Cabai Keriting Peluang Usaha Prospek Unggul Di Masa Depan. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online yang jual berbagai sarana dan prasarana pertanian terlengkap dengan harga murah dan berkualitas.

Cabai keriting merupakan salah satu jenis tanaman cabai yang berbentuk ramping dan panjang dan bertekstur keriting.
Budidaya cabai keriting pun jadi peluang usaha agrobisnis dan memiliki prospek unggul di masa depan sehingga cocok digeluti oleh petani Indonesia.

Cabai Keriting

Komoditi cabai keriting menjadi salah satu komoditas pertanian yang banyak memiliki peminat di Indonesia. Komoditi ini jadi salah satu sektor agrobisnis yang banyak digeluti petani karena hasilnya cukup menjanjikan.

Beberapa produk benih cabai keriting di pasaran contohnya seperti :

·         Flash 750 F1


Flash 750 F1 merupakan varietas benih cabai keriting unggul produk Cap Kapal TerbangFlash 750 F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran menengah sampai dataran tinggi. Buahnya memiliki ukuran diameter ± 0,9 cm dan panjang sekitar ± 16 cm.

Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 84 hst dengan potensi hasil panen mencapai ± 20 ton per ha.

·         Lado F1

Lado F1 merupakan salah satu varietas benih cabe keriting unggul produk Panah Merah. Lado F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah. Buahnya memiliki ukuran diameter ± 0,7 cm – 0,9 cm dan panjang ± 15 cm – 18 cm.

Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 84 hst dengan potensi hasil panen sekitar ± 20 ton per ha. Untuk setiap 1 kg, terdapat 150 – 180 buah cabe Lado F1.

·         Laba F1

Laba F1 merupakan varietas benih cabe keriting unggul produk Panah MerahLaba F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah.

Buahnya memiliki panjang 16 cm – 18 cm dan berdiameter 0,8 cm – 1 cm. Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 85 – 95 hst.

Potensi hasil panen yang bisa didapatkan yaitu sekitar ± 1 kg – 1,5 kg per tanaman. Untuk setiap 1 kg, terdapat 130 – 160 buah cabe Laba F1 biasanya terdapat 130 – 160 buah cabai.

·         Yosi F1

Yosi F1 adalah varietas benih cabe keriting unggul produk Global AgroYosi F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi.

Buahnya memiliki panjang ± 20 cm dan berdiameter ± 0,8 cm. Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 100 hst dengan potensi hasil panen ± 1,5 kg – 2 kg per tanaman.

·         Red Sabel F1

Red Sabel F1 merupakan varietas benih cabe keriting unggul produk Takii SeedRed Sabel F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran menengah sampai dataran tinggi.

Buahnya memiliki panjang ± 16 cm dan berdiameter ± 0,8 cm. Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 85 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 20 ton per ha.

·         TM 007 F1

TM 007 F1 merupakan benih cabe keriting unggul produk dari Tani MurniTM 007 F1 direkomendasikan ditanam di daerah dataran menengah.

Buahnya memiliki panjang ± 15 cm dengan diameter ± 0,7 cm. Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 83 hst dengan potensi hasil panen mencapai ± 23 ton per ha.

Baca Juga : Alat Pertanian Sarana Penting Dalam Kegiatan Bercocok Tanam

Budidaya Cabe Keriting Sebagai Peluang Usaha DI Masa Depan

Budidaya cabe keriting sebagai peluang usaha cocok dimanfaatkan oleh petani. Masakan – masakan Nusantara banyak menggunakan cabai keriting untuk menambah cita rasa pedas. Karena itu diperlukan cara menanam cabe keriting secara  baik dan benar.

Cara budidaya cabe keriting dengan baik dan benar yaitu :

·         Persiapan Dan Pengolahan Lahan

Persiapan dan pengolahan lahan tanam harus dilakukan terlebih dahulu. Pengolahan lahan tanam bisa dilakukan dengan cara dicangkul atau menggunakan traktor.

