Bigest 40 EC Untuk Padi Pilihan Terbaik Petani Padi. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online yang menjual berbagai macam kebutuhan tani paling lengkap yang jual berbagai macam kebutuhan tani paling lengkap harga terjamin murah.
Toko tani Pertanian Indonesia berlokasi fisik di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kami merupakan toko tani dengan basis utama online yang telah beroperasi di Indonesia sejak lama.
Pertanian Indonesia mempunyai hubungan kerjasama dengan berbagai mitra pengiriman bereputasi terpercaya. Hal tersebut bertujuan untuk memberikan jaminan jika pesanan pasti akan sampai hingga ke alamat konsumen.
Jadi, tentunya calon konsumen tidak perlu ragu apabila ingin bertransaksi bersama Pertanian Indonesia.
Pengaplikasian Bigest 40 EC untuk padi harus dilakukan dalam cara dan juga dosis yang tepat. Dengan begitu, maka pengaplikasian Bigest 40 EC untuk padi bisa memberikan hasil maksimal.
Buktikan sendiri kualitas Bigest 40 EC untuk padi dengan membelinya dari Pertanian Indonesia.
Negara kepulauan Indonesia memiliki wilayah sangat luas dengan berbagai macam kekayaan alam.
Beraneka macam kekayaan alam tersebut contohnya adalah kekayaan alam wisata hingga kekayaan alam yang berasal dari sektor pertanian.
Dari sektor pertanian inilah Indonesia memperoleh julukan sebagai Negara agraris.
Beraneka macam hasil pertanian bisa dengan mudah dijumpai, semisal saja seperti ubi jalar, kacang tanah, kedelai, singkong, sagu, dan sebagainya.
Tentu dengan perkembangan sektor pertanian Indonesia memberikan dampak yang sanga baik.
Tidak hanya untuk sektor domestik saja, tetapi juga di sektor luar negeri sektor pertanian Indonesia juga memperoleh respon yang baik.
Berdasarkan data pada tahun 2018, sektor perekonomian Indonesia tumbuh hingga 9 % dari sektor pertanian.
Pertumbuhan tersebut tentu saja merupakan hal yang sangatlah baik.
Bahkan, Pemerintah memberikan klaim bahwa selama kurun waktu tersebut sektor pertanian Indonesia pertumbuhannya paling tinggi selama kurun waktu 10 tahun terakhir.
Hal itu tentu saja membuat sektor pertanian Indonesia banyak dilirik oleh Negara – Negara lain.
Hampir separuh penduduk Indonesia menggantungkan penghidupannya serta bekerja pada sektor pertanian.
Oleh karena itu, Pemerintah lewat Kementerian Pertanian terus berusaha agar tingkat kesejahteraan petani dapat meningkat.
Salah satu caranya adalah dengan terus berupaya menggenjot petani membudidayakan tanaman yang bernilai jual tinggi.
Contoh tanaman tersebut adalah tanaman padi.
Kenapa tanaman pangan ini perlu banyak petani budidayakan ?
Simaklah selengkapnya dan bacalah artikel paling baru ini sedari awal sampai akhir !!
Tanaman Padi Si Penghasil Sumber Pangan
Keberadaan tanaman padi di Indonesia tergolong sangat vital.
Kenapa ? Karena tanaman padi adalah penghasil beras yang selanjutnya diolah kembali menjadi nasi.
Nasi sendiri adalah bahan makanan pokok utama untuk sebagian besar penduduk Indonesia.
Sehingga, dengan fakta itu tumbuhan padi peranannya tergolong sangat vital sebagai penghasil nasi.
Dari data dari situs Kementerian Pertanian RI, padi memiliki nilai sejarah tinggi.
Selain itu tumbuhan ini sendiri juga telah lama dimanfaatkan sebagai bahan pangan pokok utama di Nusantara.
Salah satu kandungan nutrisi utama dalam padi adalah karbohidrat.
Padahal, di Indonesia sendiri tumbuhan penghasil karbohidrat tinggi tidak hanya tanaman ini saja.
Contohnya saja seperti singkong, gandum, sagu, jagung, dan lainnya.
Namun, dari berbagai tanaman tersebut justru hanya padi yang relatif populer serta bahkan menjadi pilihan nomor satu sebagai bahan makanan pokok.
Dari paparan bukti data arkeologi para ahli, Negara China adalah tempat pertama kali tumbuhan ini dibudidayakan.
Perkiraan proses domestikasinya sendiri terjadi sekitar 8000 – 9000 tahun silam di daerah lembah sungai Yangtze, Tiongkok.
