Sayuran Kubis Tanaman Sayuran Banyak Manfaat Untuk Petani. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko online yang jual dan menyediakan berbagai sarana dan prasarana pertanian terlengkap dengan harga murah dan kualitas terbaik.
Kubis sayuran kaya manfaat untuk tubuh. Peluang untung budidaya sayuran yang menjanjikan bisa menjadi pertimbangan petani untuk melakukan budidaya kubis.
Sayuran Kubis
Sayuran kubis adalah tanaman 2 tahunan berdaun dengan kepala padat berdaun. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Eropa sebelum 1000 SM. Pada abad pertengahan, tanaman sayuran ini menjadi bagian penting bagi berbagai olahan masakan Eropa.
Saat ini, berbagai tempat di dunia telah menjadikan sayuran kubis sebagai salah satu masakan unggulan. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan nutrisi yang menyehatkan tubuh, sehingga olahan dari tanaman sayuran ini semakin digemari oleh masyarakat.
Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari mengkonsumsi sayuran kubis yaitu :
· Meningkatkan imun tubuh
· Mencegah penyakit kanker
· Menjaga kesehatan mata
· Meningkatkan kesehatan jantung
Baca Juga : Buah Terong Sayur Menyehatkan Cocok Untuk Dikonsumsi
Benih Kubis Unggul Buat Petani Untung

Untuk memperoleh keuntungan dari budidaya kubis, maka petani membutuhkan benih sayuran kubis unggul. Dengan menggunakan benih unggul, maka potensi hasil yang didapatkan menjadi lebih maksimal.
Untuk itu, Pertanian Indonesia akan memberikan beberapa produk benih sayuran kubis unggul untuk petani. Produk – produk tersebut diantaranya seperti :
· Grand 22 F1
Grand 22 F1 adalah benih kubis terbaru kualitas unggul produk dari PT Bisi International, Tbk dengan merek dagang Kapal Terbang.
Benih kubis Grand 22 F1 tersedia dalam kemasan sachet 15 gram dan cocok ditanam pada daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau dan musim hujan.
Keunggulan dari Grand 22 F1 yaitu bisa dibudidayakan dengan menggunakan sistem hidroponik, tahan serangan penyakit busuk lunak dan busuk hitam, tahan pengangkutan jarak jauh, serta memiliki vigor kokoh.
· Sumgreen F1
Sumgreen F1 adalah benih kubis terbaru kualitas unggul produk dari PT Clause Indonesia. Benih Sumgreen F1 tersedia dalam kemasan sachet 10 gram dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah pada musim hujan dan musim kemarau.
Keunggulan dari Sumgreen F1 yaitu tahan penyakit busuk lunak dan busuk hitam, kropnya berbentuk besar serta keras, tahan pengangkutan jarak jauh, dan tahan tunda panen.
· Best F1
Best F1 adalah benih kubis terbaru kualitas unggul produk dari PT Known You Seed Indonesia. Benih Best F1 tersedia dalam kemasan sachet 10 gram dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau dan musim hujan.
Keunggulan dari Best F1 yaitu tahan penyakit busuk lunak dan busuk hitam, tahan pengangkutan jarak jauh, bisa dibudidayakan dengan teknik hidroponik, dan mudah dijual ke pedagang pengepul.
· Saelo F1
Saelo F1 adalah benih kubis terbaru kualitas unggul produk dari Aura Seed. Benih Saelo F1 tersedia dalam kemasan sachet 15 gram dan direkomendasikan ditanam pada daerah dataran rendah sampai menengah.
Keunggulan dari Saelo F1 yaitu krop keras, tahan tunda panen, tahan pengangkutan jarak jauh, dan tidak mudah pecah.
· Sehati F1
Sehati F1 adalah benih kubis terbaru berkualitas unggul dan terbaik produk dari PT East West Seed Indonesia, Tbk (Ewindo) dengan merek dagang Panah Merah.
Benih Sehati F1 Cap Panah Merah tersedia dalam kemasan sachet 15 gram dan direkomendasikan ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau dan musim hujan.
Keunggulan dari Sehati F1 Eastwestseed yaitu tahan tunda panen, mudah dijual ke pedagang pengepul, kropnya besar dan keras, serta tahan terhadap serangan penyakit busuk hitam dan busuk lunak.
· KK Cross F1
KK Cross F1 adalah benih kubis unggulan berkualitas terbaik produk dari PT Takii Seed Indonesia. Benih KK Cross F1 tersedia dalam kemasan sachet 20 ml dan direkomendasikan ditanam di daerah rendah sampai dataran menengah pada musim hujan dan musim kemarau.
