Beli Terong Charming F1 Produk Known You Seed Harga Murah. 0812 - 5227 - 1859 WA/SMS Pertanian Indonesia.
Kini Indonesia sudah menjadi salah satu Negara agraris di dunia. Banyak sekali tanaman hortikultura yang bisa dijumpai di Indonesia, seperti tanaman sayur – sayuran, buah – buahan, dll.
Cara menanam tanaman secara baik dan benar kini juga sudah semakin bisa dilakukan berkat bantuan teknologi internet. Dengan adanya internet, cara menanam tanaman secara baik dan benar bisa dengan mudah didapat, terutama melalui tayangan video di Youtube.
Dan kini, kebutuhan benih hortikultura juga semakin mudah untuk didapatkan. Dengan begitu, petani menjadi lebih mudah untuk mendapatkan kebutuhan untuk bercocok tanam.
Kini sudah banyak sekali benih tanaman hortikultura yang di pasaran, terutama tanaman sayur. Namun petani lebih memilih untuk beli benih yang memiliki ketahanan terhadap hama, virus dan penyakit.
Toko Pertanian Indonesia menawarkan solusi praktis untuk Anda berbelanja kebutuhan tani secara online.
Toko Pertanian Indonesia jual berbagai kebutuhan tani lengkap termurah seperti benih, alat pertanian dan spare part, pupuk, zpt, dll.
Baca Juga : Corona F1 Benih Tomat Bisi Anti Virus Dijual Harga Murah
Terong
Terong (Solanum Melongena) merupakan salah satu jenis tanaman sayur semusim. Tanaman ini bisa dijumpai di banyak tempat di Indonesia karena termasuk idola petani.
Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah buahnya. Buah terong bisa diolah menjadi berbagai olahan seperti jus, bakwan, balado, semur, dll.
Permintaan terong yang makin meningkat akibat pertumbuhan penduduk cocok untuk ditanam dan dibudidayakan oleh petani.
Tanaman terong mulai dikenal sejak zaman prasejarah, namun dunia Barat baru mengenal tanaman ini pada tahun 1500 - an.
Terong adalah tanaman yang berasal dari Burma dan India. Tanaman ini bisa tumbuh dengan baik pada ketinggian 1200 meter di atas permukaan laut.
Prospek agrobisnis tanaman terong sangat mejanjikan sehingga bisa dilirik petani sebagai peluang usaha. Dan pada umumnya usaha budidaya terong di Indonesia terpusat di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Manfaat yang ditawarkan tanaman terong pun cukup banyak. Manfaat Sayur Terong untuk tubuh diantaranya yaitu :
Menurunkan berat badan
Kandungan serat yang tinggi ditambah dengan tingkat kalori rendah sangat cocok untuk dikonsumsi untuk Anda yang menjalankan program diet
Mencegah terjadinya penyakit jantung
Kandungan vitamin C, vitamin B6, fitonutrien, kaliu, serta serat di dalam terong bermanfaat dalam mencegah penyakit jantung
· Mampu untuk mencegah penyakit kanker
Kandungan polifenol dalam terong memiliki efek anti kanker, sehingga cocok dikonsumsi untuk menghindari penyakit kanker
· Menjaga kesehatan hati
Kandungan antioksidan yang dimiliki terong berupa antocyanin dipercaya mampu untuk melindungi hati dari beberapa jenis racun, sehingga hati terhindar dari penyakit
· Menjaga kesehatan otak
Berbagai kandungan antioksidan dalam terong memiliki banyak fungsi seperti sel – sel otak dari radikal bebas
· Membantu mengontrol kadar gula dalam darah
Kandungan serat dalam terong membantu memperlancar kadar gula dalam tubuh
· Menurunkan berat badan
Kandungan serat tinggi dan kalori yang rendah sangat baik untuk dikonsumsi oleh tubuh, sehingga untuk Anda yang menjalankan program diet mengkonsumsi buah terong bisa menjadi pilihan
· Menjaga kadar kolesterol
Mengkonsumsi terong diketahui bisa menjaga tingkat kolesterol dalam tubuh. Hal ini karena kandungan asam klorogenik berperan dalam menjaga kolesterol
