Tanaman Blewah Buah Besar Baik Untuk Tubuh

Tanaman Blewah Buah Besar Baik Untuk Tubuh081252271859 WA/SMS Pertanian IndonesiaPertanian Indonesia adalah toko pertanian online terpercaya yang menyediakan berbagai kebutuhan pertanian lengkap harga murah.

Toko Pertanian Indonesia jual produk tani kualitas terbaik. Produk – produk pertanian yang Pertanian Indonesia jual diantaranya yaitu pupuk, pestisida, benih tanaman, alat pertanian dan spare part, zpt, dll.

Tanaman blewah sangat baik dikonsumsi untuk tubuh. Selain memiliki buah berukuran besar, tanaman ini mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk menjaga kesehatan tubuh sehingga terhindar dari banyak penyakit.

Tanaman Blewah

Tanaman blewah atau garbis merupakan tanaman menjalar yang berasal dari keluarga Cucurbitaceae. Buahnya biasanya dimanfaatkan sebagai minuman yang memiliki rasa segar.

Berdasarkan sejarah, diperkirakan buah blewah berasal dari Asia Tenggara. Tanaman ini berbentuk semak dan tumbuh dengan cara merambat dengan panjang sekitar ± 5 – 10 meter dengan perakaran serabut dan bermata tunas banyak. Sementara untuk bagian batang berbentuk bulat bertekstur lentur dan terdapat bulu halus.

Buah blewah dari Asia Tenggara daging buahnya tebal, baunya wangi dan memiliki rasa yang manis. Daging buahnya cocok dijadikan sebagai pelengkap es buah maupun sebagai minuman penyegar saat berbuka puasa.

Selain sering juga disebut dengan garbis, blewah juga memiliki nama lain seperti semangka Belanda. Padahal, buah ini tidak memiliki kemiripan sama sekali dengan semangka. Sangat unik sekali, bukan ??

Baca Juga : Kacang Buncis Banyak Manfaat Untuk Budidaya

Manfaat Buah Blewah

Buah garbis memiliki banyak nutrisi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Rasanya yang unik dan menyegarkan tentu makin sangat diminati oleh banyak orang. Beberapa manfaat mengkonsumsi buah blewah bagi kesehatan yaitu :

·         Menurunkan resiko terserang penyakit batu ginjal

Menurut sebuah penelitian, mengkonsumsi buah garbis mampu menurunkan resiko terserang penyakit batu ginjal.

·         Mengatasi insomnia

Garbis memiliki sifat sedatif yang sangat bermanfaat bagi penderita insomnia. Sifat sedatif ini mampu  membuat tubuh menjadi pulas setelah mengkonsumsi buah ini.

·         Menjaga kesehatan kulit dan mata

Buah garbis kaya dengan kandungan nutrisi vitamin A. Kandungan nutrisi berupa vitamin A didalam buah garbis mampu menjaga kesehatan mata dan kulit, sehingga terhindar dari resiko gangguan penyakit mata dan kulit.

·         Mencegah dehidrasi

Garbis mengandung kandungan air dalam jumlah tinggi. Kandungan air ini mampu mencukupi kebutuhan air tubuh, sehingga mencegah terjadinya dehidrasi.

·         Menurunkan tekanan darah

Kandungan kalium dalam blewah sangat bermanfaat bagi tubuh. Kalium mampu menurunkan tekanan  darah, sehingga penderita tekanan darah tinggi sangat cocok mengkonsumsi buah ini.

·         Menjaga kesehatan janin

Blewah kaya dengan kandungan folat. Folat cocok dikonsumsi oleh ibu hamil, sehingga kesehatan janin tetap terjaga.

·         Menjaga kesehatan tulang

Garbis mengandung nutrisi berupa vitamin C. Vitamin C ini mampu meningkatkan meningkatkan kekuatan tulang, sehingga menurunkan resiko terserang penyakit osteoporosis.

·         Menjaga kesehatan ginjal

Kandungan air dan vitamin C dalam buah garbis mampu membantu mengelola kesehatan dan fungsi ginjal Anda. Dengan begitu, maka ginjal akan semakin mudah dalam mengeluarkan racun serta batu ginjal.

