Insektisida Belt 480 SC Pestisida Unggul Atasi Hama Serangga

Insektisida Belt 480 SC Pestisida Unggul Atasi Hama Serangga. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.

Pertanian Indonesia ialah toko pertanian unggul yang jual berbagai ragam kebutuhan pertanian unggul namun kualitas terjamin.

Insektisida Belt 480 SC produk Bayer telah teruji memiliki kualitas unggulan.

Produk insektisida Belt 480 SC sangat cocok diaplikasikan untuk mengatasi berbagai hama serangga.

Beli dan dapatkan segera insektisida Belt 480 SC harga terjangkau hanya di Pertanian Indonesia.

Badan Pusat Statistik telah merilis laporan ekonomi di Indonesia. Ekonomi Indonesia mengalami pertumbuhan positif sebesar 3,51 % secara year on year (y-on-y).

Sektor pertanian tercatat sebagai salah satu sektor yang selalu konsisten berkontribusi terhadap tumbuhnya ekonomi. Terutama, selama masa pandemi Covid 19.

Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, pada triwulan III 2021, sektor pertanian mengalami pertumbuhan ± 1,35 %.

Sektor pertanian pada triwulan II 2020 pun mengalami pertumbuhan sebanyak 2, 19 % ketika masa awal pandemi.

Selama masa pandemi, ekspor pertanian pun tetap mengalami pertumbuhan yang positif.

Kementan pun terus berupaya dalam menjaga tumbuhnya sektor pertanian dan jadi penopang perekonomian Indonesia.

Dari data Pemerintah per Agustus 2020, jumlah penduduk yang bekerja di Indonesia sebanyak 128,45 juta orang.

Berdasarkan jumlah tersebut, 38,23 juta diantaranya berprofesi pada sektor pertanian. Tak mengherankan jika sektor pertanian sangatlah penting bagi Indonesia.

Untuk bisa memaksimalkan potensi hasil pertanian, tentu proses budidaya tanaman harus dilakukan secara baik dan benar.

Tetapi, terkadang beberapa kendala datang dan mengganggu proses budidaya tanaman.

Ancaman Serius Hama Serangga Pada Tanaman

Ada banyak ancaman serius yang bisa mengganggu jalannya proses budidaya tanaman. Salah satu ancaman serius tersebut ialah serangan dari hama serangga.

Serangga adalah golongan hewan beruas yang mempunyai kemampuan adaptasi sangat baik.

Ukuran tubuhnya relatif kecil, dan menjadi hewan yang sukses berkolonisasi pertama kali di bumi.

Serangga tergolong sebagai kelompok hewan paling beragam, bahkan lebih dari satu juta spesies.

Perkiraannya, jumlah spesies serangga yang telah diketahui mencapai 6 hingga 10 juta.

Hampir semua lingkungan bisa menjadi bisa menjadi tempat tinggal bagi serangga, walaupun ada juga sebagian kecil yang hidup di lautan.

Kemampuan serangga dalam berkembang biak sangatlah baik. Maka tak mengherankan jika jumlah populasinya sampai sekarang tergolong cukup besar.

Pendeknya siklus hidup serangga itulah yang mengakibatkan jumlah populasinya sangat besar. Sehingga, dalam kurun waktu cukup singkat bisa berkembang sangat baik.

Bagi petani sendiri, keberadaan hama harus selalu diwaspadai. Meskipun tidak semua serangga merugikan, namun cukup banyak serangga mengakibatkan kerusakan untuk tanaman.

Kerusakan akibat serangan hama serangga membuat petani mengalami kerugian baik dalam jumlah kecil maupun besar.

Maka tak salah bila hama serangga termasuk sebagai musuh utama petani ketika membudidayakan tanaman. 

Tentu, untuk mengatasi hal tersebut petani perlu melakukan tindakan penanganan secara tepat. Ada banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan.

Misalnya seperti melakukan rotasi tanaman, menggunakan predator alami, dan memasang perangkap serangga.

Namun, ada salah satu cara cukup praktis dan mudah untuk Anda gunakan. Lalu, cara apakah itu ??

Insektisida Belt 480 SC Solusi Terbaru Atasi Hama Serangga

Cara itu adalah dengan mengaplikasikan insektisida untuk membunuh hama serangga. Cara ini tergolong efektif, efisien, praktis, dan mudah karena tak terlalu susah untuk dilakukan.

Namun, jangan memberikan dosis berlebihan saat mengaplikasikan insektisida agar tak menimbulkan efek negatif nantinya.

Sampai hari ini saja, sudah banyak sekali berbagai macam produk insektisida yang beredar.

