Topshot Herbisida Cara Ampuh Basmi Gulma

Topshot Herbisida Cara Ampuh Basmi Gulma. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia jual beraneka macam sarana serta prasarana pertanian terbaik dengan harga terjangkau.

Toko tani Pertanian Indonesia memiliki lokasi fisik yang bertempat di Kota Kediri, Provinsi Jawa Timur. Kami menjual berbagai kebutuhan bercocok tanam, contohnya adalah benih.

Kami juga menyediakan alat pertanian & spare part, pestisida, pupuk, dan lainnya. Kami pun juga memberi layanan konsultasi seputar pertanian untuk konsumen.

Pertanian Indonesia siap mengirimkan pesanan konsumen ke semua wilayah di Indonesia. Kami bekerja sama dengan berbagai perusahaan jasa pengiriman terbaik untuk memastikan pesanan konsumen sampai hingga ke alamat tujuan.

Topshot herbisida telah lama dikenal petani Indonesia sebagai produk pestisida ampuh untuk mengatasi perkembangan gulma. Pemakaian Topshot sebagai racun rumput ampuh dalam meminimalisir kerusakan pada tanaman budidaya karena gangguan dari gulma.

Beli segera herbisida Topshot harga terjangkau hanya di toko online Pertanian Indonesia.

Gulma merupakan salah satu ancaman nyata untuk petani dalam menjalankan budidaya tanaman.

Gangguan gulma dapat mengakibatkan kerusakan pada tanaman, entah dalam skala kecil maupun besar.

Untuk mengatasinya, petani umumnya mengendalikan perkembangan gulma dengan cara melakukan penyiangan gulma.

Tetapi, walaupun begitu cara ini dinilai tak terlalu efektif terutama pada daerah – daerah dengan tenaga kerja terbatas.

Kerusakan karena gulma beragam, tergantung dengan jenis gulma, iklim, dan juga jenis tanaman.

Di negara – negara berkembang, kerusakan karena rumput liar dalam jumlah besar bisa menyebabkan ketersediaan pangan dunia.

Jika tak segera dikendalikan, serangan gulma akan menjadi tidak terkendali dan mengakibatkan kerusakan cukup besar.

Kerusakan – kerusakan karena gulma contohnya seperti :

  1. Menghasilkan senyawa bernama Allelopathy, yakni semacam senyawa kimia yang dihasilkan oleh rerumputan liar. Senyawa ini tergolong beracun,, sehingga pertumbuhan tanaman lainnya menjadi rusak.
  2. Pekerjaan petani menjadi terhambat, seperti dengan adanya duri – duri pada Amaranthus spinosus dan Mimosa spinosa.
  3. Menjadi perantara dan juga sumber penyakit untuk tanaman.
  4. Mengakibatkan gangguan kesehatan pada manusia.
  5. Mengakibatkan persaingan dengan tanaman budidaya dalam memperoleh nutrisi, sehingga tanaman budidaya kesulitan memperoleh air, unsur hara dalam tanah, dan kemampuan berproduksinya menjadi berkurang.
  6. Biaya pengeluaran yang petani keluarkan menjadi semakin membesar.
  7. Tingkat efisiensi sistem irigasi menjadi jauh berkurang, sehingga menyebabkan sebagian aliran air menjadi terbuang secara percuma.

Teknik Pengendalian Gulma Di Indonesia

Cara ini merupakan usaha yang dilakukan untuk menekan laju pertumbuhan gulma dan memusnahkannya pada tanaman budidaya.

Untuk dapat mengendalikannya, perlu dilakukan secara tepat waktu supaya lebih menghemat waktu, biaya, dan tenaga.

Periode waktu yang tepat untuk mengendalikan gulma yakni pada waktu periode kritis tanaman, yakni pada saat tanaman sangat peka terhadap lingkungan.

Periode ini umumnya terjadi pada usia seperempat, sepertiga, dan setengah dari usia tanaman.

