Ricestar Herbisida Sistemik Ampuh Basmi Gulma. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online yang jual serta menyediakan berbagai sarana dan prasarana pertanian berkualitas terbaik dengan harga murah dan terjangkau.
Ricestar Xtra 89 OD pestisida sistemik produk Bayer. Herbisida Ricestar cocok digunakan untuk mengendalikan berbagai jenis gulma karena memiliki 2 bahan aktif yang sangat efektif untuk menekan laju perkembangbiakan rumput liar, sehingga rumput liar tak lagi mengganggu pertumbuhan serta perkembangan tanaman budidaya.
Gulma

Ancaman gulma selalu menjadi salah satu masalah utama untuk petani dalam kegiatan budidaya tanaman. Rumput liar biasanya tumbuh di daerah sekitar tanaman budidaya, dimana pertumbuhannya tidak dikehendaki serta menyebabkan dampak negative pada tanaman.
Contoh dampak negatif akibat keberadaan rumput liar yaitu pertumbuhan tanaman budidaya menjadi terhambat, kualitas serta kuantitas produksi menjadi menurun, serta rumput liar menjadi tempat bersarang hama serta penyakit.
Keberadaan rumput liar tentu tidak diharapkan oleh petani. Beberapa penyebab ketidak sukaan petani terhadap rumput liar yaitu :
· Sistem aerasi tanah menjadi buruk, sehingga tingkat ketersediaan oksigen juga menjadi menurun dan juga membuat tanah menjadi gersang
· Tingkat produktivitas hasil panen menjadi menurun
· Rumput liar menjadi sarang hama serta penyakit
· Mengganggu tingkat kesuburan tanaman, karena rumput liar cenderung lebih mudah menghabiskan persediaan unsur hara, air, dan garam – garam mineral yang terkandung dalam tanah
Secara umum, gulma terdiri dari 4 jenis. 4 jenis rumput liar yang sering menyebabkan gangguan pada tanaman yaitu :
· Gulma Berdaun Lebar
Gulma berdaun lebar biasanya termasuk pada famili Dicotyledonae serta Pteridophyta. Biasanya, tumbuhan ini memiliki bentuk daun melebar serta tumbuhan ini tumbuh menjalar atau tegak.
Tumbuhan pengganggu ini biasanya muncul pada akhir masa budidaya. Rumput liar berdaun lebar memberikan kompetisi berupa kompetisi dalam mendapatkan air dan cahaya.
Tumbuhan pengganggu ini disebut juga dengan broadleaves. Rumput berdaun lebar umumnya hidup pada sela – sela bedengan/lahan tanam, atau wilayah perkebunan yang memiliki luas lahan berhektar – hektar.
· Gulma Teki – Tekian
Teki – tekian tergolong ke dalam family Cyperaceae. Jenis ini termasuk dalam salah satu rumput liar yang cukup memiliki daya tahan yang baik terhadap pengendalian mekanik. Hal tersebut diakibatkan karena teki – tekian memiliki umbi batang didalam tanah sehingga bisa bertahan dalam waktu berbulan – bulan.
Ciri – ciri dari teki – tekian yaitu memiliki batang berbentuk segitiga / bulat dan biasanya tidak berongga, bagian daun tersusun dalam 3 deretan, serta ibu tangkai karangan bunga tidak berbuku – buku.
· Gulma Pakis – Pakisan
Pakis – pakisan umumnya berkembang biak dengan menyebarkan spora dan memiliki batang yang menjalar ataupun tegak. Pakis – pakisan sering juga disebut dengan tanaman paku – pakuan.
Di Indonesia sendiri, terdapat lebih dari 1000 jenis pakis – pakisan. Tumbuhan paku tersebar secara merata ke seluruh dunia, kecuali lautan serta daerah yang bersalju.
· Gulma Rerumputan
Jenis ini umumnya berasal dari famili Gramineae (poaceae). Bentuk batangnya bulat atau agak pipih, dan kebanyakan memiliki rongga. Untuk bagian daunnya, tersusun dalam 2 deret serta tulang daunnya umumnya sejajar.
Daunnya terdiri dari 2 bagian, yakni helaian daun dan pelepah daun. Bagian tepi daun rata sementara lidah – lidah daun sering terlihat jelas pada batas antara helaian serta pelepah daun.
· Gulma Berdaun Kecil
Gulma berdaun kecil biasanya tumbuh pada lahan – pertanian, seperti kebun, ladang, dan juga sawah. Tanaman ini bisa dengan mudah kita jumpai pada lahan tanam dengan kandungan unsur hara dalam jumlah banyak.
Jenis ini umumnya memiliki batang berbentuk bulat dan agak pipih, serta daunnya berukuran kecil/sempit. Tingkat pertumbuhan gulma berdaun kecil cukup cepat, sehingga menjadi ancaman serius untuk tanaman budidaya apabila tidak segera dikendalikan.
Baca Juga : Tanaman Kangkung Kaya Nutrisi Potensi Untung Menjanjikan
Cara Mengatasi / Mengendalikan Gulma
Pengendalian gulma merupakan sebuah usaha yang dilakukan dengan tujuan menekan laju perkembangbiakan serta membasmi rumput liar agar tidak mengganggu tanaman budidaya.
