Cara menanam cabe Iggo F1 produk Bisi International dengan cara terbaru dan hasil berkualitas petani harus menguasai dengan baik. Jual benih cabe Iggo harga murah terbaru : 0812 5227 1859 Sms / Wa. Tanaman cabe menjadi komoditi sayuran dan usaha yang menjanjikan dalam berkebun.
Menanam cabe Iggo Cap Kapal Terbang yang baik dengan metode yang lengkap harus dikuasai petani dari pengolahan lahan sampai panen. Saat ini petunjuk cara menanam cabe bisa didapatkan dengan mudah hanya dengan modal smartphone dan jaringan internet.
Pertanian Indonesia adalah salah satu online shop pertanian selain jual benih, bibit, pestisida, pupuk, sarana dan spare part pertanian. Toko online kami jaga berbagai ilmu tentang cara budidaya berbagai tanaman.
Konsultasi tanaman mulai cara menanam cabe, pengendalian hama penyakit serta aktivitas pertanian yang lain ada dan dilakukan di toko Pertanian Indonesia.
Pertanian harus menguasai berbagai budidaya cabe mulai dari cara menanam cabe di rumah, cara menanam cabe di sawah, cara menanam cabe di polybag dan masih banyak lagi. Berbagai sistem baik cara menanam cabe hidroponik sampai yang kebanyakan dilakukan petani.
Petani juga harus paham bagaimana tata cara menanam cabe merah keriting khususnya Iggo F1 Cap Kapal Terbang agar menghasilkan panen cabe berkualitas terbaik.
Petani milenial di zaman go online ini juga dituntut memilih pupuk cabe merah yang bagus sesuai dengan fase tanaman yang kita tanam. Begitu pula dengan jarak tanam cabe keriting yang sesuai dengan karakter tanaman dan waktu tanam.
Hal - hal tersebut adalah tata cara dan aturan terpenting yang harus dikuasai petani sebelum kita menjalankan peluang usaha budidaya cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang.
Mari kita ulas satu demi satu cara menanam cabe Iggo produk PT. Bisi International yang terkenal dengan Merk Kapal Terbang tersebut.
Baca Juga : Insektisida Terbaik Tanaman Cabe
Urutan Tata Cara Menanam Cabe Iggo Kualitas Terbaik Hasil 25 Ton

Cara menanam cabe yang akan saya ulas dalam tulisan ini adalah dengan target cabe keriting Iggo F1 panen dengan berat 25 ton dengan luas 1 ha lahan dengan asumsi populasi 18.000 tanaman.
Cara menanam cabe Iggo F1 dengan hasil 25 ton ini adalah hasil dari pengalaman petani yang menjadi binaan kami. Tentu dengan mengikuti aturan serta kaidah budidaya dengan perawatan standart dan nutrisi tanaman yang lengkap terbaik.
Cara menanam cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang dengan tujuan produk 25 ton ini akan saya buat secara bertahap dan runtut. Hal ini bertujuan agar cara menanam cabe keriting Iggo ini mudah dicoba oleh petani dan pembaca sekalipun baru tahap belajar.
Berikut ini adalah langkah budidaya tersebut :
- Mengetahui jelas dan pasti sejarah penggunaan lahan
- Pilih lahan dengan kemiringan yang tidak sama
- Lokasi tanam cabe harus dengan sumber air
- Persiapan pembuatan pupuk bokashi fermentasi
- Pengolahan lahan untuk tanaman cabe Iggo
- Pembuatan saluran irigasi yang benar
- Aplikasi pupuk dasar menanam cabe Iggo
- Pemasangan mulsa hitam perak
- Pemasangan ajir penyangga tanaman cabe
- Pembibitan tanaman cabe Iggo F1 sendiri
- Pindah tanam benih cabe Iggo F1
- Perawatan tananam cabe Iggo
- Pengendalian hama penyakit tanaman cabe
- Pemupukan Cabe Iggo
- Panen cabe Iggo
Langkah - langkah cara menanam cabe Iggo F1 produk Chia Tai Seed tersebut akan kita ulas satu demi satu secara detail dan tuntas. Apakah anda penasaran dengan paket budidaya dan cara menanam cabe Iggo dengan hasil 25 ton per ha ini.
