Horison 97 F1 Cabe Merah Banyak Untung. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia merupakan toko tani unggul terpercaya yang menyediakan berbagai sarana prasarana lengkap dengan harga bersaing.
Horison 97 F1 Cabe Merah unggul dari Bisi Cap Kapal Terbang. Benih Horison 97 F1 cocok ditanam petani karena memiliki banyak keunggulan dibandingan produk lainnya. Segera dapatkan cabe merah Horison 97 F1 harga murah hanya di toko online Pertanian Indonesia.
Cabai Merah
Cabai Merah adalah tanaman dari genus Capsicum dan keluarga Solanaceae dimana memiliki lebih dari 35 spesies di dalamnya. Warna merahnya berasal dari pigmen karotenoid, termasuk di dalamnya yaitu zeaxanthin, capsorubin, capsanthin, serta cryptoxanthin.
Kandungan gizi di dalam cabai merah membuatnya jadi salah satu benda wajib untuk menambah cita rasa pedas. Nutrisi dalam cabai merah cukup banyak, salah satunya adalah capsaicin. Zat capsaicin ini tergolong memiliki banyak manfaat untuk tubuh.
Beberapa manfaat lain yang bisa didapatkan saat mengkonsumsi cabai merah yaitu :
· Sistem pernafasan menjadi lancar
Cabai merah memiliki kandungan senyawa ekspektoran. Nutrisi ini mampu untuk melancarkan proses pernafasan, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita sinusitis, asma, serta gangguan pernafasan lainnya.
· Kesehatan jantung tetap terjaga
Zat capsaicin dalam cabai merah mampu mencegah pembekuan darah serta melawan inflamasi, sehingga tingkat kesehatan jantung tetap terjaga.
· Menurunkan berat badan
Senyawa capsaicin mampu mempercepat metabolisme serta membuat tubuh lebih cepat dalam proses pembakaran kalori, sehingga cocok dikonsumsi oleh Anda yang sedang menjalani program diet.
· Membantu penyembuhan pada luka
Cabai merah mampu melawan infeksi yang terjadi pada luka. Dengan begitu, luka pada tubuh bisa lebih cepat agar lebih cepat sembuh.
· Meningkatkan Imun Tubuh
Cabai merah kaya akan kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan ini mampu menangkal radikal bebas penyebab penyakit, sehingga sistem imun tubuh menjadi meningkat.
Baca Juga : Resep Cabe Baja MC F1 Panen Merah 25 Kali Petik Kualitas Terbaik
Horison 97 F1

Seiring meningkatnya kebutuhan akan cabai, maka kini banyak produk benih cabai bermunculan untuk menunjang kegiatan budidaya petani. Produsen – produsen seperti Panah Merah, Tunas Agro, maupun Bisi tak ketinggalan mengeluarkan produk berkualitas untuk petani.
Salah satu produk yang bisa diperhitungkan adalah Horison 97 F1. Horison 97 F1 adalah benih cabai merah varietas terbaru produksi dari PT Bisi International, Tbk dan bermerek dagang Cap Kapal Terbang. Benih cabai Horison 97 F1 Cap Kapal Terbang kini telah hadir untuk memenuhi kebutuhan dan tantangan di masa sekarang.
Horison 97 F1 Cap Kapal Terbang cocok dimanfaatkan oleh petani sebagai tanaman budidaya. Menggunakan produk Horison 97 F1, dijamin petani mendapatkan keuntungan yang menggiurkan karena karakteristik serta keunggulan yang dimiliki.