Lewat proses migrasi, pada akhirnya tanaman padi terus menyebar hingga mencapai ke India kemudian mencapai ke Indonesia.
Selain Indonesia, padi pun juga adalah penghasil bahan makanan pokok utama di banyak Negara.
Beberapa contoh Negara tersebut yaitu seperti China, India, Filipina, Thailand, dan lainnya.
Dengan melalui proses migrasi manusia, biji – biji padi dibawa kemudian dibudidayakan ke Indonesia sampai ke seluruh dunia hingga seperti saat ini.
Baca Juga : Katalog Produk Pestisida Berkualitas Unggul Paling Lengkap Di Pertanian Indonesia
Budidaya Tanaman Padi Secara Baik Serta Benar

Budidaya Tanaman Padi Secara Baik Serta Benar
Dari penjelasan sebelumnya, budidaya padi menjadi salah satu upaya kegiatan pembudidayaan tanaman yang banyak petani Indonesia jalankan hingga kini.
Cara budidayanya secara baik serta benar penting untuk diketahui oleh petani untuk bisa meningkatkan kuantitas serta kualitas dari hasil panen.
Ketika melakukan budidaya padi dengan baik juga benar, tentunya terdapat beberapa tahapan yang penting untuk dilakukan.
Mulai dari proses pembenihan, penanaman, pemeliharaan, hingga pemanenan semuanya perlu dilakukan secara baik serta benar dan juga berurutan.
Tahapan pembudidayaan tanaman padi sejak awal hingga akhir yaitu :
-
Persiapan & Pengolahan Lahan Tanam
Langkah pertama, siapkanlah media tanam terlebih dahulu.
Pastikan agar media tanam telah siap 2 minggu sebelum Anda memulai proses penanaman.
Bersihkan juga lahan tanam dari kerikil, gulma, kotoran, dan sebagainya.
Sesudah lahan tanam bersih dari kotoran – kotoran itu, berikutnya Anda harus melakukan tahapan pengolahan lahan tanam.
Dengan melakukan pengolahan lahan tanam, maka nantinya petani menjadi semakin mudah dalam melakukan proses penanaman.
Pengolahan lahan tanam dilakukan dengan cara mencangkul ataupun membajak tanah lahan tanam memakai traktor.
Bisa juga Anda menggunakan hewan ternak, contohnya sapi, kerbau, dan lainnya.
Pastikan supaya kondisi tanah benar – benar telah lunak serta gembur.
Setelah selesai membajak lahan tanam, lahan tanam harus Anda genangi air hingga setinggi ± 10 cm.
Biarkan lahan tanam tergenangi oleh air selama ± 2 minggu.
Lahan tanam pun sudah siap Anda gunakan setelah 2 minggu tergenangi oleh air.
-
Pemilihan Benih Unggul
Langkah kedua, pilihlah benih dengan kualitas unggulan.
Caranya bagaimana ?
Ambillah 100 butir benih, lalu rendam benih dengan air sekitar ± 2 jam.
Sesudah 2 jam, berikutnya lakukan pemeriksaan terhadap kondisi benih.
Apabila memang terdapat benih yang terlihat mengapung, segeralah untuk membuang benih tersebut.
Benih mengapung itu kualitasnya termasuk buruk, sehingga tidak masuk kriteria untuk Anda gunakan dalam proses pembenihan.
Sementara itu, benih yang tenggelam kualitasnya tergolong bagus, sehingga benih tersebut cocok Anda pergunakan.
-
Penyemaian Benih
Langkah ketiga, lakukanlah proses penyemaian benih.
Dengan menjalankan proses penyemaian benih, tingkat kematian tanaman jumlahnya menjadi lebih kecil karena bibit yang tak mampu beradaptasi dengan lingkungan lahan tanam.
Untuk penyemaian benih, siapkanlah wadah semai lebih dulu.
Anda harus membuat lahan semai dengan memakai perbandingan yang sesuai, yaitu 1 : 20.
Kondisi lahan semai harus berlumpur dan juga berair.
Kemudian, selanjutnya semailah benih pada wadah semai yang telah Anda siapkan sebelumnya.
-
Penanaman / Pindah Tanam
Langkah keempat, pindahkan bibit yang telah siap tanam ke lahan tanam.
Bibit padi yang sudah siap tanam ciri – cirinya yaitu telah berumur ± 12 hingga 14 hari setelah semai atau sudah mempunyai 3 hingga 4 helai daun.
