ZPT Dekamon Untuk Cabe Unggul Hasil Maksimal. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.
Pertanian Indonesia ialah toko tani online yang jual aneka macam kebutuhan pertanian terbaik harga murah.
Aplikasi ZPT Dekamon untuk cabe sudah teruji memberikan hasil maksimal bagi petani.
Cabe yang diberikan zpt Dekamon mempunyai bobot besar serta menguntungkan petani.
Rasakan sendiri kualitas zpt Dekamon untuk cabe dengan order segera dari Pertanian Indonesia.
Hingga masa sekarang, perekonomian Indonesia masih sangat bergantung dengan sektor pertanian.
Sektor pertanian jadi salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi sekitar ± 12,72 %. Apalagi, sektor pertanian menyerap tenaga kerja sangat besar (± 29,45 %).
Sektor pertanian bisa menghasilkan berbagai macam komoditas yang berasal dari kegiatan bercocok tanam.
Salah satu usaha bercocok tanam yang cukup banyak petani Indonesia lakukan adalah bercocok tanam tanaman cabe.
Tanaman ini cukup banyak petani Indonesia budidayakan karena dalam kehidupan sehari – hari banyak dimanfaatkan.
Cabe ialah satu tanaman komoditi hortikultura yang bukan berasal dari Nusantara.
Tumbuhan hortikultura ini mulai masuk ke Nusantara pada awal abad 15 melalui perantara Ferdinand Magellan (pelaut Portugis).
Setelah itu, penyebaran cabai secara tidak langsung melalui perantara pedagang dan pelaut Eropa yang tengah memburu rempah hingga pelosok Nusantara.
Tanaman ini termasuk dalam golongan genus Capsicum. Berdasarkan catatan sejarahnya, Kolombia, Amerika Selatan adalah asal dari tanaman cabai.
Budidaya cabai sendiri pertama kali ditemukan melalui galian sejarah Peru. Selain itu, juga terlihat dengan biji yang sudah berusia > 5000 tahun SM didalam gua di Tahuacan, Meksiko.
Sebenarnya, sudah banyak jenis cabai yang masyarakat kenali. Tetapi, petani Indonesia lebih banyak membudidayakan 3 jenis cabai, yaitu cabe rawit, keriting, dan merah besar.
Cabai tetap bisa tumbuh mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi.
Di Indonesia sendiri, budidaya cabe direkomendasikan untuk daerah dataran rendah hingga dataran berketinggian 1400 mdpl.
Sebenarnya, budidaya tanaman hortikultura ini pada daerah dataran tinggi tetap bisa dilakukan. Namun, hasil produksinya nantinya cenderung kurang maksimal.
Baca Juga : Katalog Benih Bawang Merah Berkualitas Terbaik
Peluang Agrobisnis Budidaya Cabe Dan Cara Budidayanya Secara Tepat
Dengan begitu banyaknya jumlah penduduk Indonesia penggemar makanan pedas, maka permintaan terhadap cabai pun juga ikut mengalami peningkatan.
Tidak mengherankan jika hingga kini masih banyak petani melakukan budidaya tanaman cabe.
Dari penjelasan itu, sudah nampak bahwa peluang agrobisnis budidaya cabe prospeknya tergolong cukup menguntungkan.
Namun, prospek tersebut hanya dapat diperoleh dengan membudidayakan cabe secara baik serta benar.
Proses pembudidayaan cabe secara baik dan benar penting untuk diketahui oleh petani supaya meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen.
Dalam melakukan budidaya cabe, terdapat beberapa proses yang harus dilakukan.
Mulai dari proses pembenihan sampai proses pemanenan semuanya harus dilakukan secara baik serta benar.
Tetapi, sebelum melakukan proses budidaya cabe syarat tumbuhnya harus terpenuhi dahulu.
Syarat tumbuh itu seperti suhu lingkungan 24 – 28° C, pengairan yang cukup, curah hujan 800 – 2000 mm per tahun berkelembaban 80 %, dan tersinari sinar matahari secara penuh.
Bila seluruh syarat tumbuh itu sudah terpenuhi, maka proses budidaya cabe dapat segera dimulai.