Benih Terong Charming F1

Benih terong Charming F1 merupakan produk benih terong hibrida berkualitas produk Known You Seed. Benih terong hibrida Charming F1 memiliki beberapa karakteristik seperti :
- Cocok ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah baik pada musim kemarau maupun musim hujan
- Tahan terhadap serangan hama Aphids, thrips serta toleran terhadap penyakit penyakit antraknosa dan layu
- Pembentukan buah terong Charming tetap mudah meskipun dalam kondisi cuaca tidak baik
- Memiliki ruas yang kokoh, tegak dan pendek serta percabangan yang produktif
- Beli benih Terong Charming F1 murah di toko online Pertanian Indonesia
- Memiliki berat buah berkisar ± 230 gram dengan panjang ± 22 cm dan diameter 4,5 cm serta kulit buah yang berwarna ungu gelap
- Buah terong Charming memiliki tekstur yang lentur dan tahan terhadap proses pengepakan dan pengangkutan jarak jauh
- Buah terong Charming F1 memiliki kulit yang tebal sehingga lebih tahan lama dan tahan simpan
- Manfaat mengkonsumsi buah terong Charming F1 Known You Seed sangat banyak sehingga disukai pedagang dan konsumen
- Kebutuhan benih terong Charming F1 per ha adalah sekitar ± 200 gram dengan diberikan jarak tanam 60 x 60 cm
- Tanaman terong Charming F1 bisa dipanen setelah berumur ± 50 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen ± 75 ton per ha
- Tersedia dalam kemasan sachet dengan ukuran 5 gram berisi 1350 butir/biji
Baca Juga : Bisnis Rumahan Jual Online Produk Pertanian Di Indonesia
Budidaya Terong Charming F1
Budidaya Terong Charming F1 perlu dilakukan secara baik dan benar agar memperoleh hasil panen yang berkualitas baik. Cara dan proses budidaya terong Charming F1 yang baik dan benar yaitu :
Persiapan Lahan Tanam
Bersihkan lahan tanam dari rumput liar atau gulma, lalu bajak tanah hingga menjadi gembur. Setelah selesai dibajak, buat bedengan dengan tinggi 20 – 25 cm, lebar 90 – 100 cm, serta panjangnya menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam.
Jika bedengan telah selesai dibuat, cek tingkat pH tanah. Jika pH tanah kurang dari 6,5, berikan pupuk pertanian / dolomit dengan takaran dosis 1 – 2 ton per ha. Diamkan selama 10 hari.
Setelah 10 hari, berikan pupuk kandang atau kompos secara merata pada bedengan.
Setelah pemberian pupuk dasar selesai diberikan, tutup bedengan dengan mulsa plastik. Buat lubang tanam pada bedengan dengan diberikan jarak 70 x 60 cm atau 80 x 90 cm.
Persemaian
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan tempat persemaian terlebih dahulu. Setelah itu bedengan dibuat dari campuran arang sekam, kompos dan tanah dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 : 1. Bedengan dibuat dengan tinggi 20 cm dan lebar 1 meter.
Sebelum benih disemai, rendam benih terlebih dahulu selama ± 5 – 6 jam. Lalu keringkan benih yang telah disemai tersebut. Setelah kering, semai benih pada bedengan dengan cara ditaburkan.
Penanaman
Penanaman bisa dilakukan setelah bibit berumur ± 25 – 30 hss (hari setelah semai). Penanaman ini sebaiknya dilakukan pada waktu sore hari.
Pilih bibit yang memiliki kondisi baik, dimana memiliki ciri – ciri seperti daun berwarna hijau segar dan memiliki vigor kuat. Lalu pindahkan bibit yang berkualitas baik pada lubang tanam yang telah disiapkan. 1 lubang tanam digunakan untuk 1 bibit.
Setelah proses penanaman selesai dilakukan, berikan penyiraman dengan menggunakan air secukupnya agar tanaman terong Charming F1 terhindar dari kekeringan.
