Insektisida Preza FMC Harga Murah Kualitas Unggulan

Insektisida Preza FMC Harga Murah Kualitas Unggulan. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.

Pertanian Indonesia ialah toko pertanian unggul harga terjangkau yang jual aneka kebutuhan petani harga murah.

Insektisida Preza FMC insektisida berkualitas unggul bagi konsumen dalam mengatasi hama serangga.

Produk insektisida Preza FMC cocok petani aplikasikan pada berbagai tanaman.
Buktikan dan rasakan sendiri kualitas insektisida Preza 100 OD FMC dengan membelinya dari Pertanian Indonesia.

Indonesia sampai saat ini menjadi salah satu Negara agraris terbesar di dunia. Hal itu bisa terlihat dengan banyaknya tenaga kerja yang bekerja pada sektor pertanian.

Tentu Indonesia sebagai Negara agraris mempunyai kekayaan alam berlimpah. Apalagi, Indonesia merupakan daerah tropis yang memiliki curah hujan tinggi sehingga sangatlah strategis.

Tak mengherankan bila hasil pertanian seperti sayuran dan buah sangat berlimpah di Indonesia.

Beberapa contoh hasil pertanian itu seperti kentang, ubi, padi, kacang – kacangan, dan lain – lain. Ketika masa panen, petani akan membawa hasil panennya kepada konsumen untuk dijual.

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian pun terus berusaha meningkatkan ekspor ke Negara – Negara besar di dunia.

Dengan peningkatan ekspor hasil pertanian, Pemerintah akan mampu menambah devisa Negara.

Sampai saat ini, 30 % lahan Indonesia digunakan untuk keperluan pertanian. Sementara, jumlah penduduk pekerja pada sektor pertanian berjumlah 38,23 juta orang.

Jumlah itu mencapai persentase sekitar 29,76 % dari jumlah penduduk yang bekerja yang berjumlah 131,05 juta.

Untuk bisa memperoleh hasil pertanian berkualitas baik, tentu petani perlu melakukan pembudidayaan tanaman secara baik dan benar.

Namun, ketika membudidayakan tanaman tentu tak akan terlepas dari gangguan. Lalu, apa contoh dari ancaman gangguan tersebut ?? 

Hama Serangga Ancaman Pengganggu Budidaya Tanaman

Salah satu ancaman yang menghambat dalam memperoleh hasil pertanian berkualitas baik adalah serangan hama serangga.

Serangan hama serangga dapat menimbulkan kerusakan pada hasil pertanian, sehingga merugikan petani.

Untuk itu, mengetahui beberapa hama serangga pengganggu dan gejalanya sangatlah membantu dalam mengatasi ancaman tersebut.

Beberapa contoh hama serangga pengganggu budidaya tanaman yaitu :

Kutu Kebul

Tubuh kutu kebul (Bemisia tabaci) panjangnya berkisar antara 0,8 – 1 mm. Hewan ini juga memiliki dua pasang sayap ditutupi lilin berwarna putih sampai kekuningan, mirip seperti tepung.

Kutu kebul biasanya banyak ditemukan pada bagian bawah daun. Apabila mereka terganggu, mereka akan berkumpul dan membentuk awan.

Kutu kebul berkembang baik dalam kondisi kering dan hangat. Biasanya, telurnya mereka letakkan pada sisi bawah daun. Nimfanya berbentuk oval berwarna putih sampai kuning.

Nimfa maupun kutu dewasa menyerang dengan cara menghisap getah tanaman. Selain itu, mereka juga mengeluarkan embun madu pada  daun, buah, serta batang.

Pada jaringan yang terserang juga terbentuk jamur hitam dan bercak klorotik.

Saat serangan parah, bercak – bercak itu bisa menyatu dan menyebar ke semua daun kecuali pada area sekeliling pembuluh daun.

Daun dapat mengalami perubahan bentuk, mengeriting, atau bentuknya seperti mangkuk.

Beberapa jenis kutu kebul juga bisa menjadi vektor virus, sehingga menyebabkan tanaman terinfeksi penyakit.

