Buah Terong, Sayur Menyehatkan Cocok Dikonsumsi

Buah Terong, Sayur Menyehatkan Cocok Dikonsumsi. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online yang menyediakan dan jual berbagai sarana dan prasarana pertanian terlengkap dengan harga murah.

Buah terong cocok dimanfaatkan sebagai bahan sayur terung. Buah terong cocok dikonsumsi sebagai sayur karena mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga mampu menyehatkan tubuh.

Buah Terong

Tanaman terong merupakan tumbuhan terna (tumbuhan berbatang lunak membentuk kayu). Tanaman ini menghasilkan buah yang sering dimanfaatkan sebagai sayur. Tanaman terung mampu tumbuh setinggi 40 – 150 cm.

Daunnya berukuran besar dengan lobus bertekstur kasar. Ukuran panjangnya sekitar ± 10 – 20 cm dan lebarnya ± 5 – 10 cm.

Tanaman ini diperkirakan berasal dari daerah Asia Timur dan Selatan. Sejak zaman prasejarah, tumbuhan satu ini telah dimanfaatkan. Tumbuhan buah ini baru dikenal oleh dunia barat sejak awal tahun 1500 an. Warna buahnya bervariasi, mulai dari putih, ungu, hijau, dll.

Buah terong mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh jika dikonsumsi. Beberapa manfaat buah terong untuk kesehatan tubuh yaitu :

·         Mencegah penyakit  diabetes

·         Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

·         Mencegah penyakit kanker

·         Mencegah penuaan dini

·         Menjaga kesehatan kulit

·         Meningkatkan fungsi otak

·         Mencegah anemia

·         Meningkatkan kemampuan penglihatan

Baca Juga : Tanaman Timun Menguntungkan Untuk Budidaya Hortikultura

Olahan Buah Terong

Banyak orang beranggapan bahwa tanaman terong termasuk ke dalam golongan tanaman sayur. Namun tak sedikit juga yang beranggapan bahwa tanaman ini merupakan tanaman buah. Tetapi jika berdasarkan fakta ilmiah, terong termasuk ke dalam golongan jenis tanaman buah.

Di Indonesia terdapat berbagai macam olahan buah terong yang beraneka ragam. Olahan – olahan tersebut memiliki cita rasa beragam namun tetap mengandung nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh.

Olahan – olahan dari buah terong contohnya seperti tumis tahu terong, terong sambal penyet, salad terong Korea, tumis terong, dll. Bahan dasar / bahan utamanya tentu saja buah terong, namun untuk bahan – bahan lainnya bisa Anda sesuaikan dengan olahan makanan yang ingin Anda buat.

Baca Juga : Menanam Semangka Jadi Usaha Menguntungkan Di Masa Pandemi

Benih Terong Unggul Kualitas Terbaik

Benih terong unggul kualitas terbaik jadi salah satu hal yang harus dipenuhi sebelum melakukan budidaya terong. Dengan menggunakan benih unggul, maka mutu hasil panen terong menjadi lebih tinggi dan memiliki ketahanan terhadap gangguan hama dan penyakit.

Beberapa produk benih terong unggul rekomendasi dari Pertanian Indonesia diantaranya seperti :

·         Antaboga F1

Antaboga F1 merupakan benih terong ungu kualitas unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Buahnya memiliki tekstur lentur sehingga mengurangi kerusakan akibat proses pengepakan dan pengangkutan jarak jauh.

Pembentukan buah Antaboga mudah dengan bentuk buah besar dengan ukuran diameter ± 5 cm, panjang ± 30 cm dengan warna kulit buah ungu mengkilat.

·         Hijau Kuat F1

Hijau Kuat F1 merupakan benih terong anti virus kualitas unggul produk dari Known You SeedBuahnya memiliki tekstur lentur sehingga mengurangi tingkat kerusakan buah akibat proses pengepakan dan pengangkutan jarak jauh.

Pembentukan buah Hijau Kuat F1 tetap mudah dengan ukuran panjang ± 35 cm dan diameter ± 4,5 cm dengan warna kulit buah hijau segar mengkilat.

·         Lezata F1

Lezata F1 merupakan benih terong ungu berkualitas produk dari PT East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah).

Buahnya memiliki rasa yang manis dengan tekstur keras sehingga mengurangi kerusakan akibat proses pengepakan dan pengangkutan jarak jauh.

Pembentukan buah Lezata Panah Merah tetap mudah dengan ukuran panjang ± 30 cm dan diameter ± 5 cm dengan warna kulit buah ungu gelap mengkilat.

