Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Secara Baik Dan Benar

Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Secara Baik Dan Benar. 081252271859 SMS / WA Toko Online Pertanian Indonesia.

Pertanian Indonesia jual kebutuhan pertanian terlengkap dengan harga murah dan berkualitas serta didukung dengan perusahaan jasa pengiriman logistik terpercaya dengan jaminan pesanan pasti sampai ke alamat tujuan.

Tanaman kacang panjang merupakan tanaman perdu semusim yang biasa dimanfaatkan sebagai sayur atau pun bisa juga sebagai lalapan. Bagiannya yang biasa digunakan sebagai sayur atau lalapan yaitu bagian serat – serat lunak serta buahnya yang masih muda.

Kacang Panjang Dan Sejarahnya

Kacang panjang diperkirakan berasal dari Afrika dan India. Tumbuhan yang memiliki nama lain yardlong bean ini bisa dengan mudah dijumpai di kawasan Negara panas di Asia.

Varietas tanaman ini pada saat pertama kali didomestikasi terdiri dari 2 jenis, yaitu varietas liar dan varietas budidaya. 2 varietas tersebut berpusat di Asia (India dan Asia Tenggara) dan Afrika Barat.

Di Indonesia, tumbuhan ini termasuk sudah lama dibudidayakan. Meskipun begitu, banyak anak – anak yang tidak terlalu menyukai sayuran kacang panjang. Budidayanya pun bisa dilakukan di berbagai tempat, seperti pekarangan rumah, kebun, tegalan, dan sawah.

Tanaman kacang panjang termasuk dalam tanaman semak, dan tumbuh secara menjalar dengan tinggi tumbuhan sekitar ± 2,5 m. Bagian batang tanaman ini tegak, lunak, dan silindris dengan permukaan licin berwarna hijau.

Tanaman kacang panjang bisa tumbuh dengan baik di dataran dengan ketinggian 0 – 800 mdpl. Tanah yang cocok untuk digunakan yaitu tanah latosol, alluvial, dan regosol dengan pH tanah sekitar 5,5 – 6,5. Suhu paling ideal untuk budidaya tumbuhan satu ini yaitu sekitar 18° - 32° C dengan curah hujan 600 – 2000 mm / tahun dan sinar matahari yang cukup sepanjang tahun.

Baca Juga : Jual Benih Blirik Anti Virus Produk Sekar Agro Lestari Seed

Manfaat Kacang Panjang

Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dari mengkonsumsi kacang panjang. Beberapa manfaat kacang panjang yang bisa Anda dapatkan contohnya yaitu :

·         Menangkal radikal bebas

Kandungan vitamin C dalam tanaman kacang panjang mampu mencegah penumpukan radikal bebas yang mampu menyebabkan penyakit seperti kanker, stroke, dan lain – lain.

·         Menjaga kesehatan jantung

Nutrisi yang terkandung dalam tumbuhan satu ini mampu mengurangi tensi darah dan peradangan, sehingga kesehatan jantung tetap terjaga.

·         Menurunkan kadar glukosa

Sayuran hijau ini mengandung sifat analgesik dan antihiperglikemik dimana mampu mengurangi rasa sakit dan mengurangi kadar glukosa dalam darah.

·         Memperbesar ukuran payudara

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menghasilkan laporan jika kandungan zat fitoestrogen pada tanaman kacang panjang mampu memperbesar ukuran payudara.

Zat tersebut mampu memicu pertumbuhan sel epitel pada payudara, sehingga memicu perkembangan ukuran payudara menjadi lebih besar.

·         Membuat tidur lebih nyenyak

Kandungan mineral magnesium dalam tanaman kacang panjang mampu membuat tubuh lebih nyenyak.

·         Menjaga kesehatan kulit

Kacang panjang mampu menghasilkan vitamin C. Vitamin C ini  mampu membuat kulit menjadi lebih cerah dan sehat, sehingga mampu mengurangi kekeringan pada kulit dan memperlambat proses penuaan.