Proses pengendalian rumput liar ini tak selalu harus dilakukan pada waktu awal sampai akhir panen, namun cukup dilakukan pada waktu yang tepat saja agar lebih menghemat waktu, tenaga, serta biaya.
Pemilihan waktu yang tepat menjadi hal penting untuk bisa mengendalikan pertumbuhan laju perkembangbiakan rumput liar. Waktu yang tepat untuk mengendalikan rumput liar yaitu pada waktu tanaman budidaya sangat peka terhadap faktor lingkungan. Periode ini umumnya berlangsung pada umur ¼, 1/3, sampai ½ umur tanaman.
Kini, sudah banyak cara bisa dilakukan untuk bisa mengatasi masalah rumput liar. Cara cara tersebut bervariasi dan bermacam – macam, dan bisa dilakukan dengan mudah. Contoh cara pengendalian gulma yaitu :
· Pengendalian secara fisik
Cara ini umumnya dilakukan petani dengan cara melakukan kegiatan pengolahan tanah, penggenangan, pembakaran, pembabatan (pemangkasan), serta penggunaan mulsa.
· Pengendalian secara kimiawi
Pengendalian secara kimiawi dilakukan petani dengan cara mengaplikasikan herbisida. Cara ini tergolong sangat efektif dilakukan untuk mengatasi rumput liar. Hal tersebut karena penggunaan herbisida mampu menghemat waktu dan tenaga.
Namun, penggunaan herbisida secara terus menerus justru akan memberikan dampak negatif pada tanaman. Karena itu, gunakan herbisida dengan secukupnya / sesuai dengan dosis pada kemasan.
Pengaplikasian herbisida sebaiknya dilakukan saat pagi hari sekitar pukul 7 – 8 pagi dan sesuaikan dengan kondisi angin serta curah hujan sekitar lahan tanam.
Baca Juga : Insektisida Curacron Produk Unggulan Syngenta Untuk Membasmi Serangga
Ricestar Herbisida Ampuh

Seperti yang telah
disebutkan sebelumnya, penggunaan herbisida sangat direkomendasikan untuk
mengatasi rumput liar (asalkan diberikan sesuai dosis). Salah satu produk
herbisida yang bisa Anda pertimbangkan yaitu Ricestar Xtra 89 OD. Apa
itu Ricestar Xtra 89 OD ?? Apa saja keunggulan dari produk satu ini ??
Ricestar Xtra 89 OD
adalah produk herbisida unggul berkualitas terbaik dari Bayer. Produk Ricestar sudah lama dikenal petani Indonesia sebagai
produk pestisida ampuh untuk mengatasi gulma, sehingga Anda tak perlu ragu
untuk memilih produk ini.
Ricestar
adalah produk herbisida sistemik purna tumbuh berbentuk larutan dalam minyak. Ricestar
Xtra 89 OD memiliki bahan aktif
berupa Etoksisulfuron 20 g/l serta Fenoksaprop-p-etil-69 g/l.
2 bahan aktif tersebut sangat ampuh dan efektif dalam membasmi serta
mengendalikan rumput liar pengganggu pertumbuhan tanaman.
Kelebihan dari produk
herbisida Ricestar Xtra 89 OD yaitu
:
·
Praktis dan mudah untuk digunakan
·
Ampuh dalam mengatasi gulma berdaun lebar
·
Tidak perlu dicampur dengan produk herbisida
lain
·
Ampuh dalam mengatasi gulma berdaun sempit
·
Dosis penggunaan Ricestar Bayer cukup
kecil, sehingga bisa lebih awet dan tahan lama
·
Ampuh dalam mengatasi gulma jenis rumput -
rumputan
Baca
Juga : Buldok Insektisida Ampuh Mengatasi Hama Serangga
Sasaran Penggunaan Herbisida Ricestar
Penggunaan herbisida
Ricestar bertujuan untuk membasmi berbagai tumbuhan pengganggu di sekitar tanaman
budidaya yang menyebabkan kerugian pada petani. Beberapa contoh gulma sasaran
penggunaan herbisida Ricestar yaitu :
·
Gulma
Berdaun Lebar Marsilea Crenata
Rumput
liar jenis ini adalah sekelompok paku air dari marga Marsilea dimana mudah
ditemukan pada pematang sawah atau tepian saluran irigasi. Di Asia Tenggara
sendiri, tumbuhan ini tergolong sangat mudah untuk ditemukan.
Marsilea crenata sering
disebut juga dengan semanggi air. Meskipun tergolong tumbuhan pengganggu, namun
daun tanaman ini oleh warga Surabaya diolah sebagai olahan bercita rasa lezat
dengan menyajikannya bersama sambal pecel kacang pedas dan ubi jalar.
Untuk
mengendalikan serangan Marsilea crenata, gunakan herbisida Ricestar dengan cara
penyemprotan volume tinggi. Berikan dosis sebanyak ±
200 – 400 ml/ha.
