Terong Prince Epa F1 Kualitas Terbaik Untuk Budidaya Tanaman. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia merupakan toko pertanian toko tani terpercaya yang menyediakan berbagai kebutuhan pertanian lengkap harga murah serta berkualitas terbaik.
Terong Prince Epa F1 benih terong unggul dari Bisi Cap Kapal Terbang. Benih terong Prince Epa F1 bisa Anda gunakan untuk proses budidaya tanaman dan menghasilkan hasil panen berkualitas terbaik. Dapatkan sekarang juga benih terong Prince Epa F1 harga murah hanya di toko Pertanian Indonesia.
Terung, Tanaman Sayur Kaya Manfaat
Terong merupakan tanaman sayuran tahunan semusim dan menghasilkan buah, yang mana buahnya dimanfaatkan sebagai sayur. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Negara India serta Sri Lanka.
Negara – Negara Barat baru mulai mengenal tumbuhan ini pada awal tahun 1500an. Warna buahnya bervariasi, mulai dari putih, hijau, ungu, dll. Terung mulai masuk ke Negara – Negara Barat melalui perjalanan melewati kawasan Laut Tengah oleh bangsa Arab pada awal masa Abad Pertengahan.
Terong (Solanum melongena) pada awalnya dianggap beracun, seperti halnya buah dari varietas kentang dan leunca. Ada yang ketika mengkonsumsinya kesehatannya menjadi terganggu, ada juga yang ketika mengkonsumsinya tidak berdampak buruk pada kesehatannya.
Karena itulah, beberapa kalangan kesehatan menyarankan bagi beberapa orang yang peka ketika mengkonsumsi terung dan berdampak buruk pada kesehatannya untuk menjauhi mengkonsumsi terung.
Buah terong memiliki banyak manfaat untuk tubuh apabila dikonsumsi, asalkan dikonsumsi dalam jumlah secukupnya. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi terung contohnya yaitu :
· Menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh
Terung memiliki kandungan asam klorogenat. Asam klorogenat mampu menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga terhindar dari penyakit akibat kolesterol
· Ketajaman mata menjadi meningkat
Terung memiliki kandungan vitamin A, dimana vitamin A sangat baik dalam menjaga serta meningkatkan kesehatan serta ketajaman mata
· Menurunkan berat badan
Sayur terong memiliki kalori rendah dan serat yang tinggi, sehingga membuat tubuh lebih cepat kenyang dan bisa menurunkan berat badan
· Tulang, sendi, serta otot menjadi lebih kuat
Nutrisi seperti magnesium, kalium, serta kalsium yang terkandung dalam terung bisa membantu tubuh untuk meningkatkan kekuatan tulang, sendi, serta otot menjadi lebih kuat
· Penyakit osteoporosis bisa dicegah
Buah terong memiliki kandungan kalium, kalsium, serta magnesium. Nutrisi – nutrisi tersebut mampu bekerja sama untuk bisa mencegah penyakit osteoporosis, sehingga tubuh terhindar dari osteoporosis
Baca Juga : Pupuk EM4, Tipe Bervariasi Dan Serbaguna Untuk Konsumen
Terong Prince Epa F1 Benih Terung Berkualitas

Terong Prince Epa F1 adalah benih terung berkualitas terbaik produk dari PT Bisi International, Tbk bermerek dagang Cap Kapal Terbang. Benih terong Prince Epa F1 Cap Kapal Terbang mulai banyak jadi pilihan petani, karena itu petani bisa mulai memilih produk Cap Kapal Terbang ini sebagai pilihan utama ketika melakukan budidaya tanaman terong.
