Beli Melon Madesta F1 Panah Merah Murah. WA /SMS 0812 5227 1859 Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian yang menyediakan berbagai kebutuhan petani lengkap dengan harga bersaing.

Buah melon. Siapa yang tidak mengenal buah ini ? Rasanya yang manis dan segar membuat buah ini menjadi salah satu idola di Indonesia.

Melon (Cucumis Melo L.) mulai masuk ke Indonesia di tahun 1970 – an. Di waktu itu buah ini memiliki nilai jual tinggi, sehingga hanya kalangan atas saja yang bisa menikmatinya.

Namun kini buah melon sudah bisa dinikmati semua kalangan dengan harganya yang terjangkau.

Hal tersebut merupakan sebuah peluang agrobisnis untuk petani. Usaha agribisnis melon bisa jadi solusi untuk meraup untung lebih.

Benih melon terdiri dari banyak jenis dan varietas. Tiap – tiap jenis memiliki keunggulannya masing – masing.

Salah satu benih melon yang ingin saya bahas kali ini adalah benih melon Madesta F1.

Madesta F1

Madesta F1 merupakan benih melon hibrida Cap Panah Merah yang diproduksi oleh PT East West Seed Indonesia.

Madesta F1 cocok sekali dibudidayakan oleh petani yang ingin tanam atau sudah pernah menanam benih melon.

Beberapa karakteristik serta keunggulan dari Madesta F1 diantaranya yaitu :

1. Cocok ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau

2.  Tanaman melon Madesta F1 Tahan terhadap virus Gemini dan penyakit kresek (Downy mildew)

3. Beli Benih Melon Madesta F1 Panah Merah Murah di toko online Pertanian Indonesia

4. Memiliki berat buah sekitar ± 2,5 kg, rasanya manis dengan kadar gula mencapai 13 % (brix)

5.  Kebutuhan benih melon Madesta per ha untuk budidaya sekitar ± 500 – 550 gram

6.  Memiliki potensi hasil panen buah melon hibrida Madesta per ha sekitar ± 45 ton

7.  Tersedia dalam kemasan sachet ukuran gram dan berisi 200 butir

8.  Madesta F1 bisa ditanam dengan menggunakan sistem telasah

9.  Kualitas terbaik benih Melon Madesta F1 bisa di beli di toko Pertanian Indonesia

Manfaat Mengkonsumsi Buah Melon Madesta

Manfaat buah melon Madesta sangat banyak untuk tubuh. Kandungan nutrisi yang banyak sangat membantu tubuh dalam menghadang datangnya penyakit dan memperkuat sistem imun tubuh.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi buah melon Madesta diantaranya yaitu :

1.    Menjaga kesehatan tulang

Kandungan folat, vitamin K, dan magnesium merupakan komponen utama dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan tulang, sehingga terhindar dari penyakit yang bisa menyerang tulang

2.    Kebutuhan cairan tubuh bisa terpenuhi

Kandungan air dan elektrolit yang banyak pada buah melon sangat membantu tubuh dalam menjaga kebutuhan cairan tubuh

3.    Kesehatan pencernaan tetap terjaga

Kandungan serat yang tinggi dalam Madesta bermanfaat dalam menjaga sistem kesehatan pencernaan

4.    Mengatasi kerontokan rambut

Kandungan vitamin A yang terdapat pada buah melon yang selain meningkatkan kesehatan mata juga mampu untuk pertumbuhan rambut

5.    Mencegah penyakit diabetes

Kandungan pectin mampu mengatur tingkat sekresi glukosa pada aliran air darah. Madesta memiliki kandungan pectin, sehingga cocok dikonsumsi untuk mencegah penyakit diabetes

Baca Juga : Musim Hujan Peluang Usaha Budidaya Sayuran Perlu Cara Terbaik 

Budidaya melon Madesta F1

Melon Madesta F1 perlu ditanam dengan cara yang baik dan benar. Karena itu, pengetahuan tentang budidayanya yang baik dan benar perlu diketahui terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menanam melon Madesta.

