Semangka Inul Wongbarry Terbaru Untuk Usaha Agrobisnis

Semangka Inul Wongbarry Terbaru Untuk Usaha Agribisnis. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia.

Pertanian Indonesia ialah toko pertanian online dengan reputasi terpercaya yang jual sarana prasarana pertanian terlengkap harga terjangkau.

Semangka inul Wongbarry F1 produk Wong Sae Seed terbaik untuk bercocok tanam.

Peluang agrobisnis budidaya semangka inul Wongbarry menjanjikan sehingga cocok bagi petani.

Dapatkan segera benih Wongbarry F1 dari Wong Sae Seed harga murah dari Pertanian Indonesia.

Semangka merupakan tanaman buah yang tergolong ke dalam hortikultura dan mudah dijumpai di Indonesia.

Daerah sentra budidayanya tersebar dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia

Nama lain dari semangka yaitu mendikai dan tembikai. Berdasarkan sejarahnya, tumbuhan ini sudah ada sejak zaman Mesir Kuno ribuan tahun lalu.

Hal itu tidaklah mengherankan karena Firaun Mesir sangat menyukai buah semangka.

Petunjuk dari asal – usul semangka mulai terkuak dengan petunjuk dari situs kompleks pemakaman Mesir Kuno.

Lukisan dinding pada situs kompleks pemakaman Mesir Kuno memperlihatkan objek mirip semangka.

Lalu, pada abad ke 19 fragmen daun semangka ditemukan disamping mumi. Mumi tersebut berada pada areal pemakaman berusia ± 3500 tahun.

Temuan tersebut menarik perhatian seorang ahli botani. Ahli botani itu bernama Susanne Renner yang berasal dari University of MunichJerman.

Bersama dengan rekan – rekannya, Renner menganalisis sampel fragmen daun tersebut.

Fragmen daun tersebut tersimpan dalam wadah di samping mumi yang belum pernah dibuka sejak penemuan tahun 1876.

Hasil analisi sampel daun tersebut menunjukkan sekuens genom semangka.

Walaupun masih belum sempurna, hal itu memberikan info terbaru tentang 2 gen yang mengungkap rasa maupun rupa semangka.

Salah satunya ialah gen pengontrol produksi cucurbitacin, gen penyebab rasa pahit pada semangka liar.

Pada semangka berumur 3500 tahun ini, terdapat mutasi gen cucurbitacin sehingga menyebabkan gen nonaktif dan bisa menghasilkan daging buah yang manis. 

Gen lain yang juga sangat penting ialah gen pengubah pigmen merah likopen ke senyawa lain.

Pada semangka ini, gen pengubah pigmen merah ini juga mengalami mutasi dan nonaktif.

Itu artinya sejak zaman Mesir Kuno buah semangka mempunyai daging buah dengan warna merah terang. 

Hasil analisis DNA juga menunjukkan semangka ini masih berkerabat dekat dengan varietas tembikai berdaging putih.

Mendikai berdaging putih itu tumbuh pada kawasan Darfur, Sudan. Hal itu juga mengindikasikan bahwa semangka pertama kali terdomestikasi pada kawasan tersebut.

Selanjutnya, didistribusikan sepanjang Sungai Nil dengan banyak perubahan, misalnya warna daging buah merah terang seperti sekarang.

Peluang Bisnis Budidaya Semangka Inul

Sampai saat ini, budidaya semangka menjadi salah satu budidaya tanaman yang banyak petani pilih.

Salah satu jenis semangka yang memiliki prospek bagus untuk budidaya adalah semangka inul. 

Semangka inul merupakan nama yang diberikan untuk jenis semangka dengan bentuk lonjong dan ukurannya kecil.

Jenis ini merupakan jenis hibrida dengan warna kulit buah hijau gelap. Daging buahnya warnanya ada yang berwarna kuning dan merah dengan rasa yang manis.

Banyak petani dari berbagai daerah mulai banyak membudidayakan semangka inul selama beberapa tahun belakangan.

Mengapa ?? Karena varietas ini mempunyai banyak kelebihan daripada semangka jenis lainnya. Tertarik untuk membudidayakannya ??

Pertanian Indonesia akan membagikan cara budidaya semangka inul dari awal hingga akhir. Lakukan secara tepat agar hasil produksi bisa lebih maksimal.

Cara budidaya semangka inul secara baik dan benar yaitu :

Persiapan Lahan Tanam

Pertama, siapkan lahan tanam yang memenuhi syarat tumbuh semangka inul. Tumbuhan mendikai ini cocok untuk dibudidayakan pada lahan tanam berketinggian 0 – 500 mdpl.

Tanah lahan tanam harus gembur, kandungan unsur hara tinggi, memiliki pH 5,5 – 7,5, serta dekat dengan air.