Segera pindahkan bibit padi hasil semai yang telah siap tanam, kemudian segera masukkan ke dalam lubang tanam.
Setiap lubang tanam maksimal hanya boleh diisi sebanyak 2 bibit.
Masukkan bibit ke dalam lubang tanam yang rentangnya berkisar 1 hingga 15 cm menyerupai bentuk huruf L.
Hal tersebut bertujuan supaya akar padi bisa terbentuk secara baik.
-
Perawatan / Pemeliharaan
Langkah kelima, jangan lupa pula untuk melakukan proses perawatan / pemeliharaan padi.
Proses ini sendiri terbagi kembali menjadi proses penyiraman atau irigasi, pemberian nutrisi, dan juga penyiangan gulma.
Anda harus secara teratur melakukan proses irigasi atau pengairan.
Metode continous flow bisa petani pilih dalam proses pengairan padi.
Metode continous flow merupakan sistem irigasi yang terletak diatas tanah dengan menerapkan sistem pengairan secara berkelanjutan.
Sistem ini dilakukan dengan cara mengalirkan air pada tanaman hingga tergenang mulai beberapa hari sesudah penanaman hingga beberapa hari menjelang proses pemanenan.
Untuk pemberian nutrisi, aplikasikan pupuk serta juga zat pengatur tumbuh (zpt).
Dengan mengaplikasikan pupuk serta zpt maka membuat tanaman padi nutrisinya menjadi terpenuhi.
Jumlah malai, anakan, dan juga butir padi pun jumlahnya menjadi jauh lebih banyak.
Aplikasikanlah pupuk dengan dosis yang sesuai.
Bacalah terlebih dulu petunjuk pengaplikasian pupuk yang akan diberikan pada tumbuhan padi.
Sesudah itu baru aplikasikan dalam waktu yang tepat supaya bisa memberikan hasil maksimal.
Untuk mengaplikasikan zpt, pastikan supaya Anda memakai zpt berkualitas unggul.
Contohnya saja ialah produk zpt Bigest 40 EC hasil produksi PT Multi Sarana Indotani.
Bacalah terlebih dulu petunjuk pengaplikasiannya dan berikan dalam waktu yang sudah dianjurkan.
Apabila ada gulma, Anda harus melakukan penyiangan gulma.
Penyiangan gulma sangatlah bermanfaat supaya tak menimbulkan dampak negatif.
Keberadaan gulma bisa menimbulkan serangan organisme pengganggu serta mengambil nutrisi yang tumbuhan perlukan.
Oleh karena itu, segera lakukan proses penyiangan gulma jika gulma mulai muncul.
-
Pengendalian Organisme Pengganggu
Langkah keenam, jika mulai muncul organisme pengganggu maka Anda harus segera melakukan proses pengendalian.
Serangan opt pengganggu (seperti gulma dan penyakit) menyebabkan beraneka kerusakan pada tanaman.
Oleh karena itu, sangat penting untuk segera melakukan tindakan penanganan.
Cara paling mudah dalam mengendalikan organisme pengganggu yaitu dengan mengaplikasikan pestisida (fungisida, insektisida, dan sebagainya).
Pastikan mengaplikasikannya tepat waktu serta dosis sesuai dengan yang tertulis pada kemasan pestisida.
-
Pemanenan
Langkah ketujuh, segera lakukan tahapan pemanenan apabila sudah terlihat ciri – ciri padi sudah siap panen.
Ciri – ciri padi yang sudah siap panen yaitu gabah rontok 16 hingga 30 persen, gabah sudah menguning (± 95 %), kadar air berkisar 21 hingga 26 %, dan lainnya.
Proses pemanenan dapat dilakukan dengan menggunakan alat pembantu, contohnya seperti sabit.
Ataupun bisa pula memanfaatkan peralatan mesin modern untuk memudahkan proses pemanenan.
ZPT Unsur Penting Dalam Pertumbuhan Tanaman
Seperti penjelasan sebelumnya, zpt atau zat pengatur tumbuh adalah salah satu komponen penting untuk pertumbuhan serta perkembangan tanaman.
Zpt sangatlah berbeda dengan pupuk karena tak memberikan tambahan unsur hara pada tumbuhan.
Zpt sendiri terbagi menjadi 2 tipe, yaitu tipe buatan serta alami (hormon).
Secara alami tanaman akan menghasilkan zat pengatur tumbuh alami.
Sementara itu, zat pengatur tumbuh buatan terbuat dari proses rekayasa sintesis teknologi pertanian terbaru.