·         Menurunkan berat badan

Buah garbis mengandung banyak antioksidan, bebas kolesterol, serta rendah lemak sehingga cocok dikonsumsi untuk menurunkan berat badan tubuh.

Baca Juga : Menanam Semangka Jadi Usaha Menguntungkan Pada Masa Pandemi

Menanam Blewah Hasil Panen Tinggi

Menanam blewah dengan hasil panen tinggi ? Kenapa tidak ?? Pertanian Indonesia akan memberikan kiat – kiat cara budidaya blewah dengan hasil panen tinggi. Namun, ada beberapa syarat tumbuh yang harus terpenuhi dahulu sebelum melakukan budidaya blewah.

Syarat tumbuh dalam budidaya blewah yang harus dipenuhi terlebih dahulu contohnya yaitu :

1.   Ketersediaan unsur hara

Tanaman blewah bisa ditanam pada berbagai tempat, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Namun, yang menjadi catatan yaitu asalkan lahan tanamnya memiliki ketersedian unsur hara yang baik.

2.   Pemilihan lahan  tanam

Secara umum, tanaman blewah bisa ditanam pada lahan tanam di daerah dataran rendah sampai dataran tinggi. Hal itu karena tanaman ini memiliki tingkat adaptasi sangat baik terhadap cuaca dan lingkungan.

Selain itu, tingkat keasaman tanah juga ikut berpengaruh. Tingkat keasaman tanah paling sesuai untuk budidaya blewah yaitu sekitar 6,0 – 7,0.

3.   Sinar matahari

Tanaman blewah membutuhkan sinar matahari cukup sepanjang hari. Lahan tanam yang tidak mendapatkan sinar matahari cukup akan membuat pertumbuhan tanaman blewah menjadi tidak optimal.

Setelah syarat tumbuh blewah telah terpenuhi, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan budidaya tanaman blewah secara baik dan benar. Dengan melakukan budidaya blewah secara baik dan benar maka tanaman blewah akan menghasilkan hasil panen dengan kualitas tinggi dan terbaik.

Tahapan budidaya blewah secara baik dan benar yaitu :

·         Pengolahan Lahan Tanam

Tahap pertama, olah lahan tanam terlebih dahulu. Pengolahan lahan tanam akan membuat tanaman tumbuh dengan baik meskipun struktur tanah keras atau padat.

Pertama, bersihkan lahan tanam dahulu dari gulma, sisa – sisa tanaman sebelumnya dan kerikil. Setelah itu, cangkul atau bajak tanah sampai tanah menjadi gembur. Gulma yang telah dibersihkan bisa dimanfaatkan kembali sebagai pupuk kompos.

Buat bedengan pada lahan tanam. Bentuk dengan ukuran tinggi sekitar ± 60 – 80 cm serta lebar 40 cm. Berikan juga jarak antar bedengan sekitar ± 2 – 3 meter sebagai tempat menjalar batang garbis.

Bila pembuatan bedengan telah selesai, berikan pupuk dasar pada bedengan. Namun, sebelum itu berikan dolomit pada bedengan jika tingkat keasaman tanah masih belum sesuai. Selanjutnya, berikan pupuk dasar pada bedengan berupa pupuk kompos/kandang, KCL, SP 36, TSP, ZA, dan NPK.

Biarkan bedengan terkena air hujan, lalu berikan pupuk NPK dengan dosis sebanyak ± 250 gram untuk setiap lubang tanam dan pupuk kandang dengan dosis sebanyak ± 1 kg untuk setiap lubang tanam.

Tutupi bedengan dengan mulsa plastik secara menyeluruh untuk mencegah pertumbuhan gulma serta mengoptimalkan pertumbuhan tanaman blewah.

Kemudian buat lubang tanam pada bedengan dengan kedalaman ± 5 cm. Berikan juga jarak antar lubang tanam sekitar ± 60 – 70 cm.

Setelah pembuatan lubang tanam selesai, maka proses penanaman bibit siap untuk dilakukan. Pemindahan bibit ke lahan tanam bisa dilakukan setelah 10 – 15 hari setelah pemberian pupuk dasar.

