Pestisida Untuk Hama Daun Terong Memudahkan Petani Bercocok Tanam. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian berkualitas terbaik dan sudah lama dikenal dan dipercaya oleh konsumen dalam menyediakan berbagai sarana maupun prasarana pertanian kualitas unggul.
Pestisida untuk hama daun terong terbukti ampuh untuk membantu petani. Petani bisa mendapatkannya dengan mudah di Pertanian Indonesia. Beli segera sekarang juga di Pertanian Indonesia sebelum kehabisan !!
Budidaya Terong Dan Permasalahan Dalam Budidaya Terong
Terong (Solanum melongena) merupakan tumbuhan penghasil buah dan digolongkan sebagai tanaman sayur – sayuran. Tanaman ini diperkirakan sudah ada sejak zaman prasejarah dan berasal dari Sri Lanka dan India. Terung pun masih berkerabat dengan kentang.
Bagian yang dimanfaatkan dari terung adalah bagian buahnya. Meskipun awalnya dianggap sebagai buah beracun, namun setelah beberapa waktu buah terung bisa dinetralisir dan diolah sebagai makanan. Warna buahnya bervariasi, seperti hijau, putih, serta ungu.
Terung bisa tumbuh hingga setinggi ± 40 – 150 cm. Untuk bagian daun, ukuran daun terung bisa berukuran besar dengan lebar ± 5 – 10 cm dan panjang ± 10 – 20 cm.
Kegiatan budidaya terong di dunia sudah banyak dilakukan oleh petani, tak terkecuali di Indonesia. Tanaman terung awalnya banyak ditemui di hutan – hutan Indonesia dan tumbuh secara liar, namun kini terung dibudidayakan sebagai tanaman budidaya.
Budidaya terung di Indonesia memiliki prospek cukup menjanjikan. Kandungan berbagai nutrisi di dalamnya memberi nilai tambah, sehingga banyak orang ingin mengkonsumsi terung untuk menjaga kesehatannya.
Namun untuk melakukan budidaya terong selalu ada hambatan yang menjadi kendala. Salah satu kendala penghambat tersebut adalah ancaman hama. Serangan hama menyebabkan kerusakan pada banyak bagian tanaman, salah satunya adalah bagian daun.
Daun menjadi layu, berlubang, terdapat bercak, dll merupakan beberapa efek yang ditimbulkan dan sangat merugikan untuk tanaman dan petani.
Baca Juga : Horison 97 F1 Cabai Merah Banyak Untung
Ancaman Hama Pada Tanaman Terong

Ancaman hama pada tanaman terong sangat membahayakan petani yang melakukan budidaya terong. Untuk itu, petani harus mengetahui beberapa hama yang mungkin menyerang tanaman terong.
Ada beberapa contoh hama yang bisa menyerang tanaman terong. Beberapa contoh hama penyerang tanaman terong contohnya yaitu :
• Ulat Tanah
Ulat tanah merupakan ulat yang hidup di tanah. Biasanya, serangan hama ulat grayak mampu membuat bagian pangkal batang tanaman menjadi patah. Umumnya, hama ulat tanah aktif di malam hari untuk makan dan akan bersembunyi pada waktu siang hari di bawah permukaan tanah.
Ulat tanah berumur muda akan mencari makan di dekat gulma pada lahan tanam dan meninggalkan lubang kecil tak beraturan pada daun. Sementara itu, ulat tanah yang lebih tua akan mengubur diri di siang hari agar terhindar dari terik sinar matahari dan mulai keluar pada malam hari untuk mencari makan.
Tanaman muda bisa diseret ke bawah tanah oleh ulat tanah. Bagian batang yang terputus di permukaan tanah membuat jaringan yang tumbuh mengalami kerusakan dan akhirnya lama – lama akan mati.
• Ulat Grayak
Ulat grayak merupakan salah satu serangga dimana banyak menyebabkan berbagai kerusakan cukup berat. Bentuk fisiknya cukup mungil serta unik. Hewan ulat grayak suka mengunyah daun tanaman yang terserang.
Meskipun ukuran ulat grayak cukup kecil dan tidak berbahaya, namun hewan ini bisa menyebabkan kerusakan pada tanaman. Secara umum, ulat grayak bisa mudah ditemukan pada Negara Indonesia, Yaman, dll.
Ulat grayak hidup secara berkelompok dan juga menyerang tanaman secara bersamaan. Tanaman yang bisa terserang oleh hama ulat grayak cukup banyak, seperti padi, jagung, sawi, kapas, tembakau, kacang – kacangan, dll.