Ketika mengaplikasikan zat pengatur tumbuh petani perlu mengingat jika mereka harus melakukan irigasi dan pemupukan secara berkelanjutan.
Hal itu bertujuan agar kebutuhan hara tanaman dapat terpenuhi serta laju pertumbuhannya dapat terimbangi.
Apabila tidak terimbangi oleh irigasi serta pemupukan berkelanjutan, hal tersebut bisa menyebabkan efek negatif karena dapat membuat tanaman sakit.
Selain itu, pertimbangkan juga pemilihan waktu serta kondisi tanaman yang akan diaplikasikan zat pengatur tumbuh.
Untuk dosis pengaplikasian zat pengatur tumbuh tentunya tergolong kecil.
Jika diberikan dalam dosis besar, maka pengaplikasian zpt tidak akan efektif serta malah menimbulkan dampak negatif untuk tumbuhan.
Pastikan agar saat mengaplikasikan zpt kondisi tanaman harus dalam kondisi sehat.
Misalnya saja seperti sehat, memiliki cadangan karbohidrat tinggi, serta umur tanaman telah produktif.
Namun, kondisi fit tersebut hanya dapat tercapai jika didukung oleh berbagai faktor.
Faktor – faktor tersebut contohnya seperti suhu, angin, udara, air, tingkat kelembaban lingkungan sekitar, dan lainnya.
Pengaplikasian zpt juga harus diimbangi dengan proses penyiraman / pengairan secara intensif serta pemupukan secara rutin.
Dengan begitu, maka proses pengaplikasian zpt juga bisa berjalan secara lancar.
Salah satu produk zat pengatur tumbuh yang bisa menjadi pilihan terbaik untuk petani adalah Bigest 40 EC.
Apa itu produk Bigest 40 EC ?
Lalu, apa saja manfaat yang dimiliki oleh zat pengatur tumbuh ini ??
Baca Juga : Insektisida Untuk Padi Kerdil Terbaik Bagi Petani
Bigest 40 EC Untuk Padi ZPT Unggulan Untuk Petani Padi

Bigest 40 EC Untuk Padi ZPT Unggulan Untuk Petani Padi
Agar petani dapat mengatasi permasalahan kebutuhan zpt pada tanaman padi, petani tentunya harus menggunakan cara jitu.
Cara jitu tersebut adalah dengan menggunakan zpt berkualitas unggulan.
Di pasaran sendiri sudah banyak beredar produk zpt untuk padi berkualitas unggulan.
Pertanian Indonesia memiliki rekomendasi untuk Anda, yakni Bigest 40 EC.
Bigest 40 EC merupakan produk zpt unggul hasil keluaran PT Multi Sarana Indotani.
Indotani sudah menyiapkan produk ini dengan sangat bagus, sehingga zpt ini kualitasnya pun telah teruji.
Bigest 40 EC bahan aktifnya berupa asam giberelat (GA3) 40 g/l dengan bentuk formulasi pekatan emulsi dengan warna coklat kekuningan.
Bigest 40 EC Cap Kapal Terbang sudah mempunyai lisensi resmi yang berasal dari Kementan RI.
Perijinan edar Bigest 40 EC Cap Kapal Terbang tertulis dalam nomor pendaftaran RI. 01040120031742.
Dengan adanya nomor pendaftaran tersebut, maka produk ini bisa beredar secara resmi di pasaran.
Kelebihan – kelebihan yang ada dalam Bigest 40 EC untuk padi yaitu :
- Bigest 40 EC untuk padi bisa memperbanyak jumlah anakan.
- Bigest 40 EC untuk padi bisa meningkatkan tinggi tanaman padi.
- Bigest 40 EC untuk padi terbukti mampu meningkatkan hasil gabah kering panen / rumpun.
Nah, itulah dia contoh beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari pengaplikasian Bigest 40 EC untuk padi.
Namun, sudah pasti manfaat – manfaat tersebut hanya bisa didapatkan dengan memakai takaran dosis Bigest 40 EC secara tepat.
Benar begitu, kan ?
Dosis Pengaplikasian Serta Cara Pengaplikasian Bigest 40 EC Untuk Padi
Tentunya untuk mengaplikasikan Bigest 40 EC pada tanaman padi harus memakai dosis dan cara aplikasi yang sesuai.
Apabila Anda mengaplikasikannya dengan dosis maupun cara yang tak sesuai, maka hasil yang Anda dapatkan pun nantinya juga menjadi tak akan optimal.
