Pestisida Agrept Bakterisida Ampuh Pilihan Petani. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia merupakan toko pertanian online terbaik yang menjual beraneka macam kebutuhan pertanian lengkap dengan jaminan harga terjangkau.
Agrept 20 WP merupakan produk pestisida jenis bakterisida yang ampuh dalam membasmi penyakit karena bakteri.
Pestisida Agrept bisa Anda beli dari Pertanian Indonesia.
Dapatkan segera pestisida Agrept 20 WP harga murah hanya di Pertanian Indonesia.
Menjaga keberlangsungan hidup tanaman menjadi salah satu hal wajib untuk petani lakukan supaya kualitas maupun kuantitas tanaman tetap terjaga.
Layaknya sebuah ungkapan “mencegah lebih baik daripada mengobati”, maka ancaman dalam keberlangsungan hidup tanaman sebisa mungkin perlu bisa diminimalisir.
Dalam menjaga keberlangsungan hidup tanaman, aneka ancaman menjadi ancaman bagi petani.
Salah satu ancaman nyata itu ialah adanya banyak penyakit pada tanaman.
Penyakit pada tanaman itu diakibatkan oleh banyak faktor, mulai dari faktor hewan, serangan virus, hingga serangan bakteri.
Nah, kali ini kami ingin membahas tentang ancaman serangan bakteri terhadap keberlangsungan hidup tanaman.
Patogen ini dapat menjadi ancaman untuk perkembangan tanaman karena mengakibatkan tanaman terserang penyakit, sehingga lama – lama akan mati jika tak segera dikendalikan.
Tanaman yang sudah terinfeksi bakteri pun umumnya cenderung terhambat baik pertumbuhan maupun perkembangannya.
Bahkan, tidak jarang juga tanaman menjadi tumbuh secara abnormal.
Baca Juga : Tangguh F1 Panah Merah Produksi Ewindo
Cara Menangani Penyakit Tanaman Karena Infeksi Bakteri

Saat tanaman sudah terinfeksi penyakit karena infeksi bakteri, maka perlu tindakan pengendalian untuk menanganinya.
Apabila tak segera diatasi, maka tanaman bisa saja lama – lama pada akhirnya mati.
Ada banyak cara untuk membasmi penyakit tanaman karena infeksi bakteri. Contohnya diantaranya seperti :
-
Melakukan pengendalian secara manual
Pengendalian secara manual biasanya dilakukan ketika serangan penyakit belum terlalu parah.
Penggunaan cara manual termasuk cukup mudah juga praktis karena pengaplikasiannya tergolong cepat.
Untuk melakukan tindakan pengendalian secara manual, caranya yakni dengan memotong ataupun mematahkan bagian – bagian tanaman yang terinfeksi serta membuangnya jauh – jauh – jauh dari tanaman.
-
Mengaplikasikan pestisida
Mengaplikasikan pestisida untuk mengatasi serangan bakteri tergolong sebagai salah satu cara yang paling banyak dipakai oleh petani hingga sekarang.
Jenis pestisida yang cocok dipakai untuk mengatasi serangan patogen itu ialah bakterisida.
Di Indonesia sendiri produk – produk jenis pestisida ini telah banyak beredar di pasaran.
Harga dan juga bentuknya tidak sama antara satu dengan lainnya, tergantung dari produsen pestisida tersebut.
Salah satu produk pestisida jenis bakterisida yang banyak dimanfaatkan dalam mengatasi serangan bakteri ialah Agrept 20 WP.
Apa itu pestisida Agrept 20 WP ? Lalu, apa saja kelebihan dari produk pestisida jenis bakterisida ini ?
Pestisida Agrept Produk Bakterisida Unggulan

Agrept 20 WP merupakan merupakan produk pestisida jenis bakterisida unggul dan terbaik hasil produksi PT Mastalin Mandiri.
Pestisida Agrept termasuk sebagai salah satu bakterisida sistemik yang mempunyai sifat antibiotika.
Sifat antibiotika dalam pestisida Agrept sangat berguna dalam menekan dan menghentikan proses serangan penyakit karena infeksi bakteri.
Agrept 20 WP mempunyai bentuk formulasi berupa butiran tepung berwarna putih dan bisa disuspensikan dalam air.
Pestisida Agrept merupakan salah satu contoh bakterisida dengan bahan aktif utama Streptomisin sulfat 20 %.