Cara menanam melonMadesta F1 yang baik dan benar yaitu :

Persiapan Lahan Tanam

Persiapan lahan tanam dilakukan sebelum penanaman dilakukan. Tanah perlu diolah terlebih dahulu agar tanah menjadi lebih gembur serta kaya nutrisi.

Caranya, pertama bajak / cangkul tanah. Balikkan semua tanah secara merata. Kemudian buat bedengan dengan ukuran tinggi 30 – 50 cm, panjang 10 – 15 meter dan lebar 1 – 1,2 meter. Dan juga berikan jarak tiap bedengan sekitar ± 50 – 60 cm.

Setelah itu, cek pH tanah. Jika pH tanah tidak sesuai atau kurang dari pH normal untuk menanam benih Melon Madesta, berikan dolomite atau kapur pertanian dengan dosis takaran 2 ton per hektar. Berikan setidaknya maksimal pada 2 hari sebelum pemupukan dasar diberikan.

Lalu, berikan pemupukan dasar pada bedengan. Pupuk yang digunakan adalah KCL, SP-36 dan ZA dan juga pupuk kandang atau pupuk kompos.

Berikan pupuk kompos atau pupuk kandang dengan dosis takaran per hektar sebanyak 15 – 20 ton. Berikan juga pupuk ZA sebanyak 375 kg, SP-36 sebanyak 250 kg, dan KCl sebanyak 375 kg.

Campurkan pupuk tersebut secara merata dan berikan pada tanah bedengan. Lalu diamkan tanah tersebut selama 2 – 4 hari.

Setelah itu, tutup bedengan dengan menggunakan mulsa plastik hitam perak. Bagian berwarna hitam menghadap ke bawah dan bagian berwarna perak menghadap ke atas.

Kemudian buat lubang tanam di atas mulsa plastik hitam perak. Setiap bedengan dibuat dengan 2 baris lubang tanam dan diberikan jarak antar baris ± 60 cm dan jarak tiap lubang tanam dalam 1 baris sekitar ± 50 – 60 cm. Lalu tutup mulsa tersebut (penutupan minimal 2 hari sebelum tanam).

Persemaian Benih

Persemaian benih dilakukan terlebih dahulu sebelum ditanam. Caranya, pertama rendam benih melon Madesta selama 6 sampai 8 jam.

Tambahkan fungisida juga pada air rendaman sesuai dengan dosis. Setelah itu, keringkan benih yang telah direndam di atas kertas koran basah atau kain basah.

Diamkan selama 1 – 2 hari hingga benih mulai tumbuh menjadi kecambah. Jaga tingkat kelembaban kain atau kertas koran. Percikkan air secara secukupnya untuk menjaga tingkat kelembabannya.

Siapkan tray semai. Isi tray semai dengan media tanam yang terdiri dari pupuk kompos / pupuk kandang dan campuran tanah. Isi tray semai dengan bahan tersebut dengan perbandingan 1 : 2. Lalu masukkan benih ke dalam media tanam yang telah disiapkan tersebut sedalam 1 – 2 cm.

Lindungi tempat persemaian dengan menggunakan atap berupa atap plastik bening atau sungkup. Hal ini bertujuan agar bibit melon Madesta terlindung dari kucuran air hujan dan terik sinar matahari berlebih.

Selalu perhatikan dan jaga tingkat kelembaban media semai. Caranya dengan menyiram bibit secara teratur.

Persemaian bibit melon Madesta F1 biasanya berlangsung selama 10 – 14 hari dimana bibit sudah memiliki 2 – 3 helai daun. Setelah memiliki 2 – 3 helai daun, maka bibit melon Madesta F1 sudah bisa dipindah ke lahan tanam.

Penanaman

Pindahkan bibit ke lahan tanam setelah memiliki 2 – 3 helai daun atau berumur 10 – 14 hari setelah semai (hss). Usahakan agar proses penanaman dilakukan pada waktu sore hari.

Lalu berikan pestisida berbahan aktif karbofuran pada setiap lubang tanam agar terhindar dari hama dan penyakit. Setelah itu, lakukan proses penyulaman bibit setelah bibit berumur 7 hari setelah tanam (hst).