Supaya lebih mudah, Pertanian Indonesia memiliki rekomendasi insektisida menarik untuk Anda. Produk insektisida tersebut ialah insektisida Belt Expert 480 SC.

Insektisida Belt Expert 480 SC atau lebih terkenal sebagai Belt 480 SC adalah salah satu produk insektisida unggulan saat ini.

Insektisida Belt 480 SC merupakan hasil produksi dari PT Bayer Indonesia, sehingga kualitasnya tak perlu Anda tanyakan.

Produk pestisida jenis insektisida Belt 480 SC memiliki 2 bahan aktif. 2 bahan aktif Belt 480 SC yaitu berupa Tiakloprid 240 g/l dan Flubendiamida 240 g/l.

Sementara, bentuk formulasinya berupa pekatan suspensi berwarna putih kekuningan.

Keunggulan insektisida Belt 480 SC contohnya seperti :

Daya perlindungan Belt Expert 480 SC sudah terbukti bisa diandalkan

Insektisida Belt Bayer ahli dalam mengendalikan beluk dan sundep

Bayer Belt Expert 480 SC telah teruji dan terpercaya dalam menjaga hasil panen

Insektisida Belt 480 SC bekerja sebagai racun kontak dan lambung

Ampuh dalam mengatasi berbagai hama serangga

Dengan keungulan – keunggulan tersebut, insektisida Belt 480 SC cocok untuk petani gunakan. Sangat menarik, kan ??

Hama Sasaran Pengaplikasian Insektisida Belt 480 SC

Insektisida Belt 480 SC cocok menjadi pilihan petani karena cocok untuk mengatasi berbagai hama.

Hama sasaran pengaplikasian insektisida Belt 480 SC bisa segera terbasmi dengan mengaplikasikan insektisida Belt 480 SC.

Beberapa contoh hama sasaran pengaplikasian insektisida Belt 480 SC yaitu :

Lalat Bibit

Lalat bibit (Hydrellia spp.) menjadi salah satu hama padi yang cukup meresahkan.

Pasalnya, lalat bibit menyerang tanaman yang baru muncul di permukaan tanah atau tanaman muda / baru disemai.

Imago betina memiliki panjang 2,5 – 4,5 mm. Umumnya, ukuran tubuh imago betina lebih besar daripada ukuran tubuh sang jantan.

Imago betina meletakkan telurnya secara tunggal di bawah permukaan ataupun pada batang padi dekat permukaan tanah atau air.

Seekor lalat bibit betina mampu menghasilkan telur sebanyak 7 – 22 butir. Bahkan, terkadang bisa mencapai 70 butir jika kondisi memungkinkan.

Telur lalat bibit berbentuk lonjong seperti pisang dengan warna keputih – putihan.

Peletakan telur umumnya terjadi pada sore hari ketika matahari mulai tenggelam, antara jam 4 sore – 7 malam.

Telur bisa menetas 33 jam sesudah diletakkan sampai 4 hari serta berwarna putih memanjang dengan ukuran 1,5 mm.

Larva memiliki warna kuning hingga kehijauan tembus cahaya berada di bagian bawah tengah daun yang masih menggulung.

Larva bergerak ke bagian tengah tanaman padi lalu merusak jaringan dari bagian dalam hingga titik tumbuh daun.

Baca Juga : Jual Benih Cabe Horison 97 F1 Cap Kapal Terbang

Kemudian, larva akan segera melubangi batang padi dan membuat terowongan sampai ke dasar batang. Hal itu menyebabkan tanaman padi menjadi kuning lalu akhirnya mati.

Kalaupun tanaman padi tersebut mampu melakukan recovery, padi akan kerdil dan tak bisa optimal. Kondisi ini banyak petani kenal sebagai gejala sundep.

Larva menetas pada daun termuda ataupun hipokotil. Larva hanya bisa hidup dalam kondisi berkelembaban tinggi serta menyerang ketika fase vegetatif.

Fase larva mempunyai panjang hingga 9 mm berlangsung dalam 3 instar selama 6 – 10 hari.

Kemudian, larva akan menuju ke dalam tanah ataupun pada pangkal pucuk ataupun pangkal batang dan menjadi pupa.

Larva sepanjang ± 9 mm itu awalnya memiliki warna putih krem dan berubah menjadi kuning sampai kuning gelap.

Stadium larva biasanya berlangsung selama 6 – 18 hari dengan 3 instar larva.

Pupa memiliki warna kuning kecoklatan dan terletak dalam tanah. Warna pupariumnya coklat kemerahan sampai coklat dengan panjang ± 4,1 mm.

Lama stadium pupa sampai imago keluar berlangsung ± 8 – 12 hari. Sesudah keluar dari pupa selama 1 minggu, imago sudah siap untuk kawin.