Selain itu, lahan tanam perlu tersinari cahaya matahari secara langsung selama ± 8 jam per hari.

Olah lahan tanam tersebut supaya tanah lebih gembur dan unsur hara tercampur secara merata. Lakukan proses penggemburan menggunakan cara dibajak atau dicangkul.

Bajak atau cangkul tanah membentuk alur tanah sedalam 20 – 30 cm. Selanjutnya, buat bedengan dari alur tersebut yang terdiri atas sepasang alur berjarak 2 meter.

Kemudian, berikan jarak antar setiap pasangan bedengan untuk drainase ± 30 cm.

Biarkan alur tersebut selama ± 3 hari agar tersinari cahaya matahari untuk membunuh jamur maupun bakteri dalam tanah.

Selanjutnya, bersihkan lahan tanam dari kotoran seperti sisa akar ataupun kerikil.

Selanjutnya, berikan pupuk dasar untuk lahan tanam. Dengan pengaplikasian pupuk dasar, maka suplai nutrisi bisa tetap terjaga.

Pupuk yang bagus untuk pemupukan dasar bisa menggunakan pupuk organik maupun anorganik.

Kemudian, cek pH tanah. Bila pH tanah kurang dari 5,5, maka sifat tanah lebih cenderung asam. Untuk menetralkannya, berikan dolomit atau kapur pertanian.

Selanjutnya, bentuk bedengan pada lahan tanam. Bedengan dibuat miring ke atas agar air tak meluap saat proses pengairan.

Agar gulma tak tumbuh, tutupi bedengan menggunakan plastik mulsa perak pada permukaan bedengan.

Pembibitan

Pertama, rendam benih pada air bersih sampai 1 malam. Selanjutnya, buntal benih menggunakan kain basah hingga kecambah muncul (± 12 jam).

Untuk media semai, Anda bisa menggunakan tray semai supaya lebih praktis.

Masukkan benih ke dalam tray semai, lalu tutupi dengan tanah secukupnya. Dalam waktu 2 hari, bibit akan mulai tumbuh.

Selama waktu itu, jangan biarkan bibit terkena paparan sinar matahari secara langsung. Setelah bibit berumur 5 – 7 hari, bibit sudah siap pindah tanam ke bedengan.

Penanaman

Sebelum mulai pemindahan bibit, lubangi bedengan terlebih dahulu. Lubangi plastik mulsa bedengan menggunakan kayu / alat pelubang mulsa sedalam 10 cm dan jarak 15 cm.

Larutkan fungisida, NPK, serta insektisida dalam air. Kemudian, aplikasikan ke setiap lubang tanam secara merata.

Proses pemindahan bibit direkomendasikan pada saat sore hari. Sesudah memindahkan bibit ke bedengan lahan tanam, jangan lupa untuk menyiraminya.

Perawatan

Proses perawatan atau pemeliharaan berguna untuk menjaga keberlangsungan hidup tumbuhan. Untuk itu, proses perawatan atau pemeliharaan harus dilakukan secara benar.

Beberapa contoh proses perawatan atau pemeliharaan dalam budidaya semangka inul yaitu :

1. Penyulaman bibit

Jika terdapat bibit yang mati maupun tumbuh secara tak sempurna, segera lakukan proses penyulaman bibit.

Penyulaman bibit bisa Anda lakukan setelah 5 hari setelah pindah tanam.

2. Penyiraman

Proses penyiraman atau pengairan berperan penting dalam memenuhi kebutuhan air. Lakukan proses penyiraman secara teratur sebanyak 2 kali, yakni ketika pagi serta sore hari.

3. Penyiangan Gulma

Lakukan proses penyiangan gulma secara rutin. Gulma bisa mengambil nutrisi tanaman. Selain itu, gulma juga menjadi sarang hama maupun penyakit.

Baca Juga : Jual Kol Grand 22 Harga Terjangkau Bagi Konsumen

Karena itu, jika terdapat gulma segera lakukan penyiangan.

4. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan bisa Anda lakukan saat tanaman berumur 7 hari setelah tanam. Proses pemupukan susulan selanjutnya bisa Anda lakukan dengan interval 7 hari.

Aplikasikan pupuk NPK yang dilarutkan bersama air. Dosis pupuk NPK segelas dan air sebanyak 35 – 40 liter.

Pada aplikasi pemupukan selanjutnya, tambahkan pupuk NPK menjadi sebanyak 2 – 3 gelas dengan interval 10 – 14 hari.

Pengendalian Hama Penyakit

Serangan hama serta penyakit tentu menimbulkan banyak kerugian untuk petani. Jika serangan hama serta penyakit terus terjadi, maka petani akan semakin merugi.

Untuk itulah, mengetahui hama serta penyakit yang bisa menyerang semangka inul pun sangat penting.

Dengan begitu, upaya pencegahan serta pengendalian secara tepat bisa Anda lakukan.