Ulat Grayak

Ulat grayak (Spodoptera Exigua) menjadi salah satu hama utama yang banyak merusak tanaman. Salah satu mangsa utama dari hama ini ialah tanaman bawang.

Ngengat memiliki sayap depan berwarna coklat tua bergaris kurang tegas dan terdapat bintik – bintik hitam.

Sementara itu, sayap belakangnya mempunyai warna keputih – putihan bergaris hitam pada tepinya.

Sayapnya memiliki rentang panjang antara 25 sampai 30 mm. Ngengat betinanya biasanya mulai menghasilkan telur saat berumur 2 – 10 hari.

Telur ngengat berbentuk bulat hingga bulat panjang. Ulat umumnya lebih aktif saat malam hari. Fase larva berlangsung selama 8 – 10 hari.

Pupanya berwarna coklat muda dengan panjang 9 – 11 mm tanpa rumah pupa. Pupa umumnya berada dalam tanah dengan kedalaman 1 cm.

Biasanya pupa banyak dijumpai pada pada pangkal batang, di bawah partikel tanah, atau di bawah daun kering.

Selama kurun waktu 5 hari, pupa akan berkembang dan berubah menjadi ngengat.

Gejala serangan ulat grayak biasanya terlihat pada bagian daun baik pada tanaman muda ataupun yang sudah tua.

Sesudah menetas dari telur, ulat muda akan menyerang dan segera melubangi ujung daun lalu masuk ke dalamnya. Hal itu menyebabkan ujung daun terlihat terpotong atau berlubang.

Ulat juga akan menggerek permukaan bagian dalam, sedangkan jaringan epidermis luar akan mereka tinggalkan.

Akibatnya, serangan ulat grayak membuat daun terlihat menerawang tembus cahaya. Atau juga bisa terlihat bercak – bercak berwarna putih yang akhirnya menjadi terkulai.

Pada awalnya, ulat akan berkumpul. Sesudah isi daun habis, ulat akan segera menyebar secara cepat. Bila jumlah populasinya besar, ulat juga bisa menyerang bagian umbi.

Ulat Krop

Ulat krop (Crocilodomia pavonana) merupakan salah satu hama utama pada tanaman sayuran Brassicaceae.

Beberapa contohnya yaitu seperti kubis, kol, brokoli, sawi, lobak, dan lain – lain.

Baca Juga : Fungisida Yang Bagus Saat Musim Hujan Mempermudah Petani Budidaya Tanaman

Pada tanaman kubis, ulat krop memakan daun muda hingga habis lalu bergerak menuju ke bagian titik tumbuh.

Jika diserang penyakit, maka tanaman akan mati akibat membusuknya bagian dalam.

Bahkan, serangan ulat krop bisa menyebabkan pengurangan hasil panen hingga sebesar 65,80 %.

Hama ini sangatlah merusak karena larva memakan daun baru pada bagian tengah tanaman kubis. Akibatnya, kubis gagal dalam membentuk krop.

Jika bagian tengah telah hancur, larva akan berpindah ke ujung daun lalu turun ke daun tua. Bila ulat krop tak terkendali, maka tanaman yang terserang akan hancur seluruhnya.

Pengorok Daun

Pengorok daun (Liriomyza huidobrensis) merupakan lalat berukuran panjang 1,7 – 2,3 mm. Tubuhnya sebagian besar berwarna hitam mengkilap.

Telurnya mempunyai warna putih bening. Larva berwarna putih susu ataupun putih kekuningan. Sementara yang sudah berusia lanjut mempunyai tubuh berukuran 3,5 mm.

Untuk tanaman kentang, stadium telur berlangsung selama 2 – 4 hari, stadium larva 6 – 12 hari, serta pupa 9 – 12 hari.

Imago jantan mampu hidup selama 3 – 9 hari, sementara imago betina mampu hidup selama 6 – 14 hari.