Pemeliharaan
Setelah tanaman berumur 1 minggu, lakukan proses penyulaman. Jika terdapat tanaman yang memiliki kualitas jelek atau tumbuh tidak baik, maka cabut dan gantikan dengan bibit baru.
Setelah itu, lakukan pemupukan susulan. Berikan pemupukan susulan setelah tanaman berumur 2 minggu.Berikan pupuk berupa pupuk KCL dan pupuk Urea dengan dosis masing – masing yaitu 45 kg per ha dan 80 kg per ha.
Berikan lagi pupuk tersebut pada minggu ke 5 dan ke 7. Selama proses tersebut, selalu jaga kebersihan lahan tanam dengan cara menyiangi gulma dan rumput yang tumbuh di sekitar.
Kemudian, jangan lupa memasang ajir untuk menopang tanaman. Pemasangan ajir ini dilakukan setelah tanaman berumur ± 3 minggu.
Beri jarak antara ajir dengan tanaman sekitar ± 5 – 7 cm. Tancapkan ajir secara hati – hati lalu
Pengendalian Hama Dan Penyakit
Meskipun sudah kebal dan memiliki ketahanan terhadap beberapa hama, penyakit maupun virus, waspada terhadap serangan hama dan penyakit tetap perlu dilakukan.
Beberapa penyakit dan hama yang bisa menyerang selama budidaya terong diantaranya yaitu :
1. Tungau
Tungau (Mite) merupakan serangga kecil berkaki 8. Hama ini biasanya bersembunyi di bagian bawah daun, terutama pada daun muda.
Hama tungau memiliki siklus hidup terdiri dari 4 fase yang berlangsung selama ± 7 – 13 hari, yaitu telur > larva > nimfa > tungau dewasa.
Hama tungau menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan yang terdapat pada daun. Akibatnya, jaringan mesofil pada daun menjadi rusak dan klorofil daun juga ikut rusak dan mengakibatkan proses fotosintesis menjadi terhambat.
Gejala serangan hama tungau diantaranya yaitu terdapat bintik – bintik berwarna kuning pada daun, daun menjadi keriting, dan pertumbuhan daun serta tunas menjadi terhenti.
Untuk mengatasi serangan hama tungau, beberapa cara yang bisa dilakukan contohnya seperti melakukan rotasi tanaman, menggunakan hama predator alami tungau, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida setiap 2 hari sekali
2. Bekicot
Bekicot (Achatina fulica) sering kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari. Siput darat yang tergolong ke dalam suku Achatinidae.
Siklus hidup bekicot mulai dari telur hingga menjadi bekicot dewasa biasanya berlangsung selama ± 60 hari.
Gejala serangan bekicot pada tanaman terong diantaranya yaitu pada serangan yang parah bagian daun dan tanaman akan habis dimakan oleh bekicot.
Untuk mengendalikan hama bekicot, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu mengambil bekicot secara langsung dan memusnahkannya, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi nematisida sesuai dengan dosis
3. Ulat Tanah
Ulat tanah merupakan salah satu jenis ulat . Ulat tanah biasanya bersembunyi di balik mulsa ataupun di dalam tanah.
Siklus hidup ulat tanah mulai dari telur hingga mencapai fase dewasa berkisar sekitar ± 6 minggu.
Gejala serangan ulat tanah pada tanaman yaitu batang dan tangkai daun nampak rusak, daun nampak terbelah, dan jaringan daun termakan habis.
Untuk mengendalikan ulat tanah, bisa dengan memanfaatkan predator alami, memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi insektisida dengan cara disemprot
4. Penyakit Busuk Buah
Penyakit busuk buah disebabkan oleh serangan jamur Phytophthora sp., Phytium sp., dan Phomopsis vexans.
Gejala serangan penyakit busuk buah diantaranya seperti terdapat bercak – bercak berwarna coklat kebasahan sehingga bagian buah menjadi busuk.
Untuk mengendalikan penyakit busuk buah, cara yang bisa dilakukan yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis
5. Antraknosa
Antraknosa atau patek merupakan salah satu jenis penyakit yang sering ditemui pada terong. Penyakit ini disebabkan oleh serangan cendawan Gloesporium melongena Ell.