Balikkan tanah dengan sempurna. Setelah itu, berikan dolomite atau kapur pertanian dan campuran pupuk organik (kompos atau kandang) dengan dosis sebanyak ± 30 – 40 ton per ha, lalu diamkan selama 1 minggu.

Bentuk bedengan pada lahan tanam, lalu berikan pupuk dasar pada bedengan. Berikan dengan cara ditabur secara merata pada lubang tanam. Lalu tutupi bedengan dengan menggunakan mulsa dan diamkan selama 1 minggu.

Setelah 1 minggu, buka mulsa yang menutupi bedengan. Kemudian buat lubang tanam pada bedengan dengan ukuran yang sesuai.

·         Penyemaian Bibit

Proses penyemaian bibit bisa dilakukan bersamaan dengan proses pengolahan lahan. Dengan melakukan penyemaian bibit, maka bibit bisa tumbuh secara maksimal.

Cara penyemaian bibit  yaitu pertama masukkan benih ke dalam air. Setelah itu, pisahkan benih yang mengapung dan tenggelam. Benih yang mengapung merupakan benih yang berkualitas kurang baik dan jika ditanam tidak akan tumbuh.

Setelah dipisahkan, benih yang tenggelam tersebut bisa direndam lagi selama beberapa waktu (bisa juga ikuti sesuai dengan instruksi pada kemasan).

Sesudah direndam, ambil dan keringkan. Kemudian masukkan dalam media semai yang telah disiapkan. Media semai yang digunakan bisa berupa campuran pupuk kandang dan tanah subur yang ditempatkan di tray semai atau di polybag kecil.

Setelah 1 minggu, benih akan mulai tumbuh dan berkecambah. Taburkan pestisida dengan dosis tertentu untuk melindungi benih dari hama seperti bekicot ataupun dari tanaman lain yang bisa mengganggu. Setelah berumur 14 hari, bibit pun siap dipindahkan ke lahan tanam.

·         Proses Pemeliharaan

Proses pemeliharaan bibit cabai keriting terdiri dari beberapa proses dan tahap. Proses pemeliharaan tersebut diantaranya seperti :

Penyulaman Bibit

Proses penyulaman bibit harus dilakukan jika terdapat bibit yang tidak tumbuh dengan baik. Penyulaman bibit bisa dilakukan setelah bibit tanaman berumur ± 7 hari setelah tanam. Dengan melakukan penyulaman bibit, maka hasil panen yang didapatkan tetap seragam.

Penyiraman / pengairan

Lakukan proses penyiraman / pengairan secara rutin. Sirami sebanyak 2 kali, yakni pada pagi dan sore hari. Gunakan air bersih dalam proses penyiraman tersebut.

Sesuaikan frekuensi penyiraman tersebut baik pada musim kemarau atau musim hujan. Jika pada musim kemarau, lakukan proses penyiraman / pengairan dengan frekuensi lebih banyak.

Jika pada musim hujan, lakukan proses penyiraman dengan frekuensi lebih sedikit karena telah mendapat .

Baca Juga : Buah Tomat Buah Merah Banyak Manfaat Sumber Keuntungan Petani

Pemasangan ajir / lenjeran

Lakukan proses pemasangan ajir untuk memperkuat tanaman cabai keriting dari terpaan angin ataupun air hujan.

Lakukan proses pemasangan ajir / lenjeran setelah tanaman berumur sekitar ± 1 bulan setelah tanam. Dengan memasang lenjeran, maka tanaman cabai keriting tidak akan mudah rebah dan lebih kuat.

Pemupukan susulan

Proses pemupukan susulan mulai bisa diberikan setelah bibit berumur 14 hst. Gunakan pupuk yang paling sesuai untuk tanaman (semisal pupuk NPK Jago TaniNPK Cap Tawon atau lainnya). Berikan dengan dosis dan waktu secara tepat untuk memperoleh hasil maksimal.

