Jagung Hibrida Varietas Unggul Dan Budidaya Di Indonesia. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online terpercaya dan berkualitas di Indonesia. Segera dapatkan kebutuhan tani terlengkap harga murah hanya di Pertanian Indonesia.
Jagung hibrida varietas unggul sudah banyak beredar di Indonesia. Budidaya jagung hibrida bisa jadi solusi jitu untuk menambah pundi – pundi penghasilan di masa pandemi seperti saat ini.
Jagung
Jagung (Zea mays) adalah salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat penting di dunia selain padi dan gandum. Tanaman pangan ini bahkan di Indonesia dianggap sebagai makanan pokok selain nasi.
Di masa sekarang, tanaman ini dimanfaatkan dalam berbagai hal, seperti pakan ternak, bahan dasar tepung maizena, industri farmasi, kosmetik, dan juga sebagai bahan pangan.
Selain mampu menambah energi pada tubuh kita, masih ada banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi jagung. Beberapa contohnya diantaranya seperti :
· Menambah berat badan
Kandungan karbohidrat selain mampu menambah energi juga mampu untuk menambah berat badan. Dengan begitu, mengkonsumsi jagung cocok untuk Anda yang ingin menaikkan berat badan.
· Mencegah penyakit Alzheimer
Kandungan zat thymine mampu membantu fungsi sel – sel pada otak dan juga sebagai sintesis asetilkolin yang berperan penting dalam memori terkait fungsi ingatan, sehingga mampu mencegah penyakit seperti Alzheimer.
· Mencegah anemia
Kandungan asam folat, zat besi, dan vitamin B12 mampu memicu produksi hemoglobin dalam darah, sehingga mampu mencegah penyakit anemia.
· Sebagai zat anti kanker
Jagung kaya dengan zat antioksidan. Antioksidan ini mampu untuk melawan kanker, serta juga bisa melawan tumor pada hati dan payudara.
Baca Juga : 15 Cara Menanam Sayuran Organik Terbaik di Polybag Halaman Rumah
Jagung Hibrida
Jagung hibrida adalah jenis jagung persilangan dari 2 induk yang memiliki sifat –sifat unggul. Dengan sifat – sifat unggul dari 2 induknya menjadikan jagung hibrida sangat bagus untuk dibudidayakan.
Meskipun begitu, jagung hibrida juga memiliki kekurangan seperti harganya yang relatif lebih mahal dan jika diturunkan lagi sebagai benih maka keturunannya hanya bisa memproduksi sekitar 30 persen.
Pengembangan benih jagung hibrida dilakukan pertama kali pada tahun 1950-an oleh Balitbangtan Kementerian Pertanian. Tujuan pengembangan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas serta memudahkan petani Indonesia dalam budidaya jagung.
Dan sekarang hasilnya sudah bisa kita rasakan. Kini sudah banyak tersedia benih jagung hibrida unggul di pasaran dan tinggal kita pilih dan gunakan saja sesuai dengan keinginan kita.
Benih Jagung Hibrida Unggul Di Indonesia

Di Indonesia, sudah banyak sekali benih jagung hibrida yang beredar. Benih benih tersebut pun memiliki keunggulannya masing – masing satu dengan lainnya. Karena itu, sesuaikan dengan prioritas kebutuhan Anda jika Anda sedang mencari benih jagung hibrida unggul.
Nah jika Anda masih bingung, Anda kini tidak perlu khawatir. Pertanian Indonesia memiliki beberapa rekomendasi benih jagung hibrida unggul di Indonesia, diantaranya seperti :
1. Bisi 18 F1
Bisi 18 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Bisi 18 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 100 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 12 ton / ha pipil kering.
2. Pertiwi 3 F1
Pertiwi 3 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Agri Makmur Pertiwi (Benih Pertiwi). Pertiwi 3 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 103 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 13,7 ton / ha pipil kering.
3. NK Perkasa F1
NK Perkasa F1 adalah benih jagung hibrida unggul produk dari Syngenta Seed Indonesia (Syngenta Seed). NK Perkasa F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 100 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 13,3 ton / ha pipil kering.
4. Bisi 2 F1
Bisi 2 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Bisi 2 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 105 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 13 ton / ha pipil kering.
5. Bisi 99 F1
Bisi 99 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Bisi 99 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 100 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 13,7 ton / ha pipil kering.
6. Bisi 79 F1
Bisi 79 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Bisi 79 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah rendah sampai dataran menengah di lahan tadah hujan dengan angin kencang.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 95 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 11,9 ton / ha pipil kering.