·
Gulma
Berdaun Sempit Leptochloa Chinensis
Leptochloa
chinensis mampu tumbuh dengan baik pada berbagai kondisi, baik pada kondisi
kering ataupun lembab. Organisme ini mudah dijumpai pada daerah dataran rendah
sampai ketinggian ± 1400 mdpl.
Diperkirakan
Leptochloa chinensis berasal dari kawasan Afrika Tenggara sampai Afrika
Selatan, sementara pada daerah Asia mulai dari Srilanka dan India
menuju ke Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri Leptochloa chinensis bisa
mudah dijumpai pada lahan basah dengan suplai cahaya yang baik, seperti pinggir
sungai, rawa – rawa, serta pematang sawah.
Leptochloa
chinensis mampu tumbuh hingga setinggi 120 cm dengan bagian batang tegak lurus
keatas, sementara bagian daunnya memiliki panjang sekitar ±
10 – 30 cm yang berbentuk menyirip dan bagian atasnya memiliki bunga.
Untuk
mengatasi serangan organisme ini, gunakan herbisida Ricestar dengan cara penyemprotan
volume tinggi. Berikan dosis sebanyak ± 300 – 400 ml/ha.
·
Gulma
Berdaun Lebar Limnocharis Flava
Limnocharis
flava atau disebut juga dengan kelayan, eceng, ataupun genjer merupakan tanaman
rawa yang bisa mudah dijumpai di perairan dangkal atau persawahan. Biasanya
tumbuhan ini juga sering dijumpai bersamaan dengan eceng gondok.
Organisme
ini memiliki daun tegak atau miring, bagian tangkai panjang dan berlubang,
serta mahkota bunga berwarna kuning berdiameter 1,5 cm serta berkelopak bunga
dengan warna hijau.
Genjer
bisa tumbuh hingga tinggi setengah meter dan bisa menjadi salah satu rumput
liar yang harus diwaspadai apabila tidak segera ditangani.
Untuk
mengatasi serangan organisme ini, gunakan herbisida Ricestar dengan cara
penyemprotan voume tinggi. Berikan dosis sebanyak ±
400 – 500 ml/ha.
·
Gulma
Berdaun Sempit Echinochloa cruss – galii
Echinochloa
cruss – galii merupakan salah satu pengganggu pertumbuhan banyak tanaman, salah
satunya adalah padi. Di Indonesia sendiri, E. cruss galli memiliki nama lain
seperti padi burung dan jajagoan (Sunda).
Tumbuhan
pengganggu ini bisa menyebabkan penurunan produksi padi hingga sebesar 15 – 20%.
Selain itu, juga bisa menyebabkan penurunan kualitas beras yang dihasilkan. Penurunan
produksi serta kualitas padi tersebut diakibatkan oleh persaingan antara padi
dan E. crus galli dalam mendapatkan sumber daya.
E.
crus galli memiliki daya adaptasi luas dalam kondisi lingkungan beragam, dan karena
hal itulah E. crus galli pada setiap ekotipe diperkirakan memiliki daya
kompetisi yang berbeda – beda.
Dari
penelitian yang telah dilakukan oleh banyak peneliti, E. cruss galli terbukti
memberikan dampak negatif bagi tumbuhan budidaya, sehingga tentu petani harus
segera mengambil tindakan tepat untuk mengendalikan E. cruss galli.
Untuk
mengatasi serangan organisme ini, gunakan herbisida Ricestar dengan cara
penyemprotan voume tinggi. Berikan dosis sebanyak ±
400 – 500 ml/ha.
Catatan Dalam Mengaplikasikan Ricestar 89 OD
Dalam menggunakan
herbisida Ricestar, ada beberapa hal yang perlu menjadi catatan dalam
mengaplikasikan produk ini. Beberapa catatan dalam mengaplikasikan herbisida
Ricestar diantaranya yaitu :
· Baca petunjuk penggunaan herbisida Ricestar
Xtra 89 OD terlebih dahulu sebelum mulai mengaplikasikannya pada tanaman
· Jauhkan herbisida Ricestar dari jangkauan
anak – anak untuk menghindari hal – hal tidak diinginkan
· Simpan Ricestar pada tempat yang aman agar
lebih tahan lama
· Hati – hati dalam mengaplikasikan Ricestar
karena Ricestar mampu menyebabkan keracunan melalui hidung, kulit, serta mata
· Pertanian
Indonesia jual herbisida Ricestar kemasan botol dengan isi
bersih 100 ml dan 250 ml
· Toko online Pertanian Indonesia jual produk
herbisida Ricestar produk asli dari Bayer, harga murah serta siap mengirim ke
konsumen menggunakan jasa ekspedisi pengiriman terpercaya dengan jaminan pasti
sampai ke alamat tujuan
Baca
Juga : Cabai Merah Unggulan Petani Indonesia
Demikian artikel ini saya
tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel mengenai herbisida sistemik ini bisa memberikan manfaat dan berdampak positif untuk Anda.
Apabila masih terdapat hal
– hal yang kurang jelas mengenai artikel berjudul Ricestar Herbisida Sistemik Ampuh
Basmi Gulma ini, segera hubungi saja Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau
bisa juga melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).
Salam sukses dan sampai berjumpa lagi pada artikel lainnya.