Imago Hydrellia spp. sangatlah aktif terbang. Mereka juga sangat tertarik dengan kecambah maupun tanaman yang baru muncul di permukaan tanah

Lama hidup imago bervariasi, mulai dari 5 sampai 23 hari. Lalat bibit bisa terbang dengan baik serta aktif sepanjang hari.

Imago Hydrellia memiliki warna kelabu kekuningan dengan panjang 3 – 3,5 mm dengan bentuk kepala kaku serta sepasang antena.

Kerusakan akibat lalat bibit pada tanaman padi terjadi karena larva lalat bibit masuk ke titik tumbuhnya.

Larva lalu menggigit dasar daun dan titik tumbuh tanaman padi. Akibatnya, terjadi pembusukan serta jaringan lainnya juga membusuk.

Bagian tanaman yang membusuk ini adalah makanan kesukaan larva. Larva membutuhkan air dalam jumlah banyak untuk bisa berkembang, sehingga serangannya banyak terjadi saat musim hujan. 

Gejala kerusakan akan terlihat seperti bercak – bercak kuning pada sepanjang tepian daun. Larva menyerang pada bagian antara helai daun serta pangkal tempat daun menempel.

Larva juga menyerang titik tumbuh yang kaya akan suplai makanan. 

Penggerek Batang

Penggerek batang (Sciporphaga incertulas) salah salah satu hama utama musuh tanaman padi.

Larva ini banyak ditemukan pada tanaman atau tunggul di lingkungan berair yang terus – menerus tergenang.

Larva muda akan membungkus tubuhnya di sekitar bagian daun. Lalu mereka akan melepaskan diri dari tanaman dan jatuh ke permukaan air.

Selanjutnya, larva akan menempelkan diri ke pangkal tanaman baru dan menggerek batang.

Lahan dengan kandungan nitrogen tinggi sangat rentan terserang penggerek batang. Lahan yang ditanam terlambat pada musim tanam juga mendukung penggerek batang.

Kerusakan akibat gigitan di pangkal tanaman ataupun di sepanjang batang tengah.

Sehingga, anakan akan mati ketika fase vegetatif (sundep) serta malai tak terisi berwarna keputihan (beluk) pada tahap reproduksi.

Sesudah menetas, larva akan masuk ke dalam pelapah daun serta memakan permukaan bagian dalam batang.

Lubang kecil serta kotoran bisa diamati pada jaringan tanaman yang mengalami kerusakan.

Larva bisa berpindah dari satu ruas ke ruas lainnya. Ketika tahap vegetatif, kegiatan makan larva tak menimbulkan gejala yang terlihat.

Tetapi, hal itu akan menyebabkan energi serta hasil panen akhir dapat terpengaruh.

Baca Juga : Tomat Servo VS Gustavi Produk Unggulan Bagi Petani Tomat

Ulat Grayak

Telur ulat grayak (Spodoptera frugiperda) biasanya diletakkan pada sisi bawah daun. Telur – telur tersebut berada dalam kelompok rapat yang berisi 100 – 300 butir.

Larva mempunyai warna coklat muda atau hitam bergaris memanjang di sepanjang sisi serta garis kekuningan di punggungnya.

Ngengat mempunyai sayap depan berwarna coklat berbintik – bintik. Sedangkan, sayap belakangnya berwarna putih transparan.

Larva ulat grayak menimbulkan kerusakan dengan cara memakan semua bagian tanaman. Awalnya, larva muda hanya memakan jaringan daun pada satu sisi saja.

Sementara, lapisan kulit pada sisi berlawanan tetap dalam kondisi utuh (window feeding). Bibit bisa terus termakan sampai tunas serta titik tumbuhnya rusak.

Larva berukuran lebih besar meninggalkan barisan lubang kecil khas, kotoran, serta tepi kasar pada daun.

Mereka juga bisa melukai bagian pangkal tanaman ataupun struktur reproduktif serta buah muda.

Pada tingkat serangan parah, larva ulat grayak mampu mengakibatkan kerontokan yang meluas.

Penggulung Daun

Penggulung daun (Cnaphalocrosis medinalis) sering juga terkenal dengan nama pelipat daun padi.

Biasanya, pelipat daun padi muncul di sawah, terutama ketika musim hujan berlangsung.

Adanya gulma berumput, lahan teduh, serta tingkat kelembaban tinggi sangat mendukung perkembangan penggulung daun.

Penggunaan pupuk dalam jumlah berlebih bisa mendorong peningkatan populasinya secara cepat.