7. Bisi 816 F1
Bisi 816 F1 adalah benih jagung hibrida unggul dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Bisi 816 F1 tersedia dalam kemasan 1 kg dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 100 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen sekitar ± 13 ton / ha pipil kering.
Baca Juga : Jual Kangkung Super Ta Fung Seed Harga Murah
Budidaya Jagung Hibrida

Jika anda bingung cara – cara melakukan budidaya jagung hibrida secara baik dan benar, Pertanian Indonesia memberikan solusi untuk Anda. Kami akan memberikan tahapan – tahapan cara budidaya jagung hibrida secara baik dan benar untuk Anda.
Tahapan – tahapan dalam melakukan budidaya jagung hibrida secara baik dan benar yaitu :
· Pengolahan lahan tanam
Bersihkan lahan tanam dari gulma serta kerikil – kerikil. Setelah bersih, olah lahan terlebih dahulu. Lakukan dengan cara dicangkul atau dibajak menggunakan traktor.
Kemudian buat juga alur – alur untuk pemberian pupuk – pupuk dasar. Setelah selesai, berikan pupuk dasar dan pupuk kimia pada lahan tanam. Jangan lupa berikan dolomite atau kapur pertanian jika tingkat keasalam tanah masih belum sesuai untuk budidaya jagung hibrida.
Setelah itu, buat bedengan pada lahan tanam. Buat bedengan dengan ukuran lebar 30 – 40 cm, tinggi 5 – 10 cm, dan panjang menyesuaikan dengan lahan tanam.
Kemudian buat lubang tanam pada bedengan. Buat lubang tanam sedalam 3 – 5 cm pada alur bedengan yang telah Anda buat sebelumnya.
· Penanaman
Siapkan benih yang Anda ingin gunakan. Setelah itu, masukkan benih sebanyak 2 biji per lubang tanam. Tutupi dengan tanah di sekitarnya secara merata.
Sirami dengan air secukupnya untuk menjaga kelembabannya. Setelah bibit telah tumbuh sekitar 5 – 10 cm, maka bibit pun siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.
· Pemeliharaan
Sirami secara rutin tiap seminggu sekali, atau bisa disesuaikan dengan kondisi cuaca dan lahan. Bersihkan juga lahan tanam dari gulma setiap 2 – 3 minggu sekali.
Berikan pupuk susulan pada tanaman setelah berumur 1 bulan. Gunakan pupuk ZA dan pupuk NPK yang dicampur dengan perbandingan 1 : 3.
Baca Juga : Jual Cabe Keriting Terano F1 Matahari Seed Murah Kualitas Terbaik
· Pengendalian hama dan penyakit
Hama dan penyakit selalu menyebabkan kerugian baik dalam jumlah kecil maupun besar. Karena itu, melakukan pengendalian hama dan penyakit sangat penting dilakukan untuk menghindari tingkat kerusakan dan kerugian lebih parah.
Beberapa hama dan penyakit dalam budidaya jagung hibrida contohnya yaitu :
1. Kumbang Daun
Kumbang daun (Chrysomelidae) merupakan kumbang berukuran kecil (± 4 nm), berwarna gelap dan metalik / mengkilap yang bisa kita jumpai di daun berbagai tanaman.
Hewan ini memiliki sepasang kaki belakang besar untuk melompat dan tubuh berbentuk lonjong. Saat beristirahat mereka biasanya memilih tempat seperti di bawah sisa – sisa tanaman, di tanah, ataupun di gulma yang terdapat di sekitar.
Gejala serangan kumbang daun pada tanaman contohnya seperti terdapat lubang – lubang kecil pada daun, jaringan tumbuhanyang terserang menjadi berwarna kuning, dan terdapat lubang pada umbi.
Untuk mengatasi serangan kumbang daun, cara yang bisa dilakukan contohnya seperti menggunakan predator alami kumbang daun, menjaga kebersihan lahan tanam, mengambil dan memusnahkan kumbang daun secara langsung, dan melakukan aplikasi insektisida berbahan aktif klorpirifos dan malathion sesuai dengan dosis.
2. Layu pada jagung
Layu pada jagung disebabkan oleh infeksi cendawan Magnaporthiopsis maydis. Jamur ini mampu menginfeksi melalui tanah ataupun akar bibit melalui luka kecil yang terdapat pada tanaman.
Penyakit ini akan semakin berkembang jika kondisi lingkungannya mendukung, seperti lingkungan bersuhu konstan 24° C atau lingkungan dengan suhu bervariasi antara 20 – 32° C. Jika suhu diatas 32° C, maka pertumbuhan jamur akan menjadi terhambat.
