Pakcoy, Sawi Sendok Kaya Nutrisi Peluang Budidaya Menguntungkan. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian online yang jual dan menyediakan berbagai kebutuhan – kebutuhan pertanian dengan harga murah dan terlengkap dengan kualitas terbaik.
Sawi pakcoy merupakan sayuran kaya nutrisi dan baik untuk tubuh. Budidayanya pun termasuk mudah, sehingga menjadi salah satu peluang budidaya menjanjikan dengan hasil yang menguntungkan untuk petani.
Sawi Pakcoy
Tumbuhan pakcoy diperkirakan berasal dari Negara China. Budidayanya sudah dilakukan sejak abad ke 5 secara luas di Negara tersebut. Saat ini, sawi pakcoy sudah banyak dibudidayakan di banyak Negara di dunia.
Pakcoy atau bok choy umumnya dikosumsi dalam keadaan segar atau diolah menjadi asinan. Olahan masakan dari sawi pakcoy saat ini umumnya bukan hanya didominasi oleh warga Tiongkok, tetapi kini mulai banyak warga Negara lainnya yang mengembangkan berbagai olahan masakan berbahan dasar sawi pakcoy ini.
Tanaman ini telah menjadi salah satu tanaman sayur yang penting di Asia. Sawi pakcoy umumnya mampu tumbuh dengan sempurna pada daerah dengan ketinggian 100 meter sampai 500 mdpl. Tumbuhan sawi pakcoy mampu tumbuh pada tempat dengan suhu panas maupun suhu dingin.
Manfaat Pakcoy

Sawi pakcoy memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh. Karena itu, tak salah jika mengkonsumsi sawi pakcoy memiliki berbagai manfaat untuk tubuh.
Beberapa manfaat dari mengkonsumsi sawi pakcoy yaitu :
· Menangkal radikal bebas dalam tubuh
Bok choy kaya dengan kandungan vitamin A dan vitamin C. Vitamin ini mampu menangkal radikal bebas dalam tubuh dan melindungi sel – sel tubuh tetap sehat.
· Menjaga kesehatan jantung
Kandungan nutrisi berupa kalium, folat, vitamin C, dan vitamin B6 dalam sawi pakcoy mampu menjaga kesehatan jantung.
· Mencegah penyakit kanker
Pakcoy / sawi sendok memiliki kandungan folat yang mampu mencegah pembentukan sel kanker, sehingga terhindar dari penyakit kanker.
· Kesehatan kulit tetap terjaga
Vitamin C dalam bok choy mampu mendukung pembentukan kolagen pada kulit. Selain itu, vitamin ini mampu menjaga kulit tetap terlindung dari paparan polusi, asap, dan sinar matahari.
· Menjaga kesehatan tulang
Fosfor dan kalsium dalam pak coy mampu memperkuat struktur tulang, sehingga kesehatan tulang tetap terjaga.
Baca Juga : Sayuran Kubis Tanaman Sayuran Banyak Manfaat Untuk Petani
Benih Sawi Pakcoy Unggul
Benih sawi pakcoy unggul menjadi salah satu hal penting agar mendapatkan hasil sawi pakcoy yang memuaskan. Untuk itu, Pertanian Indonesia akan memberikan produk rekomendasi benih unggul untuk Anda.
Produk – produk benih sawi pakcoy unggul rekomendasi Pertanian Indonesia yaitu :
· Nauli
Nauli adalah benih bok choy unggul kualitas terbaik produk dari PT East West Seed Indonesia, Tbk dengan merek dagang Panah Merah. Benih Nauli Cap Panah Merah cocok ditanam pada dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau dan musim hujan.
Keunggulan dari benih sawi Nauli yaitu tahan terhadap penyakit busuk lunak dan busuk hitam, tahan pengangkutan jarak jauh, mudah dijual ke pedagang pengepul, dan tahan tunda panen.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman sawi pakcoy Nauli berumur sekitar ± 27 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 40 ton per ha.