·         Menjaga kesehatan mata

Kandungan zat tiamin dalam tanaman kacang panjang mampu menjaga kesehatan mata dan menghindarkan dari resiko gangguan mata, seperti glaukoma, katarak, dll.

·         Mengurangi nyeri saat terjadi menstruasi

Kandungan zat mangan dalam tanaman kacang panjang mampu mengurangi rasa nyeri saat terjadi menstruasi.

Baca Juga : Benih Tanaman Kacang Panjang Unggul Kualitas Terbaik

Tanaman Kacang Panjang Sebagai Sebuah Peluang Usaha

Pemanfaatan tanaman kacang panjang biasanya sebagai olahan kacang panjang, seperti oseng kacang panjang, sayur kacang panjang, dll.

Budidaya kacang panjang pun kini mulai banyak dimanfaatkan oleh petani sayur sebagai sebuah peluang bisnis. Petani  hortikultura cocok budidaya tanaman satu ini karena mampu menghasilkan profit menguntungkan.

Cara menanam kacang panjang dengan baik dan benar yaitu :

·         Persiapan Lahan Tanam

Persiapkan lahan tanam terlebih dahulu sebelum melakukan proses penanaman. Proses persiapan lahan tanam ini dilakukan dengan cara membajak tanah terlebih dahulu. Lakukan dengan cara dicangkul atau dibajak menggunakan traktor.

Setelah lahan tanam diolah, buat bedengan pada lahan tanam dengan ukuran tinggi 20 – 30 cm, lebar 70 - 80 cm, dan panjangnya disesuaikan dengan lahan tanam. Berikan jarak antar bedengan ± 50 – 60 cm. Jika pH tanah masih dibawah 5,5 , berikan dolomite atau kapur pertanian dengan cara ditaburkan dengan dosis sebanyak 50 kg – 75 kg per 400 m².

Setelah itu berikan pupuk dasar berupa pupuk ZAKCl dan TSP (dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 : 2) dan dosis sebanyak ± 1 – 20 kg per 400 m². Pemberian pupuk dasar ini dilakukan sekitar ± 10 – 15 hst (hari sebelum tanam).

·         Penanaman Benih

Sebelum menanam benih, buat lubang tanam terlebih dahulu pada bedengan. Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar ± 5 cm. Pastikan Anda memilih dan menggunakan benih hibrida unggul dan antivirus.

Masukkan sebanyak 2 – 4 biji kacang panjang untuk setiap lubang tanam. Setelah itu, tutup kembali lubang tanam dengan tanah di sekitar bedengan. Sirami dengan air secukupnya untuk menjaga tingkat kelembabannya. Setelah 2 – 4 hari, benih akan mulai tumbuh.

Baca Juga : Pestisida Untuk Mengatasi Serangan Hama Dan Penyakit Pada Tanaman Kacang Panjang

·         Pemeliharaan

Proses pemeliharaan harus selalu dilakukan untuk menjaga keberlangsungan budidaya tanaman kacang panjang. Beberapa proses pemeliharaan tersebut contohnya seperti :

1.   Penyulaman Bibit

Proses penyulaman bibit bisa dilakukan setelah bibit berumur seminggu.  Lakukan proses penyulaman bibit jika terdapat bibit yang tidak tumbuh secara sempurna.

2.   Pemupukan Susulan

Proses pemupukan susulan harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Pemupukan ini sudah bisa dilakukan saat tanaman kacang panjang sudah berumur 1 minggu. Berikan pupuk KClSP – 36 dan urea dengan dosis masing – masing sebanyak 1 kg.

Caranya, yaitu dengan mencampurkan semua pupuk menjadi satu, lalu berikan pada tanaman dengan cara dikocorkan atau ditabur dengan dosis sebanyak ± 20 gram per tanaman.

3.   Penyiraman / Pengairan

Proses penyiraman / pengairan harus dilakukan secara rutin untuk memenuhi nutrisi air pada tanaman. Dengan begitu tanaman akan terhindar dari resiko kekeringan.