Karakteristik serta keunggulan – keunggulan yang dimiliki oleh benih Horison 97 F1 diantaranya yaitu :
· Tahan terhadap serangan penyakit kuning
· Vigor tanaman kokoh, tegak, serta memiliki banyak percabangan sehingga memiliki tingkat produksi tinggi
· Horizon 97 F1 cocok ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi
· Sudah anti virus, sehingga tahan layu virus serta layu bakteri
· Pembentukan buah tetap mudah meskipun dalam kondisi cuaca kurang mendukung
· Daya adaptasi luas
· Tahan terhadap serangan penyakit layu bakteri fusarium
· Budidaya cabe Horison 97 F1 secara tepat cocok jadi usaha berkebun hasil tinggi
· Menanam cabe Horison 97 F1 bisa dipanen setelah berumur ± 75 – 78 hst
· Potensi hasil tinggi, yakni sekitar ± 33 ton per ha
Baca Juga : Usaha Rumahan Pertanian Booming Di Desa
Budidaya Cabe Horison 97 F1 Banyak Untung Untuk Petani

Petani kini tak perlu ragu
untuk melakukan budidaya cabai merah. Menggunakan produk benih cabe Horison 97 F1 dijamin petani mendapatkan hasil berkualitas terbaik dengan nilai jual
memuaskan.
Namun, pastikan agar ketika
melakukan melakukan budidaya cabe Horison 97 F1 dilakukan secara tepat agar hasilnya
sesuai dengan yang Anda inginkan.
Cara melakukan budidaya cabe
Horison 97 F1 secara tepat yaitu :
·
Penyemaian
benih dan pembibitan
Untuk
menyemai benih cabe Horison 97 F1, pertama siapkan benih terlebih dahulu. Setelah itu,
buat naungan pada tempat penyemaian. Dengan memberikan tempat naungan, maka
benih nantinya akan terlindung dari derasnya hujan, terpaan angin, serta
teriknya sinar matahari secara langsung.
Siapkan
benih Horison 97 dan air, kemudian masukkan benih ke dalam air. Selanjutnya,
amati selama beberapa saat. Jika terdapat benih mengambang, maka segera buang. Sementara,
benih yang tidak mengambang tetap digunakan untuk pembibitan.
Ambil
benih tersebut, lalu tiriskan sampai kering. Kemudian siapkan juga media tanam
yang dibuat dari campuran pupuk kompos, arang sekam, serta tanah dengan
perbandingan 1 : 1 : 2.
Jika
media tanam telah selesai dibuat, masukkan benih ke dalamnya. Apabila bibit
telah memiliki 3 – 4 helai daun atau berumur 2 – 3 minggu, bibit sudah bisa
dipindahkan pada lahan tanam.
·
Pengolahan
lahan tanam
Untuk
membuat kondisi tanah pada lahan tanam menjadi lebih gembur,olah lahan tanam
terlebih dahulu. Pengolahan lahan tanam sebaiknya dilakukan secara bersamaan dengan
proses pembibitan.
Bersihkan
lahan tanam dari kerikil, batu, gulma, atau kotoran. Setelah itu, bajak atau
cangkul lahan hingga sedalam ± 40 cm. Selanjutnya, buat
bedengan pada lahan tanam. Buat dengan ukuran lebar 1 meter, panjang menyesuaikan
kondisi lahan tanam, dan tinggi 40 cm.
Berikan
jarak antar bedengan sekitar ± 60 cm. Buat juga saluran
drainase yang baik untuk menghindari terjadinya genangan air pada bedengan. Cek
juga tingkat keasaman tanah pada lahan tanam.
Tingkat
keasaman tanah atau pH yang sesuai untuk budidaya cabe merah adalah sekitar 6 –
7. Apabila terlalu asam, maka tingkat keasaman tanah harus dinetralkan terlebih
dahulu. Caranya, berikan dolomite atau kapur pertanian dengan dosis sebanyak ± 2
– 4 ton per ha. Berikan pada saat proses pengolahan lahan tanam.
·
Penanaman
Setelah
bibit telah memiliki daun sebanyak 3 – 4 helai atau telah berumur sekitar ± 3
minggu, maka bibit sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam. Lakukan proses
pemindahan bibit ini selama 1 hari.
Masukkan
bibit ke lubang tanam pada bedengan, lalu tutupi dengan tanah di sekitarnya. Pastikan
agar media tanamnya tidak mengalami kerusakan serta tetap utuh. Terakhir,
sirami bibit dengan air agar menjaga tingkat kelembaban air.
