Gibgro 10 SP ZPT Unggul Dan Ampuh Untuk Pertumbuhan Tanaman

Gibgro 10 SP ZPT Unggul Dan Ampuh Untuk Pertumbuhan Tanaman. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian yang jual dan menyediakan berbagai sarana prasarana pertanian dengan kualitas terbaik dengan harga murah.

Gibgro 10 SP zat pengatur tumbuh unggul untuk meningkatkan pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Dengan menggunakan Gibgro, maka tanaman akan tumbuh dengan sempurna karena mendapatkan nutrisi – nutrisi tambahan yang dibutuhkan.

Pentingnya ZPT Untuk Pertumbuhan Tanaman

ZPT memiliki peran penting bagi pertumbuhan serta perkembangan tumbuhan. Zpt sendiri adalah suatu zat yang dihasilkan secara buatan (sintetis) dengan campur tangan manusia ataupun melalui teknologi rekayasa dan umumnya zpt berhubungan dengan kimia.

Konsep zat pengatur tumbuh sendiri berawal dari konsep hormon. Hormon tumbuhan atau fitohormon adalah senyawa – senyawa organik yang dalam konsentrasi rendah mempengaruhi proses – proses fisiologis.

Proses – proses fisiologis tersebut terutama mengenai proses pertumbuhan, differensiasi, serta perkembangan dan pertumbuhan tanaman. Proses – proses lainnya yaitu pengenalan tanaman, pembukaan stomata, translokasi, serta penyerapan unsur hara sangat dipengaruhi oleh hormon tumbuhan.

Dengan makin berkembangnya pengetahuan mengenai biokimia serta industri kimia maka semakin banyak ditemukan berbagai senyawa dimana memiliki fisiologis serupa seperti hormon tanaman. Senyawa inilah nantinya dikenal dengan nama Zat Pengatur Tumbuh (ZPT).

Baca Juga : Petrokum Rodentisida Ampuh Atasi Hama Tikus

Batasan mengenai zat pengatur tumbuh pada tanaman (plant regulator) merupakan senyawa organik yang tidak termasuk kedalam unsur hara (nutrient) dimana merupakan 2 fungsi berupa menghambat serta menstimulir atau secara kualitatif mengubah perkembangan serta pertumbuhan tumbuhan.

Sedangkan fitohormon adalah senyawa organik yang bukan nutrisi aktif dalam jumlah kecil serta disintesis pada bagian tertentu, dimana umumnya ditranslokasikan pada bagian lain tumbuhan yang mana menghasilkan suatu tanggapan secara morfologis, fisiologis, dan biokimia.

Aplikasi zat pengatur tumbuh umumnya dilakukan dengan cara penyemprotan. Tetapi, banyak juga petani menggunakan produk zat pengatur tumbuh saat proses pembenihan, yaitu dengan merendam benih dalam larutan air serta zpt sebelum menyemai benih.

Penggunaan zpt oleh petani bukan hanya semata – mata untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman, namun juga untuk memperbaiki mutu buah, mencegah terjadinya gugur bunga dan buah, serta meningkatkan hasil buah.

Pemberian zpt pada tumbuhan mutlak harus diikuti dengan pemberian pupuk dan pengairan secara intensif agar mampu mengimbangi laju pertumbuhan serta pemenuhan kebutuhan hara pada tumbuhan. Jika aplikasi zpt tanpa diimbangi dengan pengairan dan pemupukan yang sesuai maka nantinya akan terkenya penyakit / berakibat negatif pada tanaman.

Ketika akan melakukan aplikasi zat pengatur tumbuh, harus benar – benar mempertimbangkan kondisi tanaman bersangkutan agar mencapai pertumbuhan maksimal serta kondisinya cukup sehat.

Dosis penggunaan zpt biasanya hanya boleh diberikan dalam dosis dengan jumlah rendah. Apabila diberikan dalam dosis tinggi, maka akan menjadi tidak efektif dan justru akan menghambat khasiat hormon zpt.

Saat merangsang proses pembungaan serta pembuahan menggunakan zat pengatur tumbuh, kondisi tumbuhan harus dalam keadaan prima terlebih dahulu. Ketika mengaplikasikan zpt, pastikan agar tanaman dalam kondisi sehat, memiliki cadangan berkarbohidrat tinggi, serta umurnya sudah memasuki usia poduktif (sudah cukup dewasa).

Untuk menunjang faktor tersebut, harus ditunjang oleh keadaan lingkuran sekitar seperti suhu, tingkat kelembaban, unsur hara, udara, sinar matahari, angin, air, dll. Setelah kondisi tanaman dalam keadaan prima, baru berikan zat pengatur tumbuh ke tanaman.