Baca dan ikuti sampai selesai ulasan dari toko online Pertanian Indonesia kemudian segera praktek sesuai apa yang kami tulis. Tulisan tentang cara menanam cabe Iggo F1 produk Chia Tai Seed ini adalah salah satu permintaan dari pelanggan kami yang selalu ingin meningkat hasil dari peluang usaha berkebun dan menanam cabe.
Mari kita ulas satu demi satu tahapan cara menanam cabe Iggo sehingga petani dan pembaca bisa berkebun cabe varietas Iggo dengan hasil 25 ton untuk luas 1 ha, dalam satu siklus tanaman.
Mengetahui Jelas dan Pasti Sejarah penggunaan Lahan
Petani awam dan pembaca pasti banyak yang bertanya - tanya mengapa pihak toko Pertanian Indonesia memberi syarat lahan yang akan digunakan harus jelas sejarahnya.
Informasi terbaru dan update tentang sejarah lahan ini akan sangat menentukan kita dalam kesuksesan budidaya tanaman cabe merah keriting yang akan kita jalankan. Penggunaan lahan terutama yang satu famili akan meninggalkan permasalahan berupa sisa hama serta penyakit di lahan.
Maka kami memberi saran jangan menggunakan atau sewa lahan atau tanah sudah sering untuk budidaya sayuran. Apalagi kalau lahan tersebut akan kita gunakan untuk tanaman yang masih satu famili. Beberapa penyakit yang seringkali menular lewat tanah ( soil born desease ) antara lain adalah jamur dan bakteri.
Memilih lokasi tanam yang baru dan jelas akan memudahkan kita dalam budidaya dan memperkecil kegagalan dalam menanam cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang.
Cara menanam cabe Iggo F1 dengan hasil 25 ton per ha bisa kita peroleh jika kita tahu dengan jelas sejarah penggunaan lahan akan. Tindakan ini juga memperkecil resiko tanaman cabe yang kita tanam terserang hama penyakit dan gagal.
Baca Juga : Cara Menanam Cabe Rawit Ori 212 Dalam Mandiri Bisnis Berkebun
Pilih Lahan Dengan Kemiringan Tidak Sama
Lahan budidaya tanaman cabe juga harus mempunyai kemiringan yang berbeda. Ini juga akan lebih baik kalau kita terapkan saat kita budidaya tanaman cabe di musim hujan.
Lahan tanaman cabe yang miring akan mencegah sejak dini adanya serangan layu jamur dan bakteri yang bersumber dari air yang tergenang.
Pemilihan lahan yang miring juga akan menyebabkan kita akan lebih mudah dalam mengendalikan pengairan selama kita menanam tanaman cabe. Cara menanam cabe Iggo F1 dengan hasil 25 ton per ha akan bisa kita peroleh jika lokasi baik dan mempunyai kemiringan.
Lokasi Tanam Cabe Harus Dekat Sumber Air

Cara menanam cabe Iggo F1 bisa panen dengan kualitas terbaik dan hasil 25 ton apabila kebutuhan air bisa cukup sepanjang budidaya. Air menjadi sumber utama kehidupan bagi tanaman cabe.
Air dibutuhkan tanaman cabe mulai dari awal pertumbuhan sampai panen. Tanaman cabe keriting Iggo yang terganggu kebutuhan airnya akan kerdil, bunga dan buah rontok serta mudah terserang hama penyakit.
Penyerapan pupuk dan aplikasi pestisida juga akan terganggu. Maka syarat lokasi tanam mudah dan dekat sumber air adalah suatu hal wajib bagi petani cabe. Hal ini dalam rangka mendukung cara menanam cabe Iggo F1 yang sehat, berkualitas terbaik dan hasil tinggi.
Kebutuhan air dalam 1 ha lahan untuk budidaya cabe sangat tinggi, maka lahan yang dekat sumber pengairan juga akan menekan biaya dari sisi kebutuhan air.
