Recor Plus 300 EC Fungisida Terbaik Cap Kapal Terbang Harga Murah. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia adalah toko pertanian berkualitas terbaik yang jual berbagai kebutuhan pertanian termurah dan terlengkap.
Recor Plus 300 EC fungisida terbaik Cap Kapal Terbang tersedia di Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia jual fungisida Recor Plus 300 EC berkualitas original namun tetap harga murah.
Beli dan buktikan sendiri kualitas Recor Plus 300 EC dari Pertanian Indonesia sekarang juga .
Negara Indonesia kaya dengan berbagai hasil pertanian. Hasil pertanian itu jadi penyumbang perekonomian Indonesia dari tahun ke tahun.
Data BPS per bulan Agustus 2020 menunjukkan bahwa sebanyak ± 128,45 juta orang terdata sebagai penduduk yang bekerja.
Dari jumlah tersebut, 38,23 juta bermata pencaharian pada sektor pertanian.
Hasil pertanian Indonesia terdiri dari berbagai komoditas. Namun, umumnya didominasi oleh komoditas hortikultura.
Komoditas hortikultura itu terdiri dari sayur – sayuran, buah – buahan, serta tanaman hias.
Sayur – sayuran serta buah – buahan jadi dominasi komoditas hortikultura yang banyak dijumpai dalam kehidupan sehari – hari.
Contohnya seperti sawi, kangkung, tomat, bayam, melon, dan lainnya.
Tingginya kebutuhan masyarakat menjadi penyebab mengapa sayuran dan buah – buahan selalu selalu dicari.
Namun, hasil – hasil komoditas hortikultura tersebut hanya bisa diperoleh melalui kegiatan budidaya tanaman.
Banyak daerah Indonesia menjadi sentra komoditas hortikultura yang beragam. Umumnya, petani melakukan budidaya tanaman di lahan – lahan pertanian luas.
Namun, ada juga yang menanamnya pada lahan tak cukup besar.
Untuk bisa mendapatkan hasil komoditas hortikultura yang bagus, budidaya tanaman harus dilakukan secara baik dan benar.
Kenapa ?? Supaya hasil panen nantinya memiliki kuantitas serta kualitas yang baik.
Karena itulah, pembudidayaan tanaman perlu dipelihara secara baik dari ancaman – ancaman yang dapat mengganggu.
Lalu, apa ancaman yang seringkali mengganggu dan patut diwaspadai ? Simak selengkapnya artikel kali ini sampai akhir !!
Ancaman Penyakit Pada Tanaman Akibat Jamur

Salah satu ancaman tersebut adalah adanya serangan penyakit akibat jamur.
Penyakit akibat jamur sama saja seperti penyakit lainnya, oleh karena itu harus hati – hati dalam melakukan budidaya tanaman.
Banyak sekali penyakit tanaman akibat jamur yang bisa mengganggu petani. Mengetahui gejala penyakit tanaman akibat jamur akan memberikan banyak manfaat.
Sehingga nantinya petani bisa melakukan tindakan pengendalian secara tepat.
Beberapa contoh penyakit tanaman akibat jamur yaitu :
• Antraknosa
Penyakit antraknosa terjadi akibat infeksi jamur Colletotrichum gloeosporioides. Jamur ini menular di tanah dan bertahan dalam biji ataupun sisa – sisa tanaman.
Saat kondisi mendukung, jamur Colletotrichum gloeosporioides akan menyebar ke buah yang masih mentah.
Penyebarannya terjadi melalui media angin serta percikan air hujan.
Tingginya tingkat kelembaban, temperatur sedang, serta pH rendah semakin mendukung perkembangan penyakit antraknosa.
Gejala antraknosa pada daun berupa munculnya bintik – bintik berwarna abu – abu sampai coklat dengan tepian lebih gelap.
Bintik – bintik itu lalu membesar dan menyatu membentuk area sel mati cukup besar.
Bintik kecil berwarna terang pertama kali muncul pada bagian kulit buah.
Saat dewasa, bintik – bintik itu tumbuh menjadi lebih besar dan menjadi luka berbentuk bulat berwarna coklat gelap.
Bercak – bercak merah muda sampai oranye tumbuh di dalam luka secara tumpang tindih. Buah pun juga akan mengalami kerontokan sebelum waktunya.
• Bercak Kering
Penyakit bercak kering terjadi akibat infeksi cendawan Alternaria solani. Patogen jamur ini bertahan hidup pada puing – puing tanaman yang terinfeksi.
Daun bagian bawah seringkali terinfeksi saat kontak dengan tanah yang terkontaminasi.
