Sayur Sawi Putih Banyak Manfaat Cocok Untuk Petani

Sayur Sawi Putih Banyak Manfaat Cocok Untuk Petani081252271859 WA/SMS Pertanian IndonesiaPertanian Indonesia adalah toko online terpercaya yang jual dan menyediakan berbagai kebutuhan

Sayur sawi putih menjadi salah satu tanaman sayur yang memiliki banyak manfaat dan sangat cocok untuk usaha agribisnis petani. Kandungan nutrisi tinggi dan nilai jual juga tinggi bisa menjadi faktor dan peluang bisnis menjanjikan untuk petani.

Sawi Putih, Sejarah, dan Manfaatnya


Sawi putih merupakan tanaman sayur dari famili Cruciferae (kubis - kubisan) yang berasal dari Benua Asia, yakni TiongkokBudidayanya sendiri diperkirakan pertama kali dilakukan pada abad ke 15. Pada abad ke 19, tumbuhan ini mulai diperkenalkan ke Benua Amerika dan terus menyebar ke seluruh dunia.

Sayur sawi putih disebut juga dengan petsai. Petsai daunnya biasanya berwarna putih atau hijau muda. Memiliki rasa manis dan kaya dengan berbagai nutrisi, seperti vitamin B, vitamin C, vitamin A, dll.

Tumbuhan ini bisa tumbuh dengan baik pada daerah yang sejuk, terutama daerah dataran tinggi. Panen mulai bisa dilakukan saat sayuran sawi putih memasuki fase vegetatif. Bagian tumbuhan ini yang dipanen adalah seluruh bagian tumbuhan yang tumbuh diatas permukaan tanah.

Banyak sekali olahan sawi putih yang terkenal, seperti kimchi yang banyak dijumpai di Negara Korea. Tak heran karena tanaman sayur satu ini memiliki berbagai manfaat untuk tubuh.

Manfaat sawi putih untuk tubuh kita yaitu :

·         Mengatasi anemia

Sayur sawi putih mengandung zat besi yang bisa membantu memproduksi hemoglobin dalam darah, sehingga sangat cocok untuk penderita anemia.

·         Menjaga kesehatan mata

Kandungan beta karoten dalam sayur sawi putih sangat bermanfaat bagi mata, karena mampu mencegah degenerasi makula dan katarak sehingga kesehatan mata tetap terjaga.

·         Memperkuat tulang dan gigi

Kaya dengan kandungan kalsium dan vitamin K, sehingga jika dikonsumsi akan memperkuat gigi dan tulang.

·         Memperkuat sistem imun tubuh

Sawi putih termasuk tanaman sayur yang kaya dengan vitamin C. Vitamin C mampu membantu tubuh dalam melawan berbagai penyakit, sehingga sistem imun tubuh menjadi lebih kuat.

Baca Juga : Benih Terong Ijo Potensi Hasil Tinggi Dan Menjanjikan

Produk Benih Sayur Sawi Putih Kualitas Terbaik

Di Indonesia, sudah banyak sekali benih sawi putih berkualitas terbaik yang beredar di pasaran. Produk produk tersebut memiliki karakteristik keuggulannya masing – masing dengan harga berbeda – beda.

Beberapa produk benih sayur sawi putih unggul yang ada di Indonesia yaitu :

·         Leony F1

Leony F1 adalah benih sayur sawi putih hibrida produk dari PT East West Seed Indonesia, Tbk (Ewindo). Leony F1 Cap Panah Merah tersedia dalam kemasan sachet ukuran 10 gram dan beradaptasi dengan baik di dataran tinggi pada musim hujan dan musim kemarau.

Keunggulan dari benih Leony F1 Panah Merah yaitu tahan penyakit busuk lunak, akar gada, dan busuk hitam, tahan pengangkutan jarak jauh, tahan tunda panen, dan mudah dijual ke pedagang.

Proses panen bisa dilakukan setelah tanaman sayur sawi putih Leony berumur sekitar ± 65 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 22 – 29 ton per ha.

·         Itto F1

Itto F1 adalah benih sayur sawi putih hibrida produk dari Takii Seed. Benih Itto F1 tersedia dalam kemasan sachet ukuran 20 ml dan beradaptasi dengan baik pada daerah dataran menengah sampai dataran tinggi pada musim kemarau dan musim hujan.

Keunggulan dari benih Itto F1 yaitu batangnya memiliki rasa manis, tahan tunda panen, tahan terhadap serangan penyakit busuk lunak, busuk hitam, dan akar gada, serta tahan pengangkutan jarak jauh.

Proses panen bisa dilakukan setelah tanaman sayur sawi putih Itto berumur sekitar ± 55 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 2 kg per batang.

·         Deli CR F1

Deli CR F1 adalah benih sayur sawi putih hibrida produk dari PT Bisi International, Tbk (Cap Kapal Terbang). Benih Deli CR F1 tersedia dalam kemasan sachet ukuran 10 gram dan beradaptasi dengan baik pada dataran menengah sampai dataran tinggi pada musim kemarau dan musim hujan.