Jangan buang uang anda sia - sia karena anda salah dalam memilih lokasi budidaya cabe yang sulit air. Mengingat peranan air yang besar serta wajib bagi dalam mendukung peluang usaha cabe Iggo Chia Tai Seed. Maka berilah prioritas dan perhatian yang utama dalam menentukan lahan yang mudah air ini.
Persiapan Pembuatan Pupuk Bokashi Fermentasi
Cara menanam cabe Iggo F1 kualitas terbaik dengan cara terbaru dan hasil panen 25 ton per ha akan kita peroleh jika nutrisi tanaman cabe cukup. Tanaman cabe keriting kita harus cukup nutrisi makro dan mikro sejak awal tanam sampai dengan kita panen. Support berupa kebutuhan pupuk ini dalam budidaya cabe Iggo dari Pertanian Indonesia ini menggunakan pupuk organik fermentasi ( Bokashi ).
Pupuk organik fermentasi yang diberikan sebagai pupuk dasar dalam keadaan cukup maka akan memberi pengaruh dan efek tanaman cabe. Manfaat pupuk organik kaya nutrisi makro dan mikro, tinggi dalam menyimpan air, menciptakan kondisi pH tanah netral. Aplikasi Bokashi akan terbebas dari serangan layu bakteri dan jamur dan soil born desease yang lain.
Pengalaman ini saya bagikan ke banyak petani yang menjadi binaan toko Pertanian Indonesia. Harga pupuk organik padat bisa kita tekan dengan cara membuat sendiri.
Menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana dan kapan waktu yang ideal dalam membuat pupuk organik fermentasi ini???? Pembuatan pupuk padat dengan cara fermentasi yang ideal adalah 2 bulan sebelum tanam cabe kita lakukan.
Karena waktu yang dibutuhkan untuk pembuatan pupuk organik padat ini adalah 25 hari. Pupuk yang sudah kita fermentasi bisa kita simpan dalam karung. Cara membuat silakan buka Link yang ke 1.
Dosis penggunaan pupuk organik padat fermentasi budidaya cabe Iggo F1 adalah 5 ton /ha ( 300 gram per tanaman ). Pupuk organik cair kita juga perlu membuat sendiri, hal ini bertujuan untuk menekan harga pupuk cair organik sehingga lebih hemat.
Petunjuk cara membuat dan bahan yang dibutuhkan silakan buka di Link yang ke 2.
Bahan dan cara yang dibutuhkan dalam pembuatan pupuk organik fermentasi untuk 1 ton silakan buka di link dibawah ini :
- Cara Yang Baik Membuat Pupuk Organik Bokashi Anti Layu
- Resep Pupuk Tanaman Cabe Hasil tinggi Bebas Virus
Dosis dan aplikasi pupuk fermentasi pupuk cair ( Link ke 2 ) nanti akan kita ulas secara jelas, dosis dan waktu aplikasinya.
Pengolahan Tanah Tanaman Cabe Iggo
Setelah lahan kita pilih dengan sejarah jelas, kemiringan lahan terpenuhi dan sejarah lahan jelas maka langkah selanjutnya adalah pengolahan tanah.
Tujuan pengolahan tanah dalam budidaya cabe Iggo F1 adalah untuk menciptakan lokasi dan media tanam yang sehat serta sesuai kondisi tanaman cabe. Tahapan pengolahan tanah diawali dengan membersihkan dari gulma dan tanaman lain yang bisa mengganggu cara menanam cabe Iggo yang benar.
Alat pengolahan tanah dapat menggunakan dengan tingkatan sederhana seperti : cangkul, skop, sabit serta bajak dan garu sisir. Pengolahan tanah dengan cepat bisa dilakukan dengan menggunakan traktor dan hand traktor.
Cara menanam cabe yang menggunakan pengolahan lahan maksimal akan memberi hasil tinggi dan potensi yang dimiliki tanaman cabe bisa keluar. Pengolahan lahan tanaman cabe yang baik maka kita bisa memperoleh hasil dari budidaya cabe Iggo F1 25 ton / ha.
Setelah tanah kita bajak dan rotari maka selanjutnya membuat tanah menjadi bentuk bedeng - bedeng dengan lebar 100 Cm dan panjang bedeng maksimal 15 meter. Hal ini bertujuan agar mudah kontrol dan pengawasan.