Beberapa teknik pengendalian gulma yakni seperti :

  • Pencegahan (preventif)

Contoh tindakan dari pencegahan atau preventif ini yakni dengan cara membersihkan bibit tanaman dari kontaminasi biji gulma dan mencegah pemakaian pupuk kandang matang.

  • Pengendalian secara biologis

Contoh tindakan pengendalian secara biologis yakni dengan memanfaatkan organisme lainnya, contohnya fungi, bakteri, dan insekta.

  • Pengendalian secara fisik

Contoh tindakan pengendalian secara fisik diantaranya yakni dengan pengolahan tanah, penggenangan, pembabatan, pembakaran, dan juga memanfaatkan mulsa.

  • Pengendalian secara kimiawi

Contoh dari tindakan pengendalian secara kimiawi ialah dengan memanfaatkan herbisida.

Cara ini tergolong ke dalam salah satu cara yang menjadi andalan petani Indonesia dalam mengendalikan serangan gulma.

Hal itu bisa tercermin dengan beredarnya berbagai produk pestisida unggul di pasaran Indonesia.

Baca Juga : Cabe Merah Besar Warrior Produk Baru Bisi Kualitas Terjamin

Herbisida Sebagai Cara Ampuh Dalam Membasmi Gulma

herbisida,rumput liar,gulma,tanaman liar,pertanian indonesia

Herbisida Sebagai Cara Ampuh Dalam Membasmi Gulma

Seperti uang sudah diketahui sebelumnya, pemakaian herbisida untuk mengendalikan gulma tergolong banyak dilakukan oleh petani Indonesia.

Oleh karena itu, salah satu cara yang direkomendasikan ialah dengan melakukan pengaplikasian herbisida pada tanaman, tetapi perlu sesuai dengan dosis anjuran.

Herbisida merupakan bahan – bahan / zat kimia yang dipakai untuk mengendalikan serangan gulma, contohnya semak, alang – alang, dan lainnya.

Herbisida / racun rumput diaplikasikan sesuai dengan tingkat pertumbuhan gulma dan tanaman budidaya.

Pemakaian herbisida ini dapat mempengaruhi berbagai proses – proses pada tanaman untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

Selain itu, herbisida juga bersifat racun terhadap gulma atau tumbuhan pengganggu.

Herbisida telah mulai dikembangkan pada tahun 1940 – an.

Pada era sebelumnya, asam sulfat dan garam dapur sudah lama digunakan untuk mematikan tanaman, sehingga dapat tergolong pula sebagai herbisida.

Berikutnya, perkembangan pestisida belum terlalu pesat hingga masa perang dunia II.

Di tahun 1945, muncul herbisida 2,4 D yang dikembangkan oleh tim dari Inggris yang menginginkan supaya produksi pangan menjadi meningkat.

Penemuan 2,4 D ini memberikan konsep jelas tentang herbisida, yakni sistemik, selektif, dan efektif dalam jumlah sedikit.

Penemuan ini membuat petani dari Amerika dan Eropa karena di waktu tersebut bertepatan dengan berkembangnya metode mekanisasi pertanian.

Di tahun 1970, pemakaian herbisida semakin meluas serta membuat semakin banyak jenis formulasi yang digunakan.

Selain itu, kuantitas dan juga areal yang disemprot juga akan semakin meningkat.

Jenis herbisida yang banyak dipergunakan yakni diuron, paraquat, 2,4 D, dan juga amitrol.

Berdasarkan pendapat Soerjaniet al. (1977), pemakaian herbisida di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kurangnya tenaga kerja di banyak tempat, terlebih pada daerah perkebunan yang diakibatkan oleh penyerapan tenaga kerja kecil.

Menurut waktu aplikasinya, herbisida terbagi menjadi 2 jenis, yakni herbisida pratumbuh dan pasca tumbuh.

Untuk tipe pertama, biasanya disebarkan pada lahan tanam sesudah diolah tetapi sebelum benih mulai ditebar.

Tipe ini juga umumnya bersifat non selektif, dengan artian membunuh seluruh tanaman yang sebelumnya sudah ada.