4.   Penyiangan Gulma

Proses penyiangan gulma bisa dilakukan selama beberapa kali. Dengan melakukan penyiangan gulma, maka tumbuhan bisa terhindar dari serangan hama dan penyakit serta tidak terjadi kompetisi memperebutkan nutrisi antara tanaman kacang pnjang dan gulma.

·         Pengendalian Hama Dan Penyakit

Serangan hama dan penyakit dalam budidaya tanaman kacang panjang harus selalu Anda atasi agar hasil yang didapatkan tetap maksimal. Karena itu, pengendalian hama dan penyakit sangat penting dilakukan untuk menjaga kualitasnya.

Hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kacang panjang diantaranya yaitu :

1.   Ulat Jengkal

Ulat jengkal (Looper Cutworm) merupakan salah satu hama yang sering menyerang tanaman kacang panjang. Populasi hama ini bisa berjumlah sangat besar mulai dari fase persemaian sampai fase pemanenan jika tidak segera diatasi.

Tingkat kerusakan yang diakibatkan ulat jengkal pun termasuk cukup besar, yakni bisa mencapai sekitar 40 % – 50 %. Ulat jengkal akan mulai menyerang bunga, polong, dan tunas, dan mulai menyebabkan kerusakan pada bagian – bagian tersebut.

Gejala serangan ulat jengkal diantaranya seperti daun berlubang, terdapat bercak – bercak putih pada daun, serta pada serangan parah mengakibatkan tanaman menjadi gundul.

Untuk mengatasi serangan ulat jengkal, cara yang bisa dilakukan yaitu mengambil dan memusnahkan secara langsung, menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan predator alami ulat jengkal, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

2.   Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh serangan jamur / cendawan Fusarium Oxysporum. Penyakit ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kerugian cukup besar untuk petani.

Cendawan Fusarium Oxysporum bisa bertahan dalam jangka waktu cukup lama di dalam tanah. Dengan begitu, hal tersebut menjadi ancaman serius jika tanah tersebut tidak dilakukan pengolahan tanah terlebih dahulu.

Gejala serangan penyakit layu fusarium diantaranya yaitu daun menjadi menguning, ruas daun menjadi lebih pendek, serta pada bagian akar menunjukkan gejala diskolorasi pada pembuluh xylem.

Untuk mengatasi serangan ulat jengkal, caranya yaitu dengan memusnahkan tumbuhan yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

3.   Kutu kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) merupakan salah satu hama yang patut diwaspadai serangannya. Serangan hama kutu kebul sangat berbahaya karena mampu menyebabkan kerusakan secara langsung, tidak langsung, serta mampu menularkan virus.

Hama kutu kebul memiliki siklus hidup cukup singkat, yaitu sekitar 3 – 4 minggu. Tingkat perkembangannya akan lebih cepat pada musim kemarau di daerah dataran rendah.

Gejala serangan kutu kebul pada tanaman contohnya seperti tanaman menjadi keriting, daun menjadi menguning, serta tanaman menjadi kerdil.

Untuk mengatasi serangan kutu kebul, cara yang bisa dilakukan contohnya yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan predator / musuh alami kutu kebul, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

4.   Tungau Merah

Tungau merah (Tetranychus sp.) merupakan hama berukuran kecil bersifat kosmopolit dan bisa dijumpai di hampir seluruh tempat di dunia.

Dalam waktu singkat tungau merah bisa berkembang biak secara cepat dengan tingkat kerusakan yang juga besar. Ditambah lagi dengan kondisi lingkungan yang mendukung maka perkembangannya akan semakin lebih cepat.

Hewan ini biasanya sering ditemui di bagian bawah daun. Gejala serangan yang ditimbulkan oleh tungau merah diantaranya yaitu terdapat bercak berwarna putih atau hijau pada daun, daun menjadi keriting, serta terjadi pada proses nekrosis pada daun dan batang muda.