Serangan ulat grayak umumnya terjadi pada waktu malam hari saat mereka sudah mulai aktif mencari makan. Di siang hari, mereka akan bersembunyi pada bagian bawah daun untuk berteduh.
Hama ulat grayak mampu membuat bagian atas, bawah, serta tepi daun menjadi rusak. Daun menjadi berlubang dengan ukuran tak beraturan sehingga proses fotosintesis tanaman menjadi terganggu.
• Lalat Buah
Lalat buah merupakan salah satu hewan serangga yang banyak menyerang tanaman buah, seperti jambu, mangga, cabe, nangka, dsb. Hewan ini termasuk salah satu penghambat dalam melakukan budidaya tanaman buah, sehingga harus segera dikendalikan agar tidak menimbulkan dampak negatif berkepanjangan.
Serangan lalat buah diawali saat mulai lalat menusukkan ovipositor nya ke dalam buah untuk meletakkan telur. Setelah beberapa waktu, akan mulai terlihat bintik berwarna hitam kecil pada kulit buah dan larva akan mulai menetas dalam daging buah.
Selanjutnya, larva akan mulai memakan daging buah, sehingga daging buah menjadi busuk dan lama – lama akan rontok sebelum masak / matang. Jika dibiarkan saja, maka buah yang telah rontok akan menjadi sumber serangan generasi berikutnya apabila tidak segera dimusnahkan.
• Thrips
Thrips merupakan hewan berukuran kecil yang menjadi salah satu hewan pengganggu untuk petani dalam melakukan budidaya, salah satunya adalah terong. Serangga ini cukup banyak menyerang banyak tanaman, sehingga digolongkan sebagai hama polifag.
Thrips memiliki tubuh dengan panjang sekitar ± 1 – 1,2 cm dengan warna hitam dan bergaris merah. Ketika memasuki fase nimfa, tubuh thrips berwarna putih kekuningan dan tanpa sayap.
Thrips hidup secara berkelompok, dan menyerang bagian tanaman yang masih muda, seperti bunga, tunas, serta pucuk dengan menghisap cairan dari tanaman. Contoh gejala serangan thrips contohnya yaitu terdapat noda – noda daun dengan warna keperakan. Lalu, noda tersebut menjadi berubah warna menjadi warna coklat muda.
• Tungau
Tungau merupakan sejenis kutu berukuran kecil yang sangat mengganggu untuk budidaya tanaman. Hewan tungau umumnya lebih suka bersembunyi pada bagian bawah daun, terutama yang masih muda.
Tungau menyerang dengan cara menghisap cairan dalam jaringan mesofil. Jaringan mesofil yang terserang menjadi rusak dan mengakibatkan klorofil pada daun menjadi rusak dan menghambat proses fotosintesis.
Tungau betina mampu menghasilkan telur sebanyak ± 20 butir telur per hari dan bisa hidup sampai ± 2 – 4 minggu. Bahkan, seekor tungau betina mampu menghasilkan telur hingga sebanyak 1 juta telur hanya dalam waktu 1 bulan. Karena itu, tak heran jika petani sangat kewalahan dengan serangan tungau.
Hewan ini cukup sering mengganggu dan menyebabkan berbagai gejala, seperti terdapat bercak – bercak pada daun tanaman, daun tiba – tiba berwarna kuning, dll.
Baca Juga : Jual Bibit Sayuran Terdekat Berkualitas Di Pertanian Indonesia
Pestisida Untuk Hama Daun Terong Berkualitas Unggul

Untuk mengatasi serangan hama daun terong, petani butuh cara jitu untuk mengatasinya. Salah satu cara jitu mengatasi hama daun terong adalah menggunakan pestisida untuk membasmi hama daun terong.
Di pasaran Indonesia sendiri, sudah banyak produk pestisida untuk hama daun terong yang sudah bisa digunakan oleh petani. Untuk membantu petani, Pertanian Indonesia akan membantu memberikan rekomendasi produk pestisida untuk hama daun terong berkualitas terbaik.