• Pemilihan Benih
Pertama, pilih terlebih dahulu benih cabe yang akan Anda manfaatkan. Pembaca dapat menggunakan benih cabai hibrida kualitas terbaik dari toko online Pertanian Indonesia.
• Penyemaian Dan Pembibitan
Metode penyemaian benih sebaiknya memakai polybag (baik dari plastik maupun daun – daunan).
Siapkan lebih dulu campuran pupuk kandang/ kompos, tanah, dan arang sekam memakai perbandingan 1 : 2 : 1.
Bila arang sekam tidak ada, cukup pakai kompos dan tanah saja memakai perbandingan 1 : 1. Sebelum pencampuran, ayak media itu terlebih dahulu hingga benar – benar halus.
Kemudian, buat naungan untuk tempat semai agar terhindar dari terik sinar matahari serta air hujan berlebih.
Tambahkan juga dengan jaring pelindung serangga ataupun hama. Susunlah polybag yang sudah terisi media semai dalam naungan itu.
Rendamlah benih cabe dalam air hangat selama 3 jam. Sesudah 3 jam, cek kondisi benih.
Pastikan agar Anda tak menggunakan benih yang mengapung karena kualitasnya kurang bagus.
Masukkan benih cabe dalam polybag hingga sedalam 0,5 cm, kemudian tutupi menggunakan kompos halus. Setelah benih sudah tumbuh selama 3 hari, buka kertas koran.
Berikutnya, sirami secara rutin juga amati secara rutin pertumbuhannya. Bibit cabe telah siap pindah tanam setelah berumur 21 – 24 hari atau memiliki 3 – 4 helai daun.
Lebihkan bibit sekitar 10 % dari kebutuhan bibit untuk berjaga – jaga dalam proses penyulaman bibit.
• Pengolahan Lahan Tanam
Lakukan pengolahan tanah lahan tanam terlebih dahulu. Proses ini memiliki tujuan agar kondisi tanah gembur serta memiliki tingkat porosotas yang baik.
Pertama, berisihkan lebih dulu tanah lahan tanam dari kerikil, batu, maupun sisa – sisa akar tanaman.
Bila ada banyak gulma, Anda dapat membasminya lebih dahulu dengan menggunakan herbisida.
Kemudian, buat bedengan dengan rincian ukuran lebar 100 cm, tinggi 30 – 40 cm, dan panjang menyesuaikan kondisi lahan tanam.
Maksimalnya panjang bedengan sekitar 15 meter agar mempermudah proses perawatan.
Kemudian, buat saluran drainase agar bedengan tak tergenangi oleh air. Budidaya cabe mengharuskan tanah mempunyai tingkat keasaman tanah dengan pH 6 – 7.
Bila pH tanah terlalu asam, maka netralkan dengan cara mengaplikasikan kapur pertanian atau dolomite dengan dosis ± 2 – 4 ton/ha.
Proses ini perlu dilakukan secara bersamaan dengan pembajakan dan pembuatan bedengan.
Campurkan pupuk organik, dapat memanfaatkan pupuk kompos atau kandang pada setiap bedengan sampai merata.
Kebutuhan pupuk organik untuk budidaya cabai yakni sebanyak ± 20 ton per ha.
Selain menggunakan pupuk organik, tambahkan juga pupuk urea sebanyak 350 kg/ha dan KCl sebanyak 200 kg/ha.
Tutupi bedengan memakai mulsa plastik perak hitam. Kemudian, buat lubang tanam memakai alat pelubang mulsa sekitar ± 2 baris dalam setiap bedengan dengan jarak 60 – 70 cm.
Sebaiknya, pembuatan lubang tanam dilakukan secara zig zag atau tidak sejajar. Hal tersebut mempunyai tujuan agar mengatur sirkulasi angin dan penetrasi cahaya matahari.
Atur diameter beserta kedalaman lubang tanam sekitar ± 10 cm atau menyesuaikan dengan ukuran polybag semai.