Arah bedeng yang baik adalah menghadap utara ke selatan. Menggunakan arah bedeng utara ke selatan membuat tanaman cabe Iggo yang kita tanam bisa mendapatkan cahaya matahari secara merata dalam waktu yang lama.
Cahaya matahari yang terdistribusi merata dan cukup membuat proses fotosintesis cabe menjadi maksimal. Ini menjadi salah satu kunci sukses yang seringkali diabaikan petani cabe zaman ini.
Baca Juga : Perawatan Dan Pupuk Cabe Ori 212 Berbuah Lebat
Pembuatan Saluran Irigasi Yang Benar
Saluran irigasi segera mungkin ditata bersamaan dengan pembuatan bedeng tanaman. Saluran irigasi yang baik akan menjaga lahan tanaman cabe selalu cukup kebutuhan airnya.
Saluran drainase yang baik adalah bisa mengatur dengan rata dan cepat saat dilakukan pengairan serta bisa tuntas saat pengairan berakhir. Saluran drainase yang tidak baik akan mengakibatkan serangan layu jamur serta fusarium di tanaman cabe.
Tentu yang menjadi pertanyaan di benak kita semua adalah berapa lebar serta kedalaman saluran drainase tanaman cabe yang tepat. Berdasarkan pengalaman kami sudah bertahun - tahun budidaya serta mengamati hasil dari cara menanam cabe dengan berbagai cara dapat disimpulkan sebagai berikut.
Menanam cabe dengan jenis cabe merah, cabe rawit sampai dengan cabe keriting untuk musim kering maka lebar idealnya adalah 50 cm untuk saluran, dengan kedalaman 20 cm di tengah, sedangkan kedalaman saluran ter luar adalah 30 cm.
Khusus pada cara menanam cabe di musim hujan maka lebar saluran adalah 60 cm dengan kedalaman saluran 40 cm untuk yang di tengah dan 50 cm untuk saluran ter luar. Cara menanam cabe Iggo di musim hujan serta kemarau di hal - hal tertentu wajib dibedakan guna mendapatkan panen dengan hasil tinggi berkualitas dan terbaik.
Apakah sampai materi ini pembaca semua bisa mengerti dengan jelas dan mudah. Kami berharap tulisan ini bisa mudah kita pahami dan praktek langsung.
Apabila ada kesulitan bisa hubungi toko Pertanian Indonesia lewat kontak telepon yang ada. Team kami dengan senang hati akan membantu kesulitan anda sehingga anda bisa menerapkan cara menanam cabe Iggo F1 terbaik dengan hasil 25 ton per ha.
Pembibitan Tanaman Cabe Iggo F1 Sendiri
Benih cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang harus di semai sendiri terlebih selama 23 hari. Semai cabe kalau di daerah sentra dan pusat tanaman sayuran sebenarnya bisa dilakukan menggunakan jasa semai.
Pada kesempatan yang baik ini kami akan berbagi cara dan informasi tentang bagaimana kita bisa terampil dalam membuat persemaian sendiri dengan baik.
Media semai yang kita gunakan adalah tanah yang asalnya dari bawah pohon bambu, hal ini bertujuan agar tanah terbebas dari jamur serta bakteri. Ambil secukupnya ayak tanah biar hasilnya halus.
Ambil dan ayak pupuk bokashi yang kita gunakan sebagai pupuk dasar dan lakukan pengayakan biar halus. Setelah di ayak campur tanah dan pupuk bokhasi dengan perbandingan 5 : 1. Campurkan sedikit Furadan ke dalam media pembibitan.
Setelah tercampur rata masukkan media semai ke dalam polybag semai dengan ukuran 6 x 8 cm. Tata deretan polybag tersebut secara berbaris dan rata. Siram media dalam polybag dengan menggunakan air secukupnya.
Buat lubang di polybag semai dengan bambu yang runcing atau pensil dengan kedalaman 1 cm. Taruh bibit cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang 1 butir setiap polybag. Tutup tipis - tipis dengan tanah dan siram kembali.