Untuk tipe kedua, biasanya diberikan sesudah bibit mengeluarkan daun pertamanya.

Umumnya tipe kedua ini bersifat selektif, dengan arti bahwa tak mengganggu tanaman utama.

Sementara untuk cara kerjanya, herbisida juga terbagi menjadi 2 tipe.

2 tipe tersebut yakni tipe herbisida sistemik dan kontak.

Tipe sistemik bekerja dengan cara mengganggu enzim dimana mempunyai peran dalam membentuk asam amino yang tumbuhan perlukan dan mudah menyerap ke semua bagian jaringan tanaman.

Untuk tipe kontak, tipe ini bekerja dengan cara mengganggu tanaman dalam proses fotosintesis, sehingga gulma akan mati secara langsung jika terkena pestisida ini.

Dengan sejarah panjang tersebut, sekarang Anda sudah tau mengenai peran penting herbisida dalam pemberantasan gulma.

Dampak Negatif Pengaplikasian Herbisida Secara Berlebihan

Walaupun penggunaan herbisida menguntungkan untuk petani, tetapi penggunaannya dalam jumlah berlebih akan memberikan dampak negatif, terutama untuk tanaman utama.

Beberapa contoh lain dari dampak negatif dari pengaplikasian herbisida dalam jumlah berlebih yakni :

  • Hama menjadi kebal

Penggunaan zat kimia ini dalam jumlah berlebih menyebabkan hama menjadi kebal.

Penyebabnya yaitu karena mereka bisa beradaptasi dengan polutan yang ada dan bisa bertahan lama dari perkiaraan.

  • Tingkat kesuburan tanah menjadi jauh berkurang

Kesuburan tanah dapat berkurang karena pemberian dosis pestisida yang berlebih.

Hal itu disebabkan oleh cacing tanah yang berguna untuk menggemburkan tanah menghindari daerah tanah yang diaplikasikan pestisida tersebut.

Akibat dari tanah yang kurang subur, maka bagian tanah tersebut akan diberikan pupuk.

Pengaplikasian pupuk tersebut dapat menyebabkan tanah menjadi asam dan menjadi bertambah tak subur.

  • Memicu kepunahan spesies organisme tertentu

Zat polutan berbahaya yang ditebarkan di tanah dapat mengakibatkan keracunan pestisida pada hewan seperti cacing yang berguna unruk menyuburkan tanah.

Sehingga, walaupun hewan – hewan tersebut mempunyai kekebalan mereka juga mempunyai batasan.

Jika tak segera dihentikan, maka hal tersebut dapat menyebabkan spesies hewan tertentu menjadi punah.

Baca Juga : Katalog Pupuk Paling Lengkap Kualitas Unggulan Di Indonesia

  • Jumlah hama menjadi meningkat dalam jumlah pesat

Penggunaan dengan dosis berlebih dapat meracuni fauna – fauna kecil yang menjadi makanan dari hewan – hewan predator seperti semut, cacing, dan lainnya.

Dengan matinya hewan makanan predator, hal itu mengakibatkan predator menjadi kehilangan sumber makanan serta menyebabkan kematian.

Tanpa hadirnya predator, maka jumlah hama akan bertambah besar dan mengakibatkan kerusakan pada tanaman menjadi lebih parah.

Selain itu, petani pun akan mengeluarkan biaya lebih banyak / besar untuk mengatasinya.

  • Mencemari lingkungan

Penggunaan dengan dosis berlebih kebanyakan tak mengenai sasaran secara tepat.

Oleh karena itu, zat – zat kimia yang masuk ke dalam tanah menjadi lebih banyak serta mengalir ke lingkungan lainnya.

Bagian – bagian tanah yang sudah tercemar pestisida dan herbisida akan semakin meluas dan merusak lahan – lahan lainnya.

Selain itu, zat – zat kimia tersebut bisa menuju ke daerah aliran sungai dan danau yang dibawa lewat media air hujan.