Sasaran Pengaplikasian Pestisida Agrept
Pemakaian pestisida Agrept cocok dipakai untuk mengatasi serangan penyakit karena infeksi bakteri.
Dengan memakai Agrept dalam dosis yang tepat, maka penyakit tersebut akan hilang serta tanaman akan kembali sehat.
Contoh beberapa penyakit sasaran pengaplikasian pestisida Agrept 20 WP yakni seperti :
-
Busuk Basah
Infeksi bakteri Erwinia carotovora Syn. Pectobacterium carotovorum menyebabkan terjadinya penyakit busuk basah.
Patogen bakteri ini dapat menyebar melalui media tanah, air, serta pupuk kandang.
Beberapa faktor memiliki pengaruh terhadap penyakit busuk basah.
Tingkat kelembaban tinggi, jarak tanam terlalu dekat, serta curah hujan tinggi akan semakin meningkatkan intensitas serangan bakteri Erwinia pada tanaman.
Gejala serangan penyakit busuk basah yakni terdapat bercak busuk basah coklat kehitaman pada bagian daun, batang, serta krop.
Kemudian, bercak tersebut akan semakin membesar serta melekuk dan bentuknya jadi tak beraturan.
Untuk mengatasi serangan penyakit busuk basah, caranya yakni dengan mengaplikasikan pestisida Agrept dengan cara pengocoran atau penyemprotan volume tinggi dengan dosis sesuai pada kemasan Agrept 20 WP.
-
Busuk Hitam
Infeksi bakteri Xanthomonas campestris pv. campestris menjadi penyebab terjadinya penyakit busuk hitam.
Penyakit busuk hitam umumnya menyerang tanaman pada lingkungan berkondisi kelembaban tinggi dan suhu optimal 30 hingga 32° C.
Bakteri Xanthomonas mampu menyebar lewat perantara air, benih, angin, tanah yang terpercik air hujan, dan lainnya.
Patogen ini bisa menginfeksi tanaman lewat bagian daun melalui pori – pori air (hidatoda) ataupun melalui luka pada tanaman.
Gejala serangan penyakit busuk hitam yakni muncul bercak dengan bentuk huruf V yang diikuti oleh nekrosis, pembusukan daun serta berwarna hitam, dan pada serangan berat semua daun menjadi menguning serta rontok sebelum waktunya.
Untuk mengatasi serangan penyakit busuk hitam, caranya yakni dengan memakai pestisida Agrept dengan cara pengorocan atau penyemprotan volume tinggi sesuai dosis pada kemasan Agrept 20 WP.
-
Hawar Daun
Infeksi bakteri Xanthomonas menjadi penyebab terjadinya penyakit hawar daun. Penyakit ini menyerang berbagai tanaman, salah satunya ialah tanaman padi.
Hawar daun bisa menginfeksi padi semenjak fase vegetatif hingga fase generatif serta mampu menurunkan hasil produksi padi hingga sebesar ± 30 – 40 persen.
Patogen Xanthomonas menyerang padi lewat bagian daun yang mengalami luka daun ataupun lubang alami berupa stomata dan merusak klorofil daun.
Hal itu menyebabkan kemampuan tanaman dalam berfotosintesis mengalami penurunan.
Saat hal itu terjadi pada tanaman padi muda, maka padi akan mati.
Saat patogen bakteri Xanthomonas menyerang ketika fase generatif, maka hal tersebut mengakibatkan pengisian gabah padi menjadi tidak sempurna.
Gejala serangan penyakit hawar daun cukuplah beragam. Saat hawar daun menyerang ketika awal pertumbuhan, tanaman cenderung mengalami kelayuan lalu mati.
Ketika menyerang tumbuhan dewasa, hawar daun akan mengakibatkan gejala seperti hawar (blight).
2 gejala itu biasanya berawal dengan bagian tepi daun menjadi berwarna abu – abu, kemudian daun lama – lama akan mengering.
Saat terjadi serangan ketika proses pembungaan, proses pengisian gabah tak akan sempurna (hampa bahkan tak terisi penuh).
Dalam kondisi ini, potensi kehilangan hasil panen bisa mencapai ± 50 hingga 70 persen.
Untuk mengatasi penyakit hawar daun, caranya yakni dengan mengaplikasikan pestisida Agrept dengan cara pengocoran atau penyemprotan volume tinggi sesuai dosis pada kemasan Agrept 20 WP.