Tutup benih dengan plastik selama 2 malam sehingga benih cabe Iggo akan cepat imbibisi dan menggembung. Segera buka tutup plastik dan gantikan dengan sungkup dengan bahan plastik UV ( plastik transparan ) dengan bentuk melengkung berdiameter 1 meter.
Buka plastik setiap pagi dan segera lakukan penyiraman benih cabe Iggo F1 setiap pagi dan sore hari. Tutup plastik setelah jam 14.00 WIB atau kalau ada turun hujan.
Benih cabe Iggo produk PT Bisi International yang sehat dan fisik bagus akan tumbuh dalam hari ke 4 dari kita menaruh benih. Lakukan perawatan dengan siram tanaman yang cukup setiap pagi dan sore hari.
Bila kita menemukan adanya serangan rebah batang atau phytium segera semprot tanaman dengan fungisida dengan bahan aktif metalaxyl 35 % dengan dosis 0.25 gram per liter semprot 3 kali selama di pembibitan.
Lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk Gardena daun dengan dosis 1 gram per liter serta semprotkan saat pagi hari selama 2 kali selama di pembibitan. Benih cabe merah keriting Iggo siap pindah tanam setelah 23 hari di persemaian atau ditandai dengan adanya daun sejati 4 - 5 daun.
Benih yang mau pindah tanam harus kita geser dan seleksi 3 hari sebelum tanam. Hal ini bertujuan agar bibit cabe stres dan seleksi benih yang seragam.
Baca Juga : Cabe Red Lava Favorit Usaha Berkebun Petani
Pindah Tanam Benih Cabe Iggo F1

Pembibitan tanaman cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang hanya 23 hari. Setelah bibit di seleksi maka siap untuk pindah tanam. Ambil benih yang sudah di seleksi dengan ukuran seragam. Pemindahan bibit tanaman cabe bisa dilakukan pagi hari jam 06.00 sampai 10.00 WIB, dan lakukan lagi jam 14.30 - sampai selesai.
Hentikan bila cahaya matahari terlalu terik yang akan mengakibatkan bibit cabe banyak yang mati. Tutup bibit dengan tanah yang peres dan sumber tanah harus dari luar tidak boleh menggali tanah dibawah mulsa ( Dilarang keras ).
Siram bibit cabe Iggo yang baru saja pindah tanam sebanyak 2 kali pada saat pagi dan sore hari. Atau bila pengairan dengan sistem genang, maka lakukan interval seminggu 2 kali sampai bibit tanaman cabe berumur 15 hari.
Perawatan tananam cabe Iggo
1. Sulam Tanaman Pada Cara Menanam Cabe Iggo F1
Cara menanam cabe Iggo yang baik di tahapan sulam tanaman harus dilakukan dengan cepat. Segera cek dan lakukan sulam terhadap tanaman kerdil dan mati karena hama penyakit. Waktu terbaik untuk melakukan sulam tanaman cabe Iggo Cap Kapal Terbang adalah 10 hari dari pindah tanam.
Kontrol dengan cara mengelilingi semua area tanam pada semua tanaman Iggo F1 yang kita tanam. Pilih tanaman sulam dari bibit yang tersisa dengan kondisi sehat dan terbaik.
Sulam tanaman bisa anda lakukan sesuai dengan aturan pindah tanam yaitu saat pagi hari dan sore hari. Aktivitas kegiatan sulam budidaya cabe Iggo F1 akan menekan adanya tanaman yang tidak seragam dan pembengkakan biaya.
Standarnya sulam tanaman maksimal dengan jumlah 10 persen dari total tanaman yang kita budidayakan. Sulam tanaman dengan cara segera menjadi salah satu kunci sukses cara menanam cabe Iggo bisa panen dengan hasil 25 ton / ha.
2. Wiwil Tunas Air Cara Menanam Cabe Iggo Terbaru
Pembaca semua harus bisa disiplin melakukan aktivitas budidaya yang mendukung budidaya cabe Iggo bisa panen 25 ton. Kegiatan wiwil tunas air menjadi salah satu hal yang sering kali diremehkan dan tidak dilakukan oleh petani cabe keriting. Petani masih banyak yang beranggapan tunas air tidak mengganggu.