Topshot Herbisida Pestisida Ampuh Pengendali Gulma

topshot,topshot 60 od,pestisida,pestisida jenis herbisida,pertanian indonesia

Topshot Herbisida Pestisida Ampuh Pengendali Gulma

Seperti yang sudah disebutkan diatas, pemakaian herbisida adalah cara ampuh untuk mengendalikan serangan gulma.

Asalkan diberikan sesuai dengan dosis serta tak berlebihan, manfaatnya akan bisa sangat berdampak bagus untuk petani.

Nah, kali ini Pertanian Indonesia akan membahas tentang produk herbisida terbaik yakni Topshot 60 OD.

Apakah itu Topshot 60 OD ?

Topshot 60 OD ialah produk herbisida terbaik produksi dari PT Dow AgroSciences Indonesia (Dow Chemical).

Topshot herbisida termasuk ke dalam kategori herbisida sistemik purna tumbuh dengan bentuk formulasi berupa larutan dalam minyak berwarna putih pekat serta berbahan aktif butil sihalofop50 g/l serta penoksulam 10 g/l.

Racun rumput Topshot produk Dow AgroSciences ramah terhadap lingkungan sekitar, sehingga tidak heran bila banyak petani menggunakan Topshot dalam membasmi gulma.

Keunggulan dari pestisida jenis herbisida Topshot yakni seperti :

  1. Tak menyebabkan toxic, sehingga daun pada tanaman tetap berwarna hijau.
  2. Topshot bekerja secara sistemik, sehingga hanya dalam kurun waktu 3 hari saja hasil aplikasinya telah mulai terlihat serta memuaskan petani.

Contoh tanaman yang cocok diaplikasikan menggunakan Topshot yakni salah satunya ialah padi sawah.

Jenis tanaman padi sawah dan dosis aplikasinya yakni seperti :

  • Padi sawah tanam pindah (tapin)

Untuk mengendalikan serangan gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis.

Untuk mengatasinya, lakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi memakai pestisida Topshot dengan dosis sebesar ± 1 – 1,5 l/ha.

  • Padi sawah tabur benih langsung (tabela)

Untuk mengendalikan serangan gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis dan Echinochloa crus-galli, gulma berdaun lebar Ludwigia octovalvis, dan rumput teki Fimbristylis miliacea serta Cyperus iria.

Untuk mengatasinya, lakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi memakai pestisida Topshot dengan dosis sebesar ± 0,75 – 1,5 l/ha.

  • Padi sawah tanam pindah (tapin)

Untuk mengendalikan serangan gulma berdaun sempit Leptochloa chinensis dan Echinochloa crus-galli, gulma berdaun lebar Alternanthera philoxeroides, dan rumput teki Fimbristylis miliacea serta Cyperus iria.

Untuk mengatasinya, lakukan dengan cara penyemprotan volume tinggi memakai pestisida Topshot dengan dosis sebesar ± 0,75 – 1,5 l/ha.

Hal – Hal Penting Ketika Mengaplikasikan Topshot Pestisida

Selama mengaplikasikan Topshot, ada beberapa hal – hal penting yang perlu menjadi catatan selama menjalankan pengaplikasian pestisida Topshot.

Contoh beberapa hal – hal penting itu yakni seperti :

  1. Bacalah petunjuk pengaplikasian lebih dulu pada bagian kemasan Topshot 60 OD supaya hasil yang diperoleh tetap optimal.
  2. Topshot 60 OD tersedia dalam kemasan botol isi bersih 250 ml serta 500 ml dan bisa dibeli lewat Pertanian Indonesia.
  3. Topshot 60 OD herbisida yang Pertanian Indonesia jual terjamin asli produksi Dow Agro.
  4. Pertanian Indonesia siap mengirimkan Topshot harga terjangkau dengan jaminan pasti sampai hingga ke alamat konsumen.
  5. Topshot herbisida bisa menyebabkan keracunan lewat kulit, mata, serta saluran pernafasan. Oleh karena itu, simpanlah Topshot pada tempat yang jauh dari jangkauan anak – anak untuk menghindari dari hal – hal yang tak diinginkan.

