Atonik Untuk Padi Permudah Budidaya Tanaman Padi

Atonik Untuk Padi Permudah Budidaya Tanaman Padi. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia merupakan toko pertanian online yang menjual berbagai macam kebutuhan tani paling lengkap harga terjamin murah.

Pertanian Indonesia adalah toko online yang berlokasi / bertempat fisik di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kami adalah toko pertanian berbasis online yang telah lama beroperasional di Indonesia.

Pertanian Indonesia menjalin hubungan kerjasama dengan beraneka macam perusahaan jasa mitra pengiriman unggul dengan reputasi terpercaya di Indonesia.

Hal itu memiliki tujuan untuk memberikan jaminan kepada konsumen bahwa seluruh pesanan dari kami pasti akan sampai hingga ke alamat konsumen.

So, tentunya calon konsumen kami tak usah merasa risau jika ingin bertransaksi dengan toko tani online Pertanian Indonesia.

Atonik untuk padi terbukti memudahkan petani dalam mendapatkan hasil maksimal. Penggunaan produk zpt ini dikombinasikan dengan pupuk sudah terbukti mampu memenuhi kebutuhan nutrisi padi.

Atonik untuk padi produk zpt terbaik solusi unggul untuk petani padi.

Sektor pertanian sedari dulu sampai sekarang masih memegang peranan penting di Indonesia.

Kenapa ? Karena kontribusi dari sektor pertanian untuk Indonesia tergolong sangat besar.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2019, sektor pertanian bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional sekitar ± 12,72 %.

Ditambah lagi, tenaga kerja yang diserap oleh sektor pertanian pun tergolong cukup besar (sebanyak ± 29,45 %).

Bercocok tanam sudah sangat identik dengan sektor pertanian, dan salah satunya ialah bercocok tanam menanam tanaman padi.

Mayoritas petani Nusantara membudidayakan tanaman ini karena penduduk Indonesia makanan pokoknya berasal dari beras.

Tanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman budidaya yang banyak dibudidayakan di Indonesia.

Tumbuhan pangan ini diperkirakan masuk ke Indonesia lewat perantara nenek moyang bangsa Indonesia yang berasal dari daratan Asia di sekitar tahun 1500 SM.

Tanaman padi sendiri termasuk ke dalam golongan Poaceae.

Tumbuhan ini menurut sejarah penanamannya sudah ada sejak 3000 tahun SM.

Fosil gabah dan butir padinya sendiri ditemukan pada tahun 100 hingga 800 SM di Hastinapur Uttar Pradesh, India.

Berdasarkan catatan sejarah, padi mempunyai lebih dari 25 jenis spesies yang tersebar di seluruh penjuru dunia, mulai dari benua Afrika, Amerika, Australia, dan Asia.

Pembudidayaannya sendiri lebih banyak dilakukan di daerah dataran rendah.

Di Indonesia sendiri, kebanyakan ditanam dari dataran rendah hingga dataran berketinggian 1300 mdpl.

Tumbuhan padi menghendaki lingkungan terbuka dan banyak memperoleh cahaya matahari.

Ketersediaan air pada lahan tanam berperan penting untuk pertumbuhan serta perkembangannya.

Oleh karena itu, sawah lahan tanam perlu mempunyai kemampuan menahan air yang sangat baik.

Umumnya petani memperoleh air untuk mengairi sawah lahan tanam padi lewat sumber mata air, atau bisa pula memanfaatkan keberadaan sungai di sekitarnya kemudian mengalirkannya ke sawah.

Baca Juga : Katalog Rodentisida Paling Lengkap Pertanian Indonesia

Cara Budidaya Padi Secara Baik Juga Benar

cara,budidaya,padi,budidaya padi,pertanian indonesia

Cara Budidaya Padi Secara Baik Juga Benar

Budidaya padi seperti penjelasan sebelumnya adalah salah satu kegiatan bercocok tanam yang banyak petani lakukan.

Proses budidayanya secara baik dan benar penting diketahui oleh petani untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil panen.

Dalam menjalankan budidaya padi, terdapat beberapa proses yang perlu dilakukan.

Proses pembenihan, pengolahan lahan tanam, penanaman, perawatan, hingga proses pemanenan semuanya peru Anda lakukan secara baik juga benar.

Pertama, Anda perlu menyiapkan media tanam.

Media tanam yang akan digunakan harus sudah siap sekitar 2 minggu sebelum proses penanaman Anda lakukan.

Lahan tanam harus terbebas dari berbagai macam gangguan seperti kerikil dan gulma yang mengotori lahan tanam.

