Tanaman Kangkung Kaya Nutrisi Potensi Untung Menjanjikan. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian yang menyediakan berbagai kebutuhan sarana dan prasarana pertanian dengan harga murah dan kualitas terbaik.
Kangkung memiliki kandungan nutrisi yang kaya dan sangat bermanfaat untuk tubuh. Tak salah apabila tanaman ini menjadi dilirik oleh petani sayur dan hortikultura sebagai peluang usaha budidaya tanaman yang menguntungkan dan menjanjikan.
Tanaman Kangkung
Tanaman kangkung (Ipomoea reptans) adalah sayuran hijau yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Tumbuhan sayur ini diperkirakan berasal dari India dan menyebar ke berbagai Negara. Tanaman ini tergolomg ke dalam suku Convolvulaceae (keluarga kangkung – kangkungan).
Biasanya, tanaman ini mampu tumbuh dengan cepat dan dalam waktu 4 – 6 minggu sudah bisa menghasilkan hasil panen. Dalam kehidupan sehari – hari, banyak sekali olahan sayur yang berasal dari tanaman ini.
Hal ini tak terlepas dari manfaat dari banyak nutrisi yang terkandung dalam tanaman sayur satu ini. Lalu apa saja manfaat mengkonsumsi olahan berbahan kangkung untuk tubuh kita ?? Simak semua di bawah ini.
Baca Juga : Buah Terong, Sayur Menyehatkan Cocok Untuk Dikonsumsi
Manfaat kangkung
Tanaman berdaun hijau ini memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh. Berbagai kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya mampu memberikan dampak positif untuk kesehatan tubuh apabila dikonsumsi.
Manfaat yang bisa didapat dari mengkonsumsi kangkung yaitu :
· Menjaga kesehatan ginjal
Kangkung kaya dengan kandungan air cukup banyak. Hal ini bermanfaat untuk tubuh dalam membantu menyaring darah, sehingga kesehatan ginjal tetap terjaga.
· Memperlancar sistem pencernaan
Sayuran kangkung kaya dengan serat dan vitamin. Serat dan vitamin tersebut mampu memperlancar sistem pencernaan tubuh, sehingga tubuh terhindar dari gangguan pencernaan.
· Menjaga sistem imun tubuh
Sistem kekebalan tubuh bisa berkurang dan menyebabkan tubuh menjadi mudah sakit. Namun, Anda tidak perlu khawatir.
Kangkung kaya dengan kandungan nutrisi vitamin B2, B3, B1, dan B6 yang mampu memperbaiki sel tubuh yang rusak dan menjaga sistem imun tubuh, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.
· Mencegah radikal bebas
Kandungan vitamin C dalam kangkung memiliki banyak manfaat untuk tubuh, salah satunya yaitu mampu mencegah radikal bebas sehingga menghindari terjadinya penumpukan endapan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.
· Menjaga kesehatan mata
Kesehatan mata bisa dijaga dengan mengkonsumsi tanaman kangkung. Kandungan vitamin A di dalamnya mampu menjaga kesehatan mata, sehingga terhindar dari gangguan resiko penyakit mata.
Benih Kangkung Kualitas Terbaik

Di pasaran kini sudah banyak tersedia benih kangkung terbaik dengan harga murah. Salah satu toko online yang menyediakan berbagai produk benih kangkung tersebut adalah Pertanian Indonesia.
Nah, untuk itu Pertanian Indonesia akan memberikan beberapa rekomendasi produk benih kangkung berkualitas terbaik untuk Anda.
Contoh produk rekomendasi benih kangkung untuk Anda yaitu :
· Serimpi
Serimpi adalah benih kangkung terbaru dengan kualitas terbaik produk dari PT East West Seed Indonesia, Tbk (Ewindo) dengan merek dagang Panah Merah. Benih Serimpi Cap Panah Merah cocok ditanam pada daerah dataran rendah di musim kemarau.