Tentu pemahaman petani di tahapan cara menanam cabe Iggo F1 Kapal Terbang berkualitas terbaik hasil 25 ton ini perlu diluruskan. Tunas air justru harus segera dilakukan secepat mungkin. Menjadi pertanyaan berikutnya ada tunas air yang bagian mana yang harus segera di wiwil????
Tanaman cabe keriting Iggo F1 produk Chia Tai Seed akan keluar tunas airnya setelah pindah tanam. Segera hilangkan semua tunas air yang ada dibawah cabang Y. Aktivitas ini anda lakukan sampai tanaman cabe Iggo F1 berumur 35 hari setelah tanam.
Semua tunas air yang ada di cabang Y cabe merah keriting Iggo harus bersih tak tersisa. Tindakan wiwil yang cepat dan tepat akan memberi kesempatan tanaman cabe tumbuh normal.
3. Ikat Tanaman Cabe Iggo Cap Kapal Terbang
Cara menanam cabe Iggo F1 berkualitas terbaik dengan hasil 25 ton menjadi impian petani sayuran dalam menjalankan peluang usaha berkebun. Tanaman cabe harus diikat dengan baik agar bisa tumbuh dan produksi normal.
Gunakan tali salaran berkualitas terbaik serta kuat sehingga proses pengikatan bisa dilakukan dengan cepat. Tali plastik / salaran untuk tanaman cabe bisa dibeli di toko Pertanian Indonesia.
Online shop Pertanian Indonesia sudah pengalaman jual tali salaran untuk budidaya tanaman cabe ke seluruh Indonesia dengan jaminan barang pasti datang. Pengikatan tanaman cabe harus dilakukan dengan rutin dan pastikan jangan sampai ada yang terlewat.
4. Pengairan Cabe Iggo F1 Yang Baik Dan Benar
Cara menanam cabe Iggo F1 terbaru dengan kualitas terbaik hasil 25 ton / ha, hanya akan diperoleh salah satunya air yang cukup. Kebutuhan tanaman cabe cukup banyak dan rutin. Pengairan cabe untuk musim kemarau bisa dilakukan dengan interval 5 - 7 hari sekali melihat kondisi tanaman.
Cara menanam cabe Iggo F1 yang baik dengan tujuan 25 ton per ha, dengan cara menjaga kecukupan air mulai tanam, pertumbuhan vegetatif sampai generatif.
Kebutuhan air tanaman cabe yang terganggu akan menyebabkan tanaman kerdil, mudah terserang penyakit, bunga dan buah cabe rontok. Tentu semua itu akan jadi penyebab gagal panen cabe Iggo dengan hasil 25 ton / ha.
5. Pembersihan Gulma Di Sekitar Tanaman Cabe
Cara menanam cabe Iggo F1 berkualitas terbaik dengan target 25 ton bukan suatu hal yang mudah. Tanaman cabe merah keriting Iggo F1 harus sehat dari awal tanam sampai panen.
Salah satu kunci suksesnya adalah area tanaman cabe harus harus terbebas dari adanya rumput liar atau gulma. Gulma sekitar tanaman cabe Iggo F1 Cap Kapal Terbang yang tidak dikendalikan akan menjadi sumber penularan penyakit dan berkompetisi merebut nutrisi, ruang dan cahaya.
Hal ini harus dimengerti dan disadari oleh siapa pun yang sedang menjalankan peluang usaha agribisnis berkebun cabe Iggo. Cara menanam cabe Iggo F1 dengan mengendalikan gulma di sekitar tanaman, bisa dilakukan dengan cara manual agar aman. Pembaca semua bisa menggunakan alat pertanian berupa Cangkul atau sabit.
Pengendalian dengan cara kimia menggunakan herbisida hanya boleh dilakukan bila anda sudah pengalaman atau untuk gulma yang jauh dari tanaman cabe. Hal ini guna mencegah tanaman cabe terimbas dari herbisida.