Baca Juga : Baja MC F1 Cabe Anti Virus Terbaru Panah Merah Di Jual Harga Murah

Pemeliharaan

Pemeliharaan merupakan proses yang penting dalam budidaya melon. Proses pemeliharaan budidaya melon Madesta F1 :

1.   Pemasangan ajir

Lakukan proses pemasangan ajir saat bibit berumur muda. Pemasangan ajir dilakukan dalam beberapa proses. Pertama siapkan batang bambu sebagai ajir dengan panjang 1,5 meter.

Tancapkan ajir pada lubang tanam dengan cara menyerong, lalu ujung atasnya mengarah pada dalam bedengan. Nantinya pemasangan ajir tersebut akan bersilangan dan membentuk huruf X.

Terakhir, sisipkan bambu yang lebih panjang ukurannya dan letakkan secara horizontal diantara persilangan ajir serta ikatkan dengan menggunakan tali rafia.

2.   Penyiraman / Pengairan

Penyiraman dilakukan setiap sore hari hingga tanaman berumur 1 minggu. Proses penyiraman selanjutnya bisa dilakukan setiap 2 hari sekali.

Pastikan juga agar sistem drainase pada bedengan berfungsi dengan baik pada musim hujan. Jika saluran drainase tidak berfungsi dengan baik maka bedengan akan tergenang. Bedengan yang basah tidak disukai oleh tanaman melon karena terlalu banyak air.

3.   Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan 1 : Pemupukan susulan pertama diberikan pada saat melon berumur  8 – 10 hst. Berikan pupuk NPK 16 – 16 – 16 dengan dosis 5 gram per tanaman. Larutkan pupuk NPK 16 – 16 – 16 dengan 300 ml air, lalu kocorkan pada lubang tanam

Pemupukan susulan 2 : Pemupukan susulan ke 2 diberikan saat tanaman berumur 14 hst. Berikan pupuk TSP dan NPK 16 – 16 dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 dengan dosis 20 gram per tanaman.

Larutkan pupuk NPK 16 – 16 – 16 dan TSP dengan 500 ml air. Lalu kocorkan pada lubang tanam

Pemupukan susulan 3 :

Pemupukan ke 3 diberikan pada saat tanaman berumur 21 hst.        Pupuk yang diberikan yaitu pupuk KNO3, TSP dan NPK 15-15-15 dengan menggunakan perbandingan 1 : 2 : 2 dan dosis takaran sebanyak 100 gram per tanaman.

Taburkan pada parit setelah proses penyiraman dilakukan.

Pemupukan susulan 4 :

Pemupukan susulan ke 4 diberikan saat tanaman berumur 28 hst. Pupuk yang diberikan yaitu pupuk KNO3, TSP dan NPK 15-15-15 dengan menggunakan perbandingan 1 : 2 : 2 dan dosis takaran sebanyak 100 gram per tanaman.

Taburkan pada parit setelah proses penyiraman dilakukan.

Pemupukan susulan 5 :

Pemupukan susulan ke 5 dilakukan saat tanaman sudah berumur 35 hst. Pupuk yang diberikan yaitu pupuk KNO3, TSP dan NPK 15-15-15 dengan menggunakan perbandingan 1 : 2 : 2 dan dosis takaran sebanyak 100 gram per tanaman.

Taburkan pada parit pada kondisi tanah bedengan yang basah.

Pemupukan susulan 6 :

Pemupukan susulan ke 6 diberikan saat tanaman berumur 42 hst. Pupuk yang diberikan yaitu pupuk KNO3 dan NPK 15-15-15 dengan menggunakan perbandingan 1 : 1 dan dosis takaran 100 gram per tanaman.

Taburkan pada parit setelah proses penyiraman dilakukan.

Pemupukan susulan 7 :

Pemupukan susulan ke 7 diberikan saat tanaman berumur 50 hst. Pupuk yang diberikan yaitu pupuk KNO3 dengan dosis takaran 50 gram. Larutkan dengan air sebanyak 500 ml lalu kocorkan.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit selalu mengintai meskipun sudah memiliki ketahanan virus, hama dan penyakit.