Dari beberapa penelitian yang telah dilakukan, penggunaan zpt mampu meningkatkan hasil sebanyak ± 50%. Tetapi, peningkatan hasil ini tidak hanya disebabkan oleh pemberian zpt saja, tetapi juga karena pengaruh dari pemberian pupuk pada tanaman.

Seperti halnya ketika menggunakan pupuk, penggunaan zpt juga harus dilakukan secara hati – hati. Di Indonesia sendiri, sudah banyak beredar produk – produk zpt berkualitas terbaik dengan bahan dasar berbeda – beda.

Salah satu produk zpt yang banyak digunakan oleh petani Indonesia adalah Gibgro 10 SP. Apa itu Gibgro 10 SP ?? Apa saja keunggulan dari produk satu ini ??

Gibgro 10 SP


Gibgro 10 SP adalah produk zpt berkualitas terbaik produksi dari PT Nufarm Indonesia. ZPT Gibgro mampu memberikan hasil terbaik untuk tanaman, sehingga petani tak ragu untuk memilih zpt produk Nufarm ini.

Gibgro memiliki bentuk formulasi berupa tepung serta bisa larut dalam air. ZPT Gibgro 10 SP memiliki bahan aktif berupa Asam giberelat (Giberelic acid) 10%.

Sudah banyak petani menggunakan zat pengatur tumbuh unggulan produk Nufarm ini. ZPT Gibgro 10 SP memiliki banyak manfaat untuk tumbuhan. Contoh manfaat yang bisa didapatkan dari penggunaan Gibgro yaitu :

·         Sangat praktis untuk digunakan

·         Meningkatkan tingkat produksi tanaman dengan kuantitas serta kualitas lebih baik

·  Penggunaan dalam dosis rendah sudah mampu memberikan peningkatan efek yang diharapkan, sehingga sangat hemat

·         Tidak meninggalkan residu pada tanaman

·         Mampu mempercepat germinasi serta munculnya tunas pada benih

·         Meningkatkan ukuran daun, batang, serta percabangan

·         Mempercepat proses pembuahan serta meningkatkan ukuran buah menjadi lebih besar

·     Pengaplikasian Gibgro 10 SP sangat fleksibel serta bisa diberikan pada tumbuhan dengan berbagai kondisi

·       Pada bagian buah, ukuran tongkol menjadi lebih besar, panjang, serta berisi sampai ke ujung tongkol

Baca Juga : Sayuran Kubis Sayuran Banyak Manfaat Untuk Petani

Tanaman Yang Cocok Diberikan Gibgro 10 SP

Tanaman yang cocok diberikan Gibgro 10 SP ada beberapa jenis. Gibgro untuk sayuran maupun tanaman lainnya sangat dibutuhkan petani. Beberapa jenis tanaman yang cocok diberikan ZPT Gibgro 10 SP yaitu :

·         Padi Sawah

Padi sawah adalah padi yang ditanam pada lahan sawah. Jenis padi sawah diantaranya seperti padi gadu, padi rendengan, padi lebak, padi rembesan, padi pasang surut, padi gogo rancah, dll.

Padi merupakan salah satu penghasil karbohidrat penting di dunia, selain jagung, gandum, dll. Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah bagian bijinya. Bagian bijinya dimanfaatkan untuk diolah menjadi beras, dan diolah lagi untuk menjadi nasi untuk dikonsumsi manusia.

Tumbuhan ini berasal dari 2 benua, yaitu Asia dan Afrika tropis serta subtropis. Bukti sejarah telah menunjukkan bahwa penanaman padi di daerah Zhejiang (Cina) sudah dimulai sejak tahun ± 3000 SM.

Cina merupakan Negara produsen padi nomer satu di dunia, diikuti dengan India dan Indonesia. Di Indonesia, 5 daerah penghasil padi terbesar diantaranya yaitu Indramayu, Karawang, Subang, Sukabumi, dan Tasikmalaya.

Padi sawah mampu tumbuh dengan baik di daerah panas dengan curah hujan tinggi. Ketika buah padi telah menguning, buah buah tersebut dirontokkan dari malai, lalu biji – bijinya dipisahkan dari kulitnya.

Dari buah padi itulah nantinya akan didapatkan sekam, dedek, beras, dan bekatul. Bagian yang dikonsumsi adalah berasnya, sementara untuk bagian lainnya digunakan media tanam, pakan ternak, suplemen pangan, dll.

·         Jagung

Jagung merupakan salah satu tumbuhan pangan penghasil karbohidrat yang sangat penting di dunia, selain padi serta gandum. Di Indonesia sendiri, jagung banyak dimanfaatkan dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok serta dimanfaatkan pada berbagai produk olahan berbahan dasar jagung.

Selain itu, umumnya jagung kini dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Pakan ternak berbahan dasar jagung bisa diberikan pada berbagai hewan ternak, seperti ayam, merpati, kambing, sapi, dll.