-
Layu bakteri
Infeksi bakteri Ralstonia solanacearum yang dulu bernama Pseudomonas solanacearum menjadi penyebab terjadinya penyakit layu bakteri.
Patogen ini bisa bertahan hidup pada sisa – sisa tanaman maupun inang alternatif.
Bakteri Ralstonia menginfeksi tanaman lewat luka pada sistem perakaran saat akar lateral muncul.
Tingkat kelembaban tanah serta udara yang tinggi, peningkatan temperatur (dari 30 hingga 35° C), dan juga pH tanah alkali semakin membuat penyakit layu bakteri berkembang.
Gejala serangan penyakit layu bakteri yakni daun muda menjadi layu, bagian akar serta bagian bawah batang menjadi kecoklatan, dan akar menjadi membusuk dan mengeluarkan kotoran kekuningan saat dipotong.
Untuk mengatasi serangan penyakit layu bakteri, caranya yakni dengan cara pengocoran ataupun penyemprotan volume tinggi dengan dosis tepat sesuai pada kemasan Agrept 20 WP.
Baca Juga : Katalog Alat Pertanian Lengkap Harga Murah
-
Kerdil Fitoplasma
Infeksi bakteri Phytoplasma asteris menjadi penyebab terjadinya penyakit kerdil fitoplasma.
Penyebaran patogen bakteri ini secara alami terjadi melalui perantara hama vektor, contohnya saja seperti wereng.
Bakteri Phytoplasma umumnya menular melalui bahan tanaman yang telah terinfeksi (seperti bibit ataupun hasil cangkokan), tetapi tidak melalui perantara benih.
Wereng pun juga mampu menularkan patogen bakteri ini ke tanaman inang lain.
Cuaca bersuhu tinggi berkontribusi besar dalam memperparah serangan penyakit kerdil fitoplasma.
Tingkat infeksi dini juga akan membuat gejala yang terjadi menjadi semakin parah.
Gejala serangan penyakit kerdil fitoplasma yakni pada bagian daun memperlihatkan klorosis dan daun tua menunjukkan perubahan warna menjadi berwarna merah.
Selain itu, tanaman menjadi berukuran kerdil dengan jumlah tunas abnormal, sehingga menyebabkan tumbuhan nampak lebat.
Untuk mengatasi serangan penyakit kerdil fitoplasma, caranya yakni memakai pestisida Agrept dengan cara pengocoran atau penyemprotan volume tinggi dengan dosis tepat sesuai kemasan.
-
Bercak Buah Bakteri
Infeksi bakteri Acidovorax citrulli menjadi penyebab penyakit bercak buah bakteri.
Patogen bakteri ini mampu bertahan hidup pada buah yang sudah terinfeksi, sisa – sisa tanaman di tanah, dan juga inang alternatif.
Semua tanaman famili labu – labuan sangat rentan terinfeksi penyakit bercak buah bakteri, tetapi berbeda pada tingkat keparahannya.
Bagian biji yang sudah terinfeksi seringkali dianggap sebagai faktor utama tersebarnya penyakit bercak buah bakteri.
Infeksi sekunder bakteri Acidovorax citrulli dari satu tanaman ke tanaman lain dapat terjadi melalui berbagai media.
Contohnya saja semisal melalui tangan dan pakaian pekerja, peralatan kerja, dan juga percikan air (hujan maupun irigasi pancur).
Penyakit bercak buah bakteri berkembang sangat baik pada suhu tinggi (> 32° C) dan juga tingkat kelembaban yang juga tergolong tinggi (> 70 %).
Bagian buah tanaman dapat terinfeksi penyakit bercak buah lewat penyerbukan bunga, dan umumnya berlangsung selama 2 – 3 minggu sesudah proses pembungaan.
Gejala serangan penyakit bercak buah bakteri yakni pada bagian bawah daun muncul bercak berair, dari jaringan tanaman keluar cairan kekuningan, sepanjang pembuluh daun terdapat luka kaku coklat tua / coklat kemerahan, serta luka tidak beraturan berwarna zaitun pada buah yang menyatu menjadi bercak dengan warna hijau tua.
Untuk mengatasi serangan penyakit bercak buah bakteri, caranya yakni memakai pestisida Agrept dengan cara pengocoran atau penyemprotan volume tinggi dengan dosis tepat sesuai kemasan.
-
Hawar Halo
Infeksi bakteri Pseudomonas savastanoi pv. phaseolicola menjadi penyebab terjadinya penyakit hawar halo.