Gejala serangan penyakit layu pada tanaman jagung diantaranya seperti daun berwarna hijau kusam lalu menjadi layu, dan terkadang muncul garis – garis kekuningan sampai ungu atau coklat tua pada bagian pangkal batang.
Untuk mengatasi penyakit ini, cara yang bisa digunakan contohnya seperti melakukan rotasi tanaman, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.
3. Ulat tanduk hijau
Ulat tanduk hijau (Melanitis leda) merupakan fase larva dari serangga kupu – kupu besar berwarna coklat keemasan dengan titik berbentuk seperti mata pada bagian sayapnya.
Gejala serangan hama ulat tanduk diantaranya yaitu daun berlubang – lubang, dan pada serangan parah jaringan daun di sepanjang sumbu daun hilang tak bersisa akibat dimakan ulat tanduk hijau.
Untuk mengatasi serangan ulat tanduk hijau, caranya yaitu mengambil dan memusnahkan ulat tanduk hijau secara langsung, memanfaatkan predator / musuh alami ulat tanduk hijau, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
4. Bercak Daun Holcus
Penyakit bercak daun holcus disebabkan oleh infeksi bakteri Pseudomonas syringae. Bakteri ini bisa bertahan hidup di sisa – sisa tanaman di dalam tanah, gulma, dan lainnya.
Bakteri ini bisa menyebar melalui media seperti angin, air, manusia, ataupun peralatan pertanian yang telah terkontaminasi. Perkembangannya akan semakin cepat jika kondisi lingkungan dan cuaca cenderung lembab dan basah.
Gejala tanaman terserang penyakit bercak daun holcus diantaranya seperti terdapat cairan bakteri pada jaringan yang terinfeksi, bagian tengah garis – garis sel mati coklat menjadi kering dan rontok, serta terdapat luka memanjang dan cenderung menyatu.
Untuk mengatasi penyakit bercak daun holcus, cara yang bisa dilakukan contohnya seperti membuang dan memusnahkan tanaman yang telah terinfeksi, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi bakterisida sesuai dengan dosis.
5. Kerdil fitoplasma
Penyakit kerdil fitoplasma disebabkan oleh infeksi bakteri Phytoplasma asteris. Bakteri ini biasanya disebarkan secara alami melalui hama wereng.
Penularannya juga bisa ditularkan melalui tanaman yang terinfeksi. Lingkungan dengan suhu tinggi juga akan memperparah gejala serangan penyakit kerdil fitoplasma.
Gejala serangan penyakit kerdil fitoplasma diantaranya yaitu tepian daun menggulung dan berwarna kuning, daun terlihat sobek dan tercabik – cabik, serta tanaman menjadi kerdil.
Untuk mengatasi penyakit kerdil fitoplasma, cara yang bisa digunakan contohnya yaitu membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
· Pemanenan
Proses pemanenan jagung hibrida bisa dilakukan setelah rata – rata berumur ± 105 hari, atau bergantung dengan varietas yang Anda tanam.
Ciri – ciri jagung yang sudah siap panen diantaranya yaitu buah sudah padat dan keras, daun sudah mengering sekitar 80 persen, kulit sudah mengering, dan warna buah terlihat mengkilat.
Cara panennya yaitu dengan dipelintir dengan tangan atau bisa juga dengan menggunakan sabit untuk memotong bagian tangkai.
Selain itu, sabit tersebut juga bisa digunakan untuk memotong batang dan bagian tanaman lain, lalu dibenamkan ke dalam tanah untuk digunakan sebagai pupuk kompos.
Setelah selesai dipanen, keringkan biji jagung sampai kering. Setelah dikeringkan, buahnya bisa digiling untuk memisahkan biji dari janggel ataupun disimpan. Jika Anda ingin menyimpan jagung, pastikan tempat penyimpanannya bebas dari gangguan hama seperti tikus.
Baca Juga : Tanaman Timun Menguntungkan Untuk Budidaya Hortikultura

Demikian artikel berjudul Jagung
Hibrida Varietas Unggul Dan Budidaya Di Indonesia ini saya tulis dan
sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberi efek positif
untuk Anda semua.
Jika masih terdapat hal –
hal yang kurang jelas Anda bisa menghubungi Pertanian Indonesia melalui no.
telepon 081252271859 atau bisa juga dengan menggunakan fitur chat yang tersedia
di laman web kami. Terima kasih.