Dekamon VS Atonik Produk Berkualitas Untuk Tanaman

Dekamon VS Atonik Produk Berkualitas Untuk Tanaman. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia toko online pertanian terpercaya yang jual dan menyediakan aneka ragam sarana prasarana pertanian terlengkap harga murah berkualitas terbaik.

Produk Dekamon vs Atonik belakangan banyak dibicarakan dan trending di petani. Lalu mana yang paling aman untuk digunakan ??

Apa saja kelebihan maupun kekurangannya ?? Simak penjelasan selengkapnya tentang Dekamon vs Atonik pada artikel kali ini.

Setiap makhluk hidup pasti membutuhkan nutrisi agar mampu tumbuh serta berkembang dengan optimal.

Seperti halnya manusia, tanaman pun juga membutuhkan nutrisi penting yang berguna dalam perkembangan tumbuhan.

Jika tumbuhan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, maka tentu petani nantinya juga akan mendapatkan hasil produksi tanaman yang berkualitas sempurna. Bukankah hal tersebut yang diinginkan oleh petani ??

Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut adalah dengan memberikan zpt.

ZPT atau zat pengatur tumbuh sendiri merupakan suatu zat sintetis hasil dari proses campur tangan manusia atau proses rekayasa yang menghasilkan banyak nutrisi penting untuk pertumbuhan tanaman.

2 contoh dari produk zat pengatur tumbuh tersebut adalah Dekamon dan Atonik.  Baik Atonik ataupun Dekamon sudah banyak beredar di pasaran serta digunakan oleh banyak petani untuk membuat pertumbuhan tanaman tetap maksimal.

Beberapa waktu belakangan, perbincangan mengenai Dekamon vs Atonik mulai ramai dibicarakan serta trending di kalangan petani. Siapa yang tidak mengenal 2 merek zpt berkualitas tersebut ??

2 produk tersebut adalah produk berkualitas unggul, sehingga kualitasnya tak perlu ragu untuk diragukan.

Namun, kenapa belakangan zat pengatur tumbuh Dekamon vs Atonik ramai diperbincangkan ?? Simak penjelasannya pada uraian di bawah ini.

Baca Juga : Herbisida Topshot Mudah Atasi Gulma

Dekamon VS Atonik

Dekamon vs Atonik, mana yang lebih baik ?? Sebelum membahas kekurangan dan kelebihan dari 2 zat pengatur tumbuh tersebut, mari kita bahas satu per satu sampai tuntas.

Dekamon adalah produk zat pengatur tumbuh produksi dari PT Kalatham. ZPT Dekamon berbentuk larutan dan mengandung banyak nutrisi bermanfaat yang mampu untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif maupun generatif pada tumbuhan.

Di dalam Dekamon, ada 4 macam bahan aktif. 4 macam bahan aktif tersebut diantaranya yaitu natrium 5 nitroguaiakol 3,45 g/lnatrium orto nitrofenol 6,90 g/lnatrium 2,4 dinitrofenol 1,73 g/l, serta natrium para nitrofenol 10,35 g/l.

ZPT Dekamon memiliki nomor pendaftaran RI. 0104011982532. Zat pengatur tumbuh Dekamon bisa diaplikasikan pada banyak tanaman, contohnya seperti cabe merah, kedelai, apel, padi, dll.

Atonik adalah produk zat pengatur tumbuh produksi dari PT Mastalin Mandiri. ZPT Atonik berbentuk larutan dalam air berwarna coklat tua.

Zat pengatur tumbuh produk Mastalin ini mampu mendukung pertumbuhan dan meningkatkan kualitas tumbuhan serta hasil produksinya.

Di dalam Atonik, ada 4 macam bahan aktif. 4 macam bahan aktif tersebut diantaranya seperti natrium 2-4 dinitrofenol 0,5 g/lnatrium para-nitrofenol 3.0 g/lnatrium 5-nitroguaiakol 1.0 g/l, serta natrium orto-nitrofenol 2 g/l.

ZPT unggulan produk Mastalin ini memiliki aneka manfaat, seperti mampu meningkatkan jumlah dan bobot buah, mampu mengurangi pecahnya bulir padi, pemulihan tanaman menjadi lebih cepat, dan juga mampu menekan tingkat perkembangan hama serta penyakit.

ZPT Atonik memiliki nomor pendaftaran RI. 0104011982561. Zat pengatur tumbuh Atonik bisa diaplikasikan ke banyak tanaman, seperti kentang, bawang merah, padi, cabe, tomat, jeruk, kakao, dll.

Baca Juga : Toko Obat Pertanian Terdekat Solusi Petani Dapatkan Obat Tani

Kelebihan Serta Kekurangan Dekamon VS Atonik

Dekamon vs Atonik, apa saja kekurangan serta kelebihannya ?? Mana yang seharusnya dipilih ??

Hal – hal tersebut terus berlangsung dan menjadi perdebatan mengenai Dekamon vs Atonik terus berlangsung sampai sekarang dan jadi salah satu hal seru untuk dibicarakan di bidang pertanian beberapa waktu ke belakang.

Tak heran tema Dekamon vs Atonik banyak disorot karena Dekamon vs Atonik sendiri dikenal memiliki efek bagus untuk tumbuhan.

Karena itu, Pertanian Indonesia akan memberikan perbandingan kelebihan serta kekurangan Dekamon VS Atonik.