Tingkat kelembaban tinggi serta suhu hangat akan makin mendukung perkembangan penyakit bercak kering.
Periode basah berkepanjangan semakin meningkatkan produksi spora. Spora itu nantinya akan menyebar melalui media percikan air hujan, irigasi pancur, serta angin.
Jamur Alternaria solani biasanya menyerang saat periode curah hujan tinggi serta sangat merusak pada daerah tropis serta subtropis.
Gejala bercak kering terjadi pada daun, batang, serta buah berumur lebih tua.
Bercak abu – abu sampai coklat muncul pada daun serta perlahan – lahan tumbuh secara konsentris pada sekitar bagian tengah.
Luka itu dikelilingi oleh lingkaran berwarna kuning cerah. Saat penyakit bercak kering berkembang, seluruh daun bisa mengalami klorosis serta rontok.
Ketika daun mati serta rontok, buah menjadi lebih rentan terhadap luka bakar matahari.
Pada batang serta buah juga muncul jenis bercak yang sama. Buah – buah juga membusuk serta terkadang berjatuhan.
• Bercak Ungu
Cendawan Alternaria porri merupakan penyebab dari penyebab bercak ungu. Cendawan ini bertahan hidup di dekat permukaan tanah atau sisa – sisa tanaman yang terinfeksi.
Media air irigasi, angin, ataupun percikan air hujan akan menyebarkan spora ke tanaman serta lahan berkondisi sehat.
Penyakit bercak ungu akan semakin berkembang dalam kondisi menguntungkan. Kondisi menguntungkan itu berupa tingginya tingkat kelembaban (80 – 90 %) serta suhu 21 – 30° C.
Gejala penyakit bercak ungu terlihat dengan adanya bintik kecil, cekung, tak beraturan, serta keputihan. Bintik – bintik itu muncul pertama kali pada daun serta tangkai bunga tua.
Jika tingkat kelembaban relatif tinggi, maka bintik – bintik itu berkembang menjadi bercak elips berwarna ungu atau coklat.
Seiring waktu, lesi – lesi itu menyebar sampai beberapa cm serta mempunyai batas kekuningan.
Lesi itu bisa menyatu serta mengelilingi daun ataupun tangkai bunga.
Gejala selama penyimpanan biasanya muncul sebagai busuk layaknya spons kuning gelap sampai kemerahan pada kulit luar atau dalam umbi.
• Hawar Pelepah
Penyakit hawar pelepah terjadi akibat infeksi jamur Rhizoctonia solani. Hawar pelepah padi berkembang secara optimal karena beberapa faktor.
Faktor pendukung hawar pelepah berkembang yaitu suhu antara 28 – 32 C, pupuk nitrogen yang banyak, serta tingkat kelembaban tinggi (85 – 100 %).
Selama musim hujan, resiko infeksi maupun penyebaran penyakit hawar pelepah padi sangat tinggi.
Baca Juga : Jual Perekat Tembus Harga Murah
Kanopi tertutup semakin mendukung kondisi lembab serta kontak dengan cendawan.
Cendawan Rhizoctonia solani bertahan dalam tanah selama beberapa tahun sebagai sklerosium aktif. Ketika lahan tergenang, jamur ini mengapung ke permukaan.
Sesudah kontak dengan tanaman padi, patogen jamur akan masuk ke pelepah daun lalu mulai menginfeksi.
Gejala awal penyakit hawar pelepah yaitu terdapat lesi pada pelepah dekat garis air. Lesi ini bentuknya oval, warnanya abu – abu kehijauan dengan panjang 1 – 3 cm serta basah.
Lesi ini tumbuh secara tak beraturan lalu berubah warna menjadi abu – abu sampai putih dengan tepi berwarna coklat.
Saat penyakit berkembang, bagian atas tanaman dapat terinfeksi.
Pada bagian ini, lesi dapat muncul dan tumbuh secara cepat kemudian seluruh daun menjadi berwarna lebih cerah.
Hal ini bisa menyebabkan daun dan seluruh tanaman mati. Selanjutnya, pada permukaan terbentuk pustul jamur.
• Blas
Penyakit blas terjadi akibat serangan jamur Magnaporthe oryzae. Cendawan ini dapat bertahan hidup pada jerami sesudah panen sampai terbawa pada musim berikutnya.
Ketika dewasa, tanaman biasanya menjadi kurang rentan terhadap patogen.
Penyakit blas didukung oleh beberapa faktor. Beberapa contohnya yaitu seperti curah hujan tinggi, suhu dingin, dan rendahnya kelembaban tanah.
Daun yang lembab dalam waktu berkepanjangan juga akan semakin memudahkan proses infeksi.