·         Charming F1

Charming F1 merupakan benih terong ungu berkualitas produk dari Known You Seed. Buahnya memiliki berat ± 230 gram dengan diameter ± 4,5 cm dan panjang buah ± 22 cm dengan kulit buah berwarna ungu mengkilat.

·         Ratih Hijau F1

Ratih Hijau F1 merupakan benih terong hijau unggul terbaru dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Buahnya memiliki tekstur yang lentur sehingga mampu mengurangi kerusakan akibat proses pengangkutan jarak jauh.

Pembentukan buahnya mudah dengan ukuran buah berdiameter ± 5 cm dan panjang ± 30 cm dengan warna kulit buah berwarna hijau segar mengkilat.

Baca Juga : Kacang Buncis Banyak Manfaat Cocok Untuk Budidaya

Budidaya Terong Buah

Budidaya terong buah bisa jadi solusi jitu untuk jadi pekerjaan tambahan terutama di masa pandemi seperti sekarang. Namun untuk mulai melakukan budidaya terong buah dengan hasil tinggi maka harus dilakukan secara baik dan benar.

Budidaya terong buah secara baik dan benar yaitu :

·         Persiapan Lahan Tanam

Persiapkan lahan tanam terlebih dahulu sebelum melakukan proses penanaman. Bersihkan lahan tanam terlebih dahulu dari gulma dan kerikil. Setelah lahan tanam bersih dari gulma dan kerikil, buat bedengan pada lahan tanam.

Buat bedengan berukuran tinggi 30 cm, lebar 100 cm, dan panjangnya menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam. Berikan juga jarak antar bedengan sekitar ± 40 cm.

Setelah bedengan selesai dibuat, berikan pupuk dasar pada bedengan. Pupuk dasar yang digunakan yaitu berupa pupuk organik (pupuk kandang dan pupuk kompos).

Berikan pupuk kandang atau kompos dengan dosis sebanyak ± 15 ton per hektar. Cara aplikasinya yaitu dengan cara ditaburkan pada bedengan dan aduk sampai merata.

Pastikan tingkat keasaman tanah berkisar sekitar pH 5 – 6. Jika tingkat keasaman tanah masih dibawah pH 5 – 6, berikan dolomit / kapur pertanian. Saat 1 minggu sebelum proses penanaman dilakukan, berikan dengan dosis sebanyak ± 1 – 2 ton per hektar.

Buat lubang tanam secara berbaris pada bedengan. Dalam setiap bedengan dibuat lubang tanam sebanyak  2 baris. Berikan jarak antar lubang tanam sekitar ± 60 cm dan jarak antar baris sekitar ± 70 cm.  Sesuaikan lebar dan kedalaman lubang tanam dengan ukuran bibit.

·         Persemaian Benih

Semai benih dalam tempat penyemaian benih berupa tray semai. Selain itu, buat bedengan terlebih dahulu dengan ukuran tinggi 20 cm, lebar 1 meter, dan panjangnya menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam.

Buat bedengan dari campuran arang sekam, kompos, dan tanah dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Setelah itu, pasang juga naungan pada bedengan yang telah selesai dibuat.

Rendam benih ke dalam air hangat terlebih dahulu selama ± 10 – 15 menit, lalu bungkus benih yang telah direndam air hangat tersebut dengan kain basah. Diamkan selama 24 jam, lalu buat alur dengan jarak 5 – 10 cm diatas bedengan untuk menebarkan benih.

Setelah benih ditebarkan, tutupi bedengan dengan daun pisang atau menggunakan karung goni basah. Jangan lupa sirami dengan air agar kelembaban media semai tetap terjaga.

Kecambah akan tumbuh sekitar 2 – 3 hari. Buka daun pisang atau karung goni, lalu sirami setiap hari secara rutin.

·         Penanaman

Sirami bedengan terlebih dahulu dengan air, lalu pindahkan bibit ke dalam lubang tanam pada bedengan. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam secara hati – hati agar tidak merusak perakaran tanaman.

Kemudian tutupi lubang tanam dengan tanah di sekitar. Untuk setiap lubang tanam dimasukkan sebanyak 1 bibit.

·         Pemeliharaan

Lakukan pemeliharaan secara rutin. Dengan melakukan pemeliharaan tanaman, maka tanaman tumbuh dengan subur dan sempurna.

Beberapa tahapan pemeliharaan dalam budidaya terong yaitu :

1.   Menyulam bibit

Lakukan penyulaman bibit jika terdapat bibit yang mati / berkualitas kurang baik. Lakukan penyulaman bibit terong jika sudah berumur sekitar ± 7 hari setelah tanam.

Dengan menyulam bibit, kualitas tanaman menjadi lebih baik dan hasil panen tetap seragam.

2.   Pengairan / Penyiraman

Berikan air secara rutin pada tanaman. Berikan pada tanaman secara rutin tiap pagi dan sore hari.