Beberapa contoh hama serta penyakit yang bisa mengganggu budidaya semangka inul yaitu :

1. Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh infeksi jamur Fusarium oxysporum. Cendawan Fusarium oxysporum sangat mudah menyerang terutama ketika musim penghujan.

Penyakit layu fusarium datang secara tiba – tiba serta membuat sebagian tanaman menjadi mati. Akibatnya, petani pun menderita kerugian dalam jumlah cukup besar.

Tingginya tingkat kelembaban, pH tanah rendah, serta genangan air hujan pada lahan tanam akan semakin mendukung cendawan Fusarium berkembang.

Infeksi penyakit layu fusarium biasanya terjadi pada leher batang bagian bawah tanaman yang bersinggungan secara langsung ke tanah.

Bagian yang terinfeksi tersebut mengalami pembusukan dan berwarna coklat. Infeksi terus merambat ke bagian akar sehingga menyebabkan terjadinya busuk basah.

Jika tingkat kelembaban tanah tinggi, bagian leher batang mengalami perubahan warna menjadi keabu – abuan.

Serangan penyakit layu fusarium juga bisa merembet ke bagian ranting tanaman. Pada akhirnya, terjadi layu daun tanaman yang bisa mengakibatkan kematian tanaman.

Serangan ini biasanya terjadi pada tanaman muda maupun tanaman dewasa.

Gejala penyakit layu fusarium yaitu tanaman terlihat layu saat siang hari, namun kembali segar saat pagi serta sore hari.

2. Thrips

Thrips (Thrips tabaci) merupakan serangga langsing dengan panjang 1 – 2 mm dengan tubuh datar hitam.

Serangga thrips muda kebanyakan memiliki warna cenderung kekuningan, kemerahan, ataupun keputihan.

Thrips mempunyai 2 pasang sayap berukuran kecil dan terdapat rambut berumbai pada bagian tepi.

Bagian mulutnya memiliki fungsi untuk menusuk serta menghisap daun, bunga, kuncup, tunas, serta buah muda.

Thrips dewasa memiliki tubuh berukuran ± 1 mm dengan warna coklat, hitam, atau kuning pucat. Warna trips umumnya lebih gelap jika suhu suatu lingkungan lebih rendah.

Thrips jantan tak mempunyai sayap, sementara thrips betina memiliki 2 pasang sayap halus dan berumbai.

Hama thrips berkembang biak melalui proses partenogenesis. Artinya, thrips menghasilkan telur tanpa melalui proses kawin.

Telur dari thrips betina bisa mencapai 80 – 120 butir dalam sekali bertelur. Bentuk telurnya oval dan diletakkan secara terpisah – pisah pada permukaan tanaman.

Atau bisa juga ditusukkan ke dalam jaringan tanaman dengan alat peletak telur.

Nimfa mempunyai warna kekuning – kuningan atau keputih – putihan, tak mampu terbang namun hanya bisa meloncat saja.

Media angin akan semakin membuat penyebaran dari satu tanaman ke tanaman lainnya berlangsung sangat cepat. Pupa akan terbentuk sesudah melewati beberapa instar nimfa.

Baca Juga : Cabe Dewata 76 F1 Varietas Cabai Unggul Dari Panah Merah

Bagian daun ataupun di dalam tanah sekitar tanaman menjadi tempat yang banyak terdapat pupa. Sesudah mencapai fase imago, imago mampu hidup hingga selama 20 hari.

Penularan thrips dewasa biasanya terjadi ketika malam hari, lalu menetap serta berkembang biak.

Tanda – tanda serangan hama thrips berawal dengan tanaman terlihat layu kekurangan air, utamanya ketika malam hari.

Lama – kelamaan, daun tanaman akan berkerut lalu pada akhirnya akan kering.

3. Layu Bakteri

Penyakit layu bakteri disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Bakteri Ralstonia solanacearum dulunya bernama Pseudomonas solanacearum.

Bakteri ini merupakan bakteri tular tanah yang banyak menyebabkan kerusakan pada tanaman budidaya.

Sisa – sisa tanaman serta inang alternatif menjadi tempat bertahan hidup patogen bakteri ini.

Lingkungan bersuhu 30 – 35° C serta berkelembaban tinggi akan sangat mendukung perkembangbiakan bakteri Ralstonia.

Patogen ini menyebar melalui tanah dan mampu bertahan hidup dalam waktu cukup lama.

Gejala awal dari penyakit layu bakteri yaitu daun tanaman mengalami layu. Ketika cuaca panas, daun – daun muda akan mengalami layu sampai keujung percabangan.

Saat cuaca sedang dingin, maka daun akan terlihat segar kembali normal ketika malam hari.

Beberapa daun muda menjadi layu dan daun tua bagian bawah menjadi kuning.