Ukuran tubuh tungau merah biasanya sekitar ± 1 mm, dengan warna tubuh kuning, hijau, orange atau merah. Tungau merah betina biasanya mampu hidup lebih lama daripada sang pejantan. Dalam sekali bertelur tungau merah betina bisa menghasilkan sebanyak ± 100 butir telur pada suhu 25° C.

Gejala serangan tungau merah diantaranya yaitu terdapat bercak kuning pada daun, lalu pada serangan parah daun akan mengering, dan daun akhirnya menjadi rontok.

Untuk mengatasi hama tungau merah, caranya yaitu dengan menggunakan predator / musuh alami tungau merah, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

5.   Antraknosa

Penyakit antraknosa pada tanaman kacang panjang disebabkan oleh cendawan Colletotrichum lindemuthianum. Cendawan ini bisa berkembang biak dengan cepat di daerah lembab dengan tingkat kelembaban mencapai 92 – 100 persen dan suhu 17° C.

Cendawan ini mampu bertahan hidup selama beberapa tahun pada sisa – sisa tanaman, di dalam tanah, ataupun pada biji yang telah terinfeksi. Penyebarannya bisa melalui percikan air hujan, serangga, alat pertanian, manusia, angin, dll.

Gejala serangan penyakit antraknosa diantaranya yaitu terdapat bercak berwarna jingga pada batang, muncul bulu – bulu berwarna merah bata, lalu daun akhirnya menjadi layu.

Untuk mengatasi serangan penyakit antraknosa, cara yang bisa dilakukan contohnya seperti melakukan penyiangan gulma, melakukan penyiraman secara rutin, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

6.   Penggerek Polong

Penggerek polong (Maruca testulalis) merupakan hama yang patut diwaspadai serangannya. Serangan hama ini mampu terjadi pada awal musim kemarau, yaitu pada bulan Mei – Agustus, tergantung daerah lokasi budidaya.

Penyebaran penggerek polong menyebar sangat luas, dari AmerikaAustraliaAsia, hingga Afrika. Di Indonesia sendiri, hama ini banyak ditemukan dan tersebar di Pulau JawaSulawesi, dan Sumatera.

Serangan hama penggerek polong mulai dimulai sejak serangga dewasa berupa ngengat meletakkan telurnya. Telurnya berbentuk oval berwarna putih berukuran 0,45 x 0,65 mm.

Telur tersebut biasanya diletakkan pada bagian daun, pucuk tumbuhan, dan polong. Dalam 3 hari telur tersebut akan menetas. Ulat akan muncul dengan tubuh berbintik – bintik coklat di bagian punggung, serta kepala berwarna coklat tua.

Gejala serangan penggerek polong diantaranya yaitu polong (tua dan muda) menjadi rusak, bunga menjadi rusak, dan pada serangan parah bisa menghasilkan kerusakan mencapai lebih dari 90 persen.

Untuk mengatasi serangan penggerek polong, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu dengan melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan hama / predator alami penggerek polong, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

·         Pemanenan

Proses pemanenan bisa dilakukan setelah tanaman kacang panjang berumur sekitar ± 45 – 50 hari atau sekitar ± 2 bulan. Ciri – ciri buahnya yang sudah siap untuk dipanen yaitu umumnya sudah berwarna hijau keputihan.

Untuk memanennya, petik secara manual dan hati – hati. Perkiraan hasil panennya bervariasi, tergantung dengan benih kacang panjang yang Anda tanam.

Baca Juga : Kanton Tavi Benih Unggul Produk Panah Merah

Pertanian Indonesia jual benih kacang panjang berkualitas dengan harga murah. Segera dapatkan hanya di Pertanian Indonesia.

Demikian artikel berjudul Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Dengan Baik Dan Benar ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini memberikan manfaat positif untuk Anda.

Apabila masih terdapat hal – hal kurang jelas ataupun ingin Anda tanyakan langsung saja hubungi toko tani Pertanian Indonesia melalui fitur chat di laman web Pertanian Indonesia atau bisa juga melalui no. telepon 081252271859 (Layanan WA/SMS). Terima kasih.