Baca
Juga : Jual Kembang Kol Snow Waltz F1 Takii Seed Harga Murah
·
Pemeliharaan
dan Perawatan
Proses
pemeliharaan harus dilakukan secara rutin untuk menjaga perkembangan dan pertumbuhan
tetap baik. Beberapa proses pemeliharaan yang wajib dilakukan contohnya seperti
:
1. Penyulaman bibit
Segera lakukan penyulaman bibit jika
terdapat bibit cacat atau mati. Lakukan ketika bibit masih muda (± 5
– 7 hari setelah tanam). Proses penyulaman ini bertujuan untuk menyortir bibit
yang mengalami kecacatan atau sudah mati.
2. Penyiraman
Lakukan proses penyiraman sebanyak 2 kali
sehari, yakni pada waktu pagi serta sore hari. Tetapi, apabila musim hujan tak
perlu melakukan penyiraman karena tumbuhan sudah mendapatkan air dari hujan.
3. Pemasangan ajir / lenjeran
Proses pemasangan ajir / lenjeran sangat penting
untuk dilakukan untuk menopang bibit agar tetap tegak. Lenjeran atau ajir yang
digunakan bisa terbuat dari kayu, bambu, ataupun bahan lainnya seperti besi, plastik,
dll. Buat ajir / lenjeran berbentuk vertical dengan panjang ±
100 cm.
Tancapkan lenjeran secara sempurna. Berikan
jarak dari tanaman sekitar ± 5 – 10 cm. Sesudah
ditancapkan, ikatkan tali raffia pada bibit cabai. Jangan terlalu kencang agar
pertumbuhan cabai Horison 97 F1 tidak terganggu.
4. Penyiangan gulma
Pertumbuhan gulma seringkali mengganggu
tanaman budidaya. Untuk itu, perlu dilakukan penyiangan gulma untuk menjaga
perkembangan serta pertumbuhan tanaman.
5. Pemupukan susulan
Lakukan pemupukan susulan setiap 2 minggu
sekali sampai akhir masa pemanenan. Untuk membuatnya lebih praktis, sebaiknya
gunakan pupuk cair dengan dosis sebanyak ± 100 ml liter yang sudah
diencerkan, lalu siramkan ke tumbuhan.
·
Pengendalian
Hama Dan Penyakit
Ancaman
hama dan penyakit selalu menjadi ancaman nyata penyebab kerugian untuk petani.
Serangan penyakit maupun hama tentu membuat kerusakan dimana berakibat buruk
untuk perkembangan serta pertumbuhan tanaman, karena itu ancaman ini harus
segera diatasi oleh petani.
Walaupun
benih Horison 97 F1 sudah tahan hama maupun penyakit, namun harus tetap waspada
terhadap serangan hama maupun penyakit. Contoh hama serta penyakit yang harus
diwaspadai serangannya yaitu :
1. Lalat buah
Keberadaan lalat buah menjadi sebuah ancaman
dalam perkembangan cabe merah. Lalat buah bisa menimbulkan banyak kerusakan,
sehingga harus segera dibasmi.
Sejak berabad – abad lalu lalat buah telah menjadi
hama utama tanaman. Di Indonesia sendiri, sudah ada sebanyak lebih dari 66
jenis lalat buah penyebab kerusakan pada tumbuhan.
Gejala serangan hama lalat buah diantaranya
seperti buah – buahan akan rontok sebelum matang, terlihat bintik hitam kecil
pada kulit buah, apabila buah dibelah akan terlihat belatung, dan terdapat
bercak berwarna coklat pada buah.
Untuk bisa mengatasi serangan hama lalat buah,
caranya yaitu menggunakan perangkap lalat buah, melakukan sanitasi lahan, memanfaatkan
predator alami lalat buah, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dosis.
2. Thrips
Serangan hama thrips sering terjadi pada berbagai tanaman, tak terkecuali dengan cabe. Hama ini tergolong sebagai hama polifag, yakni memangsa segala jenis tanaman.