Sesudah dibersihkan, Anda perlu melakukan pengolahan lahan tanam.

Mengolah lahan tanam akan mempermudah petani dalam proses penanaman nantinya.

Pengolahan lahan tanam dilakukan dengan cara dicangkul atau dibajak menggunakan traktor atau memanfaatkan tenaga hewan seperti kerbau, sapi, dan lainnya.

Pastikan kondisi tanah benar – benar sudah gembur serta lunak.

Selesai membajak tanah lahan tanam, genangi lahan tanam dengan air hingga setinggi ± 10 cm.

Biarkan lahan tanam tergenang air selama kurun waktu ± 2 minggu.

Sesudah 2 minggu, lahan tanam pun telah siap untuk Anda tanami.

Langkah kedua, pilihlah benih berkualitas unggul.

Bagaimana caranya ? Rendamlah 100 butir benih dengan air selama kurun waktu 2 jam, kemudian sesudah 2 jam periksa kondisi benih yang tengah direndam.

Bila ada benih yang mengambang, buanglah benih tersebut.

Benih mengambang tersebut mempunyai kualitas yang buruk, sehingga tak cocok untuk ditanam.

Sementara itu, benih yang tenggelam mempunyai kualitas bagus, sehingga cocok untuk ditanam.

Langkah ketiga, Anda perlu melakukan penyemaian benih.

Dengan melakukan penyemaian benih, maka nantinya tingkat kematian tanaman dapat ditekan akibat bibit tak mampu beradaptasi dengan lingkungan lahan tanam.

Untuk menyemai benih, siapkan wadah semai terlebih dulu.

Buatlah lahan semai memakai perbandingan 1 : 20.

Lahan semai harus dalam kondisi berair serta juga berlumpur.

Kemudian, berikutnya semai benih pada wadah semai yang telah dipersiapkan.

Langkah keempat, tanamlah bibit di lahan tanam.

Bibit padi yang telah disemai suah bisa ditanam di lahan tanam bila telah berusia 12 – 14 hari atau mempunyai 3 hingga 4 helai daun.

Segera pindahkan bibit hasil persemaian yang telah siap tanam, kemudian masukkan bibit padi ke dalam lubang tanam.

Setiap lubang tanam dapat Anda isi sebanyak 2 bibit.

Masukkan bibit ke dalam lubang tanam dengan rentang berkisar ± 1 cm hingga 15 cm menyerupai huruf L supaya akar padi dapat terbentuk secara sempurna.

Langkah kelima, lakukanlah proses pemeliharaan padi.

Proses ini terbagi atas proses pengairan / penyiraman, pemberian nutrisi, dan penyiangan gulma.

Dalam proses pengairan, lakukan secara rutin.

Pengairan padi dapat memanfaatkan metode pengairan diatas tanah dengan menerapkan sistem irigasi secara terus – menerus (continous flow).

Sistem irigasi continous flow dilakukan dengan cara memberikan air pada tanaman hingga tergenang mulai beberapa hari sesudah penanaman hingga beberapa hari menjelang pemanenan dilakukan.

Untuk pemberian nutrisi, berikan pupuk dan juga zpt.

Penggunaan pupuk dan zpt terbukti memenuhi nutrisi padi dan membuat jumlah anakan, malai, serta butir padi menjadi lebih banyak.

Untuk pemupukan, aplikasikan pupuk dengan dosis yang sesuai.

Bacalah petunjuk pengaplikasian pupuk yang akan diberikan pada tanaman padi dan diaplikasikan di waktu yang tepat agar dapat memberikan hasil maksimal.

Untuk pemberian zpt, pilihlah produk zpt berkualitas unggul, salah satunya ialah Atonik 6.5 L.

Bacalah terlebih dulu petunjuk pengaplikasiannya serta aplikasikan di waktu yang sudah dianjurkan.

Bila terdapat gulma, maka segera siangi gulma pengganggu tersebut.

Gulma menjadi perebut nutrisi dan sarang hama penyakit, oleh karena itu perlu segera disiangi.

Langkah keenam, lakukan proses pengendalian hama serta penyakit.

Serangan hama penyakit menjadi ancaman utama dalam melakukan kegiatan budidaya tanaman, oleh karena itu melakukan tindakan pengendalian hama dan penyakit sangatlah dibutuhkan.

Cara paling praktis untuk mengendalikan serangan hama dan penyakit ialah dengan menggunakan produk pestisida (fungisida, insektisida, herbisida, dan lainnya) unggul yang dijual di pasaran dengan dosis sesuai pada kemasan.