1.   Penyakit kresek / embun bulu (Downy Mildew)

Penyakit kresek / embun bulu / Downy mildew disebabkan oleh serangan cendawan.

Gejala serangan penyakit ini contohnya seperti terdapat bercak coklat tidak beraturan pada daun, serta terdapat selaput bercak putih dibalik daun yang terserang.

Untuk mengatasi serangan penyakit embun bulu, cara yang bisa dilakukan yaitu membersihkan lahan tanam dari gulma dan rumput liar, memusnahkan tanaman yang terseerang, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis

2.   Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium Oxysporum. Perkembangan serangan penyakit layu fusarium akan lebih parah jika terjadi pada musim hujan.

Tingkat kelembaban tinggi dan genangan air hujan membuat perkembangan cendawan ini lebih pesat.

Gejala serangan penyakit layu fusarium diantaranya yaitu tanaman akan terlihat layu pada siang hari namun pada sore hari terlihat segar kembali.

Untuk mengatasi serangan penyakit layu fusarium, cara yang bisa dilakukan yaitu memotong dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

3.   Kutu Kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) merupakan serangga yang bisa menjadi penyebab gagal panen tanaman melon.

Kutu kebul memiliki ukuran tubuh sepanjang 1 – 1,5 mm, dan mempunyai tubuh dan sayap berwarna putih.

Hama kutu kebul sering ditemui pada bagian bawah daun tanaman.

Selain sebagai hama, kutu kebul juga bisa menjadi penyebar penyakit pada tanaman melon.

Untuk mengatasi serangan kutu kebul, beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu memanfaatkan predator alami kutu kebul, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi pestisida sesuai dengan dosis

Pemanenan

Proses pemanenan perlu dilakukan secara bertahap. Cara pemanenan melon Madesta F1 yang baik dan benar yaitu :

1.   Siapkan pisau atau gunting untuk memotong tangkai

2.   Potong tangkai buah menggunakan gunting atau pisau, sisakan tangkai sepanjang 2 cm

3.   Potong tangkai dengan membentuk huruf T. Hal ini dimaksudkan agar tangkai buah tetap utuh dan 2 sisi atasnya adalah tangkai yang sudah dipotong daunnya

4.   Lakukan proses pemanenan secara bertahap dengan mengutamakan buah siap panen yang akan dipetik

5.   Kumpulkan buah yang telah dipanen pada 1 wadah. Sortir buah yang berkualitas kurang baik dan berkualitas baik

6.   Buah melon Madesta F1 pun siap untuk dipasarkan

Baca Juga : Generasi Milenial Peluang Usaha Sukses Pertanian Indonesia Global

Beli benih Melon Madesta F1 Panah Merah harga murah kini bisa didapatkan lebih mudah karena tersedia di toko online Pertanian Indonesia.

Jika Anda ingin beli benih melon Madesta F1 Panah Merah kualitas terbaik harga murah Anda bisa membelinya di toko online Pertanian Indonesia.

Selain benih melon Madesta F1 toko Pertanian Indonesia juga jual dan menyediakan kebutuhan bercocok tanam lengkap untuk Anda. Langsung hubungi kami melalui no. telepon 0812 5227 1859 (Khusus Layanan WA/SMS). Semua pesanan dijamin pasti sampai ke tujuan.

Demikian artikel berjudul Beli Melon Madesta F1 Panah Merah Murah ini saya tulis dan sampaikan. Apabila Anda tertarik membeli benih Melon Madesta Panah Merah murah atau produk pertanian lain bisa langsung menghubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon diatas.

Beli Oyong Esenza Plus F1 Produk Bisi Cap Kapal Terbang Harga Murah
Beli Oyong Esenza Plus F1 Produk Bisi Cap Kapal Terbang Harga Murah. 0812 5527 1859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia jual benih oyong E...
10 Bibit Semangka Terbaik Harga Murah Untuk Usaha Berkebun Petani
Jual bibit semangka terbaru harga murah berkualitas terbaik hubungi : 0812 - 5227 - 1859 Sms / Wa, Pertanian Indonesia. Benih semangka cocok untuk usa...
Tinggalkan komentar
Note: HTML tidak diterjemahkan!
Mungkin anda juga suka