Penyakit blas padi bisa mempengaruhi semua bagian yang terdapat diatas permukaan tanah, seperti daun, ruas, dan batangnya.
Daun terkadang memperlihatkan bercak klorotik berwarna kuning sampai hijau muda, berbentuk elips atau batang.
Batas luka ini adalah area nekrotik dengan bagian tengah berwarna abu – abu sampai putih.
Ukuran luka tergantung dengan varietas, waktu infeksi, dan usia tanaman. Ketika luka tumbuh, daun akan mengering secara bertahap.
Bila pelepah dan sambungan daun terinfeksi, daun di atas sambungan bisa mati dan busuk helai daun bisa terjadi. Bagian ruas – ruas juga dapat ikut terinfeksi.
Hal itu menyebabkan ruas – ruas menjadi coklat serta batang mengalami kerusakan. Bahkan, terkadang juga menyebabkan matinya bibit atau tanaman muda.
Pada tahap pertumbuhan selanjutnya, infeksi blas daun yang parah menyebabkan luas daun berkurang. Selain itu, proses pengisian bulir dan hasil gabah menjadi terganggu.
• Busuk Akar Fusarium
Patogen jamur Fusarium solani merupakan penyebab dari penyakit busuk akar fusarium.
Jamur ini tumbuh di jaringan transportasi tanaman, sehingga mengganggu pasokan unsur hara dan air.
Ujung akar ataupun luka pada akar menjadi jalan masuk cendawan Fusarium solani untuk menginfeksi.
Sesudah terbentuk pada suatu area, patogen ini akan tetap aktif dalam kurun waktu beberapa tahun.
Jamur Fusarium solani bertahan hidup di tanah dan menyebar melalui media air, benih, tanah, angin, pekerja, dan lainnya.
Cendawan ini mampu mengkoloni tanaman sekarat ataupun mati lalu secara aktif mengeluarkan spora setiap malamnya.
Tingginya suhu tanah, kelembaban tanah, juga sistem drainase buruk semakin memperparah penyakit busuk akar fusarium.
Gejala awal penyakit busuk akar fusarium berawal dengan terbukanya pembuluh serta klorosis daun.
Untuk tanaman muda, setelah pembuluh terbuka lalu tangkai daun akan terkulai.
Daun bagian bawah mengalami penguningan. Dedaunan ini lalu akan layu dan mati, menyebarkan gejala pada daun – daun lainnya.
Gejala selanjutnya, sistem vaskular menjadi kecoklatan. Daun juga mulai mengalami kerontokan. Ukuran tanaman cenderung kerdil serta mati.
Di bagian batang, muncul kanker lunak berwarna coklat tua atau hitam.
Baca Juga : Obat Rumput Padi Tidak Mati Kualitas Unggulan Buat Petani Puas
Lesi – lesi ini mengembangkan struktur cendawan berbentuk labu, berukuran sangat kecil, dengan warna oranye.
Sesudah akar terinfeksi, akar menjadi lembut, berair, serta berwarna coklat gelap.
Dengan ancaman – ancaman yang bisa mengganggu tersebut, tentu butuh solusi jitu untuk bisa menghadapinya.
Bila terus terjadi pembiaran, maka kerugian yang petani derita akan menjadi semakin besar.
Lalu, bagaimanakah cara tepat untuk mengatasi penyakit akibat jamur ??
Recor Plus 300 EC Produk Fungisida Unggul Ampuh Basmi Penyakit Jamur

Banyak sekali cara untuk mengatasi penyakit tanaman akibat jamur.
Salah satu cara praktis yang Pertanian Indonesia rekomendasikan untuk Anda adalah dengan menggunakan fungisida sesuai dosis.
Di kalangan petani sendiri, sekarang makin mudah mendapatkan fungisida dengan harga bervariasi.
Tetapi, tentu tak bisa secara sembarangan saat akan membelinya supaya tak memberi efek buruk bagi tanaman.
Agar lebih mudah, Pertanian Indonesia akan merekomendasikan salah satu produk fungisida terbaik untuk petani gunakan.
Produk yang ingin kami rekomendasikan ialah Recor Plus 300 EC.
Recor Plus 300 EC merupakan produk fungisida berkualitas terbaik hasil produksi dari PT Multi Sarana Indotani.
Fungisida Recor Plus 300 EC termasuk dalam golongan fungisida sistemik dan juga berperan sebagai zpt (zat pengatur tumbuh).
Produk Indotani Cap Kapal Terbang ini juga cocok digunakan ketika musim hujan, sehingga termasuk dalam jajaran fungisida musim hujan.
