Tanaman Gambas Sebagai Usaha Agrobisnis. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko pertanian yang jual kebutuhan tani lengkap dan murah secara online.
Tidak perlu merasa khawatir berbelanja di Pertanian Indonesia karena Pertanian Indonesia sudah terpercaya dan memberikan jaminan pesanan pasti sampai ke alamat tujuan.
Tanaman gambas sebagai usaha agrobisnis cocok untuk petani Indonesia. Tanaman gambas atau oyong memiliki prospek cerah ke depannya. Pertanian Indonesia siap membantu dan memberikan tips untuk petani dalam melakukan agribisnis tanaman gambas.
Tanaman Gambas

Tanaman gambas atau oyong (Luffa acutangula) merupakan tanaman dari suku labu – labuan. Tumbuhan ini umumnya bisa tumbuh di mana saja. Oyong termasuk ke dalam tumbuhan merambat, membutuhkan ajir sebagai tempat menjalarnya.
Oyong biasa dimanfaatkan sebagai sayur oyong / sayur gambas / sayuran gambas, tumis oyong, sop oyong, sambal oyong, dll. Olahan – olahan tersebut merupakan beberapa contoh aneka kreasi dari oyong atau gambas.
Tidak mengherankan aneka olahan makanan berbahan dasar dari oyong tersebut sangat banyak karena memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Manfaat mengkonsumsi gambas untuk tubuh kita diantaranya seperti :
· Mencegah penyakit diabetes
Kandungan mangan dalam oyong mampu memproduksi enzim pencernaan yang berguna dalam proses glukoneogenesis dalam tubuh.
· Menjaga kesehatan mata
Kandungan vitamin A, vitamin C, vitamin E, seng, dan tembaga mampu menjaga kesehatan mata serta menurunkan resiko degenerasi makula sebesar ± 25 persen selama 6 tahun.
· Menjaga kesehatan kulit
Kandungan vitamin C dalam oyong bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit, mengurangi kulit kering, serta mencegah proses penuaan dini.
· Mempercepat penyembuhan luka
Vitamin C dalam oyong mampu merangsang tubuh untuk memproduksi protein, dimana protein berperan penting dalam membentuk tulang, otot, kulit, ligamen, dan pembuluh darah.
Hal tersebut sangat membantu tubuh terutama dalam penyembuhan luka menjadi lebih cepat.
· Mengatasi penyakit anemia
Gambas kaya dengan kandungan vitamin B6. Vitamin B6 berperan penting dalam memproduksi hemoglobin dalam darah. Hemoglobin ini nantinya akan membawa oksigen ke semua sel dalam tubuh dan memobilisasi zat besi.
Baca Juga : Cara Menanam Semangka Pluto F1 Bisi Cap Kapal Terbang Sebagai Peluang Bisnis
Budidaya Tanaman Gambas Sebagai Usaha Agrobisnis

Budidaya tanaman gambas sebagai usaha agrobisnis. Agrobisnis tanaman gambas diharapkan mampu meningkatkan kualitas tanaman gambas di masyarakat dan meningkatkan taraf hidup petani Indonesia.
Untuk memulai usaha agrobisnis tanaman gambas, perlu cara menanam tumbuhan gambas secara baik dan benar. Cara menanam tanaman gambas secara baik dan benar yaitu :
· Persemaian benih
Lakukan proses persemaian benih terlebih dahulu untuk memaksimalkan pertumbuhan benih. Siapkan benih yang siap Anda semai, lalu kupas sedikit bagian ujung benih untuk mempermudah benih berkecambah. Lakukan secara hati – hati agar benih tidak mengalami kerusakan.
Langkah selanjutnya yaitu rendam benih dengan air hangat. Rendam selama 3 jam dalam wadah tertutup. Setelah 3 jam, ambil benih gambas lalu ditiriskan.
Siapkan koran bekas atau kain. Lipat, lalu basahi dengan air dengan cara dicelupkan ke dalam air sampai basah sepenuhnya. Lalu tiriskan kain / kertas koran tersebut sampai tidak ada air yang menetes.
Letakkan benih di atas kertas koran / kain tersebut, lalu tutup dan lipat kembali. Jangan lupa basahi kembali terlebih dahulu. Kemudian masukkan benih tersebut ke dalam kantong plastik berwarna hitam dan diikat dengan rapat. Simpan di tempat yang hangat selama 20 – 24 jam agar mempermudah benih berkecambah.
Setelah benih berkecambah, semai benih pada polybag. Lubangi media semai sesuai dengan ukuran benih, lalu masukkan benih ke dalam media semai. Tanam bagian akarnya saja.