3.   Penyiangan Gulma

Lakukan penyiangan gulma secara rutin. Caranya, cabuti gulma dan tanaman liar dari lahan tanam. Dengan melakukan penyiangan gulma, maka penyerapan unsur hara menjadi lebih maksimal dan menurunkan resiko terserang hama dan penyakit.

4.   Pemupukan Susulan

Lakukan pemupukan susulan pada tanaman terong. Berikan pada saat tanaman berumur ± 2 minggu. Berikan pupuk susulan berupa pupuk Urea dan KCL dengan dosis ± 80 kg per ha dan ± 45 kg per ha.

·         Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit selalu jadi ancaman yang sangat meresahkan bagi perkembangan tanaman. Serangan hama dan penyakit yang berkelanjutan akan menyebakan kerusakan dan kerugian bagi petani.

Hama dan penyakit yang sering menyerang terung diantaranya yaitu :

1.   Kumbang hidung lebar

Kumbang hidung lebar (Myllocerus sp.) berukuran kecil dengan warna abu – abu dengan pola gelap di bagian kepala dan penutup sayapnya. Kumbang hidung lebar betina dalam sekali bertelur mampu menghasilkan 360 butir telur.

Setelah beberapa hari, larva akan menetas dari telur. Larva akan mulai menggali ke dalam tanah dan memakan akar tumbuhan. Setelah itu, larva akan berubah menjadi kepompong dalam tanah.

Gejala serangan kumbang hidung lebar diantaranya yaitu tepi daun menjadi berlekuk, daun menjadi rontok, serta pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.

Cara mengatasi serangan hama kumbang hidung lebar yaitu membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, memanfaatkan predator alami, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

3.   Rayap

Rayap atau anai – anai  (Termitidae) merupakan hewan serangga berukuran kecil yang umumnya memakan kayu dan perabotan rumah.

Hewan ini masih berkerabat dengan semut. Beberapa jenis rayap memiliki bentuk berbeda dari jenis yang sudah kita kenal. Hama ini biasanya tinggal di tempat gelap dan lembab dengan suhu hangat.

Rayap hidup secara berkoloni. Dalam koloninya, setiap rayap memiliki kedudukan masing – masing. Setiap koloninya terdapat raja dan ratu bersayap yang bertanggung jawab untuk proses berkembang biak.

Gejala serangan hama rayap yaitu bagian akar dan pangkal batang berlubang, terdapat terowongan di sekitar dan dalam akar, serta tumbuhan mengalami layu dan sering roboh.

Untuk mengatasi serangan hama rayap, caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tumbuhan yang terserang, melakukan rotasi tanaman, memanfaatkan predator alami rayap, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

4.   Layu Bakteri

Penyebab penyakit layu bakteri yaitu bakteri Ralstonia solanacearum. Bakteri Ralstonia mampu bertahan hidup pada sisa -  sisa tumbuhan atau tanaman inang alternatif.

Temperatur lingkungan sekitar yang meningkat, tingkat kelembaban udara dan tanah yang tinggi, ditambah dengan pH tanah alkali akan semakin mendukung perkembangan penyakit layu bakteri.

Gejala serangan penyakit layu bakteri yaitu daun muda mengalami layu, akar dan batang bagian bawah menjadi berwarna coklat gelap, serta akar dan busuk mengalami pembusukan.

Untuk mengatasi penyakit layu bakteri, caranya yaitu dengan melakukan rotasi tumbuhan, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi bakterisida sesuai dengan dosis.

·         Pemanenan

Proses pemanenan pertama bisa dilakukan setelah terong berumur ± 70 – 80 hst. Proses pemanenan selanjutnya bisa dilakukan setiap 3 – 7 hari sekali. Dalam sekali masa tanam, panen terong bisa dilakukan sebanyak 13 – 15 kali panen.

Waktu pemanenan yang tepat yaitu pada pagi dan sore hari. Cara panennya yaitu dengan memotong buah terong bersama dengan tangkainya.

Sebaiknya buah terong segera dipasarkan setelah proses panen selesai dilakukan. Sortir terlebih dahulu berdasarkan ukuran dan warnanya.

Baca Juga : Tanaman Bayam Sayuran Bergizi Dan Bermanfaat

Demikian artikel berjudul  ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk Anda.

Produk – produk Pertanian Indonesia siap meluncur sampai ke alamat tujuan. Pertanian Indonesia bekerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman logistik terpercaya untuk mengirim pesanan produk sampai ke tujuan.

Jika masih terdapat hal – hal yang kurang jelas Anda langsung saja menghubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Layanan WA/SMS). Sekian dan terima kasih.