Pestisida petani serta cara aplikasi tepat Pertanian Indonesia. Pestisida pertanian saat ini tidak lepas penggunaannya oleh petani Indonesia. Pestisida berfungsi untuk melindungi tanaman dari serangan Hama serta Penyakit yang dapat mengganggu produktitas tanaman. Penggunaan pestisida pertanian harus hati-hati serta bijak. Toko Pertanian Indonesia yang senantiasa berkecimpung dalam pestisida mempunyai tanggung jawab untuk terus meningkatan terbaik dalam aplikasi pestisida. Perusahaan pestisida yang terkenal di dunia saat ini adalah : Bayer, Syngenta, Dupont, Basf, DOW. 

Menggunakan pestisida pertanian bertujuan untuk meningkatkan hasil serta produktivitas tanaman. Penggunaan pestisida kimia harus hati - hati serta memperhatikan aturan yang tertera dalam kemasan pestida. Adanya resiko penggunaan pestisida harus di pahami oleh petani Indonesia. Maka dari itu materi Pestisida serta cara aplikasi yang tepat harus di pahami oleh semua aktivitas pertanian Indonesia.

Bahkan apabila memungkinkan di lakukan pelatihan secara khusus tentang bahaya pestisida serta cara aplikasi yang tepat di Pertanian Indonesia. Penjualan pestisida harus melampirkan tata cara serta aturan pakai di dalam kemasan yang di jual.  Hal ini bersifat wajib sehingga resiko akibat penggunaan pestisida pertanian bagi manusia bisa di hindari sekecil serta sedini mungkin.

Penggunaan pestisida yang tidak tepak akan membawa efek di semua orang baik itu petani sebagai aplikator pestisida atau masyarakat secara umum sebagai salah satu konsumen hasil pertanian. Efek residu di dalam tanaman hasil pertanian harus sekecil mungkin sehingga efek pestisida bagi kesehatan manusia bisa di tekan.

Dalam kesempatan ini toko Pertanian Indonesia akan sedikit berbagi tentang materi pestisida pertanian kepada pembaca semua.  Hal ini bertujuan semua mengetahui tata cara penggunaan pestisida, serta efek dari pestisida di pertanian. 

CARA PENGGUNAAN PESTISIDA PETANI METODE 5 TEPAT

Sebagai aplikator dari pestisida secara langsung petani adalah orang pertama yang harus mengetahui semua itu. Dengan mengetahui efek negatif serta positifnya penggunaan pestisida pertanian akan hati - hati serta lebih teliti lagi dalam aplikasi pestisida di tanamannya. 

Kesalahan dalam penggunaan pestisida terkadang  dengan sengaja kita lakukan dengan cara membuat aturan sendiri dengan melanggar di petunjuk pemakaian yang sudah terlampir di dalam kemasan pestisida. Sampai detik ini pestisida kimia dianggap sebagai satu - satunya cara yang paling ampuh serta memberi hasil nyata dalam pengendalian hama serta penyakit tanaman pertanian.

Hal ini tidak sepenuhnya salah karena sosialisasi pestisida organik serta pestisida nabati masih jarang di temukan. Selain itu secara fungsional pestisida hayati serta pestisida nabati belum sepenuhnya bisa mengganti  efektivitas kerja pestisida kimia.

Ketersediaan pestisida organik serta pestisida nabati juga menjadi alasan mendasar petani tidak mengenal serta menggunakan ke dua pestisida ini.  Berbanding terbalik dengan pestisida kimia yang banyak tersedia di toko pertanian dengan segala macam kemasan serta bahan aktif. 

Petani selama penggunaan pestisida harus mengenal prinsip dasar 5 tepat dalam penggunaan pestisida yaitu :  tepat dosis, tepat waktu, tepat sasaran, tepat cara, tepat jenis aplikasi. Mengenal prinsip  5 tepat di atas adalah suatu keharusan bagi petani di Indonesia.  Penulis yakin bahwa walaupun petani Indonesia setiap hari menggunakan yang namanya pestisida pertanian namun jarang yang menerapkan 5 prinsip tepat di atas.  

Penggunaan pestisida baik  kimia, organik atau hayati yang tidak menganut 5 tepat di atas maka akan cenderung menghabiskan biaya, boros serta membuat hama serta penyakit mengalami resistensi. Melalui tulisan yang berjudul " Pestisida Petani Serta Cara Aplikasi Tepat Pertanian Indonesia " mari kita saling belajar serta mengingatkan untuh terus hati - hati serta memahami tata cara penggunaan serta aplikasi pestisida di pertanian. 

Pestisida adalah bahan kimia berbahaya yang harus di gunakan secara tepat sehingga bisa berubah menjadi bahan yang berdaya guna. Mari kita bahas satu persatu perihal 5 tepat dalam aplikasi pestisida tersebut sebelum membahas materi pestisida lebih mendalam :  


APLIKASI PESTISIDA TEPAT DOSIS

Penggunaan pestisida pertanian oleh petani menganut aturan serta kaidah yang ketat agar berhasil mengendalikan tanaman budidaya baik tanaman sayur, tanaman pangan atau perkebunan. Salah satu yang harus di penuhi oleh petani selama menggunakan pestisida adalah tepat dosis. 