Jika bagian tanaman yang terinfeksi (batang, cabang, serta tangkai daun) dibelah, akan terlihat pembuluh berwarna coklat.

Pada fase lanjut, bila batang dipotong akan mengeluarkan lendir berwarna bakteri dengan warna putih susu.

Sejak proses pindah tanam, bakteri Ralstonia telah mampu menginfeksi melalui bagian akar.

Luka pada tanaman akibat serangan nematoda, siput, ataupun hama lain juga bisa menjadi jalan masuk bakteri untuk menginfeksi.

Semangka Inul Wongbarry Varietas Unggul Hasil Terbaik

Untuk melakukan budidaya semangka inul, Anda tentu membutuhkan benih berkualitas terbaik.

Benih tembikai inul kualitas terbaik pun kini mudah sekali untuk didapatkan. Harganya pun bervariasi, berkisar antara puluhan ribu sampai ratusan ribu.

Salah satu benih tembikai inul kualitas terbaik di pasaran sekarang adalah Wongbarry F1.

Wongbarry F1 adalah benih semangka inul kuning hibrida kualitas terbaik hasil produksi dari PT Wong Sae Seed.

Benih Wongbarry Wong Sae Seed mempunyai banyak karakteristik serta keunggulan, sehingga cocok untuk konsumen gunakan.

Contoh karakteristik serta keunggulan varietas benih semangka inul Wongbarry F1 yaitu :

Varietas semangka inul Wongbarry memiliki vigor kokoh dengan ukuran cabang seragam dan sama besar

Tembikai inul Wongbarry F1 cocok dibudidayakan pada daerah dataran rendah

Mendikai inul Wongbarry F1 tahan terhadap penyakit layu fusarium serta bakteri dan toleran kekurangan kalsium

Proses pembentukan buah Wongbarry F1 tetap mudah meskipun kondisi cuaca sedang buruk

Bentuk buah Wongbarry yaitu lonjong, berdaging kuning dengan warna kulit hijau gelap garis hijau

Berat buah tembikai inul Wongbarry 4 sampai 5 kg

Tingkat kadar gula semangka inul Wongbarry cukup tinggi (± 13 %), sehingga rasanya terjamin manis

Buah mendikai inul Wongbarry tahan simpan dan pengangkutan jarak jauh, sehingga lebih tahan lama

Proses pemanenan buah semangka inul Wongbarry sudah bisa dilakukan ketika berumur 70 – 75 hari sesudah tanam

Potensi hasil panen tembikai inul Wongbarry mencapai ± 35 ton per ha

Hasil panen buah mendikai inul Wongbarry mudah terjual ke pedagang maupun juragan tembikai pasar induk

Baca Juga : Agrept 20 WP Bakterisida Andalan Petani Atasi Penyakit Tumbuhan

Jual Benih Semangka Inul Wongbarry Harga Murah

Bila memang Anda tertarik membudidayakan semangka inul kuning, maka menggunakan benih mendikai inul Wongbarry bisa jadi solusi tepat.

Kualitas benih mendikai inul kuning Wongbarry telah teruji, sehingga sangat sesuai untuk Anda budidayakan.

Pertanian Indonesia jual benih semangka inul Wongbarry original dari Wong Sae Seed. Benih tembikai inul Wongbarry tersedia dalam kemasan sachet netto 20 gram.

Kualitas terjamin unggul dan hasilnya tergolong menjanjikan. Jaminan harga murah dan siap kirim ke alamat Anda.

Toko online Pertanian Indonesia juga jual aneka ragam sarana prasarani bercocok tanam lengkap untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Kami juga menyediakan produk seperti zpt, pupuk, benih, pestisida, alat pertanian dan spare part, dan lain – lain.

Pesanan produk pertanian tersebut akan segera kami proses lalu kirimkan kepada konsumen.

Dengan memanfaatkan jasa mitra pengiriman terpercaya, maka pesanan benih semangka inul Wongbarry pasti sampai ke alamat konsumen.

Mitra pengiriman Pertanian Indonesia contohnya yaitu JNT, JNE, dan Pos Indonesia.

Reputasinya yang terpercaya menjadikan kualitas mitra pengiriman kami tak perlu untuk Anda ragukan.

So, tunggu apalagi sekarang ? Beli dan buktikan sendiri kualitas benih semangka inul Wongbarry F1 dari Pertanian Indonesia !!

Nah, itulah dia artikel tentang benih Wongbarry F1 ini kami sampaikan kepada Anda semua.

Semoga saja artikel terbaru dari Pertanian Indonesia ini bisa berdampak positif untuk semua pembaca.

Bila masih ada hal – hal kurang jelas dari artikel berjudul Semangka Inul Wongbarry Terbaru Untuk Usaha Agribisnis ini, hubungi segera Pertanian Indonesia melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sukses terus dan sampai berjumpa lagi dalam artikel – artikel lainnya.