Serangan penyakit antraknosa bisa menyerang berbagai bagian tanaman, seperti daun, tangkai, buah, dan batang.
Gejala serangan penyakit antraknosa diantaranya yaitu terdapat bercak kecil berwarna hitam dan terlihat menekuk.
Untuk mengendalikan serangan penyakit antraknosa, caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lingkungan tanam, serta melakukan aplikasi fungisida sistemik dan kontak sesuai dengan dosis
6. Bercak Daun
Penyakit bercak daun disebabkan oleh serangan cendawan Cercospora capsici. Pada musim hujan dan cuaca yang tidak menentu akan membuat perkembangan penyakit bercak daun menjadi lebih intensif.
Gejala awal serangan penyakit bercak daun yaitu terdapat bercak berwarna kehitaman / kecoklatan pada daun. Kemudian daun akan berubah menjadi warna kuning dan rontok.
Kondisi yang lembab ditambah dengan curah hujan tinggi akan sangat mendukung pertumbuhan penyakit bercak daun menjadi lebih cepat.
Untuk mengatasi serangan penyakit bercak daun, cara yang bisa dilakukan yaitu melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, memangkas daun yang terserang dan memusnahkannya, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis
7. Layu Bakteri
Penyakit layu bakteri disebabkan oleh serangan bakteri Ralstonia solanacearum. Bakteri ini akan berkembang secara baik pada lingkungan yang memiliki tingkat kelembaban yang tinggi dan bersuhu 30 - 35° C.
Bakteri pathogen akan menyebar melalui tanah dan mampu bertahan hidup pada tanaman inang maupun di dalam tanah dalam jangka waktu lama.
Bakteri ini menginfeksi tanaman inang melalui akar. Bakteri ini juga mampu menginfeksi melalui luka pada bagian tanaman yang disebabkan oleh serangga, siput, atau hewan lain.
Gejala umum dari serangan penyakit layu bakteri diantaranya yaitu daun menjadi layu pada cuaca panas, namun pada cuaca dingin seperti malam hari akan terlihat segar kembali.
Gejala lainnya yaitu daun menjadi berwarna kuning dan tanaman mati secara tiba – tiba.
Pada serangan yang parah, seluruh bagian tanaman akan menjadi layu secara cepat dan menjadi kering meskipun tanaman tetap berwarna hijau.
Untuk mengatasi serangan penyakit layu bakteri, cara yang bisa dilakukan contohnya yaitu membuat sistem drainase yang baik, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi bakterisida sesuai dengan dosis
Pemanenan
Pemanenan bisa dilakukan setelah terong berumur 50 hari setelah tanam.
Proses pemanenan sebaiknya dilakukan pada waktu pagi atau sore hari. Caranya yaitu dengan memotong buah terong bersama dengan tangkainya.
Setelah itu segera lakukan penyortiran buah terong dan buah terong pun siap untuk dipasarkan.
Baca Juga : Beli Produk Pertanian Online Terbaru Di Rumah Saja Jadi Cara Aman
Beli Benih Terong Charming F1 Harga Murah

Tanaman terong hibrida Charming F1 kini
benihnya bisa di beli di toko Pertanian Indonesia dengan harga murah. Toko
Pertanian Indonesia bisa menjadi solusi terbaik untuk Anda yang ingin beli
benih terong Charming F1 Harga Murah dengan kualitas terbaik.
Jika Anda ingin membeli benih terong
hibrida Charming F1 dengan kualitas terbaik bisa langsung saja menghubungi toko
Pertanian Indonesia melalui no. telepon 0812 5227 1859 (Layanan
WA/SMS). Semua produk yang kami kirim pasti akan sampai ke alamat tujuan.
Demikian artikel tentang Beli Terong Charming F1 Produk Known You Seed Harga Murah ini saya tulis dan sampaikan. Apabila Anda ingin membeli produk pertanian lain bisa langsung menghubungi Toko Online Pertanian Indonesia melalui no. telepon diatas.