Dosis di aplikasi pestisida mempunyai arti :  jumlah pestisida yang di campurkan atau di encerkan di dalam air untuk mengendalikan hama serta penyakit dalam luasan tertentu. Aturan dosis dalam penggunaan pestisida selalu serta wajib tercantum dalam kemasan pestisida di Indonesia.

Dosis anjuran penggunaan pestisida yang tertera dalam setiap kemasan pestisida jangan di kurangi atau di tambahkan. Pengurangan dosis akan menyebabkan pengendalian hama penyakit tidak efektif serta menyebabkan resistensi.  Penambahan dosis pestisida selain boros biaya, juga bisa menyebabkan keracunan dalam tanaman, selain itu juga sangat berbahaya bagi aplikator ( petani ).

Penggunaan pestisida di anjurkan untuk menggunakan dosis terendah terlebih dahulu, kemudian dinaikan sesuai serangan hama serta penyakit dan umur tanaman. Gunakan selalu alat takar yang tepat serta ada tulisan volume nya.

Dengan cara seperti ini maka kita bisa memastikan pestisida yang kita gunakan tepat.  Kesuksesan dalam budidaya tanaman salah satunya adalah di pengaruhi oleh keahlian kita dalam menggunakan serta mencapur pesisida di lapangan. 


APLIKASI PESTISIDA TEPAT WAKTU

Penggunaan Pestisida juga harus tepat waktu. Penggunaan serta aplikasi pestisida yang lewat semprot akan lebih efektif kalau di lakukan di pagi hari. Di Indonesia waktu penyemprotan adalah jam 06.00 sampai jam 09.30 apabila penyemprotan dilakukan pada sore hari maka dimulai pada jam 14.30.

Hindari penyemprotan pestisida dalam suasana redup atau mendung atau sudah gerimis atau terlalu panas atau angin yang terlalu kencang. Faktor tersebut akan menyebabkan daya kerja dari  pestisida tidak efektif. 

Aplikasi pestisida jika di dasarkan pada tingkat perkembangan Hama serta Penyakit maka aplikasi pestisida ini bisa di bagi menjadi :  

  • Aplikasi Preventif yaitu aplikasi pestisida pertanian yang di lakukan di tanaman budidaya sebelum ada serangan. Ini bertujuan untuk mencegah serangan Hama Penyakit masuk dan berkembang di tanaman kita
  • Aplikasi pestisida terjadwal ( Rutin ) adalah aplikasi pestisida dengan jadwal serta  intensitas waktu rutin sehingga waktu serta intevalnya sudah tetap. Misalkan penyemprotan tanaman 5 hari sekali
  • Aplikasi Kuratif yaitu aplikasi pestisida yang bertujuan untuk mengambil tindakan penyemprotan terhadap serangan yang masuk.  Penyemprotan kuratif bertujuan untuk menurunkan tingkat serangan OPT ( Organisme Pengganggu Tanaman ) di dalam tanaman yang kita tanam
  • Aplikasi pestisida berdasarkan  batas ambang pengendalian atau nilai ekonomis dari serangan hama penyakit di tanaman


APLIKASI PESTISIDA TEPAT SASARAN

Dalam aplikasi pestisida menganut tepat sasaran artinya kita harus memahami apa yang menjadi penyebab kerusakan pada tanaman yang kita tanam. Apa di sebabkan karena hama atau karena serangan penyakit. 

Juga harus bisa identifikasi setiap serangan berupa hama, penciri serangan, serta pola hidup serta silklus dari hama tersebut. Apabila kerusakan karena penyakit juga harus terindentifikasi dengan jelas mulai dari ciri serangan, efek serangan sampai dengan siklus dari serangan penyakit. 

Indentifikasi penyebab kerusakan pada tanaman akan berpengaruh pada ketepatan petani Indonesia dalam mengambil tindakan pengendalian ( penyemprotan ) serta  keputusan pembelian  jenis serta bahan aktif pestisida yang akan di gunakan. Apakah mau menggunakan insektisida, fungisida, bakterisida, akarisida atau rodentisida.


APLIKASI PESTISIDA TEPAT CARA

Tepat yang ke empat dalam aplikasi pestisida adalah tepat cara. Maksudnya adalah selaku aplikator dari pestisida pertanian petani Indonesia selalu mengetahui cara aplikasi pestisida yang benar.  Cara aplikasi yang tepat selalu tercantum dalam kemasan pestisida.

Aplikasi pestisida harus selalu sesuai dengan formulasi pestisida serta anjuran yang sudah tertulis dalam kemasan. Cara penggunaan pestisida di antaranya adalah dengan cara penyemprotan, cara penaburan, cara penghembusan, cara pengumpanan, cara pengasapan serta cara fumigasi. 