Perempelan

Lakukan proses perempelan pada bibit. Dengan melakukan perempelan, maka akan mempercepat proses pembuahan pada tanaman.

Caranya, yaitu dengan tetap memelihara bagian cabang V pada tanaman dan memotong semua tunas yang terdapat di bagian bawahnya.

·         Pengendalian Hama Dan Penyakit

Salah satu ancaman nyata dalam melakukan budidaya cabe keriting diantaranya yaitu adanya serangan hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit memiiki kemampuan merusak tanaman sehingga pertumbuhannya menjadi terganggu.

Beberapa hama dan penyakit yang bisa menjadi ancaman diantaranya yaitu :

1.   Penyakit antraknosa

Penyakit antraknosa disebabkan oleh cendawan Colletotrichum capsici. Jamur ini banyak ditemukan di lingkungan lembab dan cenderung basah. Tingkat perkembangannya akan lebih pesat pada saat musim hujan berlangsung.

Serangan cendawan ini bisa menyerang hampir semua bagian tanaman. Infeksinya bisa dimulai sejak fase kecambah, vegetatif sampai fase generatif.

Gejala serangan penyakit antraknosa yaitu terdapat bercak melingkar dan cekung dengan pusatnya berwarna coklat, lalu meluas dan menyebabkan buah menjadi busuk dan rontok.

Untuk mengatasinya, cara yang bisa digunakan yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, membuang dan memusnahkan tanaman yang terinfeksi, dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

2.   Tungau

Tungau merupakan hewan berukuran kecil. Jika serangan tungau terlambat untuk diatasi, maka hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan parah.

Gejala serangan hama tungau pada tanaman diantaranya yaitu terdapat bintik kuning di permukaan daun, daun menjadi berubah bentuk dan tunas berhenti tumbuh, dan daun menjadi rontok / gugur.

Untuk mengendalikan hama tungau, cara yang bisa digunakan diantaranya seperti menggunakan predator / musuh alami tungau, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

Baca Juga : Jual Cabe Keriting Terano F1 Matahari Seed Murah Kualitas Terbaik

3.   Penyakit bulai

Penyakit bulai disebabkan oleh infeksi virus Gemini. Tanaman yang terserang penyakit ini daunnya akan berubah menjadi berwarna kekuningan.

Penyakit ini sering terjadi di musim kemarau. Di musim kemarau perkembangan serangga vektor akan meningkat, sehingga tingkat infeksi penyakit ini juga ikut bertambah.

Gejala serangan penyakit bulai yaitu terdapat bercak berwarna kekuningan pada daun, lalu bercak tersebut terus menyebar ke daun – daun muda.

Untuk mengatasi serangan penyakit bulai, caranya yaitu bisa dengan melakukan rotasi tanaman, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida berbahan aktif Abamectin sesuai dengan dosis.

4.   Daun keriting

Penyakit daun keriting / mosaik disebabkan oleh Cucumber Mosaic Virus (CMV). Virus ini bisa mengakibatkan kerusakan para jika tidak segera diatasi.

Penyebaran penyakit mosaik disebarkan melalui angin, suhu udara, curah hujan, dll. Tingkat infeksinya akan lebih parah pada musim hujan.

Gejala penyakit mosaik contohnya seperti daun berwarna belang – belang hijau tua, pertumbuhan tanaman menjadi kerdil, dan ukuran daun menjadi lebih kecil.

Untuk mengendalikan penyakit mosaik, cara yang bisa dilakukan yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi pestisida sesuai dengan dosis.

5.   Lalat Buah

Lalat buah (Bactrocera dorsalis) adalah salah satu hama yang banyak menyerang tanaman cabe keriting.

Siklus hidupnya biasanya berlangsung selama ± 18 – 20 hari. Dalam sekali bertelur, lalat betina mampu menghasilkan telur sebanyak 50 – 100 butir dan disuntikkan ke dalam buah muda.