Langkah ketujuh, lakukan proses pemanenan padi bila sudah nampak ciri – ciri siap panen.

Saat memanen, Anda bisa menggunakan peralatan mesin modern maupun menggunakan peralatan seperti sabit.

ZPT Komponen Penting Dalam Proses Budidaya Tanaman

Dari penjelasan sebelumnya, zpt atau zat pengatur tumbuh adalah salah satu komponen cukup penting dalam proses pertumbuhan serta perkembangan tanaman.

Zat pengatur tumbuh berbeda dengan pupuk karena zpt tidak memberikan tambahan unsur hara sama sekali.

Zpt sendiri terbagi menjadi 2, yaitu zpt buatan dan zpt alami (hormon).

Zat pengatur tumbuh alami berasal dari dalam tanaman sendiri, sedangkan zpt buatan adalah hasil rekayasa sintetis dari teknologi pertanian yang semakin berkembang.

Ketika mengaplikasikan zpt, harus diingat supaya petani juga harus melakukan pemupukan dan juga pengairan secara intensif.

Hal itu dibutuhkan agar kebutuhan hara tanaman terpenuhi serta laju pertumbuhannya dapat terimbangi.

Baca Juga : ZPT Yang Bagus Untuk Cabe Kualitas Terbaik Untuk Petani

Bila tak diimbangi oleh pemupukan serta pengairan secara intensif, maka hal tersebut justru memberi dampak negatif karena akan menyebabkan tanaman menjadi sakit.

Aplikasi zat pengatur tumbuh perlu mempertimbangkan kondisi tanaman secara real time.

Waktu pengaplikasian paling tepat ialah ketika tanaman sehat dan dalam pertumbuhan secara optimum.

Dosis zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan hanya boleh dalam jumlah sedikit.

Kenapa ? Karena bila diaplikasikan dalam dosis besar justru akan menghambat fungsi dari zat pengatur tumbuh yang diaplikasikan pada tanaman.

Atonik Untuk Padi Solusi Padi Berkualitas Unggul

atonik,atonik 6.5 l,mastalin mandiri,zpt,pertanian indonesia

Atonik Untuk Padi Solusi Padi Berkualitas Unggul

Di samping penggunaan pupuk untuk membantu pertumbuhan serta perkembangan tanaman, penggunaan zat pengatur tumbuh juga akan mengoptimalkan potensi pertumbuhan serta perkembangan tanaman.

Zat pengatur tumbuh adalah kumpulan dari berbagai senyawa organik bukan unsur hara (nutrient).

Di pasaran Indonesia sendiri hingga sekarang sudah banyak beredar berbagai macam produk zpt terbaik.

Salah satu produk zpt terbaik tersebut ialah Atonik 6.5 L.

Atonik 6.5 L ialah produk zat pengatur tumbuh tanaman berkualitas unggul dan sudah teruji hasil produksi dari PT Mastalin Mandiri.

Atonik produk Mastalin Mandiri mengandung nutrisi yang sangat dibutuhkan untuk tanaman padi pada fase vegetatif maupun fase generatif.

Oleh karena itu, Atonik akan sangat bermanfaat penggunaannya jika dibarengi dengan pengaplikasian pupuk.

Atonik tersusun dari beberapa bahan aktif, contohnya seperti natrium 2-4 dinitrofenol 0,5 g/l, natrium orto nitrofenol, natrium 5-nitroguaiakol 1.0 g/l, dan natrium para-nitrofenol 3.0 g/l.

Bentuk formulasi dari Atonik yakni berupa larutan dalam air, berwarna coklat tua dengan bau yang khas.

Produk Atonik hasil keluaran Mastalin Mandiri sudah memenuhi ijin regulasi Kementan RI dan terdaftar lewat nomor pendaftaran RI. 0104011982561.

Penggunaan Atonik tergolong relatif mudah.

Cukup campurkan larutan Atonik sesuai dosis dengan air, kemudian aplikasikan dengan cara penyemprotan ke tanaman.

Tanaman yang dapat diaplikasikan Atonik tergolong cukup banyak, salah satunya ialah tanaman padi.

Kenapa ?? Karena pengaplikasian Atonik untuk padi mempunyai berbagai manfaat.

Contoh manfaat yang bisa diperoleh dari pengaplikasian Atonik untuk padi yaitu :

  1. Atonik untuk padi terbukti mampu membuat jumlah dan bobot padi menjadi meningkat.
  2. Atonik untuk padi mampu menutrisi tanaman padi, sehingga bisa mengurangi bulir beras yang pecah.
  3. Atonik untuk padi mampu menekan perkembangan hama serta penyakit serta membantu pemulihan lebih cepat.