Keunggulan dari KK Cross F1 Takii Seed yaitu memiliki vigor tanaman kokoh, tahan terhadap penyakit busuk lunak dan busuk hitam, tahan hama dan penyakit, serta tahan terhadap pengangkutan jarak jauh.
Baca Juga : Benih Bawang Merah Hibrida Unggulan Petani
Budidaya Sayuran Kubis

Sayuran kubis bisa menjadi
peluang bisnis menguntungkan untuk petani. Potensi hasil serta kandungan
nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh jadi salah satu faktor keunggulan dari
budidaya sayuran kubis.
Nah, untuk mendapatkan
hasil yang diharapkan Pertanian
Indonesia akan memberikan langkah – langkah melakukan budidaya sayuran
kubis dengan baik dan benar.
Langkah – langkah melakukan
budidaya sayuran kubis secara baik dan benar yaitu :
·
Pengolahan
lahan tanam
Bersihkan
lahan tanam terlebih dahulu dari kerikil dan gulma. Setelah bersih, cangkul
atau bajak tanah dengan menggunakan traktor sampai gembur. Setelah gembur, buat
bedengan pada lahan tanam.
Bedengan
dibuat dengan ukuran tinggi ± 20 – 30 cm, lebar ± 1
meter, dan panjang menyesuaikan dengan kondisi lahan tanam. Berikan juga jarak
antar bedengan sekitar ± 30 cm.
Jangan
lupa berikan pupuk dasar pada bedengan. Berikan dengan dosis secukupnya agar
kandungan unsure hara dalam tanah menjadi lebih kaya.
Langkah
selanjutnya, cek tingkat keasaman tanah. Ph tanah yang sesuai untuk sayuran
kubis berkisar antara 5,5 – 6,5. Apabila pH tanah dibawah 5,5, berikan kapur
pertanian atau dolomit dengan dosis secukupnya.
·
Penyemaian
benih
Pilih
benih yang ingin Anda tanam. Pastikan Anda memilih benih varietas unggul agar
sayuran kubis yang dihasilkan nantinya akan memiliki kualitas unggulan.
Sebelum
mulai menyemai benih, rendam benih terlebih dahulu dengan menggunakan air panas
atau larutan fungisida selama ± 15 – 30 menit.
Selanjutnya, rendam lagi dengan air selama ± 12 jam.
Selama
jangka waktu tersebut, pilih benih yang akan disemai. Benih dengan kualitas baik biasanya akan tenggelam, sementara benih mengapung
kualitasnya kurang baik. Ambil benih yang mengapung dan buang.
Selanjutnya,
siapkan polybag semai dengan ukuran 8 x 10 cm atau 6 x 8 cm. 1 minggu
sebelumnya, siapkan media tanam yang terbuat dari campuran pupuk kandang /
kompos dengan tanah menggunakan perbandingan 1 : 2.
Isikan
media tanam tersebut ke dalam polybag semai, lalu masukkan 2 - 3 benih ke dalam
polybag semai. Tutupi dengan tanah tipis – tipis, lalu sirami denga cara
disemprot menggunakan spray hingga basah.
Selanjutnya,
sungkupi dengan plastik mulsa. Penyungkupan ini bertujuan untuk menyeragamkan pertumbuhan
benih, sehingga benih menjadi tumbuh secara serempak. Sesudah 3 – 4 hari, benih
akan mulai tumbuh menjadi kecambah.
Bila
benih telah berkecambah sebanyak 80 persen, buka sungkup pada polybag. Ganti
dengan naungan berupa plastik bening. Apabila bibit telah berumur 25 – 30 hari,
maka bibit sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.
·
Penanaman
Pertama,
buat lubang tanam pada bedengan. Buat lubang tanam dengan cara ditugal.
Sesuaikan dengan ukuran media semai. Setelah itu, lepaskan polybag secara
perlahan dan hati – hati agar tidak merusak media semai.
Masukkan
bibit ke dalam lubang tanam secara hati – hati, lalu tutupi dengan tanah.
Jangan lupa sirami dengan air secukupnya. Waktu penanaman ini sebaiknya pada pagi atau sore hari saat sinar matahari tidak terlalu terik.
Baca
Juga : Pestisida Organik Dan Peran Pentingnya Dalam Pertanian
·
Pemeliharaan
Lakukan
proses pemeliharaan secara berkelanjutan untuk menjaga kelangsungan hidup
tumbuhan. Beberapa tahapan pemeliharaan dalam budidaya sayuran kubis yaitu :
1. Penyulaman bibit
Segera sulami bibit yang rusak / tumbuh
secara tidak sempurna. Lakukan proses penyulaman maksimal setelah ± 2
minggu setelah pindah tanam.