· Flamingo
Flamingo adalah benih bok choy unggul berkualitas produk dari PT Agri Makmur Pertiwi. Benih Flamingo cocok ditanam pada daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim hujan dan musim kemarau.
Keunggulan dari benih sawi Flamingo yaitu tahan penyakit busuk lunak dan busuk hitam, tahan tunda panen, tahan pengangkutan jarak jauh, serta mudah dijual ke pedagang pengepul.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman sawi Flamingo berumur sekitar ± 28 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 0 ton per ha.
· Pak Choy White
Pak Choy White adalah benih bok choy kualitas terbaik produk dari Takii Seed. Benih Pak Choy White cocok ditanam pada daerah dataran rendah sampai dataran tinggi pada musim kemarau dan musim hujan.
Keunggulan dari benih sawi Pak Choy White Takii Seed yaitu tahan pengangkutan jarak jauh, mudah dijual kepada pedagang, tahan tunda panen, dan tahan terhadap serangan penyakit busuk lunak dan busuk hitam.
Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah tanaman sawi Pak Choy White berumur sekitar ± 27 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 45 ton per ha.
Budidaya Sawi Pakcoy

Sawi pakcoy selalu laris manis
di pasaran. Alasannya, tumbuhan ini merupakan sayuran dengan rasa yang lezat
dan enak. Karena itu, tak heran jika olahan berbahan dasar sawi pakcoy sering
menjadi olahan spesial di berbagai restoran.
Karena itu, peluang
budidaya sawi pakcoy menjadi salah satu peluang usaha yang menguntungkan. Untuk
itu, perlu melakukan budidaya sawi pakcoy secara baik dan benar untuk
menghasilkan hasil panen berkualitas.
Tahapan – tahapan budidaya
sawi pakcoy secara baik dan benar yaitu :
·
Pengolahan
lahan tanam
Lakukan
pengolahan lahan tanam terlebih dahulu agar memperlancar proses penanaman.
Pertama, olah lahan tanam dengan menggunakan cangkul atau menggunakan traktor
sampai gembur.
Setelah kondisi tanah menjadi gembur, segera buat bedengan pada lahan tanam. Buat bedengan dengan
ukuran lebar ± 1
meter, tinggi ±
40 cm, dan panjang menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam. Berikan juga jarak
antar bedengan sekitar ± 50 cm.
Sesudah
itu, buat juga lubang tanam pada bedengan. Berikan jarak antar lubang tanam
sekitar ±
50 cm dan jarak lubang tanam dalam 1 baris sekitar ±
40 – 50 cm. Selanjutnya, cek tingkat keasaman tanah.
Apabila
pH tanah tidak sesuai untuk pertumbuhan sawi pakcoy, berikan dolomite / kapur
pertanian untuk menetralkan pH tanah. Setelah itu, jangan lupa berikan pupuk
dasar pada bedengan untuk mempersubur tanah. Gunakan pupuk dasar berupa pupuk
kandang dan juga pupuk kimia (urea, KCL, dan SP 36).
Masukkan
pupuk kandang dengan dosis ½ kg pada lubang tanam dan 4 gram SP 36, 2 gram KCL,
dan 4 gram urea. Campurkan semua campuran pupuk tersebut secara merata, lalu
tutup kembali lubang tanam.
·
Pemilihan
dan persiapan benih
Pilih
benih yang ingin Anda gunakan, lalu semai benih terlebih dahulu. Siapkan tray
semai sebagai wadah, lalu siapkan juga media semai berupa pupuk kandang dan
tanah dengan perbandingan 1 : 1.
Setelah
siap, taburkan benih secara merata pada media semai, lalu tutupi dengan
menggunakan plastik / daun kelapa kering untuk mempercepat proses perkecambahan
benih.
Setelah
bibit telah memiliki 3 – 4 helai daun, maka bibit sawi pakcoy sudah bisa
dipindahkan ke lahan tanam.