Di lingkungan sawah tropis, pelipat daun padi aktif sepanjang tahun. Tingkat suhu serta kelembaban optimal untuk perkembangannya yaitu 25 – 29° C serta 80 %.

Tumbuhan padi hijau dan muda biasanya lebih banyak terserang penggulung daun.

Ngengat dewasa / imagonya memiliki panjang yang hampir sama dengan ukuran kuku Anda. Pada bagian sayapnya terdapat garis zig zag kecoklatan.

Telurnya biasanya terletak pada ujung daun. Ulat melipat daun di sekitarnya kemudian merekatkan tepian daun menggunakan benang sutra.

Selanjutnya, larva akan makan di dalam daun yang sudah mereka lipat/gulung.

Akibatnya, pada helai daun muncul garis – garis memanjang keputihan dan transparan. Terkadang, daun tergulung dari ujung sampai bagian pangkal.

Adanya kotoran ataupun telur berbentuk cakram yang diletakkan sendiri – sendiri juga termasuk sebagai gejala infeksi.

Dosis Dan Cara Pengaplikasian Insektisida Belt 480 SC

Untuk bisa mendapatkan hasil maksimal, Anda perlu tahu dosis serta cara pengaplikasian Belt 480 SC secara tepat.

Dengan dosis serta cara aplikasi secara tepat, maka petani juga bisa mendapatkan keuntungan secara optimal.

Dosis dan cara pengaplikasian insektisida Belt 480 SC secara tepat yaitu :

Padi Sawah : Untuk membasmi hama penggerek batang (Scirpophaga incertulas). Dosis konsentrasi formulasinya sebanyak 300 ml/ha.

Untuk pengaplikasian insektisida Belt 480 SC dengan cara penyemprotan volume tinggi.

Padi Sawah : untuk membasmi hama lalat bibit (Hydrellia sp.). Dosis konsentrasi formulasinya sebanyak 225 ml/ha.

Untuk pengaplikasian insektisida Belt 480 SC dengan cara penyemprotan volume tinggi.

Jagung : untuk membasmi hama ulat grayak (Spodoptera frugiperda). Dosis konsentrasi formulasinya sebanyak 1 ml/l.

Untuk pengaplikasian insektisida Belt 480 SC dengan cara penyemprotan volume tinggi.

Padi Sawah : Untuk membasmi hama belalang (Oxya sp.). Dosis konsentrasi formulasinya sebanyak 150 ml/ha.

Untuk pengaplikasian insektisida Belt 480 SC dengan cara penyemprotan volume tinggi.

Padi Sawah : Untuk membasmi hama penggulung daun (Cnaphalocrosis medinalis). Dosis konsentrasi formulasinya sebanyak 200 ml/ha.

Untuk pengaplikasian insektisida Belt 480 SC dengan cara penyemprotan volume tinggi.

Baca Juga : ZPT Bigest 40 EC Murah Membantu Pengoptimalan Pertumbuhan Tanaman

Pertanian Indonesia Jual Insektisida Belt 480 SC Harga Terjangkau

Bila pembaca tertarik membuktikan kualitas insektisida Belt 480 SC, Anda perlu membelinya dari tempat yang terpercaya.

Pertanian Indonesia adalah toko online dengan reputasi terpercaya yang menyediakan insektisida Belt 480 SC berkualitas original.

Kami juga jual beraneka ragam produk lain seperti zpt, pupuk, benih, alat pertanian, dan sebagainya. Semuanya terjamin lengkap dengan dengan harga terjangkau.

Pertanian Indonesia juga memiliki banyak tips dan trik dalam memaksimalkan upaya penanganan hama serangga.

Beli segera insektisida Belt 480 SC di Pertanian Indonesia !! Kami akan segera mengirimkannya kepada Anda menggunakan jasa mitra pengiriman terpercaya.

Menggunakan jasa pengiriman terpercaya, pesanan terjamin pasti sampai ke alamat tujuan.

Beberapa contoh mitra pengiriman Pertanian Indonesia yaitu Pos Indonesia, JNT, JNE, dan lain – lain.

Jadi, tak perlu menunggu lebih lama lagi. Langsung saja cari produk insektisida Belt Expert 480 SC dan pesan sebelum kehabisan !!

Nah, itulah dia artikel tentang pestisida produk Bayer ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua. Semoga artikel ini bisa memberikan dampak baik untuk semua pembaca.

Jika masih terdapat hal – hal kurang jelas dari artikel berjudul Insektisida Belt 480 SC Pestisida Unggul Atasi Hama Serangga ini, segera hubungi Pertanian Indonesia melalui nomor telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Salam sukses dan sampai bertemu lagi pada artikel – artikel lainnya.