• Penanaman
Pindahkan bibit cabe yang sudah siap pindah tanam dari area semai. Sebaiknya, lakukan proses pindah tanam ketika pagi ataupun sore hari supaya terhindar dari stress.
Pastikan supaya proses pindah tanam dilakukan secara bersamaan dalam waktu 1 hari.
Cara penanaman yaitu dengan menyobek ataupun membuka polybag semai lebih dulu.
Selanjutnya, masukkan bibit cabe bersama dengan media tanam ke dalam lubang tanam yang sebelumnya telah dibuat.
Tutupi memakai tanah sekitarnya, kemudian sirami air secukupnya agar tingkat kelembaban dapat terjaga.
• Pemeliharaan
Proses pemeliharaan atau perawatan sangat penting dilakukan untuk menjaga keberlangsungan hidup tanaman.
Airi atau sirami tanaman dengan cara penggenangan atau penggemboran.
Pastikan berhati – hari dalam melakukan tindakan penyiraman ketika tanaman belum terlalu kuat. Penggenangan bisa dilakukan dengan interval waktu sekitar ± 2 minggu sekali.
Cek kondisi tanaman pada pada minggu pertama ataupun kedua untuk melakukan proses penyulaman bibit.
Bila ada bibit tumbuh secara abnormal atau sudah mati, maka segera cabut dan gantikan dengan bibit baru.
Pasang lenjeran / ajir yang terbuat dari bambu atau kayu sebagai penopang tanaman berdiri secara tegak.
Tancapkan lenjeran ataupun ajir dengan jarak dari pangkal batang minimal sekitar ± 4 cm.
Sebaiknya, pemasangan ajir dilakukan ketika hari ke 7 sejak pindah tanam bibit. Kemudian, ikat tanaman dengan ajir setelah tanaman sudah berumur > 1 bulan.
Lakukan proses perempelan ataupun pemotongan tunas sesudah 1 bulan untuk budidaya cabe dataran tinggi dan 3 minggu untuk budidaya cabe dataran rendah.
Potonglah tunas yang tumbuh di ketiak daun dengan tangan bersih. Proses perempelan ini dilakukan sampai terbentuk cabang utama, terlihat dengan munculnya bunga pertama serta kedua.
Proses pemupukan susulan harus dilakukan setiap 2 minggu sekali ataupun minimal sebanyak 8 kali hingga panen terakhir.
Lakukan proses pemupukan susulan dengan cara pengocoran pupuk pada tiap lubang tanam.
Cara pemupukan paling praktis ialah dengan menggunakan pupuk cair organik.
Cukup siramkan sebanyak 100 ml larutan pupuk yang sudah diencerkan untuk tiap tanaman. Tambahkan juga pupuk NPK dalam campuran tersebut.
Lakukan proses penyiangan gulma secukupnya saja. Lakukan juga pengendalian hama serta penyakit secara berkelanjutan agar hama serta penyakit bisa tertangani.
Tidak lupa juga aplikasikan zpt untuk cabe. Hal tersebut punya tujuan agar jumlah dan bobot buah lebih meningkat.
• Pemanenan
Umumnya, cabai sudah bisa panen ketika telah berumur ± 75 – 85 hari setelah tanam.
Pemanenan bisa dilakukan setiap 2 hingga 5 hari sekali, menyesuaikan kondisi matangnya buah serta pasar.
Cara panennya yaitu dengan memetik buah beserta tangkainya supaya umur simpan buah dapat lebih lama.
Petik buah yang sudah matang dengan ciri sudah berwarna oranye atau merah. Pastikan proses pemanenan ini dilakukan waktu pagi hari.
ZPT Komponen Vital Bagi Perkembangan Tanaman

Dari penjelasan sebelumnya, zpt atau zat pengatur tumbuh ialah salah satu komponen vital bagi pertumbuhan serta perkembangan tanaman.
Zat pengatur tumbuh berbeda dengan pupuk karena tidak memberi unsur hara bagi tumbuhan.
ZPT sendiri terbagi jadi 2 tipe, yaitu zpt alami (hormon) serta buatan. ZPT buatan ialah hasil rekayasa sintesis menggunakan teknologi pertanian yang semakin berkembang.