Selain menyebabkan kerusakan secara
langsung, thrips juga bisa menyebarkan virus TSWV (tomato spotted wilt virus). Oleh karena itu, serangan virus ini
juga menjadi ancaman tambahan untuk tanaman.
Gejala serangan hama thrips contohnya yaitu
muncul bercak – bercak berwarna keperakan / kekuningan / keputihan pada
permukaan daun bagian bawah, permukaan daun menguning, serta pada serangan
berat daun berwarna coklat, menggulung, lalu pada akhirnya mengering.
Untuk mengendalikan serangan hama thrips,
caranya yaitu memanfaatkan predator alami hama thrips, mengambil lalu
memusnahkan hama thrips secara langsung, melakukan rotasi tanaman, dan
melakukan aplikasi insektisida sesuai dosis.
3. Bercak daun
Penyakit bercak daun cabai penyebabnya
adalah infeksi cendawan Cercospora capsici. Cendawan ini
biasanya berkembang pesat ketika musim hujan, sehingga untuk menghindarinya
perlu untuk melakukan pengaturan jarak tanam.
Penyebaran spora cendawan penyebab bercak
daun ini bisa melalui media seperti air hujan, hama vector, angin, alat pertanian,
dll. Selain itu, spora juga bisa menempel pada benih atau biji cabai.
Gejala serangan penyakit bercak daun
contohnya yaitu muncul bercak berukuran kecil berbentuk bulat pada daun, lalu
bercak tersebut berkembang secara merata sampai daun mengering dan rontok.
Untuk mengendalikan penyakit bercak daun,
caranya yaitu mencabut lalu membuang tanaman yang telah terserang, melakukan
rotasi tanaman, menggunakan aplikasi pestisida organik, dan melakukan aplikasi
fungisida sesuai dosis.
4. Layu bakteri
Bakteri Ralstonia solanacearum adalah
penyebab terjadinya penyakit layu bakteri. Ketika bakteri ini menyerang tanaman,
bakteri ini akan mengakibatkan tanaman menjadi layu.
Bakteri Ralstonia solanacearum
mampu menyebar melalui media air, manusia, serta peralatan pertanian. Jika
kondisi tanah lembab dan terlalu basah, maka pathogen ini akan semakin cepat
dan mudah untuk berkembang biak.
Gejala serangan penyakit layu bakteri
diantaranya yaitu akar dan pangkal batang membusuk, daun menjadi layu, dan jika
dipotong batang akan mengeluarkan lendir berwarna putih susu.
Untuk mengatasi serangan penyakit layu
bakteri, caranya yaitu memotong serta membakar tanaman yang terserang, melakukan
pergiliran tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi
bakterisida sesuai dosis.
·
Pemanenan
Potensi
hasil panen dari budidaya cabe Horison 97 F1 adalah ± 33
ton per ha. Agar masa simpan lebih panjang, petik cabai Horison 97 F1 bersama bagian
tangkainya sekaligus.
Untuk
proses pemanenannya, bisa dilakukan setiap 2 – 5 hari sekali. Lakukan proses
pemetikan pada waktu pagi hari dan pilih buah yang telah matang dengan warna kulit
buah oranye kemerahan.
Setelah
itu, masukkan buah cabai Horison 97 F1 ke dalam wadah yang
dilapisi koran supaya tidak tercecer. Dengan begitu, maka resiko kerusakan buah
cabe Horison 97 F1 menjadi lebih kecil.
Baca
Juga : Jual Cabe Santa 32 F1 Koreana Seed Harga Murah Potensi Hasil Tinggi
Demikian artikel tentang cabai ini saya tulis serta sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa memberikan dampak serta manfaat positif untuk pembaca semua.
Apabila terdapat hal – hal
yang masih kurang jelas atau ingin Anda tanyakan mengenai artikel berjudul Horison
97 F1 Cabe Merah Banyak Untung ini, segera saja hubungi Pertanian Indonesia melalui layanan
chat di laman web kami atau bisa juga menghubungi melalui no. telepon
081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS). Salam sukses dan sampai berjumpa
kembali pada artikel – artikel lainnya.