Baca
Juga : Cabai Merah Unggulan Petani Indonesia
·
Penanaman
Setelah
bibit dari hasil penyemaian benih sudah memiliki 3 – 4 helai daun, maka segera
pindahkan bibit ke lubang tanam pada bedengan. Masukkan bibit ke dalam lubang
tanam secara hati – hati, lalu tutupi dengan tanah dan sirami dengan air.
Lakukan
proses penanaman pada waktu pagi atau sore hari saat tidak terlalu terik untuk
menghindari bibit tidak mengalami stress.
·
Pemeliharaan
Proses pemeliharaan berguna untuk
menjaga keberlangsungan hidup tanaman. Karena itu, proses ini menjadi salah satu
hal penting dalam budidaya tanaman.
Beberapa
proses pemeliharaan dalam proses budidaya tanaman pakcoy yaitu :
1. Penyulaman bibit
Apabila terdapat bibit yang mati / tumbuh
secara tidak sempurna, segera lakukan penyulaman bibit. Dengan menyulami bibit,
maka hasil panennya tetap seragam dan bisa dipanen secara bersamaan.
2. Pengairan / penyiraman
Sirami tanaman secara rutin setiap hari.
Lakukan proses penyiraman sebanyak 2 kali sehari, yakni pada pagi dan sore
hari. Apabila pada musim hujan, tidak perlu melakukan penyiraman karena sudah
tersirami oleh air hujan.
3. Penyiangan gulma
Siangi gulma secara rutin untuk menjaga
kondisi lahan tanam tetap bersih. Selain itu, tanaman akan menyerap nutrisi
secara sempurna dan menurunkan resiko terserang hama dan penyakit.
4. Pemupukan susulan
Untuk proses pemupukan susulan, lakukan
pada saat tumbuhan berumur 15 dan 22 hst. Lakukan proses pemupukan ini pada
waktu sore hari saat matahari tidak terlalu terik.
Berikan pupuk susulan SP 36, KCL dan urea
saat proses pemupukan susulan. Untuk prosesnya, larutkan 20 gram KCL, 40 gram
SP 36, dan 80 gram urea ke dalam 10 liter air.
Sirami / kocorkan dengan dosis sebanyak ±
250 ml larutan pupuk per tanaman sawi pakcoy. Sirami pada pangkal atau bagian
dekat perakaran tanaman. Setelah melakukan pengocoran pupuk, semprot daun
tanaman menggunakan air biasa agar bagian daunnya bersih dari larutan pupuk.
Baca
Juga : Pestisida Organik Dan Peran Pentingnya Dalam Pertanian
·
Pengendalian
Hama Dan Penyakit
Serangan
hama dan penyakit selalu memberikan kerugian untuk petani. Karena itu,
melakukan pengendalian hama dan penyakit menjadi salah satu hal yang sangat
penting untuk dilakukan.
Beberapa
contoh hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman sawi pakcoy yaitu :
1. Busuk Daun Phytophthora
Penyakit busuk daun phytophthora menjadi
salah satu penyakit utama yang banyak menyerang tanaman sawi pakcoy. Penyakit
ini disebabkan oleh cendawan Phytophthora spp.
Cendawan ini umumnya menyebar melalui media
air dan udara. Bagian tanaman yang sering terserang cendawan ini yaitu bagian
daun, batang, pangkal batang , dll.
Gejala serangan penyakit busuk daun
phytophthora yaitu terdapat bercak – bercak kebasah – basahan pada tepi atau
tengah daun, lalu bercak tersebut melebar dan terbentuk daerah nekrotik
berwarna coklat.
Untuk mengatasi penyakit busuk daun
phytophthora, caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tanaman yang
terserang, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, dan
melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.
2. Bekicot
Hewan bekicot merupakan salah satu hewan
dari kelompok moluska. Hewan berlendir ini biasanya banyak ditemui di area
persawahan dan bebatuan yang lembab.