Contoh produk pestisida untuk hama daun terong rekomendasi Pertanian Indonesia yaitu :
• Alika 247 ZC
Alika 247 ZC adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produksi dari PT Syngenta Indonesia. Pestisida Alika 247 ZC sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Alika Syngenta adalah lamda sihalotrin 106 g/l dan tiametoksam 141 g/l, dengan bentuk formulasi berupa pekatan suspensi berwarna putih kecoklatan yang bisa larut bersama air. Produk Alika sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian melalui nomor pendaftaran RI. 01010120072703. Jika tertarik dengan Alika 247 ZC, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
• Samite 135 EC
Samite 135 EC adalah produk pestisida jenis akarisida berkualitas unggul produksi dari PT Tanindo Intertraco. Pestisida Samite 135 EC sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Samite Cap Kapal Terbang adalah piridaben 135 g/l dengan bentuk formulasi berupa pekatan berwarna kuning yang bisa diemulsikan bersama air. Produk Samite sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01140119981449. Jika tertarik dengan Samite 135 EC, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
• Tenchu 20 SG
Tenchu 20 SG adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produksi dari PT Dupont Agricultural Indonesia. Pestisida Tenchu 20 SG sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Tenchu 20 SG adalah dinotefuron 20 % dengan bentuk formulasi berupa butiran yang bisa larut bersama air. Produk Tenchu 20 SG sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian melalui nomor pendaftaran RI. 01010120103852. Jika tertarik dengan Tenchu 20 SG, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia.
Baca Juga : Fungisida Penambah Bobot Padi Untungkan Petani
• Winder 25 WP
Winder 25 WP adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produksi dari PT Multi Sarana Indotani. Pestisida Winder 25 WP sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Winder Cap Kapal Terbang adalah imidakloprid 25 % dengan bentuk formulasi berupa tepung yang bisa disuspensikan bersama air. Produk Winder Cap Kapal Terbang sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01010119981452. Jika tertarik dengan Winder 25 WP, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
• Metha 400 EC
Metha 400 EC adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produk dari PT Sari Kimia Unggul. Pestisida Metha 400 EC sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Metha 400 EC adalah dimetoat 400 g /l dengan bentuk formulasi berupa pekatan berwarna kuning jernih yang bisa diemulsikan bersama air. Produk Metha sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01010120062530. Jika tertarik dengan Metha 400 EC, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
• Diazinon 10 GR
Diazinon 10 GR adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produk dari PT Petrokimia Kayaku (anak perusahaan PT Petrokimia Gresik). Pestisida Diazinon sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Diazinon Petrokayaku adalah diazinon 10 % dengan bentuk formulasi berupa butiran berwarna ungu. Produk Diazinon sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 010101197491. Jika tertarik dengan Diazinon 10 GR, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
• Cronus 18 EC
Cronus 18 EC adalah produk pestisida jenis insektisida berkualitas unggul produksi dari PT Bina Guna Kimia (FMC Indonesia). Pestisida Cronus 18 EC sangat cocok mengatasi hama yang menyerang daun terong dan sudah terbukti kualitasnya.
Bahan aktif pestisida Cronus FMC adalah abamektin 18 g/l dengan bentuk formulasi berupa pekatan. Produk FMC Cronus sudah terdaftar dalam sistem Kementerian Pertanian dengan nomor pendaftaran RI. 01010120114120. Jika tertarik dengan Cronus 18 EC, Anda bisa membelinya dari Pertanian Indonesia melalui link berikut ini.
Catatan Penting Saat Memilih Pestisida Untuk Hama Terong

Ketika sedang memilih produk pestisida untuk hama terong, ada banyak hal – hal penting yang perlu untuk diperhatikan. Beberapa contoh hal – hal tersebut contohnya yaitu :
• Pilih dan gunakan produk pestisida untuk hama daun terong paling sesuai untuk Anda
• Sesuaikan bahan aktif produk pestisida untuk hama daun terong dengan hewan pengganggu yang menyerang
• Jauhkan produk pestisida untuk hama daun terong dari jangkauan anak – anak kecil untuk menghindari terjadinya hal – hal tak diinginkan
• Aplikasikan untuk tanaman yang terserang dengan dosis pemakaian sesuai pada kemasan produk untuk mendapatkan hasil maksimal
• Harga pestisida untuk hama daun terong yang Pertanian Indonesia jual dijamin murah
• Toko Pertanian Indonesia jual produk pestisida untuk hama daun terong kualitas original dari produsen
• Toko online Pertanian Indonesia siap kirim pesanan pestisida untuk hama daun terong sampai ke konsumen dengan jaminan pasti sampai
Baca Juga : Herbisida Topshot Untuk Mengatasi Gulma Dengan Mudah
Demikian artikel berjudul Pestisida Untuk Hama Daun Terong Memudahkan Petani Bercocok Tanam ini saya tulis serta sampaikan kepada Anda semua. Semoga dari artikel ini Anda bisa mendapatkan manfaat positif.
Jika masih terdapat hal – hal kurang jelas tentang artikel ini, Anda bisa menghubungi Pertanian Indonesia secara langsung melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Sampai jumpa kembali dan salam sukses.