Keunggulan dari benih Serimpi yaitu tahan penyakit layu bakteri dan layu fusarium, vigor tanaman kokoh, memiliki tekstur lentur, dan memiliki nilai jual tinggi di pasaran.
Proses pemanenan tanaman Serimpi bisa dilakukan setelah berumur sekitar ± 30 hari setelah semai dengan potensi hasil panen mencapai ± 27 ton per ha.
· Super Ta Fung Seed
Super adalah benih kangkung kualitas unggul produk dari PT Sari Benih Unggul (Ta Fung Seed). Benih Super Ta Fung Seed cocok ditanam pada daerah dataran rendah di musim panas.
Keunggulan dari benih Super yaitu bisa dibudidayakan dengan teknik hidroponik, tahan penyakit layu bakteri dan layu fusarium, nilai jualnya tinggi, dan mempunyai tekstur batang lentur.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman Super berumur sekitar ± 30 hari setelah semai dengan potensi hasil panen mencapai ± 29 ton per ha.
· Bamboo Leaf
Bamboo Leaf adalah benih kangkung terbaru dengan kualitas terbaru dan harga murah produk dari PT Sentra Tani (Ta Fung Seed). Benih Bamboo Leaf cocok ditanam di daerah dataran rendah pada musim kemarau.
Keunggulan dari Bamboo Leaf yaitu vigor tanaman kokoh, tahan penyakit layu bakteri dan layu fusarium, nilai jualnya tinggi, dan apabila diolah menjadi makanan rasanya lebih enak.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman Bamboo Leaf berumur sekitar ± 30 hari setelah semai dengan potensi hasil panen mencapai ± 27 ton per ha.
· Tornado
Tornado adalah benih kangkung terbaru dengan kualitas unggul produk dari PT Agri Makmur Pertiwi (AMP). Benih Tornado cocok ditanam di daerah dataran rendah pada musim kemarau.
Keunggulan dari Tornado yaitu tekstur batangnya lentur, tahan penyakit layu fusarium dan bakteri, vigor tanaman kokoh, dan bisa ditanam menggunakan teknik hidroponik.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman Tornado berumur sekitar ± 25 – 35 hari setelah semai dengan potensi hasil panen mencapai ± 20 ton per ha.
· Bangkok LP 1
Bangkok LP 1 adalah benih kangkung kualitas unggul produk dari PT East West Seed Indonesia, Tbk (Ewindo) dengan merek dagang Panah Merah. Benih Bangkok LP 1 cocok ditanam di daerah dataran rendah pada musim kemarau.
Keunggulan dari Bangkok LP 1 yaitu tekstur batang lentur, vigor tanaman kokoh, memiliki rasa yang manis dan tidak berserat, serta memiliki nilai jual tinggi.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman Bangkok LP 1 berumur sekitar ± 30 hari setelah semai dengan potensi hasil panen mencapai ± 30 ton per ha.
Baca Juga : Jual Kacang Panjang Kanton Tavi F1 Termurah Di Pertanian Indonesia
Budidaya Kangkung Peluang Usaha Untuk Petani

Manfaat yang terkandung
dalam tanaman sayur ini menjadi salah satu peluang untuk petani dalam
mendapatkan keuntungan. Karena itu, kini banyak petani mulai melakukan budidaya
kangkung sebagai peluang bisnis.
Pertanian
Indonesia akan memberikan cara budidaya kangkung secara tepat agar
menghasilkan hasil produksi yang maksimal. Cara budidaya kangkung secara baik
dan benar yaitu :
·
Penyemaian
benih
Pilih
benih yang ingin Anda tanam terlebih dahulu. Siapkan wadah semai berupa tray
semai. Lubangi tray semai secukupnya sebagai tempat sirkulasi air. 1 hari
sebelum menyemai benih, isi media semai sebanyak ¾ bagiannya.
Media
semai terbuat dari pupuk kompos, tanah, dan pasir / sekam dengan perbandingan 1
: 1 : 1. Setelah itu, taburkan benih secara merata pada media semai yang telah
disiapkan. Tutupi benih dengan media tanam tipis – tipis.