·         Penyemaian Bibit

Rendam benih blewah terlebih dahulu pada air bersih dengan suhu kamar 20 - 26° C selama 12 jam. Buang benih yang mengapung. Benih garbis yang mengapung memiliki kualitas kurang baik sehingga jika ditanam tidak akan sempurna.

Setelah itu ambil benih yang tersisa dan saring serta cuci dengan menggunakan air bersih. Kemudian tiriskan di tempat terbuka dengan udara terbuka sampai kondisinya menjadi kering.

Siapkan tray semai sebagai wadah semai benih, lalu buat lubang pada bagian bawah tray semai sebagai tempat sirkulasi air.

Isi tray semai dengan media semai berupa campuran pupuk kompos, pasir, dan tanah (menggunakan perbandingan 1 : 1 : 1) sebanyak ¾ bagian tray semai sehari sebelum melakukan penyemaian benih.

Masukkan benih ke dalam media semai sedalam 1 – 1,2 cm, lalu semprotkan dengan air menggunakan spray.

Tutupi tray semai dengan plastik bening dan lubangi  sebanyak 4 – 8 lubang. Letakkan tray semai di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung. Bila media semai terlihat kering, buka tray semai lalu semprotkan dengan spray. Tutup kembali setelah selesai.

Saat mulai muncul kecambah, buka tutup plastik media semai. Selalu jaga kondisi media semai agar tidak kering dan terlalu basah. Setelah kecambah telah memiliki 4 – 7 helai daun, bibit / kecambah sudah siap dipindahkan ke lahan tanam.

Baca Juga : Jual Kangkung Super Produk Ta Fung Seed Harga Murah

·         Penanaman

Bibit yang sudah memiliki 4 – 7 helai daun segera dimasukkan ke dalam lubang tanam. Masukkan secara hati – hati, lalu tutupi dengan tanah sekitar.

Sirami dengan air secukupnya untuk menjaga tingkat kelembaban tanaman. Lakukan penanaman pada sore hari untuk menghindari terik sinar matahari.

·         Pemeliharaan

Lakukan proses pemeliharaan secara cermat agar blewah tumbuh secara sempurna. Tahapan – tahapan dalam proses pemeliharaan yaitu :

1.   Penyiraman

Berikan proses penyiraman setiap hari secara rutin setiap hari. Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari.

2.   Penyulaman

Jika terdapat bibit yang tidak tumbuh secara sempurna, segera lakukan penyulaman bibit. Lakukan penyulaman bibit sampai bibit berumur sekitar ± 21 hst.

3.   Penyiangan gulma

Siangi gulma secara rutin agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman blewah. Selain itu, garbis juga lebih mudah menyerap nutrisi karena tidak mengalami persaingan dengan gulma.

4.   Pemupukan Susulan

Berikan pupuk susulan pada garbis. Pemberian pupuk susulan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara dan menghasilkan hasil panen dalam jumlah tinggi.

Aplikasi pupuk susulan caranya yaitu dengan dikocor atau ditaburkan pada tanaman. Gunakan pupuk KCL, NPK, TCP, SP 36, dan ZA.

Berikan pupuk susulan dengan dosis rendah dengan cara dikocorkan pada tanaman saat sudah berumur sekitar ± 15 hst.

·         Pengendalian Hama Dan Penyakit

Kerusakan akibat serangan hama dan penyakit selalu mengakibatkan kerugian pada petani. Karena itu, melakukan pengendalian hama dan penyakit merupakan cara tepat untuk mengatasi hal tersebut.

Dalam melakukan budidaya tanaman blewah, terdapat beberapa hama dan penyakit yang bisa menjadi ancaman serius jika tidak segera ditangani. Beberapa hama dan penyakit dalam budidaya tanaman blewah contohnya yaitu :

1.   Ulat grayak

Ulat grayak (Spodoptera frugiperda) memiliki tubuh berwarna coklat muda sampai hijau mendekati hitam dengan garis memanjang di sepanjang sisi dan kekuningan pada bagian punggung.