Dengan perkembangan teknologi, jagung tak hanya digunakan untuk hal – hal diatas. Teknologi yang semakin maju membuat jagung juga dimanfaatkan dalam bidang industri kosmetik, farmasi, dan kimia.

Jagung bukanlah asli dari Indonesia, tetapi berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. Bangsa Maya dan Omlek adalah yang pertama mendomestikasi jagung untuk mulai dibudidayakan (± 10.000 tahun lalu).

Sejak saat itu, mereka mulai mengenal berbagai teknik pengolahan hasil jagung. Teknologi ini dibawa ke Amerika Selatan sekitar ± 7000 tahun lalu, lalu mencapai daerah Peru sekitar ± 4000 tahun lalu.

Di masa inilah jagung mampu beradaptasi dengan baik pada suhu rendah di pegunungan Andes. Sejak tahun 2500 SM, tumbuhan ini telah dikenal di berbagai penjuru Benua Amerika. Di akhir abad ke 15, kedatangan bangsa Eropa membuat jagung mulai menyebar ke berbagai tempat di dunia, dimana salah satunya adalah Asia.

Penyebaran jagung ke Asia menjadi lebih cepat dengan terbukanya jalur darat yang dipelopori oleh armada pimpinan Ferdinand Magellan melintasi Samudera Pasifik. Di tempat baru itulah jagung relatif lebih mudah untuk beradaptasi karena jagung memiliki elastisitas fenotipe tinggi.

Di Indonesia, jagung memiliki banyak nama panggilan. Beberapa cotohnya yaitu jhaghung (Madura), fata (Solor), gandung (Toraja), kastela (Halmahera), rigi (Nias), jago (Bima), dll.

Jagung sangat baik dikonsumsi oleh tubuh manusia. Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan, seperti memperlancar sistem pencernaan, mencegah penyakit jantung, mengontrol penyakit diabetes, dll.

Baca Juga : Fungisida Folicur 25 WP Pestisida Ampuh Untuk Petani Atasi Serangan Jamur

Cara Aplikasi Gibgro

Cara Aplikasi Gibgro harus dilakukan secara baik dan benar untuk agar mendapatkan hasil maksimal. Cara aplikasi ZPT Gibgro secara baik dan benar yaitu :

1.   Pertama, baca petunjuk penggunaan Gibgro terlebih dahulu

2.   Gunakan takaran yang sesuai

3.   Untuk padi, aplikasikan sebanyak 2 kali yakni pada umur 45 HST (hari setelah tanam) serta 65 HST. Aplikasi ZPT Gibgro 10 SP pada umur 45 hst memiliki tujuan untuk mempersiapkan potensi tingkat keberhasilan penyerbukan dan pembuahan pada tanaman, dan juga menambah potensi ukuran panjang malai padi.

4.  Takaran penggunaannya untuk tanaman padi yaitu untuk setiap 1 sachet Gibgro 10 SP per tangki semprot berukuran 15 liter. Biasanya, untuk setiap 1 hektar lahan membutuhkan Gibgro sebanyak 20 – 40 sachet untuk 2 kali aplikasi pada tanaman

5.   Untuk tanaman jagung aplikasikan sebanyak 2 kali yakni pada umur 20 dan 60 hst

6.  Takaran penggunaannya untuk jagung yaitu dengan dosis / konsentrasi sebanyak 20 – 40 gr/ha

Catatan Dalam Menggunakan Gibgro 10 SP


Dalam menggunakan Gibgro 10 SP, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Contoh beberapa hal yang harus diperhatikan tersebut yaitu :

1. Baca petunjuk penggunaan zpt Gibgro terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya pada tanaman

2.  Lakukan proses pengaplikasian Gibgro 10 SP pada pagi hari agar penyerapan nutrisi untuk tanaman menjadi lebih mudah

3.   Simpan di tempat aman dengan suhu sesuai

4. Jauhkan dari jangkauan anak – anak untuk menghindari hal – hal negatif yang tidak diinginkan

5.   Pertanian Indonesia jual zpt Gibgro harga murah dengan kemasan sachet 1 gram

6. Pertanian Indonesia siap mengirim Gibgro 10 SP kualitas terbaik dengan jaminan pasti sampai ke alamat tujuan

Baca Juga : Bibit Sayuran Unggul Untungkan Petani

Demikian artikel berjudul Gibgro 10 SP ZPT Unggul Dan Ampuh Untuk Pertumbuhan Tanaman ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan dampak positif untuk Anda.

Apabila masih terdapat hal – hal yang kurang jelas atau ingin Anda tanyakan langsung saja hubungi Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau bisa juga melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sekian dan sampai jumpa kembali pada artikel lainnya.