Fungisida Recor Plus 300 EC berbahan aktif difenokonazol 150 g/l dan propikonazol 150 g/l.
Sementara, bentuk formulasinya berupa cairan pekat coklat muda sampai coklat tua yang bisa larut bersama air.
Recor Plus 300 EC telah terdaftar secara resmi dalam sistem data Kementan RI. Fungisida Recor Plus 300 EC sudah terdaftar melalui no. pendaftaran RI. 01020120083077.
Dengan ijin resmi tersebut, maka fungisida ini sudah dapat beredar secara legal di pasaran.
Recor Plus Cap Kapal Terbang mempunyai banyak karakteristik serta keunggulan. Beberapa contoh karakteristik serta keunggulan Recor Plus 300 EC yaitu :
• Bekerja secara sistemik, sehingga sangat cepat dalam membasmi jamur penyebab infeksi
• Memiliki peran juga sebagai zpt, sehingga bisa membuat tanaman tumbuh dengan baik
• Obat cendawan Recor Plus 300 EC mudah untuk diaplikasikan pada berbagai tanaman
• Recor Plus 300 EC cocok untuk mengatasi berbagai penyakit akibat jamur
• Obat jamur Recor Plus 300 EC bisa langsung dilarutkan bersama air atau menambahkan perekat
Dengan sederet keunggulan tersebut, maka tak salah bila Recor Plus 300 EC cocok jadi pilihan utama petani. Menarik sekali, bukan ??
Hal – Hal Penting Saat Mengaplikasikan Recor Plus 300 EC
Saat akan mengaplikasikan Recor Plus 300 EC, petani harus memperhatikan beberapa hal – hal penting.
Beberapa contoh hal – hal penting saat akan mengaplikasikan Recor Plus 300 EC yaitu :
• Baca terlebih dahulu petunjuk pemakaian fungisida Recor Plus 300 EC sebelum menggunakannya
• Jauhkan produk Recor Plus 300 EC dari jangkauan anak – anak kecil agar hal – hal tak diinginkan bisa terhindari
• Simpan Recor Plus 300 EC pada tempat sejuk, kering, dan juga aman dari jangkauan anak – anak kecil
• Pakai APD lengkap saat mengaplikasikan fungisida Recor Plus 300 EC (masker, sepetu, sarung tangan, kacamata, dan lainnya)
• Pertanian Indonesia jual produk original fungisida Recor Plus 300 EC asli kemasan botol netto 100 serta 250 ml
Baca Juga : Varietas Tomat Musim Hujan Permudah Bercocok Tanam Petani
Jual Recor Plus 300 EC Fungisida Unggul Harga Murah

Bila Anda tengah mencari produk fungisida Recor Plus 300 EC, maka Anda sudah berada pada tempat yang tepat.
Pertanian Indonesia jual produk fungisida Recor Plus Cap Kapal Terbang dengan harga terjangkau kualitas unggulan.
Kami menjual produk Indotani tersebut dengan kualitas original dan harga terjangkau bagi konsumen. Konsumen pun tak perlu meragukan reputasi dari Recor Plus 300 EC.
Toko online Pertanian Indonesia juga menyediakan berbagai tips dan trik dalam mengendalikan penyakit tanaman akibat jamur.
Utamanya, menggunakan produk Recor Plus 300 EC sehingga hasilnya nanti menjadi lebih maksimal.
Aneka macam keunggulan dari fungisida Recor Plus 300 EC produk Indotani cocok untuk atasi berbagai penyakit akibat jamur.
Terbukti ampuh untuk mengatasi antraknosa, blas, embun tepung, busuk daun, busuk batang, dan lainnya.
Recor Plus 300 EC dikemas dalam kemasan botol netto 100 dan 250 ml. Harga terjamin murah untuk konsumen dan cocok untuk petani gunakan.
Pertanian Indonesia siap mengirimkan pesanan fungisida Recor Plus 300 EC sampai ke alamat tujuan.
Kami mengirimkan pesanan menggunakan jasa mitra pengiriman terpercaya, sehingga pesanan Anda terjamin pasti sampai.
Nah, itulah dia artikel bertema obat jamur Recor Plus 300 EC ini kami sampaikan kepada Anda semua.
Semoga artikel terbaru dari Pertanian Indonesia ini bisa memberikan dampak positif untuk Anda semua.
Apabila masih ada hal – hal kurang jelas dari artikel berjudul Recor Plus 300 EC Fungisida Terbaik Cap Kapal Terbang Harga Murah ini, hubungi segera Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Salam sukses dan sampai jumpa lagi pada artikel kami selanjutnya.