Sedangkan, zpt alami (hormon) asalnya dari dalam tanaman itu sendiri.
Saat mengaplikasikan zpt, petani harus ingat bahwa tetap perlu melakukan pengairan serta pemupukan secara intensif.
Hal itu punya tujuan supaya laju pertumbuhan tanaman bisa terimbangi dan kebutuhan hara tanaman bisa terpenuhi.
Jika tak terimbangi pemupukan dan pengairan secara intensif, malah hal itu justru memberi dampak negatif bagi tanaman menjadi sakit.
Aplikasi zat pengatur tumbuh harus benar – benar memperhatikan kondisi tumbuhan.
Waktu pengaplikasian paling tepat ialah ketika kondisi tanaman sehat serta dalam kondisi pertumbuhan secara maksimum.
Untuk dosis aplikasi zat pengatur tumbuh sendiri hanya boleh diberikan dalam jumlah sedikit. Mengapa jumlah dosisnya sedikit ??
Alasannya karena jika dosisnya terlalu banyak / besar maka justru menghambat fungsi zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan pada tanaman.
Baca Juga : Freda Known You Seed Benih Daun Bawang Terbaru
ZPT Dekamon Untuk Cabe Zat Pengatur Tumbuh Terbaik Untuk Cabai

Selain menggunakan pupuk untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan cabe, penggunaan zpt dapat memaksimalkan potensi perkembangan dan pertumbuhan cabai.
Zpt yang merupakan singkatan dari zat pengatur tumbuh adalah kumpulan aneka macam nutrient (senyawa organik bukan unsur hara).
Hingga detik ini sendiri pun di pasaran Indonesia sudah banyak beredar aneka ragam produk zpt berkualitas unggul.
Salah satu produk zpt berkualitas unggul itu salah satunya adalah Dekamon 22,43 L.
Dekamon 22,43 L adalah produk zpt unggulan produksi PT Kalatham. Bentuk formulasi Dekamon 22,43 L yaitu berupa larutan dengan bahan aktif 4 macam.
4 macam bahan aktif itu seperti natrium 5 nitroguaiacol 3,45 g/l, natrium para nitrophenol 10,32 g/l, natrium orto nitrophenol 6,90 g/l, dan natrium 2,4 dinitrophenol 1,73 g/l.
Produk zpt Dekamon 22,43 L hasil produksi Kalatham sudah memenuhi ijin regulasi dari Kementerian Pertanian RI.
Hal itu sudah terbukti karena produk zpt Dekamon ini telah terdaftar melalui nomor pendaftaran RI. 0104011982532.
Penggunaan zat pengatur tumbuh Dekamon termasuk cukup mudah.
Cukup campurkan saja larutan Dekamon sesuai dosis dengan air, selanjutnya aplikasikan ke tanaman dengan cara disemprot.
Tanaman yang bisa diaplikasikan Dekamon cukuplah banyak, salah satunya adalah tanaman cabe. Mengapa ?? Karena aplikasi zpt Dekamon untuk cabe memiliki berbagai manfaat.
Contoh manfaat yang bisa diperoleh dari aplikasi zat pengatur tumbuh Dekamon untuk cabe yaitu :
• ZPT Dekamon untuk cabe dapat memperbanyak pertumbuhan tunas / jumlah anakan
• ZPT Dekamon untuk cabe dapat meningkatkan tinggi tanaman
• ZPT Dekamon untuk cabe sudah teruji dapat menguatkan batang
• ZPT Dekamon untuk cabe dapat meningkatkan pertumbuhan akar
• ZPT Dekamon untuk cabe sudah teruji bisa meningkatkan bobot dan jumlah buah
Nah, itulah dia beberapa contoh manfaat yang bisa didapatkan dari aplikasi zpt Dekamon untuk cabe secara tepat.
Tentu saja manfaat – manfaat tersebut bisa diperoleh dengan menggunakan dosis zat pengatur tumbuh Dekamon secara baik dan benar.
Untuk tanaman cabe, dosis zat pengatur tumbuh Dekamon yang diberikan yaitu sekitar ± 2 – 2,25 ml per 10 liter air.