Sirami
air dengan menggunakan spray. Selanjutnya, tutupi tray semai menggunakan plastik
bening. Lubangi plastik tersebut secukupnya sebanyak 4 – 7 lubang, lalu
letakkan tray semai di tempat yang terkena sinar matahari langsung.
Jika
media semai terlihat kering, sirami benih menggunakan spray secukupnya. Saat benih
sudah mulai berkecambah, buka tutup plastik yang menutupi tray semai. Pastikan agar
media semai tidak terlalu basah dan
tidak terlalu kering.
Apabila
terlihat terlalu kering, semprotkan dengan spray sebanyak 1 – 2 kali sehari. Setelah
bibit memiliki 4 – 6 helai daun, maka bibit sudah bisa dipindahkan ke lahan
tanam.
·
Pengolahan
lahan tanam
Lakukan
proses pengolahan lahan tanam terlebih dahulu untuk membuat kondisi tanah lahan
tanam menjadi lebih gembur. Bersihkan lahan tanam dari gulma dan kerikil, lalu olah
lahan tanam dengan cara dicangkul atau bajak tanah menggunakan traktor sampai
gembur.
Setelah
gembur, buat bedengan pada lahan tanam. Bedengan dibuat dengan ukuran tinggi ±
20 – 30 cm, lebar ± 150 cm, dan panjang menyesuaikan dengan kondisi lahan
tanam. Jangan lupa berikan jarak antar bedengan ± 40 – 50 cm.
·
Penanaman
Buat
lubang tanam pada bedengan sedalam ± 15 – 20 cm. Selanjutnya, masukkan
2 – 3 benih untuk setiap lubang tanam. Setelah dimasukkan benih, tutupi lubang
tanam dengan tanah di sekitarnya. Sebaiknya proses penanaman ini menggunakan
teknik larikan.
Baca
Juga : Hai Lux F1 Cabe Terbaru Beli Murah Dan Promo Dimana ??
·
Pemeliharaan
Lakukan
proses pemeliharaan agar tanaman kangkung tetap bisa hidup dan mendapatkan nutrisi
yang dibutuhkan. Beberapa proses pemeliharaan dalam budidaya tanaman kangkung
yaitu :
1. Penyiraman / pengairan
Sirami secara rutin agar kebutuhan air
tanaman menjadi tercukupi. Sirami sebanyak 2 kali sehari pada pagi dan juga
sore hari.
2. Penyulaman bibit
Apabila bibit tidak tumbuh dengan sempurna,
maka segera sulami bibit yang mengalami kerusakan. Dengan melakukan penyulaman
bibit, maka hasil panen yang didapatkan tetap seragam.
3. Penyiangan gulma
Lakukan proses penyiangan gulma sampai
gulma pada lahan tanam menjadi bersih. Selain membuat penyerapan nutrisi
menjadi lebih sempurna, melakukan penyiangan gulma juga mampu menurunkan resiko
tanaman terserang hama dan penyakit.
4. Pemupukan susulan
Untuk proses pemupukan susulan, berikan
pupuk kandang yang telah dihaluskan. Namun, pupuk kandang bisa digantikan
dengan pupuk NPK atau urea.
Cara mengaplikasikannya yaitu pertama - tama larutkan segenggam pupuk NPK atau urea bersama 20 liter air, lalu siramkan secara merata pada tanaman.
·
Pengendalian Hama Dan Penyakit
Ancaman
hama dan penyakit menjadi salah satu faktor utama kegagalan panen bagi petani. Karena
itu, mengendalikan hama dan penyakit jadi salah satu hal yang dilakukan agar
tanaman tetap bisa menghasilkan hasil panen yang maksimal.
Beberapa
contoh hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kangkung yaitu :
1. Bekicot
Bekicot (Achatina fulica) adalah
hewan yang menjadi salah satu penyebab
kerusakan pada kangkung. Hewan ini memiliki tubuh dengan tekstur lunak dan
biasanya juga mengeluarkan lendir.