Gunakan sungkup di dekat nozel sehingga pestisida fokus ke tanaman rumput. Semprot selagi masih pagi dan saat angin tidak kencang.
Baca Juga : Belanja Online Benih Mudah Dan Cepat
6. Penjarangan Buah Cara Menanam Cabe Iggo Bisi International
Cara menanam cabe Iggo F1 berkualitas terbaik dengan hasil 25 ton harus ada penjarangan buah. Penjarangan buah dilakukan di cabang Y pertama, cabang Y kedua sebelah kiri dan cabang Y ke tiga sebelah kanan.
Aktivitas penjarangan harus dilakukan selagi masih berupa bunga. Penjarangan berupa buah yang sudah besar tidak akan berpengaruh di hasil dan produksi cabe Iggo. Apakah pembaca semua sudah paham cara penjarangan buah di cara menanam cabe Iggo terbaru dengan tujuan hasil 25 ton ini?????
7. Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Cabe Iggo
Salah satu faktor menghambat cara menanam cabe dengan hasil 25 ton ini adalah adanya serangan hama penyakit di tanaman cabe. Toko Pertanian Indonesia tidak akan membahas secara khusus di materi ini karena sudah cukup banyak ulasan tentang hama penyakit tanaman cabe.
Saat ini serangan hama penyakit dalam budidaya tanaman cabe merah keriting yang paling dominan adalah : layu fusarium, layu bakteri, cacar buah dan virus gemini. Apabila anda sudah budidaya cabe dan anda kendala hama penyakit silakan konsultasi di toko Pertanian Indonesia lewat Sms / Wa : 0812 5227 1859.
8. Pemupukan Cabe Iggo F1 Bisi International Hasil 25 Ton
8.1. Dosis Pemupukan cabe keriting Iggo
Dosis pupuk jadi faktor penting agar kita bisa panen cabe Iggo 25 ton / ha nya. Cara menanam cabe yang tidak menggunakan dosis pupuk benar bisa mengakibatkan gagal panen.
Setelah petani semual paham dosis serta jenis pupuk digunakan untuk pupuk dasar. Pembaca semua harus paham komposisi pupuk untuk cabe Iggo yang terbaik. Lebih penting lagi bagaimana cara aplikasi pupuk yang baik dan benar. Hal Ini bertujuan agar kita bisa sukses panen cabe merah Iggo ini 25 ton / ha.
Jika tanaman cabe merah keriting Iggo yang kita tanam tidak mendapat nutrisi yang sesuai maka kita akan kesulitan mendapat hasil yang optimal. Guna mengatasi hal ini tidak terjadi selama menanam cabe merah keriting Iggo, Maka kami akan memberi gambaran tentang dosis, jenis, jumlah serta cara aplikasi pupuk yang tepat.
Toko Pertanian Indonesia akan membuatkan formula pemupukan cabe susulan agar bisa meraih sukses dalam usaha mandiri bisnis cabe Iggo Cap Kapal Terbang
Beberapa aturan yang biasa kami lakukan dalam aplikasi pupuk cabe keriting Iggo adalah.
- Pengenceran pupuk susulan cabe menggunakan 1 drum volume 200 liter.
- Saat aplikasi pupuk susulan takaran 200 ml per tanaman ( 1 gelas minuman mineral ).
- Jarak lubang pupuk susulan ( 20 Cm ) dari lubang tanam.
- Waktu aplikasi pupuk jam 06.00 - 09.30 jika sore bisa lanjut jam 14.30 - 17.00.
Adapun cara menanam cabe Iggo pada aplikasi pupuk susulan bisa menggunakan :
8.1.A. Pupuk susulan pertama 10 HST cara menanam cabe Iggo.
Mutiara Sprinter ( 20 10 10 ) : 1,5 Kg | KNO3 Merah 0,5 Kg | Ultradap : 0,5 Kg | Pupuk Cantik : 0,5 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg.
8.1.B. Dosis pupuk aplikasi kedua 15 HST cara tanam cabai Iggo.
NPK Mutiara Sprinter ( 20 10 10 ) : 2 Kg | KNO3 Merah 1 Kg | Ultradap : 0,5 Kg | Pupuk Cantik : 0,5 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg.