Gejala serangan bisa terlihat dengan adanya bintik – bintik putih bekas tusukan ovipositor. Selain itu, juga terdapat liang korokan larva yang berkelok – kelok.

Dalam kondisi serangan parah, hampir seluruh helai daun penuh korokan. Sehingga, helai daun terlihat kering coklat mirip seperti terbakar.

Serangan bermula sejak tanaman muncul dari permukaan tanah lalu berlanjut sampai fase reproduksi.

Untuk tanaman mentimun, sejak kotiledon terbentuk larva akan mulai menyerang.

Kerusakan akibat korokan larva biasanya jauh lebih merugikan daripada kerusakan karena tusukan ovipositor.

Trips

Trips (Thrips palmi) hampir sama seperti kutu daun dan berkembang biak secara partenogenesis.

Hewan ini telah tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia dan bersifat kosmopolitan.

Ukuran serangga dewasa 1 – 1,2 mm, sementara warna tubuhnya kuning pucat hingga coklat kehitaman.

Trips jantan tak mempunyai sayap, sementara trips betina mempunyai 2 pasang sayap halus dan berumbai.

Ketika musim kemarau, jumlah populasinya akan berkembang pesat dan berkurang ketika musim hujan. Trips dewasa biasanya mempunyai lama hidup sekitar 20 hari.

Telur trips memiliki bentuk oval atau seperti ginjal, rata – rata jumlahnya tiap induk menghasilkan 80 butir.

Telur – telur itu trips letakkan secara terpisah dalam jaringan tanaman lalu menetas sesudah berumur 3 – 8 hari.

Nimfa memiliki warna putih sampai kekuning – kuningan. Nimfa instar pertama serta kedua aktif, sementara nimfa instar selanjutnya tak aktif.

Telur serta nimfa aktif berada pada permukaan bawah daun, sementara nimfa tidak aktif berada pada permukaan tanah. Siklus hidup trips biasanya berlangsung selama 7 – 12 hari.

Kerusakan secara langsung akibat serangan hama trips terjadi karena mereka mengisap cairan daun.

Selain itu, trips juga menyebabkan kerusakan secara tidak langsung dengan menjadi vektor penyebar virus penyebab penyakit tanaman.

Serangan berat biasanya terjadi saat kondisi cuaca kering.

Insektisida Preza FMC Produk Ampuh Solusi Untuk Petani

Untuk mengatasi serangan hama serangga, ada banyak sekali cara yang bisa Anda lakukan. Namun, kali ini Pertanian Indonesia akan menawarkan solusi jitu yang praktis.

Baca Juga : Tomat TM Elisha F1 Benih Unggul Terbaik Produk Tani Murni

Cara itu adalah dengan mengaplikasikan insektisida sesuai dosis. Dengan memakai cara ini, petani dapat mendapatkan aneka ragam manfaat.

Misalnya saja seperti menghemat tenaga, waktu, biaya, dan lain – lain.

Salah satu produk insektisida rekomendasi Pertanian Indonesia adalah Preza 100 OD.

Insektisida Preza 100 OD merupakan produk insektisida berkualitas terbaik hasil produksi dari PT FMC Agricultural Manufacturing.

Produk ini terkenal juga dengan nama sebutan Preza / Preza FMC di pasaran.

Insektisida Preza 100 OD bentuk formulasinya berupa minyak berwarna putih keabu – abuan yang bisa didispersikan dalam air.

Sementara itu, Preza FMC berbahan aktif berupa siantraniliprol 100 g/l.

Produk insektisida Preza FMC telah resmi terdaftar dalam sistem data Kementan RI.

Hal tersebut telah terbukti dengan adanya nomor pendaftaran RI. 01010120134700 dari Kementerian Pertanian.

Preza termasuk dalam jajaran insektisida unggulan FMC AgriculturalPreza FMC bekerja sebagai racun kontak serta lambung, sehingga efektif dalam membunuh hama sasaran.