Untuk di tingkat petani di Indonesia maka cara penyemprotan, cara penaburan, cara penghembusan, cara pengumpanan serta cara pengasapan banyak di lakukan. sedangkan cara fumigasi banyak di lakukan di gudang, atau di alat pangangkutan seperti peti kemas.

Cara penyemprotan banyak di lakukan untuk pengendalalian jamur, kutu serta trips, tungau.  Cara penaburan pestisida di tingkat petani biasanya di lakukan saat waktu tanam untuk pestisida yang berbentuk granular seperti Furadan. Cara penghembusan serta pengasapan di tingkat petani biasanya di lakukan terhadap serangga tikus dan ini biasanya di kombinasi dengan sistem pengumpanan.  


APLIKASI PESTISIDA TEPAT JENIS

Kemampuan petani dalam mengenal  ciri serangan  serta siklus hama penyakit akan mempengaruhi ketepatan dalam Indentifikasi jenis pestisida yang di gunakan. Apakah harus menggunakan insektisida, bakterisida, fungisida, akarisida, bakterisida, moluskisida, herbisida atau rodentisida.

Tulisan di atas  adalah 5 hal tepat dalam aplikasi pestisida di Pertanian Indonesia. Semua orang yang telibat dalam penggunaan pestisida harus menerapkan dan praktekan dalam kehidupan penggunaan pestisida sehingga pemakaian pestisida di Indonesia semakin berkualitas.

Penggunaan pestisida di Pertanian Indonesia yang semakin berkualitas serta benar akan mendatang keuntungan besar pagi aplikator, petani serta hasil barang produk pertanian yang jual. Masyarakat Indonesia juga akan terhindar dari efek negatif penggunaan pestisida dalam jangka panjangnya.


TIPS PENCAMPURAN PESTISIDA YANG TEPAT PERTANIAN INDONESIA

Toko Pertanian Indonesia selalu menganjurkan kepada petani yang menjadi binaannya untuk menyiapkan beberapa langkah serta peralatan, serta mengambil tindakan sebagai berikut ;

  1. Menyiapkan bahan - bahan pestisida serta mengecek kembali saat di rumah sebelum berangkat ke kebun. Sehingga bahan yang di butuhkan tersedia dalam keadaan lengkap baik itu material pestisida, perekat serta perata pestisida serta jenis alat aplikasinya ( tanki elektrik ). 
  2. Pestisida adalah bahan kimia yang berbahaya yang dimanfaatkan dalam bidang pertanian. Guna melindungi aplikator dalam hal ini adalah petani maka toko Pertanian Indonesia selalu menyarankan kepada petani untuk menggunakan perlengkapan aplikasi pestisida secara lengkap. Beberapa saran pendukung keamanan aplikasi pestisida adalah : sarung tangan, kaos lengan panjang, masker, topi, celana panjang serta sepatu kebun. Alat tersebut berfungsi untuk menghindari kontak secara langsung petani dengan pestisida yang di pakai.
  3. Sehari sebelumnya serta secara berkala petani Indonesia harus melakukan pengecekan serta service berkala terhadap peralatan semprot pestisida yang di gunakan. Hal ini bertujuan agar aplikasi pestisida berjalan lancar, sesuai waktu serta bisa di lakukan dengan cepat. Jangan ada kebocoran atau nozel semprot yang rusak sehingga tekanan tanki serta pengabutan pestisida akan berkurang.
  4. Alat pencapuran pestisida harus di lakukan di tempat khusus seperti ember dengan volume 10 liter serta air yang berisi 5 liter air. Pencampuran pestisida di lakukan dengan memasukkan pestisida yang berbentuk tepung terus di aduk merata, setelah itu masukkan pestisida yang berbentuk cairan serta aduk kembali sampai larut serta tercampur rata. Kemudian baru masukkan pupuk daun aduk rata serta perekat. Perekat serta perata harus di masukkan terakhir agar tidak terjadi penggumpalan di pestisida bentuk tepung serta pupuk daun yang powder. 
  5. Setelah bahan larut semua selanjutnya masuk ke dalam tanki semprot serta tambahkan sesuai volume semprotnya. 

Demikian sekilas tulisan dari Toko Pertanian Indonesia tentang Pestisida serta Cara Aplikasi Yang Tepat bagi petani Indonesia. Semoga membawa manfaat bagi petani semua serta pembaca langganan toko online pertanian Indonesia. 

JUAL BIBIT EASTWESTSEED MURAH DAN TERLENGKAP
Jual bibit EastWestSeed murah, stok lengkap bisa dibeli di toko online Pertanian Indonesia. Kami menyediakan bibit terbaik produk EastWestSeed kemasan...
PROMO HARI INI MURAH, DISKON TOKO PERTANIAN INDONESIA
Promo Hari Ini program promosi di Toko Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia jual kebutuhan pertanian mulai dari : Bibit, Benih, Pupuk, Pestisida s...
Leave a comment
Note: HTML is not translated!
You might also like