Dosis dan cara aplikasi Bigest 40 EC secara tepat yakni seperti :
-
Tanaman Padi
dosis konsentrasi Bigest 40 EC yakni sebesar 2 hingga 4 ml / 17 liter. Waktu pengaplikasiannya yaitu ketika primordial (40 hingga 45 hst) serta saat mulai keluarnya malai 70 persen (65 hingga 70 hst).
Hal – Hal Penting Ketika Mengaplikasikan Bigest 40 EC
Ketika Anda akan mengaplikasikan Bigest 40 EC untuk padi, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan.
Dengan memperhatikan hal – hal penting itu, maka pengaplikasian Bigest 40 EC untuk padi bisa menjadi lebih optimal.
Contoh beberapa hal – hal penting yang perlu diperhatikan ketika mengaplikasikan Bigest 40 EC untuk padi yaitu :
- Bacalah lebih dulu petunjuk penggunaan Bigest 40 EC sebelum Anda mulai mengaplikasikannya.
- Supaya tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan, maka Anda harus menjauhkan produk Bigest 40 EC dari jangkauan anak – anak kecil.
- Gunakan selalu alat pelindung tubuh lengkap (kacamata, masker, sepatu, sarung tangan, dan sebagainya) supaya tubuh tetap terlindung ketika mengaplikasikan Bigest 40 EC.
- Lakukan aplikasi penyemprotan Bigest 40 EC ketika pagi hari saat mulut daun atau stomata tengah terbuka.
- Aplikasikan zpt Bigest 40 EC produk Indotani Cap Kapal Terbang tepat dosis supaya tidak menimbulkan dampak negatif untuk perkembangan tanaman.
- Dalam Bigest 40 EC terdapat bahan kimia, karena itu Anda harus menyimpannya baik – baik pada tempat sejuk dan juga aman.
Baca Juga : Terong Lezata F1 Inovasi Agrikultur Masa Depan
Jual Bigest 40 EC Untuk Padi Berkualitas Unggul

Jual Bigest 40 EC Untuk Padi Berkualitas Unggul
Jika pembaca sedang mencari produk Bigest 40 EC untuk budidaya padi, maka jawaban paling tepat adalah Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia menjual produk zat pengatur tumbuh Bigest 40 EC untuk membantu petani dalam usaha memaksimalkan budidaya padi.
Selain itu, Pertanian Indonesia memiliki banyak solusi terbaik untuk petani padi yang memerlukan edukasi tambahan seputar pertanian.
Kami memiliki banyak tips & trik mengenai cara budidaya tanaman sejak awal hingga proses pemanenan.
Pertanian Indonesia jual zpt Bigest 40 EC original produksi Indotani Cap Kapal Terbang.
Bigest 40 EC Cap Kapal Terbang tersedia dalam kemasan botol berisi bersih 10 ml.
Harga jual zpt Bigest 40 EC di Pertanian Indonesia pun terjamin terjangkau serta sangat cocok petani pergunakan.
Pertanian Indonesia siap mengirimkan pesanan zat pengatur tumbuh Bigest 40 EC hingga mencapai ke alamat tujuan.
Untuk menjamin hal tersebut, Pertanian Indonesia bekerja sama dengan banyak mitra pengiriman terbaik di Indonesia.
Dengan begitu, maka pesanan zpt Bigest 40 EC ataupun produk lainnya dari kami pastinya aman serta terjamin pasti sampai hingga ke alamat konsumen.
Contoh beberapa mitra pengiriman Pertanian Indonesia yaitu seperti JNE, Pos Indonesia, serta J&T.
Berbagai nama mitra pengiriman kami yang sudah kami sebutkan sebelumnya reputasinya sudah teruji, sehingga pesanan Bigest 40 EC bisa sampai ke alamat tujuan.
Ingin membeli produk Bigest 40 EC untuk memaksimalkan hasil panen padi ? Segera dapatkan Bigest 40 EC harga terjangkau di Pertanian Indonesia dan aplikasikan pada tanaman padi Anda !!
Nah, itulah dia artikel dengan tema bahasan Bigest 40 EC untuk padi ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua.
Semoga bisa banyak memberikan manfaat untuk Anda semua.
Apabila masih ada hal – hal kurang jelas mengenai artikel berjudul Bigest 40 EC Untuk Padi Pilihan Terbaik Petani Padi ini, segera hubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).
Sukses selalu dan sampai jumpa lagi dalam artikel terbaru Pertanian Indonesia berikutnya.