Selain beberapa poin diatas, dalam mengaplikasikan Topshot herbisida perlu menerapkan prinsip 4T.

Prinsip 4T itu sangatlah penting untuk petani, sehingga perlu dilakukan oleh petani untuk lebih memudahkan pekerjaannya.

Prinsip – prinsip 4T diantaranya seperti :

  • Tepat Cara

Tepat cara, maksudnya adalah ketika menggunakan Topshot kondisi lahan tanam harus dalam kondisi basah.

Dengan sistem kerja secara sistemik, pengaplikasian Topshot herbisida bisa terlihat 3 hari sesudah aplikasi.

Rumput liar akan nampak menguning, kemudian sesudah 10 hari akan berubah warna menjadi hitam kecoklatan.

  • Tepat Dosis

Tepat dosis, maksudnya adalah pengaplikasian Topshot harus sesuai dengan dosis.

Anda harus menyesuaikan dosis terhadap tingkat kepadatan gulma.

Tambahkan dosis aplikasi Topshot menjadi lebih besar jika tingkat populasi gulma cukup besar.

  • Tepat Waktu

Tepat waktu, maksudnya adalah pengaplikasian Topshot harus tepat waktu aplikasi.

Lakukan pengaplikasian Topshot sudah mempunyai 3 hingga 5 helai daun.

  • Tepat Sasaran

Tepat sasaran, maksudnya adalah pengaplikasian Topshot harus tepat sasaran pengaplikasian.

Lakukan pengaplikasian Topshot sesuai dengan jenis gulma yang menyerang, sehingga menjadi lebih tepat sasaran.

Baca Juga : Insektisida Trips Paling Ampuh Rekomendasi Untuk Petani

Jual Topshot Herbisida Harga Terjamin Murah

jual,murah,terjangkau,toko pertanian terdekat,pertanian indonesia

Jual Topshot Herbisida Harga Terjamin Murah

Jika Anda sedang mencari produk herbisida Topshot 60 OD, maka Pertanian Indonesia merupakan jawaban tepat untuk Anda.

Pertanian Indonesia jual Topshot herbisida berkualitas unggulan.

Toko online Pertanian Indonesia juga menjual beraneka macam produk tani selain herbisida Topshot.

Selain itu, Pertanian Indonesia juga memiliki beraneka macam tips dan trik dalam mengoptimalkan pengaplikasian herbisida Topshot 60 OD.

Dengan begitu, maka petani bisa memperoleh hasil maksimal dari pengaplikasian pestisida jenis herbisida Topshot 60 OD.

Toko online Pertanian Indonesia jual pestisida Topshot kemasan botol netto 250 ml & 500 ml.

Harga produk ini pun terjamin murah dengan kualitas yang terjamin unggul.

Pertanian Indonesia siap mengirimkan pesanan herbisida Topshot sampai ke alamat tujuan dengan memanfaatkan jasa pengiriman bereputasi terpercaya.

Dengan memanfaatkan bantuan jasa mitra pengiriman bereputasi terpercaya, maka pastinya pesanan akan sampai hingga ke tangan konsumen.

Pos Indonesia, JNE, serta J&T adalah beberapa contoh mitra pengiriman yang menjadi andalan Pertanian Indonesia.

Reputasinya yang terpercaya menjadi jaminan bahwa pesanan Topshot herbisida pasti akan sampai ke tangan konsumen.

So, kini Anda menunggu apalagi ? Segera pesan herbisida Topshot 60 OD lalu rasakan sendiri kualitasnya !!

Nah, itulah dia artikel bertopik bahasan Topshot herbisida ini kami tulis dan sampaikan kepada Anda semua.

Semoga artikel kami kali ini bisa banyak bermanfaat untuk semua pembaca artikel ini.

Jika masih ada hal – hal kurang jelas tentang artikel berjudul Topshot Herbisida Cara Ampuh Basmi Gulma ini, segera hubungi Pertanian Indonesia lewat no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Semoga selalu sukses.