Nah, itulah dia beberapa manfaat yang bisa diperoleh dari pengaplikasian Atonik untuk padi.

Tentunya manfaat diatas bisa diperoleh hanya dengan menggunakan dosis Atonik secara tepat.

Untuk tanaman padi, dosis Atonik yang digunakan yakni sebanyak 1 liter/ha.

Aplikasikan penyemprotan dengan cara penyemprotan sesuai petunjuk.

Hal – Hal Yang Perlu Diperhatikan Ketika Mengaplikasikan Atonik

Ketika Anda akan mengaplikasikan Atonik untuk padi, ada beberapa hal penting yang harus Anda perhatikan.

Dengan memperhatikan hal – hal penting tersebut, maka diharapkan pengaplikasian Atonik untuk padi akan menjadi lebih optimal.

Contoh hal – hal penting yang perlu diperhatikan ketika mengaplikasikan Atonik untuk padi yaitu :

  1. Bacalah lebih dulu petunjuk penggunaan Atonik sebelum Anda mulai mengaplikasikannya.
  2. Jauhkan Atonik dari anak – anak supaya terhindar dari kejadian yang tidak diinginkan.
  3. Pakailah alat pelindung tubuh (masker,kacamata, sepatu, sarung tangan, dan lainnya) saat mengaplikasikan zat pengatur tumbuh Atonik agar tubuh tetap terlindung.
  4. Lakukan aplikasi penyemprotan Atonik pada pagi hari (pukul 7 hingga 10 pagi) karena di waktu pagi hari mulut daun / stomata terbuka, sehingga penyerapannya akan menjadi lebih cepat sesudah disemprot.
  5. Aplikasikan zat pengatur tumbuh Atonik produk Mastalin Mandiri ini sesuai dosis supaya tak menimbulkan dampak negatif untuk pertumbuhan tanaman.
  6. Di dalam Atonik 6.5 L terkandung banyak bahan kimia, sehingga dengan begitu Anda perlu menyimpannya di tempat sejuk serta lebih aman.

Baca Juga : Jual Benih Jagung Bisi 18 Cap Kapal Terbang

Jual Atonik Untuk Padi Harga Murah

jual,murah,terjangkau,toko pertanian terdekat,pertanian indonesia

Jual Atonik Untuk Padi Harga Murah

Bila Anda sedang mencari produk zpt untuk padi di Pertanian Indonesia, maka jawabannya ialah Atonik 6.5 L.

Pertanian Indonesia menjual Atonik untuk petani padi produk keluaran dari Mastalin Mandiri.

Selain itu, Pertanian Indonesia juga mempunyai tips dan trik dalam memaksimalkan pengaplikasian Atonik untuk padi.

Dengan begitu, maka hasil budidaya padi nantinya bisa menjadi lebih optimal.

Atonik 6.5 L zpt yang Pertanian Indonesia jual kualitasnya terjamin original produksi Mastalin Mandiri.

Zat pengatur tumbuh Atonik Mastalin Mandiri tersedia dalam kemasan botol isi bersih 100 ml & 500 ml.

Banyaknya pengguna dari Atonik sudah menunjukkan kualitas dari produk Mastalin Mandiri ini.

Harga jual Atonik untuk padi di Pertanian Indonesia tergolong murah dan terjangkau untuk seluruh kalangan konsumen.

Pertanian Indonesia siap mengirimkan pesanan Atonik dengan menggunakan jasa perusahaan pengiriman dengan reputasi terpercaya.

Mitra pengiriman terpercaya dari Pertanian Indonesia yakni sebut saja seperti JNE, Pos Indonesia, serta J&T.

Seluruh pesanan Atonik untuk padi maupun pesanan lainnya pasti akan sampai hingga ke lamat tujuan.

So, bagaimana ? Segera saja hubungi Pertanian Indonesia sekarang juga dan pesan Atonik 6.5 L lewat toko online Pertanian Indonesia !!

Nah, itulah dia artikel bertema bahasan Atonik untuk padi ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua.

Semoga artikel kali ini bisa banyak memberikan manfaat juga memberikan dampak bagus untuk seluruh pembaca.

Jika masih terdapat hal – hal kurang jelas tentang artikel berjudul Atonik Untuk Padi Permudah Budidaya Tanaman Padi ini, hubungi segera Pertanian Indonesia lewat no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sukses selalu.