Ngengatnya memiliki sayap depan berwarna coklat berbintik dan sayap belakang berwarna putih transparan. Sayap depannya memiliki titik berwarna berwarna keputihan pada bagian ujung paling atas.

Gejala serangan hama ulat grayak pada tanaman yaitu terdapat pola lubang kecil dan bagian tepi yang kasar pada daun, jaringan daun mengalami kerusakan pada satu sisi, dan tunas menjadi rusak.

Cara pengendalian serangan hama ulat grayak yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, memanfaatkan predator alami ulat grayak, memasang perangkap cahaya atau feromon, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

2.   Penyakit rebah kecambah

Penyebab penyakit rebah kecambah yaitu infeksi cendawan Phytium spp. Penyakit rebah kecambah menjadi salah satu penyakit yang berbahaya bagi perkembangan dan pertumbuhan tanaman.

Selain menyebabkan kerusakan pada tanaman blewah, penyakit rebah kecambah juga mampu menyebabkan kerusakan pada tumbuhan lain seperti buncis, kubis, kembang kol, mentimun, jahe, jagung, mangga, melon, bawang, pepaya, dll.

Jamur Phytium spp. mampu bertahan hidup selama beberapa tahun pada sisa – sisa tanaman atau permukaan tanah. Cendawan ini tumbuh dengan subur pada daerah dengan kondisi lembab dengan jarak tanaman yang cukup dekat / padat.

Penyebaran sporanya bisa melalui berbagai macam media seperti peralatan kerja yang telah terkontaminasi lumpur pada sepatu atau pakaian kerja.

Gejala serangan penyakit rebah kecambah pada blewah yaitu benih menjadi busuk, pangkal batang membusuk, bibit terlihat kuning dan mulai layu, serta muncul jamur berwarna abu – abu atau putih pada tanaman mati atau permukaan tanah.

Cara  mengendalikan penyakit rebah kecambah yaitu membuang dan memusnahkan tanaman yang terinfeksi, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta  melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

3.   Ulat tanah

Ulat tanah (Agrotis ipsilon) biasanya bersembunyi dalam tanah dan dibalik mulsa, sehingga kerusakan pada tanaman inangnya biasanya terjadi pada bagian akar serta pangkal batang tanaman.

Ketika siang hari, mereka bersembunyi dalam mulsa dan tanah, lalu akan mulai aktif pada malam hari untuk menyerang tanaman.

Gejala serangan hama ulat tanah pada tanaman contohnya yaitu terdapat lubang kecil tak beraturan pada daun, batang menjadi terpotong, serta pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan lama – lama menjadi mati.

Untuk mengendalikan serangan hama ulat tanah, caranya yaitu melakukan penyiangan gulma, mengambil dan memusnahkan ulat tanah secara langsung, memanfaatkan predator alami ulat tanah, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

·         Proses Pemanenan

Secara umum blewah atau garbis bisa dipanen setelah tanaman berumur 50 hari setelah tanam. Jika Anda melakukan perawatan / pemeliharaan secara tepat, maka dalam sekali tanam Anda bisa memanen sebanyak 2 kali.

Potensi hasil panennya bervariasi, tergantung dengan varietas benih yang Anda tanam. Untuk cara memanennya yaitu dengan cara memotong buah blewah pada bagian tangkai buah.

Setelah selesai panen, buah siap dijual ke berbagai pasar tradisional, modern, dll baik dalam kota ataupun luar kota.

Baca Juga : Jual Kacang Panjang Kanton Tavi F1 Termurah Pertanian Indonesia

Demikian artikel berjudul Tanaman Blewah Buah Besar Baik Untuk Tubuh ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Segera hubungi toko pertanian melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Produk – produk Pertanian Indonesia siap meluncur ke alamat tujuan. Dengan bekerja sama dengan perusahaan jasa pengiriman seperti JNE dan Pos Indonesia, Pertanian Indonesia siap kirim pesanan produk sampai ke alamat tujuan.

Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan dampak positif untuk Anda. Sampai bertemu pada artikel lainnya. Terima kasih dan salam sukses selalu.