Sebagai produk insektisida unggul, tentu Preza 100 OD dari FMC memiliki banyak keunggulan menjanjikan. Contoh keunggulan dari Insektisida Preza FMC yaitu :

Terbukti ampuh dalam mengendalikan hama ulat, sehingga mendapat julukan sebagai obat ulat

Durasi pengendalian insektisida Preza FMC lebih lama bila dibandingkan dengan produk lainnya

Mampu memberikan efek fast feeding cessation (ulat cepat berhenti makan dan dalam waktu 1 – 2 jam ukurannya akan mengecil)

Terbukti memberikan hasil pencegahan kerusakan tanaman

Mampu meningkatkan hasil panen

Bekerja sebagai racun kontak serta lambung, sehingga ampuh dan cepat dalam membasmi hama sasaran

Dosis Dan Cara Aplikasi Insektisida Preza FMC

Untuk mengaplikasikan insektisida Preza FMC, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu dosis serta cara aplikasinya secara tepat.

Dengan mengetahui hal tersebut, pengaplikasian insektisida Preza FMC akan menjadi lebih maksimal.

Dosis serta cara aplikasi insektisida Preza FMC secara tepat yaitu :

Mentimun : untuk membasmi pengorok daun Liriomyza huidobrensis dan kutu kebul Bemisia tabaci. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1,25 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Kubis : untuk membasmi ulat krop Crocidolomia pavonana dan ulat daun Plutella xylostella. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Bawang Merah : untuk membasmi pengorok daun Lyriomyza huidobrensis dan ulat grayak Spodoptera exigua. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Tomat : untuk membasmi kutu daun, kutu kebul, penggerek buah, dan trips. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Kacang Panjang : untuk membasmi kutu kebul, penggerek polong, pengorok daun, trips, dan kutu daun. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Cabe : untuk membasmi pengorok daun Lyriomyza huidobrensis dan ulat grayak Spodoptera exigua. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Cabe : untuk membasmi hama kutu kebul Bemisia tabaci. Dosis konsentrasinya yaitu sebanyak 1,875 liter/ha.

Sementara pengaplikasian insektisida Preza FMC dengan cara penyemprotan volume tinggi

Baca Juga : Melon Alina F1 Cap Panah Merah Harga Terjangkau

Pertanian Indonesia Jual Insektisida Preza FMC Harga Terjangkau

Bila Anda sedang mencari dan ingin membuktikan kualitas insektisida Preza 100 OD dari FMC, Pertanian Indonesia ialah jawabannya.

Pertanian Indonesia jual insektisida produk FMC untuk pertanian Preza 100 OD.

Toko online Pertanian Indonesia juga jual beraneka ragam sarana prasarana tani terbaik.

Kami juga mempunyai banyak tips maupun trik dalam upaya penanganan hama serangga supaya lebih maksimal.

Berbagai ragam keunggulan dari insektisida Preza 100 OD produk FMC ini membuat kualitasnya tak perlu Anda ragukan.

Sehingga, petani ataupun konsumen umum sangat cocok menggunakan Preza 100 OD dari FMC.

Toko online Pertanian Indonesia jual insektisida Preza FMC kemasan botol netto 50 ml dan 250 ml.

Harga yang tertera di laman produk insektisida Preza FMC terjamin terjangkau dengan kualitas original.

Pertanian Indonesia siap kirim pesanan insektisida Preza FMC sampai ke alamat tujuan dengan menggandeng mitra pengiriman terpercaya.

Dengan menjalin kerjasama dengan mitra pengiriman terpercaya, pesanan produk Preza FMC terjamin pasti sampai ke konsumen.

Nah, itulah dia sekilas artikel bertema tentang pestisida untuk serangga ini kami sampaikan kepada Anda semua.

Semoga artikel kali ini bisa bisa menambah wawasan dan berdampak baik untuk Anda semua.

Bila masih ada hal – hal kurang jelas dari artikel berjudul Insektisida Preza FMC Harga Murah Kualitas Unggulan ini, hubungi segera Pertanian Indonesia melalui nomor telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sukses terus dan sampai berjumpa kembali pada artikel – artikel selanjutnya.