2. Penyiraman / pengairan
Saat masih awal – awal, lakukan penyiraman
secara rutin pada pagi dan sore hari. Tetapi, pada musim hujan Anda tidak perlu
melakukan penyiraman. Apabila bibit telah berumur sekitar ±
30 hari, lakukan penyiraman dengan menggunakan sistem leb.
Pengairan dengan sistem leb ini sebaiknya
dilakukan setiap 2 sampai 3 hari sekali atau disesuaikan dengan kondisi lahan
tanam.
3. Penyiangan gulma
Lakukan penyiangan gulma secara rutin. Dengan
menyiangi gulma, maka penyerapan nutrisi oleh tumbuhan menjadi lebih sempurna
dan menurunkan resiko terserang hama dan penyakit.
4. Pemupukan susulan
Untuk aplikasi pemupukan susulan, gunakan
pupuk ZA, KL, dan Urea dengan perbandingan 1 : 2 : 1. Aplikasi pemupukan
susulan pertama dilakukan saat berumur ± 25 hari.
Untuk aplikasi pemupukan susulan
selanjutnya bisa dilakukan setiap 10 – 15 hari sekali. Aplikasi pemupukan
susulan tersebut dilakukan dengan cara dikocor.
·
Pengendalian
hama dan penyakit
Ancaman
serangan hama dan penyakit selalu menimbulkan kerugian untuk petani. Kerugian
tersebut tentu memberikan dampak negatif, maka perlu cara pengendalian hama dan
penyakit yang tepat untuk mengatasi serangan hama dan penyakit.
Beberapa
hama dan penyakit dalam budidaya sayuran kubis yaitu :
1. Kumbang Daun
Kumbang daun (Chrysomelidae) banyak menyerang berbagai tumbuhan, salah satunya adalah kubis. Hewan ini memiliki tubuh sepanjang ± 4 mm dan berwarna gelap.
Gejala serangan kumbang daun yaitu daun menjadi menguning, dan terdapat lubang – lubang kecil pada daun
seperti bekas tembakan.
Untuk mengatasi serangan kumbang daun,
caranya yaitu dengan melakukan penyiraman secara teratur, membersihkan lahan
tanam dari gulma, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, dan
melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
2. Embun Bulu
Penyebab penyakit embun bulu adalah infeksi cendawan Peronosporales. Cendawan ini mampu berkembang pesat pada suhu sekitar ± 15 – 23° C dengan curah hujan tinggi.
Gejala penyakit embun bulu yaitu pada daun
bagian atas muncul bintik – bintik berwarna kuning, lalu berkembang menjadi
bercak sel mati tak beraturan berwarna coklat, serta terdapat lapisan bulu
tebal berwarna putih abu – abu pada bagian bawah bercak.
Cara mengatasi serangan penyakit embun bulu
yaitu membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, melakukan penyiangan
gulma, menjaga kebersihan alat dan perlengkapan tani, serta melakukan aplikasi
fungisida sesuai dengan dosis.
3. Busuk hitam
Penyebab penyakit busuk hitam adalah serangan bakteri Xanthomonas campestris. Bakteri ini mampu bertahan hidup pada gulma dan sisa – sisa tanaman yang telah terinfeksi.
Gejala penyakit busuk hitam yaitu terdapat
bercak kuning pada tepian daun, bercak lalu berubah menjadi berwarna coklat,
serta pembuluh daun berubah warna menjadi hitam.
Cara pengendalian penyakit busuk hitam
yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, membuang dan memusnahkan tanaman yang
terserang, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi bakterisida sesuai
dengan dosis.
·
Pemanenan
Untuk
masa panen, bervariasi tergantung dengan varietas benih yang ingin Anda tanam. Contoh ciri – ciri sayur kubis siap panen diantaranya seperti :
1. Bagian tepi daun krop terluar pada bagian atas krop melengkung ke arah luar dan berwarna agak keunguan
2. Krop bagian dalam sudah padat
Untuk cara panennya, petik kubis pada bagian kropnya bersama batang dan beberapa daun terluar untuk melindungi bagian kropnya. Setelah dipetik, bersihkan krop dari kotoran yang menempel dengan menggunakan air bersih dan mengalir.
Kemudian, simpan pada tempat dengan suhu 0° C dengan tingkat kelembaban 90 - 95 persen untuk memperpanjang masa simpan.
Baca
Juga : Cabai Merah Unggulan Petani Indonesia
Demikian artikel berjudul
sayuran kubis ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa
memberikan manfaat untuk untuk Anda semua.
Apabila masih terdapat hal
– hal yang masih kurang jelas atau ingin Anda tanyakan langsung saja hubungi Pertanian Indonesia melalui no. telepon
081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).
Salam sukses selalu.