Dalam tubuh bekicot, terdapat parasit yang
banyak menyebabkan penyakit pada manusia. Karena itu, tak mengherankan jika Negara
Amerika Serikat sempat melarang
warganya secara tegas untuk memelihara bekicot.
Gejala tanaman terserang tanaman bekicot
yaitu daun berlubang tak beraturan, terdapat kotoran bekas lendir mengkilat, daun
menjadi terkoyak, serta lama – lama tanaman akan mati.
Untuk mengatasi serangan hama bekicot,
caranya yaitu dengan membuang hama bekicot secara langsung, melakukan rotasi
tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, dan melakukan aplikasi pestisida
sesuai dengan dosis.
3. Ulat perusak daun
Ulat
perusak daun (Plutella xylostella) adalah
salah satu hama utama pada banyak tumbuhan. Hama ini memiliki 4 fase atau
siklus hidup, yakni telur, larva (ulat), kepompong (pupa), dan imago (serangga dewasa).
Ulat perusak daun biasanya akan bersembunyi
pada bagian bawah daun untuk mulai memakan jaringan daun sampai daun menjadi
habis tak bersisa. Pada serangan parah, ulat perusak daun bahkan bisa
menurunkan kualitas hasil panen sehingga kerugian untuk petani menjadi sangat
besar.
Gejala serangan ulat perusak daun yaitu terdapat
bercak bercak berwarna putih tak beraturan, lalu berkembang menjadi sobekan dan
membentuk lubang.
Cara mengatasi hama ulat perusak daun yaitu
mengambil dan memusnahkan ulat perusak daun secara langsung, menjaga kebersihan
lahan tanam, memanfaatkan predator alami ulat perusak daun, dan melakukan
aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
4. Akar Gada
Penyakit akar gada disebabkan oleh serangan
cendawan Plasmodiophora brassicae. Jamur ini menyerang sistem perakaran
sehingga menyebabkan akar menjadi membesar dan penyerapan unsur hara menjadi
terganggu.
Penyakit akar gada bisa menyebar melalui
berbagai media, seperti melalui tanah, aliran air, bibit yang telah terinfeksi,
serta peralatan – peralatan pertanian.
Gejala serangan penyakit akar gada yaitu pada
bagian akar nampak membengkak, tanaman menjadi layu pada siang hari, dan akan
kembali normal pada malam – pagi hari.
Cara mengatasi penyakit akar gada yaitu melakukan
rotasi tanaman, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga
kebersihan lahan tanam, dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.
·
Pemanenan
Waktu
pemanenan bisa berbeda – beda, tergantung dengan varietas benih yang Anda
tanam. Lakukan proses pemanenan dengan cara memetik bagian pangkal daun
mengggunakan gunting, atau bisa juga dengan mencabut tanaman langsung dari
bagian akar – akarnya dalam tanah.
Lakukan
secara hati – hati agar tidak merusak bagian pangkal dan bagian daunnya.
Apabila terjadi pada tanaman saat proses pemanenan berlangsung, maka hal
tersebut bisa berakibat pada tanaman sayur pakcoy menjadi lebih cepat membusuk.
Setelah
panen, letakkan sawi bok choy pada tempat teduh agar tidak mudah layu.
Pindahkan sesegera mungkin setelah panen untuk menghindari sinar matahari
secara langsung. Selanjutnya, seleksi untuk memisahkan bagian – bagian yang
bagus dan jelek.
Baca
Juga : Buah Terong, Sayur Menyehatkan Cocok Dikonsumsi
Demikian artikel berjudul Pakcoy,
Sawi Sendok Kaya Nutrisi Peluang Budidaya Menguntungkan ini saya tulis
dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat untuk
Anda semua.
Apabila masih terdapat hal
– hal yang kurang jelas langsung saja hubungi Pertanian Indonesia melalui no.
telepon 081252271859 (Khusus
Layanan WA/SMS) atau melalui layanan chat di laman web kami. Salam sukses
dan sampai jumpa.