Aplikasikan zpt Dekamon untuk cabe dengan cara penyemprotan volume tinggi.
Hal – Hal Penting Yang Harus Menjadi Perhatian Saat Mengaplikasikan ZPT Dekamon
Saat Anda akan mengaplikasikan zpt Dekamon untuk cabe, ada beberapa hal penting yang harus menjadi perhatian.
Dengan menaruh perhatian pada hal – hal penting tersebut, maka pengaplikasian zpt Dekamon untuk cabe jadi lebih maksimal.
Contoh hal – hal penting yang perlu menjadi perhatian saat mengaplikasikan Dekamon zpt untuk cabe yaitu :
• Baca lebih dahulu petunjuk penggunaan Dekamon sebelum mulai mengaplikasikannya pada tanaman
• Jauhkan zpt Dekamon dari jangkauan anak kecil agar menghindari kejadian yang tidak Anda harapkan
• Gunakan APD lengkap (sepatu, kacamata, sarung tangan, masker, dsb) ketika mengaplikasikan Dekamon 22,43 L supaya tubuh tetap terlindung
• Lakukan pengaplikasian penyemprotan zpt Dekamon saat pagi hari (7 – 10 pagi) ketika stomata tengah terbuka.
Sehingga, proses penyerapannya menjadi lebih cepat setelah penyemprotan.
Jika melakukan penyemprotan ketika siang hari, maka hal itu akan cenderung sia – sia karena akan lebih mempermudah penguapan ke udara.
• Aplikasikan zat pengatur tumbuh produk Kalatham ini sesuai dosis agar tak menimbulkan dampak negatif untuk pertumbuhan tanaman
• Dalam zpt Dekamon 22,43 L memiliki bahan kandungan kimia berbahaya.
Oleh karena itu, pastikan lebih berhati – hati serta simpan Dekamon 22,43 L pada tempat aman dan sejuk.
Baca Juga : Toko Tani Online Pertanian Indonesia Murah Banyak Promo
Jual ZPT Dekamon Untuk Memaksimalkan Pertumbuhan Cabe
Toko online Pertanian Indonesia punya banyak solusi terbaru dalam memaksimalkan penggunaan zpt Dekamon supaya cabe tumbuh secara sempurna.
Selain itu, tips maupun trik dari Pertanian Indonesia nantinya dapat membuat petani terbantu dalam melakukan budidaya cabe secara tepat.
Pertanian Indonesia jual produk zpt Dekamon 22,43 L produksi Kalatham berkualitas original.
Zpt Dekamon produk Kalatham yang Pertanian Indonesia jual tersedia dalam kemasan botol netto 500ml.
Harga zpt Dekamon di Pertanian Indonesia tergolong murah dan terjangkau untuk semua kalangan konsumen.
Sangat sesuai untuk petani berikan untuk aneka macam tanaman.
Ingin merasakan sendiri kualitas zpt Dekamon untuk cabe ?? Order segera sekarang juga zat pengatur tumbuh Dekamon untuk cabe serta aplikasikan sendiri untuk melihat hasilnya.
Agar pesanan zpt Dekamon untuk cabe sampai ke konsumen, Pertanian Indonesia bekerjasama dengan mitra pengiriman terpercaya.
Kami memiliki jalinan relasi dengan mitra pengiriman terbaik, seperti Pos Indonesia, J&T, dan JNE.
Dengan kualitas dari mitra pengiriman tersebut, pesanan zpt Dekamon untuk cabe maupun pesanan lainnya terjamin pasti sampai.
Nah, itulah dia artikel bertea zpt Dekamon untuk cabe ini kami tuliskan kepada Anda semua. Semoga dapat bermanfaat dan berdampak bagus bagi semua pembaca.
Bila masih ada hal – hal kurang jelas dari artikel berjudul ZPT Dekamon Untuk Cabe Unggul Hasil Maksimal ini, hubungi Pertanian Indonesia segera melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).
Terima kasih dan sampai jumpa kembali pada kesempatan – kesempatan berikutnya.