Kelebihan Dekamon :

Mampu mencegah kerontokan bunga serta buah

Merangsang pertumbuhan tunas, akar, daun, batang, serta buah

Bentuk formulasi berupa cairan / larutan, sehingga mudah larut bersama air

Sebagai penunjang untuk meningkatkan pertumbuhan serta perkembangan tanaman

Kekurangan Dekamon :

Apabila dosis konsentrasi Dekamon berlebihan, maka pertumbuhan tanaman menjadi terhambat

Kelebihan Atonik :

Mampu membuat kualitas tanaman menjadi lebih baik

Mampu menjaga serta melindungi kondisi pertumbuhan dari efek negatif

Pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat dan merata

Tumbuhan yang mengalami kerusakan semisal pada bagian batang dan daun pemulihannya menjadi lebih cepat

Menekan perkembangan serta pertumbuhan hama maupun penyakit pada tanaman

Bentuk formulasi berupa cairan pekat berwarna kecoklatan, sehingga apabila tercampur dengan air mudah larut

Kekurangan Atonik :

Jika dosis konsentrasi aplikasi Atonik berlebihan, maka pertumbuhan serta perkembangan tanaman justru menjadi terhambat

Dari penjelasan diatas, sudahkah Anda bisa memilih mana antara zpt produk Kalatham vs zpt produk Mastalin ??

Baca Juga : Penyemprotan Padi Bunting Untuk Petani

Dosis Aplikasi Dekamon VS Atonik

Dalam mengaplikasikan Dekamon vs Atonik, petani perlu memahami cara aplikasi serta berapa banyak dosis yang akan diaplikasikan pada tumbuhan sasaran.

Lalu bagaimana cara aplikasi dan berapa banyak dosis yang digunakan ? Simak selangkapnya pada rincian seperti dibawah ini.

Dekamon

1. Cabai : pada saat tanaman berumur ± 30 hst dan 40 hst aplikasikan dengan cara penyemprotan volume tinggi. Dosis yang digunakan sebanyak ± 1 l/ha untuk setiap 1 kali aplikasi penyemprotan.

2. Padi Sawah : pada saat tanaman berumur ± 30 hst dan 40 hst aplikasikan dengan cara penyemprotan volume tinggi. Dosis yang digunakan sebanyak ± 2 ml/l.

3. Kakao : pada saat tanaman sebanyak5 kali (dengan interval waktu 10 hari) dengan cara penyemprotan volume tinggi. Dosis yang digunakan sebanyak ± 2 l/ha untuk setiap 1 kali aplikasi penyemprotan.

4. Tomat : pada saat tanaman berumur ± 30 hst dan 40 hst aplikasikan dengan cara penyemprotan volume tinggi. Dosis yang digunakan sebanyak ± 1 l/ha.

5. Kentang : pada saat tanaman berumur ± 30 hst dan 40 hst aplikasikan dengan cara penyemprotan volume tinggi. Dosis yang digunakan sebanyak ± 2 l/ha.

Atonik

1. Kedelai : untuk meningkatkan mutu biji, jumlah polong, serta pengisian polong. Lakukan pengaplikasian dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebanyak ± 1 ml / liter air.

2. Apel : untuk meningkatkan bobot buah serta jumlah buah. Lakukan pengaplikasian dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebanyak ± 1,25 ml / liter air.

3. Padi Sawah : untuk meningkatkan jumlah gabah / malai, jumlah anakan, serta tinggi tanaman. Lakukan pengaplikasian dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebanyak ± 1 ml / liter air.

4. Cabai Merah : untuk meningkatkan bobot buah serta jumlah buah. Lakukan pengaplikasian dengan cara penyemprotan volume tinggi dengan dosis sebanyak ± 0,2 ml / liter air. 

Baca juga : Pestisida Organik Dan Peran Pentingnya Dalam Pertanian

Catatan Penting Tentang Produk Dekamon VS Atonik

Setelah melihat perbandingan produk Dekamon vs Atonik, tentu Anda bisa memilih produk mana antara produk Kalatham vs produk Mastalin tersebut. Selain itu, Pertanian Indonesia memiliki beberapa catatan penting tentang Dekamon vs Atonik.

Beberapa  catatan penting tentang produk Dekamon vs Atonik yaitu :

Baca terlebih dahulu petunjuk penggunaan Atonik ataupun Dekamon sebelum diaplikasikan pada tanaman

Pastikan Anda memilih produk yang paling sesuai antara Dekamon vs Atonik dan 

Jauhkan produk Atonik maupun Dekamon dari jangkauan anak – anak agar terhindar dari hal – hal negatif

Aplikasikan Dekamon atau Atonik sesuai dosis dan tepat waktu supaya hasil optimal bisa didapatkan

Pakai peralatan pengaman lengkap (masker, sarung tangan, dll) ketika mengaplikasikan Dekamon atau Atonik supaya tubuh tetap terlindungi

Sebaiknya lakukan aplikasi penyemprotan pada waktu pagi hari agar penyerapan oleh tanaman menjadi lebih maksimal

Harga Atonik serta Dekamon yang Pertanian Indonesia jual dijamin murah dengan kualitas original

ZPT Dekamon atau Atonik yang Pertanian Indonesia jual tersedia dalam kemasan botol isi bersih 100 ml dan 500 ml

Toko Pertanian Indonesia siap kirim produk Dekamon VS Atonik ke konsumen dengan jaminan pasti sampai ke alamat tujuan

Demikian artikel tentang pertanian ini saya tulis serta sampaikan kepada seluruh pembaca. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan memberikan wawasan pengetahuan untuk Anda semua.

Jika masih ada hal – hal kurang jelas mengenai artikel Dekamon VS Atonik Produk Berkualitas Untuk Tanaman ini, pembaca bisa langsung menghubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sampai bertemu lagi pada artikel – artikel kami selanjutnya.

Leave Your Comment

Daftar untuk mendapatkan penawaran eksklusif, produk terbaru, dan tips perawatan langsung ke kotak masuk Anda.