Kemudian tutupi media semai dengan mulsa plastik hitam perak, lalu simpan benih tersebut selama 3 – 4 hari di tempat hangat. Setelah 3 – 4 hari, buka plastik penutupnya, lalu tempatkan bibit tanaman gambas dibawah sinar matahari langsung. Setelah 3- 5 hari, bibit sudah siap dipindahkan ke lahan tanam.
· Pengolahan lahan tanam
Bersihkan gulma terlebih dahulu dari lahan tanam. Setelah lahan tanam bersih, gemburkan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak. Kemudian buat bedengan pada lahan tanam.
Dengan membuat bedengan maka air hujan tidak akan menggenang sehingga bagian akar tumbuhan mendapatkan air secara merata. Berikan jarak antar bedengan sekitar ± 2 meter.
Baca Juga : Jual Cabe Keriting Terano F1 Matahari Seed Murah Kualitas Terbaik
· Proses penanaman
Buat lubang tanam pada bedengan. Buat dengan kedalaman ± 1 cm dan berikan jarak antar lubang tanam sekitar ± 70 – 80 cm. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan sebelumnya secara hati – hati. Untuk 1 lubang tanam dimasukkan 1 bibit tanaman gambas.
Setelah dimasukkan ke dalam lubang tanam, tutupi lagi lubang tanam dengan tanah. Setelah itu sirami bibit untuk menjaga tingkat kelembabannya.
· Perawatan / pemeliharaan
Melakukan perawatan atau pemeliharaan tanaman harus selalu dilakukan agar tumbuhan tetap tumbuh dan berkembang secara sempurna. Karena itu melakukan pemeliharaan tumbuhan sangat penting dilakukan demi menjaga keberlangsungan hidupnya.
Beberapa contoh perawatan / pemeliharaan tanaman diantaranya seperti :
1. Penyulaman Bibit
Lakukan proses penyulaman bibit jika terdapat bibit yang tumbuh tidak sempurna. Penyulaman bibit bisa dilakukan setelah bibit berumur ± 7 hari setelah pindah tanam.
2. Pemasangan Ajir / Lanjaran
Pasang ajir / lanjaran pada bedengan sebagai tempat menjalar tanaman gambas. Hubungkan ajir satu dengan lainnya menggunakan tali supaya memperkuat ajir.
3. Proses penyiraman
Lakukan proses penyiraman secara rutin. Lakukan sekali setiap hari. Setelah bibit berumur 7 hari, proses penyiraman bisa dilakukan setiap 2 – 3 hari sekali disesuaikan dengan kondisi cuaca.
4. Penyiangan gulma
Jika terdapat gulma di lahan tanam, segera lakukan penyiangan gulma. Dengan melakukan penyiangan gulma, maka tidak akan terjadi persaingan mendapatkan nutrisi antara gulma dan tanaman gambas.
5. Pemupukan susulan
Proses pemupukan susulan harus dilakukan untuk menjaga ketersediaan nutrisi bagi gambas.
Pemupukan susulan pertama dilakukan saat bibit sudah berumur 7 hst. Berikan pupuk urea dengan dosis 1 tablet per tanaman dan diaplikasikan dengan cara ditugal sekitar 5 – 7 cm dari tanaman.
Pemupukan susulan kedua dilakukan saat bibit sudah berumur 14 hst. Berikan pupuk urea dengan dosis 2 tablet per tanaman dan diaplikasikan dengan cara ditugal sekitar 5 – 7 cm dari tanaman.
Pemupukan susulan ketiga dilakukan saat bibit berumur 21 hst. Berikan pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan dosis 5 gram per tanaman dan diaplikasikan pada tanaman dengan cara dikocor.
Pemupukan susulan keempat dilakukan saat bibit berumur 28 hst. Berikan pupuk NPK 16 : 16 : 16 dan Hydrokarate dengan dosis masing – masing sebanyak 5 gram. Aplikasikan pada tanaman dengan cara dikocor.
Pemupukan susulan kelima dilakukan saat bibit berumur 35 hst. Berikan pupuk NPK 16 : 16 : 16 dengan dosis sebanyak 15 gram per tanaman dan diaplikasikan dengan cara dikocor.
Baca Juga : Tanaman Kacang Panjang Serta Cara Menanamnya Dengan Baik Dan Benar
· Pengendalian Hama Dan Penyakit
Melakukan pengendalian hama dan penyakit menjadi salah satu tahap yang harus dilakukan. Dengan melakukan pengendalian hama dan penyakit, maka hama dan penyakit bisa segera diatasi.
Hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman gambas contohnya seperti :
1. Oteng - oteng
Oteng – oteng adalah kumbang perusak daun dengan ukuran ± 1 cm dan memiliki sayap berwarna kuning. Hewan ini berkembang biak dengan bertelur. Telurnya umumnya diletakkan di daun, sisa – sisa tumbuhan inang yang telah mati, dan di dalam tanah.
Telurnya berbentuk bulat lonjong dan berwarna putih. Setelah menetas, larva oteng – oteng akan keluar. Larva oteng - oteng memiliki warna abu – abu kehitaman, serta postur tubuh agak gemuk dengan permukaan berduri.
Gejala serangan hama oteng – oteng pada tanaman diantaranya seperti tanaman layu akibat akar yang dimakan, dan pada daun menjadi berlubang - lubang. Pada serangan parah, tanaman akan mati dan hanya menyisakan tulang daunnya saja.
Untuk mengatasi serangan oteng – oteng, caranya yaitu dengan mengambil oteng – oteng secara langsung dan memusnahkannya, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
2. Embun Tepung
Penyakit embun tepung disebabkan oleh infeksi cendawan Leveillula taurica. Penyakit ini disebut dengan embun tepung karena salah satu gejala serangannya nampak kumpulan cendawan berwarna putih di bagian bawah daun, dan terlihat seperti kumpulan bubuk tepung.
Gejala serangan penyakit embun tepung diantaranya seperti terdapat bercak – bercak berwarna hijau / kuning terang pada daun, dan terdapat jamur berwarna putih di bagian bawah permukaan daun.
Untuk mengendalikan serangan penyakit embun tepung, cara yang bisa dilakukan diantaranya seperti menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, mengambil dan memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.
3. Ulat grayak
Ulat grayak (Spodoptera exigua) merupakan salah satu hama yang berbahaya bagi perkembangan tanaman gambas. Tingkat perkembangbiakan hama ini cukup cepat, dimana dalam sekali bertelur mampu menghasilkan sebanyak 1000 – 2000 butir telur.
Dalam waktu 3 hari, telur – telur tersebut akan menetas. Ulat grayak memiliki tubuh berwarna hijau muda dengan panjang ± 2,5 cm.
Gejala serangan hama ulat grayak diantaranya seperti daun berlubang tidak beraturan, terdapat kotoran ulat grayak (seperti serbuk gergaji), serta pada serangan berat daun akan habis tak bersisa.
Untuk mengendalikan hama ulat grayak, caranya yaitu seperti mengumpulkan dan memusnahkan ulat grayak secara langsung, menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan predator alami ulat grayak, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
4. Lalat buah
Lalat buah juga termasuk dalam hama yang berbahaya bagi perkembangan buah gambas. Lalat buah memiliki ukuran tubuh cukup kecil, tetapi serangannya mampu menyebabkan kerusakan parah jika tidak segera diatasi.
Lalat ini berkembang biak dengan cara bertelur. Telur tersebut diletakkan ke dalam daging buah dengan cara disuntikkan oleh sang induk. Di musim hujan perkembangan lalat buah akan lebih berkembang pesat.
Gejala serangan hama lalat buah contohnya seperti terdapat noda bekas tusukan ovipositor lalat, buah menjadi berwarna kuning, dan pada serangan parah akan membuat buah menjadi busuk dan rontok.
Untuk mengatasi serangan hama lalat buah, cara yang bisa dilakukan contohnya yaitu menggunakan predator / musuh alami lalat buah, memasang perangkap lalat, melakukan rotasitanaman, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
· Proses pemanenan
Proses pemanenan bisa dilakukan setelah tanaman gambas berumur sekitar ± 40 – 45 hst. Bagian buahnya dipanen saat masih muda, yaitu saat kulit buah berwarna hijau segar, bertekstur lunak, tidak mengkilat, dan belum berserat.
Cara memanennya biasanya dilakukan tiap 2 hari sekali, dan dalam 1 musim tanam pemanenan bisa dilakukan sampai dengan 25 – 30 kali tergantung dengan varietas benih oyong yang Anda tanam.
Baca Juga : Peluang Usaha Baja MC F1 Dan Cara Menanam Cabe Di Musim Hujan
Demikian artikel berjudul Tanaman Gambas Sebagai Usaha Agrobisnis ini saya tulis dan sampaikan kepada
Anda. Semoga artikel tentang tanaman gambas ini bisa memberikan dampak dan manfaat positif untuk Anda
semua.
Jika masih terdapat hal –
hal yang kurang jelas Anda bisa langsung menghubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Layanan WA/SMS)
atau bisa juga melalui fitur chat di laman web kami. Sekian dan terima kasih.