Keunggulan dari benih Deli CR F1 yaitu tahan penyakit busuk hitam, busuk lunak, dan akar gada, memiliki vigor kokoh, serta memiliki nilai jual memuaskan.

Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah sayur sawi putih Deli CR F1 berumur sekitar ± 60 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 2,5 kg per batang.

·         Eikun F1

Eikun F1 adalah benih sayur sawi putih hibrida produk dari Takii Seed. Benih Eikun F1 tersedia dalam kemasan sachet ukuran 20 ml dan beradaptasi dengan baik pada daerah dataran menengah sampai dataran tinggi pada musim kemarau dan musim hujan.

Keunggulan dari benih Eikun F1 yaitu toleran penyakit akar gada, mudah dibudidayakan, nilai jual tinggi, dan tahan tunda panen.

Proses pemanenannya bisa dilakukan setelah sayur sawi putih Eikun F1 berumur sekitar ± 55 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 2 kg per batang.

·         Autumn Sun F1

Autumn Sun F1 adalah benih sayur sawi putih hibrida produk dari Known You Seed. Benih Autumn Sun F1 tersedia dalam kemasan sachet ukuran 10 gram dan beradaptasi dengan baik di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim hujan serta musim kemarau.

Keunggulan dari benih Autumn Sun F1 yaitu kropnya padat dan tahan pengangkutan jarak jauh, mudah dijual kepada pedagang, tahan tunda panen, serta tahan penyakit busuk lunak, akar gada, dan busuk hitam.

Proses panen bisa dilakukan setelah tanaman sayur sawi putih Autumn Sun berumur sekitar ± 55 hari setelah pindah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 2,5 kg per batang.

Baca Juga : Kubis Kaya Manfaat Cocok Untuk Agrobisnis

Budidaya Sawi Putih


Budidaya sawi putih bisa menjadi solusi jitu untuk petani menghadapi pandemi seperti saat ini. Tanaman sayur ini memiliki banyak keunggulan, tetapi cara menanamnya tetap harus dengan baik dan benar untuk menghasilkan hasil panen berkualitas.

Tahapan – tahapan cara menanam sawi putih secara baik dan benar yaitu :

·         Persiapan dan persemaian benih

Siapkan benih dan media semai benih. Gunakan tray semai sebagai media semai benih. Isi tray semai dengan pupuk kandang yang dicampurkan dengan tanah menggunakan perbandingan 3 : 1.

Campurkan pupuk kandang dan tanah secara merata, lalu isikan ke tray semai. Masukkan juga benih sawi putih ke dalam tray semai. Tempatkan tray semai di tempat yang tidak mendapatkan sinar matahari dan hujan secara langsung.

Sirami 2 kali sehari sampai benih tumbuh dengan 3 – 4 helai daun. Setelah muncul 3 – 4 helai daun, maka bibit sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.

·         Pengolahan lahan tanam

Olah lahan tanam dengan cara dicangkul atau dibajak menggunakan traktor sedalam 30 – 40 cm sampai gembur. Setelah gembur, biakan selama 1 minggu.

Setelah 1 minggu, buat bedengan pada lahan tanam. Buat bedengan dengan ukuran lebar 120 cm, tinggi 40 cm, dan panjang menyesuaikan dengan lahan tanam.

Setelah bedengan selesai dibuat, berikan pupuk dasar pada bedengan. Gunakan pupuk organik (kompos / kandang) agar kandungan unsur hara dalam tanah menjadi bertambah.

Proses pengolahan lahan tanam umumnya dilakukan 1 minggu sebelum proses penanaman dilakukan.

·         Penanaman

Setelah bibit sudah disemai dan memiliki 3 – 4 helai daun, pindahkan bibit ke dalam lubang tanam pada bedengan. Buat lubang tanam dengan ukuran 30 x 30 x 30 cm dan diberikan jarak tanam sekitar 50 x 60 cm.

Lakukan proses penanaman pada pagi atau sore hari untuk menghindari sinar matahari berlebih. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam secara hati – hati, lalu tutupi dengan tanah di sekitar sampai bibit berdiri dengan tegak. Jangan lupa sirami dengan air.

Baca Juga : Menanam Semangka Usaha Menguntungkan Di Masa Pandemi

·         Pemeliharaan

Proses pemeliharaan harus tetap dilakukan untuk menjaga keberlangsungan hidup sayur ini. Beberapa tahapan pemeliharaan dalam budidaya sayur sawi putih yaitu :

1.   Penyulaman bibit

Apabila terdapat bibit yang tumbuh dengan tidak sempurna, segera lakukan penyulaman bibit.

2.   Penyiraman

Sirami sayur sawi putih secara rutin. Dengan menyirami secara rutin, maka kebutuhan airnya menjadi tercukupi.

3.   Penyiangan gulma

Siangi gulma secara rutin. Dengan menyiangi gulma, maka nutrisi yang diberikan akan terserap secara sempurna dan menurunkan resiko terserang hama dan penyakit.