8.1.C. Aplikasi pupuk cabe ketiga 25 HST.
NPK Mutiara Grower : 3 Kg | KNO3 Putih 1 Kg | Ultradap : 0,5 Kg | Pupuk Calsium Fertilizer : 0,5 Kg | MKP : 0,5 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg.
8.1.D. Pupuk susulan ke 4 diberikan pada umur 35 HST.
NPK Mutiara Grower : 4 Kg | KNO3 Putih 1 Kg | Ultradap : 0,5 Kg | Calsium Fertilizer : 0,5 Kg | MKP : 0,5 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg.
8.1.E. Aplikasi pupuk susulan ke 5 diberikan pada umur 40 HST.
NPK Mutiara ( 16 16 16 ) : 5 Kg | KNO3 Putih 1,5 Kg | Ultradap : 0,5 Kg | Calsium Fertilizer : 0,5 Kg | MKP : 1 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg.
8.1.F. Pemupukan susulan ke 6 pada umur 45 HST.
NPK Professional ( 9 25 25 ) : 6 Kg | KNO3 Putih 2 Kg | ZK : 1 Kg | Calsium Fertilizer : 0,5 Kg | MKP : 1 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg | Borate 48 : 0, 25 Kg |
8.1.G. Aplikasi pupuk susulan ke 7 pada umur 55 HST.
NPK Professional ( 9 25 25 ) : 7 Kg | KNO3 Putih 1 Kg | ZK : 1 Kg | Calsium Fertilizer : 0,5 Kg | MKP : 1 Kg | Magnesium Sulfat : 0,25 Kg | Borate 48 : 0, 25 Kg |
Catatan penting !!
*HST adalah hari setelah tanam
*Supaya produksi cabe keriting Iggo berbuah maksimal setiap interval 10 hari sekali maka kita terus pupuk tanaman cabe dengan dosis seperti umur 55 hari setelah tanam.
*Bila ada yang kurang anda pahami, segera hubungi toko Pertanian Indonesia.
Panen Cabe Iggo 25 Ton / Ha
Panen cabe adalah hal yang menjadi harapan semua petani. Apalagi bisa panen dengan harga cabe mahal. Seperti halnya harga cabai hari ini. Waktu panen cabe Iggo petani semua harus menggunakan cara dan metode panen yang benar. Semua ini bertujuan agar cabe merah keriting yang kita panen bisa laku harga tinggi.
Cabe Iggo bisa panen setelah terlihat ada tanda - tanda berwarna merah. Lakukan panen pada waktu yang tepat. Jangan melakukan aktivitas panen pada tengah hari. Segera petik buah cabe keriting yang sudah merah, hal ini membuat berat cabe bisa maksimal. Apalagi kalau kita mau kirim jarak jauh.
Siapkan terpal atau alas lantai, biarkan buah cabe kena angin kurang lebih 30 menit hal ini bertujuan jika anda uang air bisa cepat hilang dan kering. Siapkan terpal atau alas lantai, biarkan buah cabe kena angin kurang lebih 30 menit hal ini bertujuan jika anda uang air bisa cepat hilang dan kering. Segera lakukan tindakan seleksi dan pisah buah cabe yang terkena penyakit dengan normal.
Jangan mencampur !! Hal ini guna menjaga biar buah cabe tidak rusak serta aman saat untuk kirim jarak jauh. Saat pengemasan tempatkan pada wadah karung net ( Karung berlubang ), sehingga uap dari cabe keluar dan tidak busuk.
Pilih karung dengan ukuran sedang yang menampung 50 hingga 60 kg. Hasil panen buah cabe Iggo siap kita jual dan bawa ke pasar induk sayur. Kemasan juga bisa menggunakan kardus yang tebal seperti bekas rokok Gudang Garam yang bisa menampung 35 hingga 40 kg. Jangan lupa diberi lubang pada semua sisi kardus biar cabe tidak busuk.
Itu tadi adalah ulasan lengkap tentang cara menanam cabe Iggo Cap Kapal Terbang hasil 25 ton / ha. Jika pembaca semua kurang jelas segera hubungi kami.