan serangan hama penggerek batang kuning serta wereng batang coklat.

Cara pengaplikasiannya yakni dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebesar ± 1 ml/l hingga 2 ml/l.

Baca Juga : Zorvec Fungisida Ampuh Basmi Jamur Penyebab Penyakit

Jual Insektisida Abenz Harga Terjamin Murah

jual,murah,terjangkau,toko pertanian terdekat,pertanian indonesia

Jual Insektisida Abenz Harga Terjamin Murah

Jika Anda sedang mencari produk insektisida Abenz 22 EC Advansia Indotani, maka jawabannya sudah pasti adalah Pertanian Indonesia.

Pertanian Indonesia menjual Abenz insektisida kualitas unggul harga murah.

Kami pun juga menyediakan tips serta trik dalam mengoptimalkan pengaplikasian insektisida Abenz 22 EC produk Advansia Indotani.

Sehingga, dengan begitu Anda bisa memperoleh hasil optimal ketika mengaplikasikan produk Advansia Indotani ini.

Kelebihan – kelebihan dari Abenz 22 EC insektisida sudah banyak memberikan bukti.

Sehingga, petani tidak perlu ragu dalam memilih serta membeli Abenz Advansia Indotani dari toko online Pertanian Indonesia.

Harga jual insektisida Abenz yang Pertanian Indonesia jual relatif cukup murah.

Sehingga, konsumen pun akan mudah untuk membelinya.

Ingin membeli serta merasakan sendiri kualitas insektisida Abenz 22 EC Advansia Indotani dengan harga murah?? Segera saja meluncur ke laman produk insektisida Abenz Advansia Indotani dan rasakan sendiri kualitasnya !!

Nah, itulah dia artikel dengan topik bahasan utama insektisida Abenz ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua.

Semoga artikel kali ini bisa berdampak bagus serta memberikan banyak manfaat untuk seluruh pembaca.

Jika masih terdapat hal – hal kurang jelas mengenai artikel berjudul Insektisida Abenz Pestisida Ampuh Pembasmi Hama Serangga ini, hubungi segera Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sukses selalu dan sampai berjumpa lagi dalam artikel terbaru kami berikutnya.