Terong Prince Epa F1 memiliki berbagai macam karakteristik dan keunggulan dibandingkan produk – produk pesaingnya. Beberapa contoh karakteristik serta keunggulan yang dimiliki oleh benih terong Prince Epa F1 yaitu :
· Buah terong Prince Epa F1 padat berwarna ungu mengkilat
· Bagian buah terung Prince Epa F1 memiliki panjang sekitar ± 23 – 26 cm, berdiameter 5,2 – 5,3 cm, dan berat 230 gram
· Direkomendasikan ditanam pada saat musim kemarau untuk menghasilkan hasil panen tinggi
· Pembentukan buah dan bunga Terong Prince F1 mudah, cocok untuk usaha berkebun
· Daya simpan lama, sehingga lebih awet
· Tekstur buah terong Prince Epa F1 cukup keras, sehingga tahan proses pengiriman jarak jauh
· Terong Prince Epa F1 tahan penyakit layu bakteri dan fusarium
· Vigor tanaman tegak serta produktif
· Direkomendasikan ditanam pada daerah dataran rendah – dataran menengah
· Mudah dipasarkan ke pedagang serta konsumen melalui pasar tradisional, pasar induk, pasar swalayan, dll
· Bisa dipanen setelah berumur 53 – 57 hst dan memiliki potensi hasil panen tinggi, yakni berkisar sekitar ± 2,5 – 3,2 kg per tanaman
Budidaya Terong Prince Epa F1
Budidaya terong Prince Epa F1 cocok untuk petani sebagai peluang usaha menjanjikan dalam menghasilkan untung. Berkat keunggulan yang dimiliki oleh terong Prince Epa F1, maka budidaya terung menggunakan benih Prince Epa F1 dijamin menghasilkan hasil panen berkualitas terbaik.
Namun, untuk bisa mendapatkannya petani harus melakukan budidaya terong Prince Epa F1 secara baik serta benar. Cara menanam terong Prince Epa F1 secara baik dan benar yaitu :
· Persiapan Lahan Dan Pembibitan
Langkah pertama, siapkan lahan tanam terlebih dahulu. Bersihkan lahan tanam dari gulma, kerikil, dll. Setelah bersih dan selesai, bajak tanah agar kondisinya menjadi lebih gembur.
Apabila lahan tanam dirasa sudah gembur, maka langkah selanjutnya adalah membuat bedengan. Buat bedengan dengan rincian ukuran tinggi ± 20 – 25 cm, lebar ± 90 – 100 cm, serta panjang menyesuaikan kondisi lahan tanam.
Sesudah pembuatan bedengan telah selesai, berikan dolomite / kapur pertanian. Berikan dolomite sebanyak ± 1 – 2 ton per ha apabila pH tanah dibawah 6,5. Setelah 10 hari, bisa juga ditambahkan pupuk dasar berupa pupuk kandang ataupun kompos dengan cara ditaburkan pada bedengan secara merata.
Jika pemberian pupuk dasar telah selesai, pasang mulsa plastik pada bedengan. Setelah terpasang, buat lubang tanam pada bedengan. Buat lubang tanam dan berikan jarak 80 x 90 cm atau 70 x 60 cm.
Pada budidaya tanaman terong pada musim hujan, berikan jarak tanam sekitar ± 80 x 60 cm. Sementara, untuk musim kemarau berikan jarak tanam sekitar ± 70 x 60 cm.
Memasuki proses pembibitan, pertama – tama siapkan tempat penyemaian benih terlebih dahulu. Selanjutnya, buat bedengan untuk menyemai benih dengan ukuran tinggi 20 cm dan lebar 1 meter. Pembuatan bedengan dibuat dari campuran kompos, arang sekam, dan tanah menggunakan perbandingan 1 : 1 : 1.
Setelah itu, taburkan benih pada bedengan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Rendam benih terlebih dahulu dalam air hangat – hangat kuku selama ± 5 – 6 jam. Kemudian, tiriskan dan setelah itu semai benih terong Prince Epa F1.
Baca Juga : Cabe Iggo F1 Beli Cara Online Berkualitas Terbaik Harga Murah
· Penanaman
Setelah bibit terung Prince Epa F1 berumur 25 – 30 hari setelah semai (hss), bibit sudah bisa ditanam. Proses penanaman ini direkomendasikan dilakukan pada sore hari. Pilih bibit dengan kondisi baik, lalu masukkan ke dalam lubang tanam yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Untuk 1 lubang tanam dimasukkan sebanyak 1 bibit. Tutupi bibit yang telah dimasukkan ke lubang tanam menggunakan tanah sekitar, lalu sirami dengan air secukupnya agar bibit tidak layu.