2 – 5 hari kemudian telur tersebut akan menetas dan menjadi larva (belatung). Belatung tersebut akan mulai memakan buah dan menyebabkan kerusakan.

Setelah berumur 4 – 7 hari, lava akan keluar dari buah dan jatuh di tanah. Setelah itu belatung akan memasuki fase menjadi pupa di dalam tanah. 3 – 5 hari kemudian, pupa akan berubah menjadi lalat.

Gejala serangan tanaman terserang lalat buah seperti terdapat bintik hitam pada kulit buah, terkadang buah menjadi berkeriput dan berwarna kuning, serta buah menjadi rontok sebelum matang.

Untuk mengatasi hama lalat buah, caranya yaitu dengan menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan musuh / predator alami lalat buah, melakukam rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis. 

6.   Thrips

Thrips (thrips parvispinus Karny) menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan melalui bagian bawah permukaan daun.

Serangan hama thrips ditandai dengan adanya bercak – bercak berwarna keperakan pada daun. Selain itu, warna daun menjadi berubah dari hijau menjadi berwarna coklat, lalu daun menjadi keriting dan akhirnya mati.

Selain menyebabkan kerusakan secara langsung, thrips bisa menjadi penyebar virus keriting dan virus mosaik.

Untuk mengatasi serangan hama thrips, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, memanfaatkan predator / musuh alami thrips, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

·         Proses Pemanenan

Proses pemanenan cabai keriting umumnya bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 90 hari setelah tanam. Namun, juga tergantung dengan varietas bibit cabai keriting yang Anda  tanam. Potensi hasil panennya pun berbeda – beda tergantung varietas benih yang ditanam.

Proses pemanenan bisa dilakukan setelah buah berwarna merah tua. Cara pemanenannya yaitu dengan cara buah cabe dipetik bersama dengan tangkai buahnya. Lakukan proses pemetikan cabai keriting pada pukul 5 – 7 pagi.

Baca Juga : Beli Semangka Angela F1 Murah Produk Panah Merah

Pertanian Indonesia jual benih cabai keriting dengan harga murah dan berkualitas. Segera beli dan dapatkan sekarang juga benih cabai keriting unggul hanya di Pertanian Indonesia.

Demikian artikel berjudul Cabai Keriting Peluang Usaha Prospek Unggul Di Masa Depan ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk Anda semua.

Jika masih terdapat hal - hal yang kurang jelas Anda bisa langsung menghubungi Pertanian Indonesia melalui fitur chat di laman web kami atau bisa melalui no. telepon 081252271859 (Layanan WA/SMS). Sekian dan terima kasih.

Cara Membuat Pupuk Untuk Tomat Di Kebun Berbuah Lebat
Cara membuat pupuk untuk tomat agar berbuah lebat harus dikuasai petani saat berkebun. Konsultasikan cara menanam dan kebutuhan pupuk tomat di kebun a...
Tanaman Timun Menguntungkan Untuk Budidaya Hortikultura
Budidaya tanaman hortikultura seperti timun cocok untuk petani sayur di Indonesia. Hasilnya sangat menguntungkan sehingga petani tidak perlu ragu tana...
Tinggalkan komentar
Note: HTML tidak diterjemahkan!
Mungkin anda juga suka

Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Dengan Baik Dan Benar

Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Dengan Baik Dan Benar. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Tanaman kacang panjang cocok dibudidayakan oleh petani. Kami siap mendukung dengan memberikan cara budidaya tanaman kacang panjang dengan tepat...
Petani
dilihat: 66 baca selengkapnya ⟶

Batara F1 Mentimun Unggul Produk Panah Merah

Batara F1 Mentimun Unggul Produk Panah Merah. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia jual benih timun hibrida Batara F1 antivirus produk Cap Panah Merah cocok untuk agrobisnis petani hortikultura di Indonesia...
Petani
dilihat: 112 baca selengkapnya ⟶