4.   Pemupukan susulan

Berikan pupuk susulan pada sayur sawi putih untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. Dalam proses ini, gunakan pupuk KCL, ZA, dan urea dengan dosis masing – masing 56 kg, 117 kg, dan 55 kg.

Pemupukan susulan pertama dilakukan saat bibit berumur ± 2 minggu. Berikan dengan cara melingkar pada tajuk tumbuhan sekitar ± 15 – 20 cm dengan kedalaman sekitar ± 10 – 15 cm.

Pemupukan susulan kedua dilakukan saat bibit berumur ± 4 minggu. Berikan dengan dosis dan cara aplikasi yang sama dengan aplikasi pemupukan susulan pertama.

·        Baca Juga : Pupuk Dan Pemupukan Dalam Budidaya Tanaman


Pengendalian hama dan penyakit

Ancaman serangan hama dan penyakit menjadi salah satu ancaman serius dalam budidaya tanaman sayur sawi putih. Serangan hama dan penyakit akan selalu menyebabkan kerusakan jika tidak segera diatasi, entah dalam skala kecil sampai besar.

Untuk itu, perlu pengendalian hama dan penyakit untuk mengatasi hal tersebut. Beberapa hama dan penyakit dalam budidaya sayur sawi putih yaitu :

1.   Ulat perusak daun

Ulat perusak daun (Plutella xylostella) adalah salah satu hama utama tumbuhan sayur sawi putih. Hama ini tersebar luas di berbagai daerah di seluruh dunia.

Telurnya berukuran kecil bulat dengan warna kuning dan diletakkan di bagian bawah daun. Telur tersebut akan menetas dalam waktu 3 – 6 hari.

Setelah 3 – 6 hari, larva akan menetas dari telur. Larva akan mulai menyerang tanaman inang dan menyebabkan berbagai kerusakan yang sangat merugikan.

Gejala sayur sawi putih terserang ulat perusak daun yaitu daun menjadi berlubang, dan daun hanya menyisakan tulang daunnya saja pada serangan berat.  

Untuk mengendalikan hama ulat perusak daun, caranya yaitu dengan melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis, memanfaatkan predator alami ulat perusak daun, membasmi dan memusnahkan ulat perusak daun secara langsung, dan melakukan rotasi tanaman.

2.   Ulat tanah

Ulat tanah (Agrotis sp.) adalah ngengat kuat dengan tubuh berbintik – bintik berwarna coklat keabu – abuan. Pada siang hari, ulat tanah akan bersembunyi dan akan aktif pada malam hari.

Gejala tanaman terserang hama ulat tanah yaitu terdapat lubang tak beraturan pada daun, batang menjadi terpotong, serta terdapat terowongan di dalam bagian batang.

Untuk mengatasi serangan hama ulat tanah, beberapa cara yang bisa dilakukan seperti melakukan penyiangan gulma, memasang perangkap cahaya dan feromon, memanfaatkan predator alami ulat tanah, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

3.   Akar gada

Penyebab akar gada adalah infeksi cendawan Plasmodiophora brassicae. Penyakit ini mampu menyebabkan menurunnya kualitas dan kuantitas hasil panen, bahkan bisa menyebabkan gagal panen.

Gejala tanaman terserang penyakit akar gada yaitu layu pada siang hari dan nampak segar pada malam hari, pertumbuhan tanaman menjadi terhambat, dan daun menjadi berwarna keunguan.

Untuk mengatasi serangan penyakit akar gada, caranya yaitu dengan melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

4.   Busuk daun

Penyebab penyakit busuk daun adalah infeksi jamur Phytoptora sp. Cendawan ini menular melalui beberapa media, seperti air dan juga udara.

Gejala tanaman terserang penyakit busuk daun yaitu terdapat bercak kebasah – basahan pada tepian atau tengah daun, lalu bercak tersebut mulai melebar dan membentuk daerah nekrotik berwarna coklat, serta bercak tersebut dikelilingi dengan massa sporangium berwarna putih.

Untuk mengatasi serangan penyakit busuk daun, caranya yaitu dengan membuang dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.

·         Panen Sayur Sawi Putih

Lakukan proses pemanenan jika sawi putih sudah memiliki ciri ciri seperti berukuran besar dan krop nya kompak. Untuk cara panennya, lakukan dengan cara memotong bagian batang di atas tanah menggunakan pisau atau dengan cara mencabutnya dari lahan tanam saja.


Demikian artikel berjudul sayur sawi putih banyak manfaat cocok untuk petani  ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Hubungi Pertanian Indonesia melalui layanan chat di laman web kami atau melalui no. telepon 081252271859 (Khusus Layanan WA/SMS).

Produk – produk kami siap kami kirim ke alamat tujuan. Dengan menggandeng perusahaan jasa logistik terpercaya seperti Pos Indonesia dan JNE, produk pesanan Anda kami jamin pasti sampai ke alamat tujuan.

Semoga artikel tentang sayur sawi putih ini bisa berdampak positif dan memberikan banyak manfaat untuk Anda. Sampai jumpa lagi di artikel lainnya. Terima kasih dan salam sukses.