· Pemeliharaan
Dalam proses pemeliharaan, ada beberapa proses pemeliharaan yang perlu untuk dilakukan. Contoh proses – proses pemeliharaan dalam budidaya terong Prince Epa F1 yaitu :
1. Penyulaman bibit
Apabila terdapat bibit yang mati atau tumbuh secara tidak sempurna, maka segera sulami bibit. Lakukan proses penyulaman bibit hingga bibit telah berumur sekitar 15 hst.
2. Penyiangan gulma
Lakukan proses penyiangan gulma secara rutin untuk menjaga lahan tanam tetap bersih dan bibit tumbuh secara sempurna. Selain itu, penyiangan gulma juga bisa menghindarkan terjadinya serangan hama dan penyakit.
3. Pengairan / penyiraman / irigasi
Lakukan proses pengairan / irigasi secara teratur. Pastikan agar ketika melakukannya disesuaikan dengan kondisi cuaca. Ketika musim kemarau, lakukan proses penyiraman sebanyak 2 kali sehari. Sementara, pada musim hujan tidak perlu melakukan penyiraman karena sudah mendapat air hujan.
4. Pemasangan ajir
Pemasangan ajir bertujuan untuk menopang bibit ketika tumbuh agar tetap tegak dan tidak roboh ketika diterpa angin, air hujan, dll. Untuk ajir, bisa menggunakan bambu / kayu.
Setelah ajir sudah siap, pasang ajir dengan jarak ± 5 – 7 cm dari pangkal batang. Pastikan agar menancapkannya secara hati – hati agar tidak melukai akar tanaman. Setelah terpasang, ajir dan bibit tanaman terong Prince Epa F1 bisa diikat menggunakan tali raffia.
5. Pemupukan susulan
Untuk membuat terong Prince Epa F1 menjadi subur, berikan pupuk tambahan ketika proses pemupukan susulan. Dalam proses pemupukan susulan ini, cara aplikasinya yaitu bisa dilakukan dengan cara dikocor ataupun ditabur pada tanaman.
Pupuk yang direkomendasikan dalam proses pemupukan susulan ini adalah TSP, ZA, NPK, ZA, ataupun KNO3 disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Lakukan pemupukan susulan pertama ketika tanaman berusia 10 hst. Setelah itu, pemupukan susulan selanjutnya bisa dilakukan setiap 1 minggu.
Baca Juga : Pupuk Tanaman Unsur Penting Dalam Bercocok Tanam
· Pengendalian Hama Dan Penyakit
Serangan hama serta organisme seperti virus dan bakteri selalu menjadi sebuah ancaman untuk petani. Meskipun sudah memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu, dalam melakukan budidaya terong Prince Epa F1.
Beberapa contoh hama serta penyakit yang bisa menjadi ancaman contohnya yaitu :
1. Bercak Daun Kelabu
Penyakit bercak daun kelabu disebabkan oleh infeksi cendawan Stemphylium solani. Bercak daun kelabu muncul dan berkembang karena beberapa faktor, seperti curah hujan tinggi atau kemarau berkepanjangan, tingkat kelembaban tinggi, dll.
Tingkat perkembangan cendawan Stemphylium pun akan semakin lebih cepat apabila didukung oleh beberapa faktor, seperti kekurangan kalium, angin, serta suhu sekitar ± 20 – 30° C.
Gejala serangan penyakit bercak daun kelabu contohnya seperti jaringan daun retak serta muncul lubang seperti bekas tembakan, dan daun mengalami kerontokan secara besar – besaran.
Untuk mengendalikan penyakit bercak daun kelabu, caranya yaitu memberikan pupuk kalium dalam dosis secukupnya, melakukan irigasi secara teratur, berikan pemupukan secara berimbang, serta memberikan fungisida sesuai dosis.