Biji dan residu tumbuhan di dalam tanah menjadi tempat bertahan hidup bagi patogen bakteri ini.
Bakteri Pseudomonas memerlukan jaringan tanaman untuk dapat bertahan hidup.
Infeksi primer ini biasanya terjadi selama cuaca basah ketika tanah serta percikan air yang tertiup angin membawa patogen ini ke daun.
Tingkat penularan bakteri Pseudomonas akan makin mudah bila terdapat cedera pada tanaman selama hujan ataupun selama pengerjaan lahan.
Selain itu, cuaca dingin (± 20° C) juga mendukung perkembangan patogen ini.
Ketika sudah menginfeksi, penyakit hawar halo mengakibatkan penurunan kualitas, tingkat produktivitas tanaman, dan juga hasil buah.
Gejala penyakit hawar halo yakni muncul bintik – bintik berair pada daun dikelilingi oleh lingkaran berwarna hijau kuning, bagian tengah berubah warna menjadi coklat, terdapat bercak ataupun garis basah berwarna hijau, dan lainnya.
Untuk mengatasi serangan penyakit hawar halo, caranya yakni memakai pestisida Agrept dengan cara pengocoran ataupun penyemprotan volume tinggi dengan dosis tepat sesuai kemasan.
Catatan Penting Dalam Memakai Pestisida Agrept 20 WP
Saat memakai pestisida Agrept, ada berbagai hal yang perlu menjadi catatan penting.
Contoh beberapa catatan penting dalam hal memakai pestisida jenis bakterisida Agrept 20 WP yakni seperti :
- Bacalah petunjuk pemakaian pestisida Agrept 20 WP terlebih dulu sebelum mulai mengaplikasikannya pada tanaman
- Hati – hati terhadap pestisida Agrept 20 WP karena bisa menyebabkan keracunan melalui kulit, mulut, serta pernafasan
- Jauhkan pestisida jenis bakterisida Agrept 20 WP dari jangkauan anak – anak supaya terhindar dari hal – hal tak diinginkan
- Simpan pestisida Agrept 20 WP pada tempat aman supaya lebih tahan lama dan awet
- Pestisida Agrept 20 WP tersedia di distributor, supplier, agen, reseller, dan toko pertanian terdekat Pertanian Indonesia dalam harga murah dan promo
- Pertanian Indonesia menjual pestisida Agrept 20 WP serta tersedia dalam kemasan sachet berisi bersih 50 gram serta 500 gram
Baca Juga : Pupuk Kalsium Nitrat CN - G Harga Terjangkau
Jual Pestisida Agrept 20 WP Harga Terjamin Murah

Apabila pembaca sedang mencari produk pestisida Agrept 20 WP, maka jawabannya sudah pasti ialah Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia merupakan tempat dimana Anda dapat memperoleh produk Agrept 20 WP dengan kualitas terbaik.
Kualitas pestisida Agrept yang Pertanian Indonesia jual sudah teruji memberikan hasil nyata kepada konsumen.
Dengan begitu, maka konsumen nantinya tidak usah lagi ragu terhadap kualitas pestisida Agrept 20 WP yang Pertanian Indonesia jual.
Pertanian Indonesia jual produk Mastalin Mandiri yang keasliannya sudah terjamin dan memberikan bukti nyata.
Toko online Pertanian Indonesia siap mengirim pestisida jenis bakterisida hingga ke alamat konsumen.
Kami banyak menjalin relasi kerjasama dengan banyak mitra pengiriman ternama di Indonesia agar pesanan pestisida Agrept sampai ke alamat tujuan.
Rekanan mitra pengiriman Pertanian Indonesia contohnya seperti J&T, Pos Indonesia, dan juga JNE.
Dengan menggunakan jasa ketiga mitra pengiriman tersebut, maka pesanan Agrept 20 WP pestisida produk Mastalin Mandiri akan sampai ke alamat tujuan.
Tunggu apalagi sekarang ? Segera saja meluncur ke laman produk pestisida jenis bakterisida Agrept 20 WP lalu order sebelum Anda kehabisan !!
Nah, itulah dia artikel bertema bahasan pestisida Agrept ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua.
Semoga bisa memberikan beraneka manfaat serta berdampak positif untuk semua pembaca.
Jikalau masih ada hal – hal kurang jelas mengenai artikel berjudul Pestisida Agrept Bakterisida Ampuh Pilihan Petani ini, segera hubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).