Bekicot termasuk dalam golongan hama karena
menyebabkan kerusakan pada tanaman. Pada musim hujan, hewan ini bisa semakin
massif menyerang tanaman.
Gejala serangan hama bekicot pada tanaman yaitu
daun berlubang tak beraturan, serta terdapat kotoran bekas lendir yang
mengkilat.
Untuk mengatasi serangan hama bekicot,
caranya yaitu dengan mengambil dan memusnahkan hama bekicot secara langsung,
menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan
aplikasi pestisida sesuai dengan dosis.
2. Ulat Keket
Hama ulat keket (Acherontia lacheis f.) memiliki
tubuh berwarna hijau muda dengan garis yang menyilang berwarna kuning. Di
bagian ujung kepalanya biasanya terdapat tanduk.
Ulat keket mampu tumbuh sepanjang ±
95 mm. Semakin tinggi / panas suhu udara pada lingkungannya, maka tingkat
perkembangannya akan semakin cepat.
Gejala tanaman kangkung terserang hama ulat
keket yaitu daun yang terserang menjadi bolong – bolong / berlubang, serta pada
serangan yang parah hanya menyisakan tangkai daunnya saja.
Untuk mengatasi serangan hama ulat keket,
caranya yaitu dengan melakukan rotasi tanaman, menggunakan predator alami ulat
keket, mengambil dan memusnahkan ulat keket secara langsung, serta melakukan
aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
3. Penyakit karat putih
Penyakit karat putih disebabkan oleh
infeksi cendawan Albugo Ipomoeae-Reptans.
Gejala tanaman kangkung terserang penyakit
karat putih yaitu terdapat bintik atau bercak berwarna putih pada bagian bawah
daun, lalu daun menjadi berubah kecoklatan dan bagian batang mengalami
pembengkakan.
Untuk mengatasi penyakit karat putih,
caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga
kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi
fungisida sesuai dengan dosis.
4. Bercak daun
Penyakit bercak daun disebabkan oleh
infeksi cendawan Fusarium sp. dan Cercospora bataciola. Penyakit ini
bisa berkembang secara pesat pada musim kemarau.
Kandungan unsur hara dan nitrogen yang
kurang pada tanaman menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan
penyakit ini.
Gejala tanaman terserang penyakit bercak
daun yaitu terdapat bercak sempit yang memanjang dengan warna coklat kemerahan,
serta bercak makin banyak meningkat pada bagian tanaman lainnya.
Untuk mengatasi serangan penyakit bercak daun,
caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, melakukan
rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, dan melakukan aplikasi
fungisida sesuai dengan dosis.
·
Pemanenan
Pada
umumnya, tanaman kangkung bisa dipanen setelah berumur ± 3
bulan setelah tanam. Namun, untuk potensi hasilnya tergantung dari varietas
benih yang Anda tanam.
Ciri
– ciri kangkung yang sudah siap panen yaitu memiliki batang yang besar dan
berdaun lebar. Cara panennya yaitu dengan cara dicabut dan dipangkas. Selanjutnya,
kumpulkan kangkung yang telah dipanen dalam keranjang.
Cuci
dengan air mengalir supaya kangkung menjadi bersih. Setelah bersih, simpan pada
tempat yang bersih dan sejuk. Sayur kangkung pun siap untuk dikemas dan
dipasarkan ke pedagang.
Baca
Juga : Jual Melon Leoni MH F1 Murah Kualitas Terbaik Pertanian Indonesia
Demikian artikel berjudul Tanaman
Kangkung Kaya Nutrisi Potensi Untung Menjanjikan ini saya tulis dan
sampaikan kepada Anda. Semoga artikel tentang tanaman kangkung ini bisa memberikan manfaat untuk Anda
semua.
Apabila masih terdapat hal
– hal yang kurang jelas langsung saja tanyakan kepada Pertanian Indonesia dengan cara menghubungi melalui layanan chat di
laman web kami atau melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sekian dan terima kasih.