2. Kumbang Hidung Lebar
Kumbang hidung lebar (Myllocerus sp.) adalah salah satu hewan serangga berukuran kecil berwarna abu – abu. Seekor kumbang hidung lebar betina bisa bertelur hingga sebanyak 360 butir telur di tanah selama ± 24 hari.
Setelah menetas, larva akan menggali ke dalam tanah untuk langsung memakan bagian akar tanaman. Selanjutnya, larva akan berubah menjadi kepompong di tanah.
Gejala serangan kumbang hidung lebar yaitu bagian tepi daun menjadi berlekuk, daun mengalami kerontokan, serta pada serangan parah pertumbuhan tanaman menjadi terhambat.
Untuk mengatasi serangan kumbang hidung lebar, caranya yaitu melakukan rotasi tanaman, memotong dan membuang tanaman yang telah terinfeksi, menjaga kebersihan lahan tanam, dan melakukan aplikasi insektisida sesuai dosis.
3. Lalat Pengerek Daun
Lalat pengerek daun (Agromyzidae) merupakan ancaman utama untuk berbagai tanaman, tak terkecuali dengan terung. Serangga ini bisa menyebabkan kerusakan pada tanaman inang yang diserangnya.
Serangan lalat pengerek daun dimulai ketika lalat betina mulai menusuk jaringan daun dan mulai bertelur. Setelah beberapa hari, larva akan menetas dari telur tersebut.
Mereka akan memakan daun dan membuat terowongan putih besar. Setelah mulai dewasa, larva akan menjatuhkan diri ke tanah. Lalu, setelah beberapa hari dalam kepompong muncullah lalat dewasa.
Gejala serangan lalat penggerek daun yaitu terdapat terowongan seperti garis abu – abu pada daun, terdapat garis garis pada daun, serta daun mulai berguguran meskipun belum waktunya.
Untuk mengatasi lalat pengerek daun, caranya yaitu memotong dan membuang tanaman yang terserang, memasang perangkap lalat, merotasi tanaman secara teratur, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dosis.
4. Busuk Batang
Penyakit busuk batang disebabkan oleh infeksi cendawan Sclerotinia sclerotiorum. Cendawan ini bisa menular melalui media seperti tanah, dan bisa bertahan dalam jangka waktu lama pada sisa – sisa tanaman ataupun di dalam tanah.
Gejala penyakit busuk batang diantaranya yaitu terdapat bercak – bercak basah pada bagian tangkai daun, daun, dan buah, batang dan bagian atas tanaman mengalami kelayuan, serta terdapat bintik – bintik besar ditutupi semacam jamur putih dan berkapas.
Untuk mengatasi penyakit busuk batang, caranya yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, melakukan pemupukan secara berimbang pada tahap akhir pertumbuhan tumbuhan, dan tidak memberikan irigasi secara perlebihan.
· Pemanenan

Proses
pemanenan terong Prince Epa F1 bisa
dilakukan setelah berumur sekitar ± 53 – 57 hst dengan
potensi hasil panen mencapai ± 2,5 – 3,2 kg per tanaman.
Untuk
memanen terong Prince Epa F1, direkomendasikan
dilakukan pada waktu pagi atau sore hari. Setelah memutuskan waktu pemanenan,
petik buah terong Prince Epa F1
secara hati – hati menggunakan tangan.
Bisa
juga menggunakan gunting atau pisau untuk mempermudah proses pemetikannya.
Potong buah terong sampai bagian tangkainya, lalu masukkan ke dalam wadah. Proses
pemanenan ini bisa dilakukan dengan diberikan interval waktu panen setiap 3
sampai 7 hari sekali
Baca
Juga : Corona F1 Benih Tomat Bisi Anti Virus Dijual Harga Murah
Demikianlah artikel ini
saya tulis dan sampaikan kepada Anda semua. Semoga bermanfaat serta memberi
dampak positif untuk Anda.
Jika masih terdapat hal – hal yang kurang jelas tentang artikel berjudul Terong Prince Epa F1 Kualitas Terbaik Untuk Budidaya Tanaman ini, hubungi segera Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau bisa juga melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Salam sukses dan sampai berjumpa lagi pada artikel selanjutnya.